Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
*21


__ADS_3

"Jadi kau menolak untuk menjadi pelayan pribadiku,dan lebih memilih menjadi pelayan pribadi Fath??"


Ayya hanya mengangguk sambil terus menunduk.


"kenapa??


"Saya lebih dulu bekerja untuknya,dan sepertinya pangeran Fath lebih membutuhkan saya".


"Aku pun membutuhkan mu!"


"Untuk apa putra mahkota?bukan kah anda sudah banyak memiliki pelayan?"


"Tapi aku ingin memiliki pelayan sepertimu!"


"Aku tidak istimewa pangeran,aku hanya pelayan biasa seperti yang lainnya,"


"Tapi bagiku kau sangat istimewa,,"


Degggh!!


jantung Ayya seperti berdetak,,


"Tidak tidak tidak,,dia hanya simpati,,jangan berharap lebih Ayya"batin Ayya.


Ayya tersenyum di balik cadarnya dan memberanikan diri menatap sekilas putra mahkota.


"Putri Zarra bisa membunuh saya pangeran!"


"Hahaha,,biasa nya kau tak takut kepada siapapun bukan!?!"


"Saya tidak ingin mengacau,dan saya tidak ingin menempatkan diri dalam bahaya."


"kau pikir jika bersama Fath kau tidak akan bahaya!!?"


"Saya hanya akan menjadi pelayan nya bukan menjadi istrinya!"


"Kau benar benar tidak faham arti menjadi seorang pelayan pribadi,,itu berarti kau akan sepenuhnya menjadi milik tuan mu ,,apa kau mengerti cahaya!?"


"Saya sudah membuat perjanjian dengan pangeran Fath,,dan hal itu tak kan pernah terjadi putra mahkota,walau saya hanya Seorang pelayan,saya tidak akan pernah menjatuhkan kehormatan saya tanpa sebuah ikatan pernikahan,,!!"


"Kita lihat saja nanti Cahaya,hidup di istana berbeda dengan kehidupan nyata di duniamu!!Kau tau,,Aisye pun adalah pelayan pribadi Ayahku,dia harus menjalani kehidupan yang tak terduga bahkan hampir di hukum mati jika saja aku tak segera menjadikan dia kepala pelayan biasa."


Ayya terdiam ,ia memang sudah mendengar nya juga dari Aisye.


"Kalau anda tau akan seperti itu,,kenapa anda menginginkan saya pula untuk dijadikan pelayan pribadi anda?"


"Aku akan melindungi dengan sepenuh nya!"


"Tapi saya rasa itu akan sulit putra mahkota,mengingat tunangan anda sangat membenci saya,dan kedudukan anda akan terancam."


"Itulah yang aku suka padamu Cahaya,mungkin begitu pula dengan Fath,,Walau kau terbilang masih belia,namun kau sudah mampu memperhitungkan segala sesuatu nya dengan matang,,dan kau selau teguh pada pendirian mu,,baiklah kalau begitu,,aku akan sabar menunggu mu 2 tahun sampai kontrak mu dengan Fath selesai,,lalu setelah itu,,pertimbangkan lah tawaranku,,!!


"Saya tidak jamin pangeran,,saya tidak pernah tau apa yang akan terjadi ke depan nya,saya selalu menyerahkan segalanya kepada Tuhan YME."


Pangeran Rasyid tersenyum,,Ayya agak sedikit heran dengan sikap putra mahkota kali ini,dia terlihat sangat tegas dan serius, biasa nya dia selalu santai jika berbicara dengan Ayya.


"Aku sudah berjanji akan memberimu bonus jika kau berhasil membantu adik ku,,, kau bebas meminta apapun dariku,,kau mau apa Cahaya?"

__ADS_1


Ayya terdiam dan menatap Pangeran Rasyid.


"Apa anda marah kepada saya putra mahkota??"


"Aku hanya sedikit kecewa,tapi aku tidak bisa marah kepadamu,aku tidak tau kenapa Nur,aku hanya selalu ingin dekat dengan mu,"Pangeran Rasyid terlihat frustasi,Ayya malah geli mendengar nya,ia tidak percaya sedikit pun dengan apa yang diungkapkan pangeran ini,ia tak pernah menanggapi ya dengan serius


,"kau tak boleh baper Aya" batinnya


"Nur???kenapa anda memanggil saya dengan sebutan itu,terasa aneh didengar"


"Karena kau seperti Cahaya bagiku juga bagi adikku"jawabnya lirih


"apa dia sedang mabuk?tanya Ayya dalam hati.


"Ahh sudahlah aku akan mengalah padanya untuk kali ini,,Ayo katakan apa yang kau inginkan dariku Nur,?"


