
Akhirnya pesta pun usai,waktu yang paling ditunggu tunggu oleh Pangeran Fath.
Bukan hanya lelah,namun rasa yang selalu ia tahan selama ini yang sudah hampir meledak tak dapat ditahan lagi.
Ia menatap kekasih halalnya yang masih cemberut akibat datangnya tamu yang bikin rusuh di pesta pernikahan tadi.
Entah cemberut karena apa, cemburu?
tentu saja,
Tapi sikap Ayya benar benar membuat sang Pangeran yang kelaparan ingin segera melahap mangsanya kali ini.
Ayya dan Pangeran Fath tinggal di villa yang Pangeran Fath beli dari Sarah dan Yusuf,
Sedangkan Pangeran MaliQ dan Miss Siti kembali ke negara nya karena banyak urusan yang terbengkalai dan harus segera diselesaikan nya.
Perlahan Pangeran Fath duduk di sebelah Ayya yang tengah mengeringkan rambutnya sambil duduk di tepi ranjang King Size.
"Biar aku bantu!"
Kata Pangeran Fath sambil mengambil handuk dari tangan Ayya.
Ayya hanya diam saja.
"Sayang,kamumarah yaa sama aku dari tadi Kamu diemin aku terus sih?!"
Katanya dengan lembut dan penuh kasih sayang,wangi sampo yang selalu ia sukai menyeruak menusuk hingga membangunkan sesuatu yang sudah lama terkubur.
"Aku capek banget sayang,jadi maaf ya kalo aku agak sensitif banget tadi,maaf jika sikapku membuat mu tak nyaman!"Jawab Ayya.
Pangeran Fath malah mengusel ngusel wajahnya di bahu Ayya yang hanya memakai lingerie satu tali berwarna merah menyala,membuat bahunya yang putih begitu terpampang nyata di depan mata,membuat perasaan nya semakin menggelora.
Ia pun tak tahan menggigit gigit kecil punggung dan leher Ayya dan membuatnya semakin gemas saja.
Sedangkan Ayya pun masih terdiam sambil memejamkan mata nya menahan godaan dan berusaha tidak terpancing,meskipun sesungguhnya ada sesuatu yang ingin segera di tengok,ia masih ingin menikmati pemanasan yang sedang dilakukan suaminya itu.
Pangeran Fath memeluk Ayya dari belakang, mendekapnya begitu dalam,mereka saling menikmati kebersamaan pertama yang sejak 2 tahun lalu tertunda.
"Aku masih tak percaya, kalau ini adalah kamu!"gumam Pangeran Fath.
"Kamu tahu?!begitu kamu memutuskan kan untuk meninggalkan ku saat itu,duniaku terasa begitu hancur,aku tidak makan dan kurang istirahat, hingga akhirnya Kakak ku sengaja mengirimku ke sini,ia berharap aku bisa memperjuangkan kamu,dan betul saja, meskipun begitu banyak rintangan, akhirnya aku bisa menghirup kembali aroma tubuh mu yang selalu menenangkan ku!"Kata Pangeran Fath begitu hangat.
"Semoga kita bisa saling menjaga hati kita yang memiliki kisah begitu panjang yang penuh airmata dan perjuangan,ya?!"
timpal Ayya,sambil tersenyum,manis sekali.
Pangeran Fath membalikkan tubuh Ayya dan menatap wajahnya.
Kemudian ia mengecup dahi Ayya penuh cinta.
Ia usap bibir ranum Ayya kemudian dengan perlahan mulai meng*cup nya dalam dan semakin dalam, mereka saling menikmati pagutan itu dan Ayya pun semakin liar tak bisa lagi menahan ge*ora asmara nya yang mengalir dan bergejolak mendidih di aliran darahnya.
Ayya mendorong tubuh Pangeran Fath hingga terlentang di atas kasur, sedang kan dirinya duduk diperut Pangeran Fath sambil melakukan aksi goyang ngebor, membuat Sang pangeran mengeluarkan des*han 'uh ah eh oh' Sambil merem melek.
Tubuh Ayya condong kedepan, hingga buah nya yang ranum mengenai wajah tampan Sang Pangeran hingga memudahkan nya untuk menyesapnya.
Awalnya ia menyesap satu persatu buah milik Ayya, lalu ia memadukan keduanya dan di sesap nya secara bersamaan,rasanya yang sakit sakit ni*mat gitu karena Sang Pangeran juga menggigit gigit lembut dan meninggalkan jejak kissmark nya di leher Ayya juga di bagian kedua buah milik Ayya hingga menimbulkan warna merah yang begitu banyak.
Ayya tak dapat mengendalikan dirinya hingga ia mengeluarkan er*ngan e*angan manja dari mulutnya,
Sesuatu di bawahnya yang sudah lama tak ditengok tengok akhirnya tanpa di bimbing pun langsung melahap tongkat milik Sang pangeran yang ukurannya seperti perkiraan orang orang,panjang dan besar.
