Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Yusuf,Sarah,Ayya


__ADS_3

"Hallo Mr. Fath,dimana posisi sekarang?Pemilik Villa meminta bertemu untuk tanda tangan dokumen jual beli."Kata Yusuf kepada Pangeran Fath lewat ponsel nya.


Dia menelepon Pangeran Fath setelah berada di Jakarta.


"Oke, nanti malam aku ada waktu,kamu share lock aja lokasinya!"Jawab Pangeran Fath,ia benar benar penasaran dengan sosok pemilik Villa itu.


Ba'da isya,Pangeran Fath pun sampai di


restoran tempat ia dan Yusuf akan bertemu.


Terlihat Yusuf sudah duduk menunggu kedatangan nya bersama seorang wanita berhijab.


Mereka pun berdiri menyambut kedatangan Pangeran fath.


"Dia wanita yang Yusuf hubungi waktu itu"


Batin Pangeran Fath


"Hello Mr.Fath,, perkenalkan dia adalah pemilik Villa yang akan anda beli, Namanya adalah Sarah."Kata Yusuf memperkenalkan teman nya.


"Hello Miss.Sarah,Saya Fath!"Jawab Fath sambil menangkup kan kedua tangan nya di depan dadanya.


Mereka pun berbicara mengenai Penjualan Villa tersebut.


Namun Pangeran Fath sangat penasaran apa hubungan antara Yusuf dan Sarah ini.


Sarah terlihat lemah dan pucat.


"Maaf sebelumnya,apa anda baik baik saja ,Miss?? Anda terlihat pucat."Tanya Pangeran Fath kepada Sedangkan Yusuf sedang pergi ke toilet.


"Emm,Ya,, sedikit,saya baru keluar dari rumah sakit."Jawab Sarah.


"Maaf ,kalau boleh tau apa hubungan anda dengan Tuan Yusuf?!"Tanya Pangeran Fath lagi.


Sarah tersenyum.


"Aku dan Yusuf adalah sahabat dari SMA,sampai akhirnya dia harus kuliah di Yaman dan aku kuliah di dalam negeri,tapi kami sering bertemu setelah kami sama sama selesai kuliah,sekarang kami sama sama jadi dosen di universitas yang sama!"Jawab Sarah.


Pangeran fath mengangguk ngangguk tanda mengerti.


Tapi jelas terlihat dimata Sarah,bahwa ia menyimpan perasaan cinta kepada Yusuf.


Yusuf pun terlihat perhatian kepada Sarah,mungkin dalam artian yang berbeda.


"Apa dia sedang menginterogasi mu?"Kata Yusuf tiba tiba, seperti nya dia sudah selesai dari toilet.


Sarah tertawa,


"Baiklah jika sudah selesai Saya pamit dulu,berarti saya sudah bisa menempati Villa itu secepatnya,ya?!"Kata Pangeran Fath pamit.


"Ya, tentu Saja,Mr,Semoga Anda betah dan menyukai nya, terima kasih sudah mau membantu saya dan membeli Villa itu tanpa Anda menawar lagi."Kata Sarah sambil berdiri,dia terlihat sangat lemas.


"Semoga Anda lekas sembuh ,Miss! Assalamu'alaikum!"


"Waalaikum salam!"Jawab Yusuf dan Sarah.


"Ayo ku antar pulang!kamu terlihat sangat pucat, kenapa memaksa kan diri untuk bertemu dengan nya malam ini."Kata Yusuf kepada Sarah,dia sangat khawatir dengan kondisi Sarah.


"Aku butuh banyak uang sekarang ,Suf.Aku harus kemoterapi dan itu membutuhkan banyak biaya,setelah papah menikah lagi,dia tak lagi perhatian padaku."Jawab Sarah lirih,ia pun bangkit dibantu Yusuf,mereka menuju mobil yang Yusuf bawa.


Ternyata Sarah di vonis terkena kanker darah stadium awal, Dokter bilang masih belum terlambat dan masih bisa disembuhkan,asalkan Sarah harus tetap semangat dan harus menjaga pikiran nya agar tetap bahagia.


Yusuf memang selalu menganggap Sarah sebagai sahabat nya, tetapi tidak dengan Sarah.


Sejak mereka bertemu di bangku SMA,Sarah sudah menaruh hati kepada Yusuf.

__ADS_1


Bukan tidak pernah menyatakan perasaannya,tapi Yusuf selalu menganggap Sarah sebatas sahabat, tidak lebih.


Tapi perasaan Sarah tidak pernah berubah,dia sangat loyal kepada Yusuf.


Saat Yusuf mendapatkan Beasiswa untuk berkuliah di Yaman,Sarah lah yang sering membantunya,karena Yusuf berasal dari keluarga sederhana dan sering terhambat masalah biaya untuk hidup disana.


Sedangkan Sarah memang berasal dari keluarga konglomerat,namun Ibunya sudah meninggal dan kini Ayahnya sudah menikah lagi.


