Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Meeting di club' 2


__ADS_3

Tiba tiba wanita itu makin menggila, ia menarik paksa jilbab Ayya.


Ayya nenundukan terus badan nya sambil kedua tangan nya memegangi kepalanya sendiri untuk melindungi diri.


Sang pangeran yang baru saja melihat kejadian itu sangat terkejut,ia yang dari tadi mencari cari keberadaan Ayya bersama Tom mendengar keributan dilantai bawah,dan ia tidak menyangka kalau musik sampai berhenti karena sedang meributkan Ayya.


Ia segera mencari Sam sahabatnya sekaligus pemilik club' itu.


ia tidak bisa bertindak sembarangan karena takut identitasnya terbongkar,lagipula banyak sekali orang yang mengekspos kejadian itu dengan camera hp nya masing masing.itu akan berbahaya bagi identitas nya sebagai bangsawan.


Sam segera menghampiri Ayya diatas panggung.


"Rossi apa yang kau lakukan!!"


teriaknya sambil memegang tangan wanita yang bernama Rossi itu.


"Sam ,dia seorang *******!!"


"Rossi kau bisa dihukum karena sudah menuduhnya tanpa bukti!!"bisik nya.


"justru aku akan membuktikan nya disini Sam!!"


"kita tidak boleh sembarangan Rossi,kau bisa menghancurkan usaha ku,kalau ternyata dia bukan *******,kau bisa ditahan karena pelecehan dan rasisme,,Sebaiknya kita bawa dia ke ruang pemeriksaan untuk memastikan nya,bukan ditempat umum seperti ini!!"


Sam segera mendekati Ayya,


"Nona ayo ikuti saya!!"


Ayya pun perlahan bangun dan segera turun dari atas panggung,


Sam memberi tanda kepada DJ untuk melanjutkan acara,para penjaga club' berbaris membuka jalan untuk nya.ia mengawal Ayya untuk masuk ke ruangan pribadinya,dan Disana sudah ada pangeran Fath dan Tom yang melihat kejadian itu lewat layar CCTV.


Rossi pun mengikuti mereka masuk untuk memastikan,ia penasaran dengan wanita bercadar itu.


"Fath,,kamu ada disini juga?"tanya Rossi yang melihat Fath sedang duduk diantara mereka.


"Apa yang kau lakukan Rossi!!!kau bisa memicu perang kedua negara,!!"Bentak Fath kepada Rossi.


"apa maksudmu Fath ,siapa wanita itu?? hingga kamu membela nya seperti itu!!"


"Ross,dia pelayan pribadi Fath,,dia warga negara Indonesia."


Sam yang menjawab.


"oohhh !!ternyata dia pelayan yang mempermalukan kita waktu itu dikolam renang ya?!"Rossi baru ingat.


semua nya terdiam.


"kenapa kau bawa pelayan mu ini ke club' Fath?!jadi bukan salah ku dong jika aku curiga tentang dia,mana ada seorang wanita bercadar masuk ke tempat hiburan,kan anehh!!"


Mereka masih terdiam,memang ada benarnya apa yang dikatakan Rossi.


"ohh,kamu sengaja ya sayang membawa dia kesini,agar kita bebas memberi dia pelajaran ,,iya kan Fath?!"


Kata Rossi sambil menggelayutkan tangan nya di leher pangeran Fath.


"Sam aku tidak mau kejadian tadi sampai menyebar!"kata Fath


"tentu !!kau tak usah khawatir,,itu sudah di urus dari tadi,para penjaga sudah memeriksa setiap ponsel pengunjung dan menghapus semua rekaman mereka,termasuk rekaman CCTV."


"Baguslah!!thanks Sam!!"


"Tom antarkan dia pulang!!"


perintah Pangeran Fath sambil melirik ke arah Ayya yang masih tertunduk ketakutan.


Tom mengangguk dan akan segera beranjak begitu pula Ayya.


Namun,,,


"No no no!! aku masih punya perhitungan dengan pelayan mu ini !!"kata Rossi sambil mencegat Ayya.


"Kau mau bersenang senang,sayang???"


kata Rossi sambil mengangkat dagu Ayya.


"Ross ,,sudahlah,biarkan dia pergi,bukan kah kejadian tadi sudah cukup!!"cegah Sam

__ADS_1


Namun Rossi tidak menggubris perkataan Sam.


