
Pangeran Rasyid membuka jas yang ia kenakan dan memakaikan nya kepada Ayya,,
Namun dengan segera Pangeran Fath melepaskan nya kembali dan mengembalikan lagi kepada kakak nya.
"Kau selalu perhatian kepada semua perempuan kakak,,makanya Zarra selalu bersikap seperti itu,,!!
Ayya!! segera kau kembali ke istana dan ganti bajumu,,kita akan keluar sebentar lagi!!"
Ayya mengangguk dan berlalu dari situ di ikuti Pangeran Fath,,
Sedangkan Pangeran Rasyid masih terdiam Ambigu.
Malam itu Pangeran Fath membawa Ayya ke berbagai tempat yang menurutnya menarik tapi jarang didatangi para turis karena masih kurang terekspos.
ia berencana memasukan nya ke daftar promosi persentase nya nanti.
"Bagaimana menurutmu,apa kau menyukainya?"tanya pangeran Fath kepada Ayya yang terlihat sangat menikmati suasana malam dari ketinggian.
Ia memotret Ayya dengan kamera yang ia bawa dalam berbagai pose,,bagus sekali hasilnya.
"saya pikir kalau disini disediakan beberapa teropong mungkin akan lebih menarik para pelancong,,
atau mungkin disediakan seperti monumen untuk pasangan muda mudi agar mereka bisa tertarik untuk datang kesini," kata Ayya.
"ide yang bagus,,,!!jawab pangeran Fath
Mereka pun pindah ke tempat yang lain,,dan mereka tampak menikmati nya,,untuk sementara hilang jarak perbedaan antara seorang pelayan dan Tuan nya saat ini
Sementara Putra Mahkota pergi berkunjung ke rumah tunangan nya,putri Zarra.
sebenarnya ia malas untuk pergi,dan ia akan mengurungkan niat nya.
namun calon mertuanya ,Tuan Hasan dia yang notabene seorang Menteri penasihat sengaja mengundang nya untuk makan malam,,dan ia pun tak dapat mengelak.
"Putra mahkota,bagaimana kalau pernikahan kalian segera dilaksanakan Tahun ini?"
tanya Ayah putri Zarra.
Putra Mahkota yang sedang menikmati makanan nya malah tersedak mendengar tawaran itu.
Putri Zarra segera memberi nya minum.
"Hahaha,kenapa kau begitu terkejut, pangeran,,maafkan aku,ayo habiskan lah dulu makanan mu,,!"kata calon mertuanya lagi.
Pangeran Rasyid yang dari tadi banyak terdiam,hanya mengangguk sambil tersenyum.sebenarnya dia sangat malas membahas tentang pernikahan.
"Bagaimana menurutmu Zarra,apa kau siap untuk segera menikah?"
Tanya Ayah nya setelah mereka selesai makan.
"Tentu saja Ayah,jika harus besok pun aku siap!!"jawabnya mantap
"haha kau sangat tidak sabaran rupanya!"ledek Ayah nya.
"Lalu bagaimana dengan mu putra mahkota?"
Putra mahkota terlihat berpikir sejenak,
"Untuk saat ini saya sedang sibuk sibuk nya mengurus kerajaan,semenjak Ayahanda terbaring tak berdaya ,tentu semua urusan pemerintahan menjadi tanggung jawab saya bukan?!"
jawabnya,mencari alasan yang tepat.
"Tapi dengan segera menikah,beban mu bisa kau bagi dengan Zarra,ia lulusan terbaik dibidang pemerintahan ,dia pasti dapat membantumu."
"Aku pun yakin begitu ,Tuan Hasan.
tapi untuk sekarang,seperti yang anda ketahui,kita semua sedang sibuk mengurus berbagai urusan eksternal negara kita."jawabnya lagi
__ADS_1
"Memang benar apa yang kau katakan pangeran,Tahun ini memang bukan waktu yang tepat untuk melaksanakan pernikahan kalian,,ditambah lagi Yang mulia raja masih belum pulih kondisinya.."
imbuh Tuan Hasan.
"Tapi Ayahhh,,,!"rengek Putri Zarra
"Zarra,,,sabarlah dulu, Putra Mahkota pasti akan menikahimu,,dia tetap akan menjadi milikmu,,ini hanya masalah waktu,,benarkan putra mahkota?!"