Semenjak itulah Sarah menjadi sakit sakitan,dan Ayah nya lebih fokus dengan keluarga barunya.


Yusuf yang merasa banyak berhutang Budi kepada Sarah merasa iba dengan kondisi Sarah saat ini,ditambah Sarah d


sudah tidak punya siapa siapa lagi,Yusuf lah yang sering mengurus Sarah saat dia sakit.


"Bagaimana dengan perempuan yang kakakmu jodohkan itu,apa dia cantik?!kapan kamu mau kenalin dia sama aku?"Tanya Sarah di dalam mobil.


Setelah tau kalau dia ternyata terkena sakit kanker,Sarah harus belajar ikhlas merelakan Yusuf menikah dengan wanita lain.


Makanya saat Yusuf cerita kalau kakak nya mau mengenal kan seorang wanita untuk ta'aruf dengan Yusuf,Sarah mendorong Yusuf untuk mau mau saja, padahal hatinya sangat terluka,namun Sarah ingin Yusuf menikah dengan perempuan di yang sehat, tidak seperti dirinya yang penyakitan dan lemah.


Tak disangka Yusuf malah jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Ayya,wanita yang dijodohkan oleh kakaknya itu.


"Dia memakai cadar,dan aku belum pernah melihat wajahnya,kurasa biasa biasa saja,tidak secantik kamu!"Jawab Yusuf menggoda Sarah sambil tersenyum ke arahnya.


"Ihh, apaan sih,aku mah penyakitan ,Suf!!dan Aku gak mau kamu goda goda aku karena kasihan doang!"Tegas Sarah dengan mata Mendelik ke arah Yusuf.


"Mau kamu sakit atau nggak pun aku akan selalu ada untuk mu,Sarah!"Kaya Yusuf sambil tersenyum tulus ke arah Sarah.


"Bolehkah aku minta lebih dari hanya sekedar sahabat,Suf?!"Batin Sarah sambil menahan air mata nya agar tak jatuh.


"Ya Tuhan!!Aku tak ingin menyakiti nya,lalu kenapa engkau kirim wanita lain di kehidupan ku,hingga aku malah menyukai wanita itu, perasaan ku kepada Sarah tak pernah berubah, meskipun kita sering bersama,aku tak pernah merasakan debaran saat dengannya seperti aku dekat dengan Ayya hati ku selalu berdebar dan ingin memilikinya,tolong hamba mu ini Ya Allah,siapa pun jodohku, dekatkanlah!Jika bukan Jauhkan lah!"Batin Yusuf sambil terus menyetir mobilnya dan menuju perumahan mewah milik Sarah.


Sesekali ia melirik ke arah Sarah yang tertidur.


Hari ini Ibukota cuacanya benar benar panas.


Ayya berniat mencari minuman segar untuk sekedar menghilangkan rasa dahaganya.


Kegiatan hari ini benar benar melelahkan.


Esok pun ia diminta untuk mengawal seorang pendakwah internasional ternama yang akan datang ke Indonesia dan akan melakukan safari dakwahnya di beberapa Universitas ternama.


Ia tengah menikmati Baso kesukaan nya ditambah air kelapa muda di sebuah warung pinggir jalan.


"Permisi Apa aku Saya boleh bergabung Nona?"Sapa seorang pria tiba tiba.


Ternyata Pangeran Fath.


"Ya ampun!!kenapa kamu selalu saja dapat menemukan ku sih?!kamu mengikuti ku yaa?!"Kata Ayya selalu melotot.


Pangeran Fath terkekeh, kegantengan nya mengundang kehebohan para pengunjung cewek yang sedang jajan disitu,bahkan diantara dari mereka ada yang memotret Pangeran Fath dari meja lain.


"Aku sedang mencari makan siang,dan tak sengaja melihat kamu disini,ya udah aku makan siang nya bareng kamu,bener bener ya,Tuhan selalu saja mempertemukan kita disaat aku sedang memikirkan mu,Aku rindu kamu Ayya!"Pangeran Fath menatap sendu ke arah Ayya.


"Ya ampun!!ini Pangeran Bucin banget sih!!bikin tambah aku kelepek kelepek aja. sama dia!"Batin Ayya sambil membalas tatapan Sang pangeran yang ia pikir tambah ganteng aja nih cowok.


"Astagfirullah!!"Seru Ayya memperingatkan dirinya sendiri.


Lalu memalingkan pandangannya ke arah lain,ia terlihat gugup.


"Bang!!pesen Baksonya dua lagi!"Teriak Ayya memesankan bakso untuk Pangeran dan Tom.


Pangeran Fath terkekeh melihat tingkah Ayya,sangat menggemaskan,pikirnya,'Ya Tuhan segera persatu kan kami, aku benar benar tak tahan melihat makhluk ciptaan mu ini!'Batin Pangeran Fath.


"Biar aku yang traktir!"Kata Ayya ketika Tom mengeluarkan uang untuk membayar makanan nya.