Ayya melakukan aksi goyang ngebor diatas pangkuan Pangeran Fath,
sesekali Pangeran Fath bangun,mengganti posisi nya, kadang Ayya yang dibawah,
kadang menggunakan gaya ular membelit,
__ADS_1
ganti lagi dengan posisi Ayya yang nungging,terkadang mereka terjatuh dari ranjang King Size mereka,namun mereka tak peduli sambil berguling guling dilantai terus saja melakukan nya hingga dini hari.
Aksi mereka berlanjut lagi didalam bath tub hingga waktu subuh, lalu mereka mandi,shalat bersama,mulai lagi,terus saja seperti itu, tak ada lelah lelah nya.
Hingga matahari sudah hampir naik, Pangeran Fath akhirnya membiarkan istrinya istirahat kali ini.
Perutnya mulai terasa lapar,ia melirik ke arah Ayya yang terlihat begitu kelelahan akibat aksi mereka sepanjang malam dan sepanjang hari ini.
Ia tersenyum,wajah istrinya terlihat sangat menggemaskan,ia mengusap wajah Ayya dengan punggung tangannya,lalu mengecup pipinya yang lembut, kemudian ia turun dari ranjang dan membuka pintu kamar mereka.
Saat pintu sudah terbuka,di depan pintu kamar ternyata sudah tersedia berbagai macam makanan enak diatas meja dorong,pasti Tom yang menyiapkan nya,batin Pangeran Fath sambil melihat lihat kalau saja Tom ada disekitar situ.
Pangeran Fath membawa makanan nya ke dalam kamar, ternyata ada sepucuk surat di sana,
"Yang Mulia,hamba pergi naik gunung hari ini,makanan sudah saya siapkan! silahkan makan dulu,agar kalian bertenaga untuk melanjutkan aktifitas panas kalian!_Tom_"
"Sialan kau Tom!pasti dia pergi kencan dengan Assisten Ayya itu lagi!"gumam Pangeran Fath.
"Sayang!! apa kamu tidak lapar,ayo kita makan dulu!"Kata Pangeran Fath membangun kan istrinya.
"Hemm,baiklah!"
Jawab Ayya,ia pun bangun sambil menutup mulut nya karena menguap.
"Apa kamu yang menyiapkan semua ini,Yang?!"Tanya Ayya keheranan melihat makanan sebanyak itu.
"Bukan Sayang,Tom yang menyiapkan semua,aku tak punya banyak tenaga untuk menyiapkan makanan sebanyak ini, karena dikuras oleh kamu dari semalam!"goda Pangeran Fath sambil mencubit dagu Ayya.
Ayya malah balik menggoda suaminya mencium bibir nya sekilas.
"Ya ampun bener bener bar bar ya kamu, kalau dikandang sendiri!"Pangeran Fath sampai geleng geleng kepala.
"Stop jangan dulu di makan!!"Seru Ayya ketika melihat Suaminya akan menyuap kan sendok ke mulutnya.
"Kenapa,,aku udah laper banget sayang!!"Rengek Pangeran Fath.
"Ya ampun Ayya!semuanya Tom yang buat,tak mungkin kan dua mau meracuni kita!"
"Memangnya kamu lihat kalau dia sendiri yang masak?!bisa aja kan seseorang mengatasnamakan Tom!?"
"Sayang!! sekarang tuh aku yang harusnya jagaain kamu,bukan sebaliknya!jadi buang deh jiwa pengawalmu saat disini,oke?!"
"Gak ada salah nya jaga jaga kan? secara aku ahli dalam hal racun meracun bukan?!"
"Iya deh iya ?!bawel!cepetan kalo gitu,aku laper banget nih sayang!!"
Ayya pun mencium satu persatu makanan dan minuman itu,
"Gimana?!amankan?!"
"Udah,aman kok!!Sini aku Suapin!"
"Gak usah sayang,kamu makan aja,biar aku makan sendiri,kamu juga pasti udah laper banget kan?!"
"Yaa udah,ayo kita makan, Bismillah hirrahman nirrohiim!"
Mereka pun makan berdua dengan lahapnya karena mereka memang benar benar sudah lapar karena kecapean.
"Oh ya Sayang!Apa Tom ada disini?"Tanya Ayya,ia belum melihat Tom usai pesta kemarin.
"Katanya dia pergi mendaki,pasti bersama Assisten mu itu,siapa namanya?!"
"Oh,Diana,sejak kapan Tom mengenal Diana?!"Tanya Ayya heran,
"Aku rasa sejak mendaki waktu itu bersamamu,mereka terlihat semakin dekat dan saling bertukar nomor ponsel!"Jawab Pangeran Fath sambil menikmati Kopi kesukaan nya.
