Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Stop!!Jangan tergoda!!


__ADS_3

Ayya dibawa ke tempat pelatihan Agen dan pengawal milik pangeran Fath,tak ada yang tau tempat rahasia itu,ternyata dari sini lah berasal para Agen dan pengawal pribadi yang sering disewa oleh orang orang kelas atas yang membutuhkan perlindungan khusus.


Pangeran Fath sengaja menyembunyikan sebagian Aset dan pekerjaannya dari keluarga,istana dan media,dia hanya tak suka mengandalkan nama besar nya sebagai seorang pangeran.


Pangeran Fath menyerahkan Ayya kepada pelatih perempuan profesional miliknya, Pangeran tak mengizinkan Ayya dilatih oleh pelatih pria,jika terpaksa banyak sekali aturan darinya,tak boleh ada kontak fisik sama sekali.


Pangeran Fath pun sering mengunjungi Ayya Disana,hampir setiap Minggu,kadang 3 hari sekali,bahkan kadang setiap malam,suka suka dia saja, kalau dia benar benar sedang rindu berat, dia akan langsung datang,meski Ayya tak menyukai kehadiran Tuan nya itu karena dianggap menggaggu aktivitas nya.


Begitu cepat perkembangan kemampuan Ayya,dia sangat pintar dan cekatan


3 bulan di sana Ayya sudah menguasai berbagai ilmu beladiri,menguasai cara menembak,bahkan dia mampu mendeteksi kadar racun hanya dengan mencium nya saja. Sepertinya dia memang terlahir dengan kemapuan khusus,namun belum terasah saja selama ini.


Kini dia bukan lagi seorang pelayan, penampilan nya berubah drastis,meski wajahnya masih tertutup kain cadar,jilbab nya mengulur panjang,tapi kini penampilan lebih terlihat gagah,badan nya lebih berisi dan berotot,sepatu bot ber hak tinggi,jalan nya lebih tegak percaya diri dan sekarang kemana mana dia selalu membawa senjata api,kini dia telah benar benar siap mendampingi Tuannya,namun bukan sebagai pelayan pribadi lagi,tepatnya sekarang dia adalah pengawal pribadi.


Hari ini Tom akan menjemputnya, Pangeran Fath kembali memanggilnya ke istana setelah benar benar yakin Ayya kini siap kembali mendampinginya,dan hari ini adalah hari istimewa, Pangeran Rasyid akan naik pelaminan bersama putri Zarra.


Ternyata Ayya dijemput menggunakan helikopter pribadi milik pangeran Fath.


Setelah berhenti dititik penjemputan, ternyata Tom sudah stand by dengan mobil nya.Ayya pun masuk ke dalam mobil dan ternyata Tuan nya pun sudah ada di dalam mobil.ia menyambut Ayya dengan senyum sumringah nya.


Ayya bukan tak menyadari ketertarikan Tuan nya itu kepada dirinya, dia hanya terus bersikap profesional dan tak pernah melibatkan perasaan nya dalam bekerja, sedangkan tentang perasaan nya sendiri, entahlah,dia tak munafik,hatinya selalu berdebar bila Tuannya itu memberi perhatian lebih,sering rindu bila lama tak bertemu,dan dia seperti nya sudah terikat dengan suami kontraknya itu,dia rela mati untuk melindunginya.


"Lama tak bertemu,pengawal pribadiku!"Goda Pangeran Fath kepada Ayya yang sudah duduk di kursi depan bersama Tom.


"Baru juga satu Minggu tak bertemu."jawab Ayya ketus,dia memang agak kesal Tuannya itu tak mengunjungi nya selama satu Minggu terakhir.


"Pindah ke belakang!!biasanya juga kau duduk disampingku!"perintah Pangeran Fath.


Ayya yang masih kesal segera pindah ke kursi belakang bersama Tuan nya.


"Jalan Tom!"perintah nya kemudian.


"Sejak kapan kau ingin duduk dengan Tom.?"


karena bingung harus bicara apa Pangeran pun mempermasalahkan tempat duduk.


"Selama pelatihan kita pun diajarkan tatakrama cara melayani Tuan nya."


"Tapi disini aku yang memberi aturan!"


"Terserah!!"


"Heii,kau marah padaku?kau terlihat kesal! atau kau ingin mendapatkan Tuan yang baru?!"


"Mungkin!"


jawab Ayya ketus sambil terus memandang ke luar jendela,ia masih enggan melihat wajah Tuannya itu karena kesal,kesal entah sebab apa.


