Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Malaikat cantik


__ADS_3

"Kau sembunyikan dimana Cahaya??"


Tanya Pangeran Rasyid kepada adiknya,malam ini ia sengaja mengajak adiknya minum untuk menanyakan kabar Cahaya,ia yakin adiknya sengaja menyembunyikan pelayan nya itu.


"Apa maksud mu?"Pangeran Fath pura pura tak mengerti.


"Kau pikir Aku bodoh,kau tak mungkin membiarkan wanitamu itu hilang begitu saja ber bulan bulan."kata Pangeran Rasyid sambil menegak satu gelas minuman.


Pangeran Fath tersenyum sinis.


"jadi untuk ini kau mengajak ku minum? pernikahan mu sudah didepan mata kau masih saja memikirkan wanita adikmu sendiri."


"Kau yakin dia sudah menjadi wanitamu?bahkan dia masih terlihat sebagai pelayan mu saja."


"Bahkan Aku sudah menikahinya secara resmi!"


"uhuk uhuk uhuk!!"pangeran Rasyid terkejut sehingga tersedak minuman.


"Kau gila,kenapa kau sembunyi kan!"


"Kau tau seperti apa Cahaya itu,dia bahkan menolak saat kau menawarkan untuk menjadikan nya sebagai Ratu mu."


"Lalu bagaimana dia bisa menikah dengan mu,Aku yakin kau pun pasti ditolak oleh nya."


"Rahasia!!yang penting sekarang dia sudah menjadi milik ku kakak!jadi fokuslah dengan pernikahan mu dan lupakan Cahaya."


"Kau yakin kau mencintai nya!"


"Itu urusanku,kau tak berhak bertanya!"


"Aku berhak bertanya Fath,karena jika kau menyia nyiakan nya ,Aku akan mengambilnya dari tangan mu,meski dia harus menjadi selirku."


"Apa yang akan kau lakukan?kau akan mengirimku ke negara konflik agar Aku gugur, lalu kau akan mengambil alih Cahaya dari ku,begitu?"


"ide yang bagus,mungkin itu bisa berhasil."


"Haha ,dia itu sangat setia Kakak,jika dia benar benar jatuh cinta padamu dia tak akan memilih berada di sisiku!"


"Cinta bisa saja berubah Fath,"


"Kalau begitu,cobalah cintai Zarra,dan Cahaya akan aman bersamaku!"


Kata Pangeran Fath sambil menepuk bahu kakaknya, lalu ia berdiri untuk segera beranjak dari tempat itu.


Namun tangannya di cegah oleh kakaknya.


"Katakan kalau dia baik baik saja,setidak nya itu akan membuatku tenang!"kata Pangeran Rasyid kelihatan nya dia sudah agak mabuk.


"Pulanglah jangan buat malu disini,kau adalah Calon seorang Raja."Kata Pangeran Fath sambil meninggalkan kan kakaknya di cafe itu.lalu ia menghubungi sopir kakak nya untuk segera menjemput Tuannya.


******


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯flash back,,πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


Saat semua orang sibuk mencari Cahaya untuk dimanfaatkan, Pangeran Fath mengerahkan agen agen rahasia nya yang berada di bawah naungan nya untuk mencari Cahaya.


Dia dan Tom yang tau Sosok Cahaya sengaja mambagi pasukan menjadi 2 Tim,ia pun memerintahkan Tom agar segera mengantarkan Cahaya ke tempat pelatihan Agen dan pengawal kelas kakap miliknya jika sudah berhasil ditemukan.


Suatu hari setelah hampir 3 hari Cahaya menghilang,salah seorang agen nya melaporkan seperti melihat Sosok Cahaya di sebuah perkampungan kumuh di pinggir kota.


Dengan sigap Pangeran Fath segera mengeceknya,ternyata benar saja ia melihat Cahaya sedang menimba air di sebuah perkampungan kumuh tak jauh dari kota.