"Begitukah?! kenapa aku tidak menyadari nya ya,,kamu aja tau,kok aku nggak sih?"
__ADS_1
Pangeran Fath hanya menggedik kan kedua bahunya.
"Menurut kamu gimana Tom dan Diana? maksud jika akhirnya mereka berjodoh, menurut mu mereka cocok gak?!"Tanya Pangeran Fath,ia mengkhawatirkan Tom yang tidak punya pengalaman kalau urusan wanita.
"Diana perempuan yang baik dan Sholehah,dia seorang yatim piatu,aku berteman dengan nya saat di pesantren,dia cukup handal mengelola perusahaan ku,juga dia orang yang jujur,dia pun pandai mengelola keuangan perusahaan.
Hanya satu yang jadi masalah,,"
Kata Ayya sambil menyisir rambutnya yang masih basah.
"Apa,?!"Pangeran Fath penasaran.
"Mereka tidak seiman sayang, Diana adalah seorang muslim yang taat, sedangkan Tom seorang Ateis bukan?!"
"Ah, ya!"Kamu benar sayang,semoga saja ada jalan yang terbaik untuk mereka!"Kata Pangeran Fath.
"Apa kamu ingin keluar,atau masih ingin disini saja?!"Tanya Pangeran Fath sambil mengecup pucuk kepala Ayya.
"Aku harus ke supermarket sayang,aku ingin membeli keperluan rumah kita,tuh kulkas saja masih kosong!!"Kata Ayya sambil memeluk manja dan bersandar di dada bidang suami nya Itu.
"Baiklah, let's go, bersiaplah segera kalau begitu!aku mau mencoba mobil hadiah dari kakak ku!"Kata Pangeran Fath bersemangat.
Ayya pun mengangguk sambil tersenyum,lalu ia pun mencari pakaian ganti nya di dalam koper yang belum sempat di bereskan.
Setelah dirasa penampilan sudah sempurna,Ayya pun keluar mencari Suami di garasi.
"Sayang , aku sudah siap!Ayo berangkat!"
Namun langkah nya terhenti,ia melihat Suami nya --sedang mengobrol dengan Bapak nya di samping mobil yang akan mereka pakai.
"Apa yang sedang mereka bicarakan?!"gumam Ayya.
Ayya memang tidak membenci Bapaknya setelah apa yang terjadi,namun hubungan mereka sebagai anak dan bapak boleh di bilang kurang harmonis.
Sebenarnya Ayya mengizinkan Bapaknya untuk tinggal di rumah yang dulu ditinggali oleh ibunya,namun Bapaknya menolak dan memilih tinggal di gubuk reyot nya dahulu.
Setelah ia pulang dari penjara, memang banyak sekali perubahan yang Ayya lihat.
Bapaknya jadi lebih rajin beribadah dan ia pun berhenti minum minum dan main judi.
Pangeran Fath tidak setuju dengan keputusan Bapaknya Ayya,karena dia merasa tidak pantas, mertuanya hidup susah sedangkan dirinya dan Ayya bergelimang harta.
"Nak, Bagaimana keadaan mu ,apa kamu baik baik saja,Bapak takut kamu kenapa kenapa setelah resepsi kemarin, Bapak bawakan madu asli hasil ternak Bapak selama ini,agar kesehatan mu terjaga dan kamu supaya kamu cepat hamil,ini nak,ambillah!"
"Oh iyaa, Terimaksih banyak pak, Ayya memang terpikir ingin membeli madu tadi,mari pak kita masuk dulu!"Ajak Ayya.
"Ah,tidak usah nak, seperti nya kalian akan pergi, Bapak datang lain kali saja, sebenarnya ada yang ingin bapak bicarakan dengan mu ,,nak!"
"Kalau begitu kalian bicara lah,kita keluar lain kali saja ya sayang?!"Kata Pangeran Fath.
"Ah,tidak tidak!lain kali saja Bapak datang lagi!"Tolak Pa Agus.
"Kalau begitu ikut saja dengan kami pak,kita hanya pergi ke supermarket kok,lalu kita akan makan di luar,Kalian bisa bicara nanti diperjalanan, ayola Sayang, naiklah,kita berangkat sekarang!"
"Ayo pak!masuklah!"Ajak Ayya.
Pak Agus terlihat ragu,namun ia tak dapat menolak ajakan menantunya itu,ia pun masuk ke dalam mobil dan mereka pun pergi menuju perkotaan untuk berbelanja dan makan bersama.
Entah apa yang akan dibicarakan Pak Agus kepada Ayya,namun kelihatannya sangat penting dan rahasia.
πͺπͺπͺπͺ
Maafkan aku terlambat update ya gaessπππ
Aku nya lagi sibuk dulu mengurus verifikasi guru mengajiπΈπΈπΈ
Love U All,, π Tqyu atas semua dukungan kalian selama iniπππ
__ADS_1