Ayya terdiam sejenak dan berpikir.


"Apa anda bisa mecarikan informasi tentang ibuku?ahh kalau permintaan saya berlebihan lupakan saja Pangeran."


"jika aku berhasil menemukan ibumu apakah kau mau menjadi pelayan pribadiku?."


Ayya terdiam bingung.


"Hahaha aku hanya bercanda Nur,baiklah,aku akan berusaha semampu ku..kau tunggu saja kabar dariku nanti oke,,?!"


Ayya berdiri dan membungkuk kan bada nya


"Terimakasih atas kebaikan anda putra mahkota!! kalau begitu saya permisi dulu, Assalamualaikum!!"


seru pangeran Rasyid memanggil Ayya kembali.


Ayya pun menoleh


"Tidak kah kita masih bisa bertemu di ladang bunga seperti biasanya?aku akan selalu menunggu Disana menjelang sore"


Ayya menggeleng


"Saya tidak tau Pangeran!saya rasa itu tidak pantas!"


jawabnya sambil membungkuk dan berlalu keluar dari ruangan putra mahkota.


Tanpa mereka sadari Putri Zarra mendengar kan percakapan mereka dari luar pintu dan ia segera bersembunyi setelah mengetahui Ayya akan keluar.


Ia begitu marah setelah tau keinginan Pangeran Rasyid "apa maksud semua ini Rasyid!!"gumam nya.ia pun segera berlalu dari situ takut ketahuan sambil berurai air mata dan dia bertemu pangeran William di lorong.


"Heyy Zarra,apa yang terjadi?? kenapa kau menangis, hemm?"


tanya pangeran William.


putri Zarra menangis semakin keras.


Ia berhambur dipelukan Pangeran william.dengan tersedu ia menceritakan kekesalan nya.


"pokok nya kau harus membantuku Will,,Aku akan berjanji akan membujuk ayahku agar mendukung mu" rengek Putri Zarra.


"Kau tenang saja serahkan semuanya padaku ,oke?!"

__ADS_1


*****


"Kau darimana saja!!hampir seharian aku tidak melihatmu!?"kata pangeran Fath setelah Ayya kembali.


" Madam Aisye memanggilku,"


"Selama itu?aku tadi bertemu dengan nya,,tapi kau tidak ada disitu,kau keluyuran kemana?"


"aku tidak keluyuran!!"jawabnya ketus


"Kau kenapa,,datang datang malah marah marah!!"


"Mana berani saya marah marah tuan ku!"


jawab Ayya setengah menyindir,matanya mendelik kemudian wajahnya berpaling.


"Lalu kau tadi darimana?"


"putra mahkota memanggil saya, pangeran!!apa tidak boleh?!"


"untuk apa dia memanggil mu??"


"beliau hanya memastikan apa benar saya akan menjadi pelayan pribadi anda secara resmi."


"Ckk,,!!aku yakin dia menawarkan mu untuk menjadi pelayan nya juga kan?!"


"yaa,,dia menawariku gaji 5 kali lipat"


"lalu kau mau menerimanya?"


Ayya hanya terdiam


"Coba saja kalau kau ingin diburu oleh Zarra dan Ayahnya,dan aku pun tak akan pernah melepaskan mu,aku bayar kau 5 kali lipat!!"


Ayya berdiri dan menatap tajam sang pangeran


"Kalian pikir saya ini apa,pelayan matrealistis yang bisa kalian gunakan seenak nya kalian.saya tidak tau apa yang kalian inginkan sebenarnya,,tapi tolong ,saya hanya ingin bekerja!jadi jangan pernah berpikir untuk mempermainkan saya!!"


"Aku serius Ayya,!!"


"Terserah!!"


"aku heran jika bicara denganku kau selalu balik marah,apa kau lakukan juga kepada di depan kakak ku??"


"Tentu saja tidak!!aku takut dihukum gantung jika berani kurang ajar pada putra mahkota"jawab Ayya mencari alasan,dia pun tak tau kenapa selalu berani saja marah kepada pangeran Fath.


"kau bilang kau tak takut pada siapa pun"


"Tuanku,,coba lihat ini!! " kata Tom yang tiba tiba datang sambil memperlihatkan telepon genggam nya.


Pangeran pun mengambil handphone dari tangan Tom,dan melihat nya.


ia terlihat mengotak ngatik layar handphonenya lalu tertawa terkekeh sambil memandang Ayya.


Ayya yang dari tadi memperhatikan nya pun dibuat heran dan penasaran.


"Lihat lah ini,,kau menjadi tranding topik di berbagai media sosial di negaramu!"

__ADS_1


__ADS_2