__ADS_1


Sadar ia sedang ada yang mengintai, Ayya segera masuk ke sebuah bilik Kecil kumuh beratap seng yang sudah usang.Namun ketika ia akan menutup pintu,satu kaki menghalangi dari luar pintu yang akan ditutup,sontak Ayya menginjak kaki itu dengan keras,,,


"Awww,aduh !!Ayya ,Cahaya keluar!!ini Aku!!"


Terdengar suara teriakan dari luar dan memanggil namanya,suara nya tidak asing ditelinga Cahaya.


"Yang Mulia!!"


Ayya mengintip sedikit dari balik pintu,


"Astagfirullah,,itu kan Pangeran Fath!!"


Ayya membuka pintu sedikit lalu menarik tangan pangeran ke dalam.


Dengan repleks pangeran Fath memeluk Ayya yang sudah sangat ia rindu kan.


"Darimana saja kau?!jangan pernah lagi pergi tanpa seizin ku Cahaya.Apa kau baik baik saja??"


"Saya baik baik saja Yang Mulia!tapi sekarang saya tak bisa bernafas!"kata Ayya,pelukan erat sang pangeran memang membuat nya engap.


Pangeran tak kunjung melepaskan pelukan nya hingga,


"Ehm!!Dia siapa kak?!"


ada suara anak kecil yang bertanya.


Pangeran Fath melonggarkan pelukan nya dan melihat suara siapa tadi.


Ting tong!!


Ternyata adegan romantisnya dengan Cahaya ada yang menonton, 4 anak dibawah umur lagi!!


Tanya pangeran kepada Ayya.


"mereka adalah anak anak yang menolong saya pangeran!ayo anak anak kenal kan dia adalah teman Kak Ayya,,Kak Fath namanya,ayo beri salam!!"kata Ayya sambil menggapaikan tangan kanan nya.


Satu persatu anak anak itu menyalami pangeran Fath.


"Yang paling besar namanya Mariam,dia berumur 12 tahun,adiknya yang kedua bernama Abdullah umurnya 9 tahun, yang ini namanya Asma, umurnya baru 5 tahun,dan ini yang paling kecil,namanya Yusuf, dia berumur 2 tahun."Ayya mengenalkan mereka panjang lebar.


"Ayah nya sudah meninggal satu tahun lalu, sedang kan ibunya menikah lagi dan pergi tanpa membawa mereka.selama ini mereka hidup dari memulung,saat saya lari dari kejaran para pengawal kemarin,Abdullah yang menolong saya dan membawa saya ke sini,kalau tak ada dia, mungkin saya akan berakhir di tempat penjualan perempuan,sebenarnya saya lari dari mereka saat bertemu Abdullah!"kata Ayya lagi sambil mengelus ngelus kepala Abdullah dan mencium kepalanya.


"Syukur lah kalau kau baik baik saja!aku hampir menghancurkan seluruh kota karena mencarimu!!"


"selalu saja berlebihan!Mungkin Tuhan sengaja mengirimkan saya ke tempat ini."


"maksudmu?!"


"Anda lihatlah kondisi kampung ini,kumuh dan semua warga nya adalah orang miskin,mereka adalah rakyat anda Yang Mulia,mereka butuh uluran tangan Anda!!anak anak ini hanya lah sebagian dari contoh saja,masih banyak orang orang seperti mereka disini,anak anak ini pun berhak hidup lebih layak ditengah kota yang gemerlap!ini adalah PR buat anda!"


Pangeran memperhatikan anak anak itu satu persatu.


"lalu apa kau punya ide?"


"Saya rasa kirim mereka ke panti asuhan yang terpercaya,agar Mariam dan Abdullah dapat bersekolah dan adik adiknya ada yang merawat,ciptakan lapangan kerja disini Yang Mulia,kebanyakan warga disini hidup sebagai pemulung dan menjadi pekerja **** komersial,dan bangun lah hunian dan MCK yang lebih layak,mudahkan bagi mereka akses untuk hidup lebih sehat,kesehatan gratis,sekolah gratis misalnya!"