Putra Mahkota hanya tersenyum,,dalam hati ia sebenarnya ingin menjawab tidak.
"Baiklah!!tapi kau harus berjanji padaku Pangeran Rasyid,,kau tak kan tergoda wanita lain!!"kata putri Zarra sambil cemberut.
"Hahaha,, kau ini cemburuan sekali Zarra,, Pangeran Rasyid mu itu tak mungkin di mana pindah ke laih hati,,selain kau cantik,Yang mulia raja pun selalu berpesan kepadaku untuk menikahkan anak sulung nya dengan putri ayah satu satunya ini!kau tak usah khawatir Zarra!!"
Pangeran Rasyid hanya terdiam,,ia benar benar tidak nyaman dengan situasi saat ini.
Untung saja ada panggilan telepon masuk,ia pun segera pamit dengan alasan masih ada urusan lain,,padahal ia akan menemui Fath disuatu tempat.
Pangeran Rasyid sampai di salah satu lobi hotel milik pangeran Fath.
Disana pangeran Fath sudah menunggunya sambil menikmati makan malam nya bersama Ayya.
"Sedang apa kalian Malam malam di hotel!"tanya nya curiga.
"Suka suka lah,,ini kan hotel milik ku,bukan milik kerajaan."Jawab Fath ketus."Lagipula kita kan di lobi belum di dalam kamar"
candanya sambil melirik Ayya yang cuek cuek saja menikmati makanan nya.
"Apa maksudnya dengan belum?enak saja!!"kata Ayya sewot
"Apaan!! otak mu aja yang kotor,,mana ada yang mau satu kamar dengan mu ,pelayan jelek,,!"
"Sekarang aja gak mau,,kemarin kemarin Peluk peluk!!"balas Ayya polos
Pangeran Fath menutup mulut Ayya dengan satu tangan nya.
"Gak tau malu banget sih!!"
"Sudah sudah,,!untuk apa kau memanggilku malam malam kesini Fath!?"
"Aku mau menunjukan padamu hasil kerjaku,aku butuh pendapatmu,, lihatlah!bagaimana menurutmu,?!"
kata pangeran Fath sambil memperlihatkan laptop nya.
"Ini brilian Fath !!apa ini sungguh kau yang buat ,,?!kata Pangeran Rasyid setelah melihat bahan persentase adik nya,ia sedikit tak percaya.
"Heyy kau meledek ku?! tentu saja aku yang buat,,sebagian ide memang berasal dari dia,"jawab Pangeran Fath sambil menoleh ke arah Ayya yang masih belum berhenti makan.
"Ya ampun,,kau memalukan sekali,,kau seperti belum makan berhari hari saja,, rakus sekali!!! aku tak jadi memberimu bonus!!cukup dengan makanan yang kau makan itu, itu adalah bonus kamu!!"
Ayya tersedak,
"uhuk ,,uhuk, uhuk!!"
Pangeran Rasyid dengan sigap memberi nya minum,,
"pelan pelan !!Fath hanya bercanda,,jika dia tidak memberi mu bonus,, tenang saja aku akan memberimu bonus yang lebih banyak.."
katanya sambil menepuk nepuk punggung Ayya.
kalau saja mereka bisa melihat,,saat ini wajah Ayya sedang memerah karena malu.
Ayya sekarang sedang berpikir,,apakah ini mimpi??
ia berada di tengah tengah para pangeran tampan,,dan mereka semakin akrab dengan nya,,.
"Acaranya lusa, kau tinggal mempersiapkan mental dan kesehatanmu,kau memang hebat Fath,,aku bangga padamu!!
__ADS_1
dan aku sangat berterimakasih padamu,pelayan kecil,,!!sejak ada kau,,adikku mulai sedikit berubah!!aku serius akan memberimu bonus."
"Terlalu dini untuk bangga pada ku putra mahkota!!,tunggu sampai aku merebut tahta mu,,Haha!!aku bercanda,,aku sedikit pun tak tertarik untuk menjadi seorang Yang mulia Raja,,
kau harus berhati hati dengan Ester dan Wiliam,juga dengan menteri penasehat,,kurasa dia hanya ingin memanfaatkan mu.kau jangan terlalu baik pada mereka!!"