"Aku penasaran dengan wajah mu yang ditutupi kain itu,,apa aku boleh melihatnya?"


Ayya menggeleng.


"Ah sayang sekali,tapi aku memaksa!!"


kata Rossi sambil menarik kasar cadar Ayya.


Untung saja posisi Ayya waktu itu sedang membelakangi para pria yang berada disitu,karena tadinya dia akan pulang diantar Tom.Jadi hanya Rossi yang melihat wajah nya,meskipun sehungguhnya Ayya tidak ingin membuka cadarnya dihadapan Rossi.


"emmh,,biasa saja!!"kata Rossi sambil berdecak,


Ayya sangat terkejut ,,ia segera menutupi wajahnya dengan jilbabnya.


"Kembalikan cadar ku nona!!anda sudah bertindak tidak sopan!!"kata Ayya,ia mulai merasa harus membela dirinya.


"Memang nya siapa dirimu???kau hanya seorang pelayan rendahan,!!!untuk apa aku bersikap sopan padamu!!"


"cepat kembalikan !!!teriak Ayya.


"waww,,kau berani berteriak padaku ya,,,pelayan sialan!!"Rossi segera melayang kan tangan nya di pipi Ayya,,""plak!plakk!!"


Tubuh Ayya terhuyung,ingin sekali ia melawan,namun ia sadar itu akan memperburuk keadaan,dia hanya sibuk menutupi wajahnya dengan ujung jilbabnya.


Semua yang ada disitu tak mampu berbuat apa apa,percuma saja menghentikan Rossi,ia akan semakin menggila.


Pangeran Fath pun hanya terdiam,jika ia menolong pelayan nya,Rossi akan semakin menyakiti pelayan nya itu.


Ayya mencoba mengambil cadarnya dari tangan Rossi.


Rossi menghindar sambil tertawa tawa.


Ayya segera menuju pintu keluar,Namun dengan segera Rossi mendahului nya dan mengunci pintu itu hingga Ayya tak bisa kabur.


"Mau kabur kemana kau hehh!!kita belum selesai bersenang senang!!"


kata Rossi sambil mencekal tangan Ayya,dan menarik jilbabnya ke belakang.


"Aww!!"


"Kalau kau ingin keluar dengan selamat,kau harus menuruti semua keinginanku"


"a apa maksudnya,,?"


"Fath,,sayang bagaimana menurut mu??hukuman apa yang pantas untuk pelayan sialan ini!!"tanya Rossi sambil menatap Pangeran Fath.


Sang pangeran hanya mengangkat kedua bahu nya,,"Terserahh!!"


sebenarnya ia sudah kasian melihat pelayan nya diperlakukan kasar terus terusan oleh Rossi,ia juga merasa menyesal telah membawa pelayan nya itu ke tempat seperti ini,seharusnya ia bisa saja bertemu dengan klien nya tadi di tempat yang lain.namun jika ia menolongnya,,,"ah!!kenapa juga ia harus menolongnya!"batin nya.


"emm, bagaimana kalau sekarang kau menari atau bernyanyi dihadapan kita,kalau kita suka kau boleh pergi,kalau kau gagal,kau akan terus menerus mengikuti keinginan kita,gimana kau sanggup??kau pilih saja sendiri,kau mau bernyanyi atau menari!?"


kata Rossi sambil mengasongkan Mikrofon di tangan kanan nya,dan sebuah gelang pinggang untuk menari di tangan kirinya.


"kembalikan dulu cadarku,baru saya akan menuruti semua keinginan anda.


"hemm,,baiklah!!"kata Rossi sambil melemparkan cadar Ayya ke wajahnya.


Ayya pun segera memakai nya dan berbalik menghadap Rossi dan yang lainnya.


"Tapi Anda harus menepati janji,kalau saya berhasil,kalian akan berhenti mengganggu saya,"


"yaaa baiklah ,,mereka yang akan memutuskan ,ayo kau pilih yang mana??"


Ayya pun mengambil mikrofon.


"oh kau mamilih bernyanyi??ayolah aku sudah tak sabar!!"


"bukan Aku nona,tapi kita,,,kita berdua akan ber adu suara,nyanyian siapa yang paling enak didengar ,berarti dia yang menang,jika saya yang menang, Nona harus berhenti mengganggu saya.dan jika anda yang menang,terserah apa yang akan anda lakukan,,"kata Ayya memberanikan diri,dia benar benar sudah muak dengan kelakuan mereka.