"Coba saja kalo berani!aku lempar sekalian kau kandang Buaya!"balas Pangeran Fath ikut uring uringan, sepertinya kerinduan melanda mereka.


Tom yang sudah di pesani Pangeran Fath dari sebelum Ayya dijemput agar berhenti dulu dihotel miliknya,segera menepikan mobilnya di parkiran hotel yang sudah dipesan.

__ADS_1


"Kenapa berhenti disini Tom?!"Tanya Ayya dengan nada tinggi.


"Kau perlu makan dan ganti baju Cahaya!"kata Pangeran.


"Tidak perlu Tom,jalan saja,aku tidak lapar!"sanggah Ayya.


"Jalan kemana Cahaya?kita akan menghadiri pernikahan kakakku,dan aku ingin kau mengganti baju mu?!cepat turun!!"perintah Pangeran Fath tegas.


Ayya pun keluar dari mobil dan mengikuti langkah Tuan nya memasuki kamar hotel suite pribadinya.


Sesampainya disana ternyata Pangeran sudah mempersiapkan pakaian dan sepatu yang akan mereka kenakan.


"Jadi putera mahkota hari ini akan menikah?"


"Hemm,kau benar benar tidak tau?sebagian pengawal pribadi ku juga sudah ditempatkan guna keamanan acara pernikahan kakak ku,masa iya kau tidak mendengar kabar besar seperti itu!"


"Saya kurang fokus akhir akhir ini,"


jawab Ayya sambil membolak balik baju yang akan ia kenakan dan duduk di ujung ranjang king size milik Tuannya!"


"Kenapa?ada masalah?atau kau terganggu karena kakakku akan menikah!"


"Apa?! saya malah senang mendengarnya,mungkin setelah menikah Puteri Zarra akan berhenti mengganggu saya."


"Lalu kenapa kau terlihat kesal begitu?"


"Saya pikir Yang Mulia tak akan pernah menjemputku lagi!"kata Ayya sambil tak berani menatap wajah Tuannya,ia pun tak habis pikir kenapa terlontar perkataan itu dari mulutnya.


Pangeran Fath tersenyum sumringah,akhirnya gunung es ini pun mulai mencair,ia menghampiri Ayya dan duduk di sebelah nya.


"Anda tak kunjung datang seminggu terakhir,saya pikir,saya benar benar sudah dibuang!"


jawab Ayya malu malu.


Pangeran kembali melukis senyuman nya.


ia begitu senang mendengar ucapan pelayan kesayangan nya itu.


"Maaf,aku sangat sibuk menjelang pernikahan kakak ku,kau pasti kesal karena tak ada kabar dariku selama seminggu,kau rindu padaku?"goda Pangeran Fath sambil meraih dagu Ayya,lalu,,


"Cup!"


ia mengecup bibir Ayya lembut.


Ayya menggeleng dan hendak beranjak dari tempat duduknya,namun tangannya ditahan oleh sang pangeran.


Pangeran Fath meraih tengkuk kepala Ayya lalu kembali menci*um bibir Ayya yang mungil dan ranum,kali ini Ayya tak melawan,ia mengikuti nalurinya untuk membiarkan aksi Tuannya kali ini.


Ayya masih menutup bibirnya,namun Pangeran semakin ganas menci*m bibirnya,lama lama Ayya menikmati sentuhan lembut yang diberikan Tuan nya itu,ia pun perlahan membuka mulutnya,mulai berani membalas dan menyesap lembut lidah lawan nya,menggigit lembut bibir sang pangeran sehingga ia pun tak sadar posisi tubuhnya sudah berbaring di tempat tidur.


Perlawanan Ayya kali ini membuat gairah pangeran yang selama ini terpendam semakin memuncak,ia tak akan menyia nyiakan kesempatan ini, dia membuka jilbab Ayya dengan paksa,membuka ikat rambut nya sehingga rambut Ayya tergerai dengan indah.

__ADS_1


pangeran menciu*i kedua mata Ayya yang sayu dengan lembut,turun ke pipi,kemudian kembali menyesap bibir Ayya lalu turun ke leher ,tangan nya yang nakal membuka tali simpul yang mengikat atasan baju Ayya dan terlihat lah dua gunung yang gempal milik Ayya.Tak sampai disitu bibir nya menyusuri setiap inci tubuh Ayya dan,,,


drrt drrt drrt,,


ponsel nya berbunyi,Awalnya Pangeran tak menghiraukan nya,namun lama suara ponselnya semakin mengganggu.