"jika kau menginginkan nya aku akan memberikan tahta pada mu Fath,,
kau tenang saja,semuanya akan baik baik saja,,sekarang aku lega mempunyai sekutu baru yang hebat,yaitu kau!"
"Benarkah??tapi aku tidak yakin ingin terjun ke dunia politik,, aku kurang menyukainya,,aku lebih suka hidupku yang bebas tanpa tekanan."
"Kalau kau tidak mau,biarkan Cahaya jadi assisten pribadiku,aku yakin dia akan dengan senang hati membantu ku,,Iya kan pelayan kecil??"
"kau yakin mau??haha,,kau tidak akan tahan dengan nya kakak!! walaupun dia hanya seorang pelayan,,tapi dia lebih galak daripada Tuan nya,,kau tau?!barang barang berharga dikamarku hampir semuanya pecah dia lempar,,sangat mengerikan,,makan nya banyak,dan suka mengatur!!"
Mata Ayya yang coklat melotot ke arah pangeran nya.
pangeran Fath malah terus tertawa melihat reaksi Ayya.
Pangeran Rasyid hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan adiknya.
Ayya bertanya letak toilet dimana, pangeran Fath pun memanggil pelayan untuk mengantarkan Ayya.
"awas jangan sampai kesasar,,!"goda pangeran Fath
Ayya pun mendelik.
seharian ini pangeran nya itu terus terusan menggodanya,mungkin suasana hati nya saat ini sedang baik.pikir Ayya.
Sudah hampir setengah jam ,Ayya belum juga kembali dari toilet.
kedua pangeran mulai khawatir
" ngapain aja tuh pelayan jelek,lama banget ke toilet nya!"gerutu pangeran Fath
"Coba cari Fath , mungkin dia benar benar kesasar!"kata pangeran Rasyid
"Duhh!!Nyusahin Aja tuh pelayan sableng!"
Katanya sambil beranjak hendak menyusul Ayya.
Namun ia tak mendapati Ayya di toilet,,
ia pun bertanya kepada pegawai hotel yang mengantarkan Ayya tadi.
"Saya hanya menunjukan letak toiletnya saja Tuanku!!setelah itu saya tak melihatnya lagi."
"Dasar bodoh,bukan nya tadi aku suruh kau mengantar kan nya!!suruh semua pegawai untuk mencari di sekeliling hotel,mungkin saja dia kesasar!!"
teriak pangeran Fath marah.
"Apa kau menemukan nya Fath??"tanya pangeran Rasyid yang segera menyusul Fath yang lama tak kunjung kembali.
"Dia sudah tak ada di toilet,,semua pegawai sedang ku kerahkan mencarinya"jawab Pangeran Fath terlihat frustasi.
"Coba kita cek CCTV,,"kata pangeran Rasyid.
"Ya,, benar cepatlah !!Kenapa tak terpikirkan olehku,,tapi toilet tidak termasuk area CCTV!"
"Kita coba lihat saja dulu,mungkin ada petunjuk,,"Pangeran Rasyid lebih matang dalam berpikir.
kemudian mereka pun memeriksa CCTV dengan teliti,,
"Lihatlah !!sebelum dan setelah Cahaya masuk toilet ada beberapa wanita yang masuk juga,apa ada yang kau curigai??tanya Pangeran Rasyid kepada Pangeran Fath yang masih fokus memeriksa,,,
Tak lama kemudian,,
__ADS_1
"Rossi!!itu Rossi,,kenapa dia ada di sana,,coba tanyakan ke bagian resepsionis apa ada kamar yang dipesan atas nama Rossi "teriak pangeran Fath setelah melihat wajah Rossi tertangkap camera CCTV yang sedang berjalan di belakang Ayya setelah keluar dari toilet,namun setelah itu tidak ada jejak yang lain.
"Yang Mulia Pangeran,,ya ternyata ada tamu yang bernama Rossi yang sudah cek in tadi jam 9 malam bersama seorang pria lokal di kamar no 153!!" kata seorang pegawai yang baru dapat kabar dari meja resepsionis.