"woww,kau kepedean sekali,yakin suara mu bagus!!"


"apa anda takut?!"


"siapa bilang!?!?Tomm!!nyalakan musik nya!!"

__ADS_1


Tom pun menuruti perkataan Rossi.


Rossi memilih milih lagu yang ingin ia nyanyikan.


Dia pun bernyanyi lagu barat kesukaan nya.lumayan bagus suaranya,karena dia sering berkaraoke dengan teman teman nya.


Kini giliran Ayya,,


Ayya bingung harus nyanyi lagu apa,


nyanyi lagu pop Indonesia,mereka pasti akan bingung,tidak akan mengerti,,,


ia pun memilih lagu sholawat yang syahdu,yang sering ia dengar dan populer.


Suaranya sangat merdu,terasa indah di dengar,menyayat hati,semuanya terpana.


Sam berdiri dan bertepuk tangan,,


"Waww!!! bravo!!!indah sekali!!"


ia pun segera melirik Rossi,


"Ups!!sorry Ross!!"


katanya sambil mengacungkan dua jari.


"Sudah lah!! ini sudah jam 2 pagi,aku sangat lelah,, Tom ayo kita pulang!!"seru pangeran Fath


"Tapi sayang,,,Fath!!"


Rossi memelas


"Hasilnya sudah jelas kan,kau pulang lah juga!!"katanya sambil menepis tangan Rossi yang menahan nya.


"aku ikut pulang ke tempat mu yaa, please?!"


Namun pangeran Fath menghempaskan tubuh Rossi.


"Aku tidak suka pemaksaan!!Sam !!buka kan pintunya!!"


Sam pun mengambil kunci cadangan dari laci mejanya dan membukakan pintu,membiarkan Fath dan Ayya keluar.


Mereka pun segera turun dan masuk ke dalam mobil.Tom pun segera melajukan mobilnya dengan melesat.


Ayya sangat kelelahan dan ia pun tertidur.


Pangeran memandangi Ayya yang sudah terlelap,terlihat tangan nya biru biru dan pergelangan tangan nya memerah,mungkin karena Rossi terus menerus menarik narik nya tadi.


Cadarnya tersingkap sedikit,terlihat ujung bibirnya membengkak dan membiru.


"Ya Tuhan apa yang sudah aku lakukan,apa aku sudah keterlaluan,,,dia datang dari jauh untuk menjadi pelayan,malah harus mendapat perlakuan seperti ini,dia juga masih sangat muda".Batin nya.Dia pun membetulkan cadar Ayya.


"tapi ,,,sejak kapan aku jadi melankolis begini"batin nya lagi.Ia pun berdecak dan mengalihkan pandangan nya ke depan.


Tom yang dari tadi memperhatikan lewat kaca spion,dia juga merasa aneh melihat kelakuan Tuan nya itu,dia bertanya tanya dalam hati nya,kenapa Tuan nya itu tiba tiba bersikap aneh setelah memiliki pelayan baru dari Indonesia.dia memang tetap galak,tapi sekarang agak periang dan Tom sering melihatnya tersenyum.


Selama ini dia belum pernah memperlakukan pelayan seperti kepada Ayya.


ya,,pelayan bagi nya ,ya ,pelayan saja,mungkin karena Ayya terlihat pintar, dari sikapnya Ayya memang tidak pernah ingin di intimidasi ,jadi pangeran merasa punya sesuatu yang baru dan seru .


"Pangeran kita sudah sampai,"


kata Tom membuyarkan lamunan sang pangeran.


Pangeran melirik ke arah Ayya yang tertidur pulas,melihat kondisinya,ia merasa kasihan jika membangunkan nya


"Dia baru tidur setengah jam"gumamnya.


"tunggu sebentar lagi,kau keluarlah duluan!!"


"kenapa tidak dibangunkan saja ,Tuanku?"


"Banyak tanya kau!!cepat keluar!!! berisik sekali!!"bentaknya


"maaf tuanku,baiklah!!"


jawab Tom sambil keluar dari mobil dan berlalu ke kamarnya,dia tersenyum geli melihat kelakuan pangerannya kali ini.

__ADS_1


"Dasar aneh,"gumamnya sambil menggeleng kan kepalanya.


__ADS_2