
Pangeran Fath dan Tom terus mengikuti mobil yang membawa Ayya dengan panduan alat pelacak yang terpasang ditubuh Ayya.
Mereka membawa Ayya jauh,hingga akhirnya mobil penculik itu berhenti di sebuah Villa di pegunungan yang sepi.
Tom dan pangeran Fath memperhatikan mereka dari kejauhan.
Terlihat mereka menyeret Ayya yang seperti nya sudah sadar dengan kasar.
"Bukankah Villa ini aset milik Tuan penasehat kerajaan?kita pernah sekali kesini ketika mereka mengadakan perayaan aniversary pernikahan mereka."kata Tom
"Benarkah?! Aku tidak ingat!"
"Untuk apa ia membawa Cahaya kesini?apa mungkin Zarra?"
pangeran menerka nerka.
"Lalu apa yang harus kita lakukan,jika kita terlalu lama di sini,kita takut terlambat!"
"Kau benar Tom kita harus segera bertindak,nyawa Cahaya benar benar dalam bahaya kali ini!kita coba cari jalan lain untuk masuk!"
Tom mengangguk lalu ia turun melihat situasi.
Pangeran Fath mencoba menghubungi putri Zarra.
"Hai Fath!apa kabar?"
sapa putri Zarra dari sebrang telpon.
"Hai Zarra ,Aku baik,apa kau senggang hari ini,kau sedang ada dimana?"
pancing pangeran Fath
"Ada apa,apa kau ada masalah?"
"hemm ,,yaa,ini tentang kakak ku!"
jawabnya mencari alasan
"Aku sedang diluar Fath,kita bertemu nanti malam oke?!"
"Dan Ayah mu?"
"Kenapa kau menanyakan nya?"
"Aku ada perlu dengan nya!"
"Dia pasti sedang di istana Fath,kau ini kenapa sih?!"
"hemm Baiklah Aku akan menemuinya nanti,,by Zarra!!
"by Fath!!"
tut tut tut
"Seperti nya mereka berdua ada didalam Bersama Cahaya.kenapa kau Me non aktif
alat penyadap nya Cahaya!!Ayo aktif kan lah!!"gumam pangeran Fath kesal.
__ADS_1
krskskrsk,,
"Yess akhirnya kau menyalakan nya Cahaya.!"
Seperti nya Cahaya baru sadar jika alat penyadap nya ia nonaktifkan kemarin,karena ia kesal privasinya diketahui Tuannya.
"Habisi saja dia segera Ayah!Aku tidak mau dia mengganggu hubungan ku terus dengan Rasyid!"
Terdengar suara Zarra dari sebrang sana.
"Sabar lah Zarra kau pikir membunuh dia tidak beresiko?!kalau kita gegabah bisa berakibat fatal bagi kita!"
"tapi dia hanya seorang pelayan Ayah,biasanya juga Ayah dengan mudah akan melenyapkan para pelayan yang bermasalah!"
"Dia bukan pelayan kita Zarra,dia kesayangan Fath dan Rasyid,kau pikir jika pelayan ini lenyap mereka akan diam saja!"
"Jangan pernah katakan seperti itu! Aku membenci nya,dia sama sekali tidak istimewa,kenapa Rasyid tertarik padanya ,!!"Teriak putri Zarra sambil menangis"
"Dasar pelayan sialan!! ,hanya gara gara kau seisi istana jadi ribut,Aku pun harus turun tangan sendiri untuk menangani mu!!Aku jadi penasaran seperti apa wajah mu,hingga kau jadi rebutan para pangeran dan membuat sengsara putri kesayangan ku,pengawal!!buka penutup wajahnya!"
"Ah sial suasana semakin tak terkendali,Tom kemana lagi!!"gumam pangeran Fath yang gusar mendengarkan percakapan Zarra dan Ayah nya yang sedang menyekap Cahaya.
Para penjaga memegang tangan Ayya hendak memaksa membuka Cadarnya.
"Jangan sentuh Aku!!"
Teriak Ayya histeris,ia tak sudi tumbuhan di sentuh sentuh mereka,dan memaksa untuk melihat wajahnya.
Ayya berusaha melawan,dengan segala kemampuan beladirinya Ayya berhasil melumpuhkan 2 pengawal yang menculik nya tadi,Namun Kemudian Ayya dikepung oleh lebih banyak penjaga.
"Ya Allah bantulah Ayya,"gumam Ayya,ia meringis Kesaktian karena tubuh nya banyak terluka gara gara insiden tadi bersama pangeran Fath,ditambah sekarang ia dihajar oleh orang orang suruhan puteri zarra.ia tak mungkin bisa polos dari kepungan mereka kali ini.
"Ayah!!apa yang akan Ayah lakukan dengan nya dikamar Ayah?!"putri Zarra curiga Ayah nya yang memang sering berbuat mesum dengan para pelayan nya akan melakukan itu dihadapan nya,ia hanya merasa jijik dengan kelakuan arahnya,bukan iba kepada Ayya
"Zarra sayang,tenanglah,ini salah satu Cara agar para pangeran merasa jijik dekat dengan pelayan nya yang tukang jual diri ,, haha!! ,beri dia obat perangsang!!"
Tuan penasehat kerajaan yang memang tua bangka yang doyan perempuan itu memanfaatkan kesempatan itu dengan senang hati.ia ingin merusak kehormatan pelayan yang di rebutkan oleh para pangeran,yaitu Cahaya.
