
Kakak kakak ku yang baik mampir ya ke karyaku yang kedua🤗
Ditinggal di malam pertama
"Ini sudah lebih dari tiga bulan Vi,suami kamu itu gak ada kabar sama sekali! menurut pandangan agama,itu sudah bisa jadi jatuh talak!"
"Gak tahu yah,Via pusing!Ayah malah ngomel terus sama Via, emang nya via mau di giniin?!"
"Kamu sih gak pernah mau dengerin Ayah!kamu mau mau saja dinikahi pria gak jelas kaya dia,modal tampang doang!mana baru kenal lagi,coba kalau kamu nurut mau dinikahkan sama nak Harun, pasti kamu sudah bahagia sekarang!sudah Soleh,kasep,mapan lagi!"
"Kak Harun itu udah Via anggap sebagai kakak sendiri Yah,Via gak ada rasa sama dia!"
"Alah makan tuh Cinta!ditinggalin di malam pertama baru tau rasa kan?!"
"Ayahh!!Kok gitu banget sih sama anak sendiri!!hiks hiks hiks!!"
Via langsung nangis dan berlari ke kamarnya.
Pak Beni membuang nafas kasar, mengingat nasib putri satu satunya yang ditinggal suaminya setelah pria itu mengucapkan ijab kabul.
Pak Beni tak dapat menolak permintaan putri kesayangannya itu saat ia mengutarakan keinginannya untuk menikahi seorang anak band yang ia kenal hanya lewat sosial media.
Bahkan saat Pak Beni mencoba mencegahnya, Via mengancam akan kawin lari dengan pria itu.
Setelah kepergian ibunya sejak Via kecil,Pak Beni memang selalu memanjakan Via, meskipun dengan kondisi pas pas an,Pak Beni selalu berusaha memenuhi segala keinginan Via.
Makanya Via tumbuh menjadi gadis yang manja meskipun umurnya sudah 25 tahun.
"Pak !! Via mana!!??Dia ada dirumah kan?!"Kata Intan,sahabat Via yang tiba tiba datang terburu-buru.
"Ada, dikamarnya, biasa,lagi mewek dia!"Jawab pak Beni,ketus.
"Vi??via!!sini deh cepetan!!"
Teriak Intan sambil menarik tangan Via dari kamarnya menuju ruang TV.
"Apaan sih ntan!?"
"Diem deh kamu,tuh liatin laki kamu lagi nongol di TV!"
"Ya emang dia kan selalu ada di TV,awas ah,aku males liat nya!!"Teriak Via sambil beranjak meninggalkan Intan yang sudah menyalakan TV.
"ET et et! bentar,sabar dulu!diem dulu !lihat dia lagi ngapain!"Kata Intan sambil menarik tangan Via.
Akhirnya Via menurut dan duduk melihat layar TV.
__ADS_1
Dilihatnya Suami yang ia rindukan sedang mengadakan wawancara di salah satu stasiun televisi.
"Hari ini kita kedatangan bintang tamu spesial! seorang artis pendatang baru yang sedang naik daun,siapa lagi kalau bukan Erick Gani!!"
Kata sang MC acara memperkenalkan bintang tamunya.
Tepuk tangan penonton bergemuruh terdengar ramai sekali.
Bla BLA BLA...
Berbagai macam pertanyaan dilontarkan kepada Erick, hingga sampai kepada pertanyaan yang membuat jantung Via dag dig dug serr menunggu jawaban Erick.
"Tampan,terkenal dan multitalenta!pasti banyak cewek yang suka sama kamu,ini adalah pertanyaan yang paling ditunggu tunggu,apa kamu sudah punya pacar?kalau menikah gak mungkin kali ya,soalnya kamu masih muda banget,umur kamu baru 27 kan?!"Kata MC lagi.
"Iya kak,aku 27 tahun,,Kalo menikah belum dong kak,aku masih mau mengejar karirku dulu!pacar, kayak nya belum juga deh, soalnya aku bingung mau pilih yang mana!!"Jawab Erick setengah bercanda.
"Wow!!bingung katanya guys!!pasti banyak banget yang Antri deh!!"
BLA BLA BLA
Via sudah malas lagi menonton nya.
"Aku bilang Aku gak mau nonton,kamu gak ngerti perasaan Aku apa?!"Teriak Via kepada intan sambil terus menangis.
"Vi,aku mau kamu berhenti mengharapkan dia!!kamu lihat sendiri kan dia itu kayak apa,?!Dari awal aku sudah ngingetin kamu,kamu nya aja yang ngeyel dan terlalu bucin sama dia!!untung ksmu belum di apa apain sama dia!!"Teriak Intan berusaha mengingat kan sahabat nya itu.