"Woww kau lebih cocok menjadi menteri Sosial Ayya.!"


"Menolong sesama itu tidak harus menjadi pejabat tinggi bukan,uang anda tidak akan habis jika digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat!"


"Hem, Baiklah baik Nona kecil!Aku akan menyuruh Tom untuk mengurus semuanya,Aku janji!"

__ADS_1


"Nona??panggilan apa lagi itu"batin Ayya.


"Kalian dengar,,kalian akan bersekolah,apa kalian senang?"kata Ayya kepada Anak anak itu.


Mereka semua berhamburan memeluk Ayya.


"Terima kasih Kak Ayya!!kakak adalah malaikat yang dikirim Tuhan untuk kami!"


"Cahaya,kita harus segera kembali!"


kata Pangeran Fath mengingat kan Ayya.


"Saya akan terus disingkirkan Yang Mulia jika kembali ke Istana!"


"Aku akan mengirim mu ke tempat pelatihan Agen dan pengawal milik ku!Kau akan dilatih disana


,setelah siap kembalilah ke sisi ku,untuk kembali menjadi pelayan pribadiku kau harus lebih kuat dulu!"


"Bagaimana dengan mereka Yang Mulia?Saya tak mungkin meninggalkan mereka seperti ini!"


"Kau tak percaya padaku?Aku sudah berjanji akan mengurus mereka,hari ini juga Aku akan menyuruh orang ku untuk meninjau tempat ini dan mencari panti asuhan terbaik untuk anak anak ini!"


Kemudian Pangeran menelpon bawahan nya untuk mencarikan panti asuhan terbaik agar Ayya senang.


"Ayolah,kita harus pergi diam diam Cahaya,orang orang masih mengejar mu!"


"Baiklah,suruh Tom memberi makan mereka sebelum ada yang menjemput dari panti."


"Oke,, sekarang juga akan Aku pesankan makanan yang banyak!"


kata Pangeran lagi sambil mengetik ponselnya.


Ayya berbalik menghampiri anak anak itu.ia berniat untuk pamit.


"Kalian percaya kan sama kakak?"


Mereka mengangguk.


"Kakak harus pergi sekarang,nanti akan ada yang menjemput kalian,jika kalian ingin bertemu lagi dengan kakak,ikutlah dengan mereka,oke?kakak akan menemui kalian lagi ditempat yang baru!"


Mereka mengangguk lalu mereka saling berpelukan lagi.


"Aku akan menyuruh orang untuk menjaga mereka sampai ada yang menjemput."kata Pangeran Fath meyakinkan Ayya.


Ayya mengangguk,dan akhir nya Ayya pun pergi bersama pangeran Fath.


Didalam mobil Ayya masih termenung memikirkan nasib anak anak yang sudah menolong nya.


"Apa kau yakin baik baik saja?"


"Hemm,yaa,saya baik baik saja,hanya saya belum ganti baju selama Tiga hari."


kata Ayya sambil tersenyum simpul,namun sayang karena ada Tom, Pangeran tak dapat melihat senyum itu, ingin sekali rasanya dia melihat senyuman dan wajah istri kontrak nya itu.


"Baiklah,mampir lah dulu ke hotel Tom,dan Carikan baju ganti yang banyak dan semua keperluan Ayya untuk di tempat pelatihan!"perintah Pangeran Fath.


"Sebaiknya jangan ke hotel yang mulia, pasti banyak para pengawal yang mengintai di hotel manapaun,sebaiknya kita langsung saja ke tempat pelatihan menyimpan dulu Cahaya,setelah itu kita kirim kan segala keperluan menggunakan jasa kurir,kita pasti akan di ikuti kemanapun.Saya khawatir penyamaran kita hari ini pun terbongkar."


"Kau benar juga Tom,baiklah!!terserah kau saja."


Akhir nya untuk menjaga keamanan,mobil pun terus meluncur ke tempat tujuan,ke pulau terpencil di tengah lautan.

__ADS_1


__ADS_2