"Ahh,,Sial!!


Hallo!!ada apa brengsek!!"jawabnya setelah mengangkat telepon dan ternyata Tom yang menghubungi nya.


"Kita harus segera berangkat Yang Mulia,kita akan terlambat!"jawab Tom diujung telepon.


"Bodo Amat,,!"


Dilihatnya Ayya turun dari ranjang dan berlari ke kamar mandi sambil membawa baju gantinya.


Sadar aksi nya gagal gara gara Tom,ia pun murka!!


"Sialan kau Tom!!aku potong gajimu 50 persen!!"teriaknya sambil menutup sambungan telepon dan melempar ponselnya ke atas kasur.


Ia frustasi keinginan nya terputus kembali.


Sedangkan Ayya merasa tertolong dengan telepon dari Tom,hampir saja ia tak bisa menahan diri,ia terbuai oleh sentuhan Tuan nya tadi.


Didalam kamar mandi ia bergidik sendiri,tak henti hentinya merutuk diriya sendiri,"kau bukan Cewek murahan Cahaya,walaupun dia suami mu,tapi hanya Suami sementara,setelah Dua tahun berakhir kalian berdua bukan siapa siapa lagi,dia akan meninggalkan mu, cahaya,jangan kau rusak kehormatan mu dengan itu!"batin nya sambil menghadap cermin, lalu ia segera membersih kan diri dan bersiap siap melaksanakan tugas nya sebagai pelayan Tuan nya,baginya,ia tetap pelayan Sang Pangeran,tidak ada yang boleh berubah!


Ia memakai baju yang disiapkan Tuan ya,sangat indah! lalu ia pun keluar dari kamar mandi, dilihat nya Tuannya sedang memainkan ponselnya sambil menunggu Ayya keluar dari kamar mandi, wajah nya terlihat kusut, karena ada sesuatu yang tak terselesai kan!


"Apa baju ini tidak berlebihan yang mulia?",Ayya mencoba mencair kan suasana,dia masih berdiri di depan pintu kamar mandi.


"Tidak,Aku sengaja memilihkan nya untukmu,kau terlihat cantik,dan baju itu sangat pas dengan karaktermu."puji Pangeran Fath.


"Tapi saya mendampingi anda hanya sebagai pelayan pribadi Yang Mulia.menurutku baju ini terlalu mewah!!" bantah Ayya.


".Siapa pun yang berdiri disampingku dia harus terlihat indah dan menarik Cahaya.kalau tak suka,bakar saja baju itu!"


kata Pangeran yang masih dongkol karena ia gagal beraksi.


Ia pun masuk ke kamar mandi,membersihkan diri dan mengganti bajunya.


Setelah siap, mereka pun meluncur ke tempat pernikahan putera mahkota yang memang diadakan di istana utama.


Banyak Tamu undangan yang datang,semuanya orang penting dari dalam dan luar negeri.


Tom pun turun dan membuka kan pintu untuk Tuan nya, Pangeran Fath pun turun dari mobil dengan penampilan nya yang luar biasa paripurna,ia menggunakan Tuxedo berwarna putih sangat senada dengan celana dan sepatu yang ia kenakan.Pangeran Fath sungguh terlihat sangat tampan.


Ayya mengikuti langkah Tuannya disamping kiri Pangeran,dia terlihat anggun juga terlihat gagah,berjalan dengan percaya diri mendampingi Tuannya.mata para penghuni istana tertuju kepada Ayya,bukan saja penampilan nya yang menggunakan dress berwarna serba 'hitam yang bertabur manik manik indah ,senada dengan kerudung dan Cadarnya,sepatu bot ber hak tinggi,dan ditelinga di pasang earphoen yang tersambung kepada para pengawal pribadi Tuan nya yang tersebar di penjuru istana.mereka juga heran Cahaya ternyata masih selamat.


Mereka bertanya tanya benarkah itu Cahaya pelayan pribadi Pangeran Fath yang sudah menghilang selama hampir 3 bulan lama nya.Tak terkecuali mata ibu Suri dan Tuan penasehat kerajaan yang tertuju kepada Cahaya.


Akhirnya nya kedua mempelai memasuki istana utama dan prosesi ijab kabul pun akan segera di mulai.

__ADS_1


Putera Mahkota sempat tertegun dikala matanya menangkap Sosok yang selama ini ia cari dan ia rindukan.


**"


__ADS_2