__ADS_1


"Benarkah!?bukan ka pria ya yang harus membayar?!"kata Pangeran Fath menolak.


"Ini adalah wilayah ku, lagipula makanan disini murah murah,jadi anggap saja ini sebagai ucapan selamat datang di negaraku!"jawab Ayya.


"Baiklah kalau begitu, terimaksih banyak,Ayya ku yang semakin cantik!!berarti kamu harus mau menemani ku berkeliling Sekarang,untuk mencari makanan yang enak dan murah di sekitar sini!"Kata Pangeran,ia segera mengambil kesempatan untuk bisa bersama Ayya selagi mereka bertemu.


"memangnya kamu tidak sibuk?"


"Kamu lupa,aku adalah Big Bos!"


Kata Pangeran Fath dengan percaya diri.


"Oke,,hari ini aku ada waktu,besok aku akan sibuk dan tak akan ada waktu untuk bersenang senang! Ayolah Tom ikuti aku,kita jajan jalan sekarang!"Kata Ayya sambil berdiri dan beranjak dari tempat itu di ikuti Pangeran tampan yang membuat semua mata para perempuan jelalatan dibuatnya.


****


Hari ini tiba saat nya Ayya beserta para jajaran pengawal lain nya menjemput kedatangan Ulama internasional di bandara.


Ulama internasional yang kontoversial itu di kawal dengan ketat saat mendarat di negara RI ini,karena banyak yang menyukai nya maka akan banyak pula heater nya.


Jadwal pertama Ulama tersebut akan melakukan seminar di salah satu Fakultas terbesar dan akan dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan dosen dari berbagai Fakultas lainnya.


Seluruh ruangan penuh sesak saking banyaknya orang yang hadir disana,Ayya bersiaga di tempatnya sambil terus memantau keadaan di sekitar.


Meskipun seorang pengawal tangguh,Ayya juga seorang manusia biasa,ia kebelet ingin ke kamar kecil,ia pun segera melapor kepada rekan nya untuk izin ke toilet sambil terus berwaspada di luar ruangan.


Namun ketika ia keluar dari toilet,ia curiga dengan salah satu pintu kamar mandi sebelah yang terdengar diketuk ketuk dari dalam tapi dengan suara yang lemah dan semakin pelan dan hampir menghilang.


Ayya mendekati pintu itu dan menempel kan telinga nya pada pintu,Ayya mengetuk ngetik pintunya dan bertanya apa ada orang didalam, terdengar suara lirih yang lemah meminta tolong.


Ayya segera membuka pintu toilet tesebut dan ternyata seorang perempuan yang seperti nya tengah kesakitan dan hampir pingsan berada disana.


Ayya segera mengandeng perempuan itu untuk keluar,tidak ada siapa pun kecuali para pengawal yang sedang berjaga jaga.


"Apa yang terjadi nona?!apa anda baik baik saja?!Ayo Saya antar anda ke rumah sakit!"Kata Ayya khawatir, wajah perempuan itu terlihat pucat.


Perempuan itu menggeleng kan kepalanya,


"Bawa saja Saya ke taman,saya hanya butuh udara segar,nanti juga akan segera membaik, setelah saya meminum obat saya."Jawab perempuan itu.


Ayya pun Segera memapah perempuan itu menuju taman di luar gedung sambil terus mengawasi sekitar, tak pernah sedikitpun ia lengah.


"Anda sakit apa Nona?!"Tanya Ayya sambil duduk menemani sebentar perempuan itu ,ia menyodorkan air mineral miliknya agar perempuan itu meminum obat nya segera.


"Ahh, terimaksih kakak karena sudah menolongku,nama saya Sarah,nama kakak siapa?!"Kata perempuan itu sambil mengulurkan tangannya mengajak Ayya untuk berjabat tangan.


"Namaku Ayya,,!"Jawab Ayya sambil menyambut tangan perempuan itu.


"Sakit ku sering kambuh kalau kecapean kak,aku terkena kanker darah stadium awal,aku sering pusing tiba tiba dan mual mual"Jawab Sarah.


"Apa kakak seorang mahasiswa atau Dosen ?!"Tanya nya, seperti nya kondisi sudah agak membaik.


"Aku pasukan pengawal Ulama yang sedang mengisi Acara di Fakultas ini?"Jawab Ayya ragu ragu mengatakan identitas nya.


"Wahh,,hebat,pantas saja kakak terlihat sangat kuat,tangguh dan cepat tanggap saat menolongku!"puji Sarah.


Tiba tiba Sorang pria datang sambil berlari menghampiri mereka.


"Sarah!!apa kau baik baik saja?!aku mencari mu ke mana kemana!"Kata pria itu sambil berhambur menghampiri Sarah,memegang dan memegang lengan nya,dia terlihat sangat khawatir.


"Yusuf?!"Kata Ayya sangat terkejut setelah melihat jelas pria itu.


Pria itu menoleh ke arah Ayya tak kalah terkejutnya.


"Ayya!?apa itu kamu?!"

__ADS_1


__ADS_2