"Sekarang aku harus gimana ntan!!Aku gak mau digantung kaya gini ,pokoknya aku harus nyusulin dia,bukan mau mengemis cintanya,tapi aku mau kejelasan tentang apa yang sudah dia katakan barusan!"Teriak Via sambil terus menangis.
"Sabar Vi,kita coba minta bantuan sama kak Harun ya!!"
"Gak tahu ah!!"
Kata Via marah marah dan langsung masuk ke kamarnya.
Via memang menyesali keputusan nya yang sembrono.
Ia masih ingat betul pertama kali mengenal Erick.
Berawal pada saat Via melihat perform nya Erick di sebuah Cafe.
Saat itu ada acara Reuni bersama teman teman SMA nya dan Erick di undang sebagai artis pengisi acara.
Saat itu Via hanya sebatas mengagumi Erick yang bersuara merdu dan tentunya sangat tampan.
Namun tanpa ia sangka Erick meminta nomer Ponsel nya kepada salah satu teman pria Via dan dari situlah semuanya berawal.
Erick selalu memperlakukan nya dengan baik dan tak pernah macam macam.
__ADS_1
Dia juga sangat sopan meskipun dia adalah seorang anak Band yang biasanya terkenal urakan.
.
Via dan Erick memang jarang sekali bertemu karena kesibukan masing-masing.
Erick mulai banyak job manggung dan Via bekerja sebagai penjaga mini market.
Tapi mereka selalu aktif bertukar komunikasi lewat media sosial.
Hingga suatu ketika Erick mengutarakan perasaannya dan dengan senang hati Via menerima nya.
Bukan waktu sebentar Via dan Erick menjalin hubungan hanya lewat media sosial.
Sesekali Erick datang ke rumah Via jika ia ada waktu senggang,
Suatu ketika Erick mengajak Via untuk menemaninya ke luar kota untuk ikut audisi,karena ia mulai kesal dengan hubungan nya dengan Via yang sangat sulit bertemu,tentu saja Via menolaknya dan Via berkata,
"Jika kamu ingin membawa ku kemana kemana,tentu saja kita harus menikah dulu,baru aku akan ikut kamu bahkan sampai ke ujung dunia!"
Erick yang sedang dimabuk cinta menanggapi serius perkataan Via,dan tanpa basa basi mengutarakan keinginannya kepada kedua orangtuanya untuk menikahi Via.
Kedua orangtua mereka sempat mencegah keduanya agar tidak terburu buru,namun karena keduanya masih labil mereka bersikukuh untuk menikah dan mengancam akan kawin lari jika tidak diizinkan.
Kedua orangtua mereka akhirnya mengalah lalu menikahkan mereka.
Namun pas dihari pernikahan mereka setelah Erick mengucapkan ijab kabul,sebuah telepon masuk ke ponsel Erick dan ternyata itu adalah dari sebuah stasiun televisi yang mengadakan Audisi dan mengabarkan kalau Erick lolos audisi dan diminta datang hari itu juga.
Awalnya tentu saja Via ikut senang bahwa suaminya lolos audisi,Erick pun segera berangkat ke Jakarta dan masuk karantina.
Semua berjalan lancar di bulan pertama, mereka masih sering berkomunikasi dan sesekali Erick mengirimkan sejumlah uang.
Hingga memasuki bulan kedua Erick mulai jarang memberi kabar dengan alasan sibuk.
Lama lama tidak ada kontak sama sekali,ponsel Erick sudah tidak aktif mungkin ia berganti nomor.
Via sering melihat Erick wara Wiri di berbagai acara,ia berusaha mengerti.
Hingga bulan ketiga Erick sama sekali tak ada kabar.
Meskipun Via sering melihat nya di TV tapi dia bingung bagaimana cara menghubunginya.
Ayah nya pun sudah berusaha mendatangi kediaman orangtua Erick,tapi mereka tidak mau tahu bahkan berharap Via tidak menghalangi karir Erick yang baru saja menanjak.
Ayah Via marah besar dan sangat membenci Erick dan keluarga karena sudah mempermainkan Putri nya juga dirinya.
Pak Beni juga sedih melihat putri nya yang selalu bersedih dan tak berhenti menangis, menunggu kepastian dan kedatangan suaminya, bahkan putri nya ditinggalkan di malam **pertama pernikahan nya.
__ADS_1
*****
kalau ramai aku lanjut💖minta dukungan nya ya🙏🌸**