Ayya dipaksa untuk minum sesuatu,ia terus memberontak dan melawan hingga lelah, akhir nya putri Zarra turun tangan,dia mencekok kan minuman ke mulut Ayya mengikuti perintah Sang Ayah.
Ayya ambruk,dia terduduk lesu.
puteri Zarra dan Ayah nya tertawa senang .
"Seret dia ke kamar utama!!"kata Ayah Zarra terdengar sumringah,ia sudah membayangkan akan menikmati tubuh Ayya.
"Zarra sebaiknya kau pulang,nanti Ayah kabari lagi ,oke,!"
"Baiklah, selamat bersenang senang Ayah,Aku ingin melihat dia hancur sehancur hancurbya!!"kata Zarra dengan pongah.
"Tentu!!kau ikuti saja rencana Ayahmu hemm,"
"Baiklah Aku pergi!"
👿👿👿👿
Ayya benar benar sudah kehabisan tenaga.ia tidak dapat melawan lagi saat ia diseret untuk masuk ke dalam sebuah kamar.
__ADS_1
Namun tiba tiba terdengar suara tembakan didekatnya,para pengawal yang menyeret ya satu persatu timbang tersungkur.Lalu muncul Tom diikuti pangeran Fath,ternyata mereka yang menembaki pra pengawal itu.
Sadar dia sudah kepergok,Ayah Zarra berusaha melarikan diri.Namun dengan sigap Pangeran Fath menodong kan senjata ke arah kepala nya,ia pun mengangkat kedua tangan nya tanda sudah menyerah.
"Jangan pernah menyentuh Wanitaku!!"kata pangeran Fath dengan lugas.
"Aku hanya ingin memberi peringatan Kecil kepada pelayan mu pangeran,agar dia tau posisi nya,sebagai seorang pelayan Aku rasa dia sudah melewati batas dengan menggoda semua para Bangsawan termasuk calon menantuku,dia ingin menggantikan posisi Zarra sebagai seorang calon Ratu.Dan itu tidak bisa dibiarkan."katanya melebih lebihkan.
"Dia adalah milik ku seorang,kau tau itu,jadi akan kupastikan dia tidak pernah menjadi milik siapa pun,tidak kakak ku,tidak William atau Ramond apalagi kau tua bangka tak tau diri!!sungguh sangat memalukan,kerajaan kita tercinta memiliki orang bejad seperti mu!!cihhh!"
umpat Pangeran Fath sambil meludah ke pinggir.
"Bagaimana ya kalau sampai media tau?pasti akan sangat menyenangkan,kau akan terkenal ke seluruh pelosok dunia.waww,,ini akan jadi berita hebat,seorang Menteri Penasehat kerajaan yang terhormat ternyata dia seorang maniak perempuan dibawah umur,,!!bagaimana menurut Anda?"
"Apa yang kau inginkan dariku pangeran Fath?!"
"Beri tau kepada semua sekutumu,terutama kepada putrimu bawa jangan lagi pernah mengganggu pelayan ku Cahaya!!kau mengererti Tuan?!"
"kalau kau jamin dia tidak akan menghancurkan posisi putriku,Aku pun bisa jamin keselamatan nya !!"
"Tentu saja Aku akan menjamin nya !lagipula pelayan ku tidak pernah berulah,justru putrimu yang selalu buat masalah,wajar saja kakak ku muak kepadanya dan semakin tak mencintai nya,ajarilah putri mu dengan benar Tuan!!dia tak cukup percaya diri,hingga terus merasa cemburu pada seorang pelayan!"
kata Pangeran Fath.
Tiba-tiba Ayya memegang kaki pangeran Fath, bergelayut manja sambil terus meracau.
Tom,kawal Tuan penasehat agar keluar dengan aman."ucapnya,ia menyuruh Tom mengambil alih.lalu Tom pun menggiring Tuan penasehat untuk keluar.
Pangeran Fath yang tau Ayya sedang ada dalam pengaruh obat perangsang segera menggandeng nya untuk masuk ke dalam mobil,disusul oleh Tom.mereka pun segera pergi meninggalkan tempat itu
"Bagaimana menurutmu Tom, apakah Tuan penasehat akan menepati janjinya?" Tanya pangeran Fath meminta pendapat Ajudan nya itu.
"Anda tau lah sifat dia yang licik,tapi setidaknya kita banyak memiliki bukti tentang nya jika sewaktu waktu dia kembali berulah."
pangeran Fath mengangguk sambil tersenyum penuh kemenangan.
Ayya yang duduk di samping nya terlihat gelisah,dari tadi ia tak bida diam,bahkan dengan manja ia berani menggelayut di lengan pangeran Fath.
pangeran Fath yang merasa risih sesekali membetulkan letak duduk Ayya,namun kembali Ayya duduk mendekatinya,semakin lama semakin berani.
"Ah kenapa gerah sekali,Tom!apa kau tak menyalakan AC nya?!"teriak Ayya.
Tom yang melihat tingkah Ayya dari kaca spion depan nya hanya tersenyum sambil geleng geleng kepala.
"Bahaya tuh Boss!!"katanya pada tuannya.
Pangeran menendang tempat duduk Tom dari belakang .
"kau jangan perhatikan dia,Fokus saja mengemudi."
"maaf Yang Mulia"kata Tom sambil membetulkan arah kaca spion agar tak mengarah kepada mereka.
Ayya hendak menarik cadarnya namun ditahan oleh pangeran Fath.
"Hei hei, hei apa yang kau lakukan!!"
"panas!!"teriak Ayya sambil menggeliatkan tubuhnya didekat Pangeran Fath.
__ADS_1
Dia semakin tak terkendali.