
Pangeran fath tergopoh gopoh membuka pintu.
Ingin rasanya ia menyumpal mulut sundal satu ini karena sudah mengganggu malam nya,namun ia berusaha bersikap manis kepada putri Liana, karena tak ingin mengundang keributan karena ia sangat lelah malam ini, ditambah kamar tamu sedang di isi oleh tamu nya.Malu lah jika sahabat nya itu sampai tau tentang kehidupan pribadinya yang memuak kan.
"Haii Li,maaf aku tadi ketiduran setelah mandi!"Kata Pangeran Fath mencari alasan.
"Benarkah??aku menunggu mu dari tadi, ayolah kita ke kamarku,atau aku yang tidur dikamar mu saja? jika kamu tak nyaman tidur dikamar baru!!"Kata putri Liana berusaha tidak marah karena takut Pangeran Fath malah tak nyaman jika ia marah Marah.
"Oh tidak! tidak! tidak usah! Ayo kita ke kamarmu!"Jawab Pangeran Fath,ia tak ingin Liana ngamuk jika mengetahui ia satu kamar dengan pelayan pribadi nya yang sangat Liana benci saat ini,bisa berabe nanti.
Pangeran fath pun menyeret Puteri Liana agar tak masuk ke kamar nya, mereka pun beranjak menuju kamar pribadi Puteri Liana yang sengaja disiapkan untuknya.
Putri Liana berpenampilan sangat seksi,ia memakai lingerie yang transparan berwarna merah menyala, belahan dadanya terlihat, pahanya tersingkap, rambutnya nya tergerai indah,membuat pria manapun akan tergoda iman nya.
"Kau ingin minum Fath?!ini ,minum lah!"Kata putri Liana sambil menyodorkan minuman kepada suaminya.
"Aku sangat lelah Li, bisakah aku tidur sekarang?"kata Pangeran Fath sambil mengambil gelas dari tangan putri Liana namun tidak ia minum, karena ia yakin ada sesuatu yang Liana masukan ke dalam nya.
"Kau yakin ingin tidur?"
"Ya aku yakin kau pun lelah, tidur lah!?aku takut kamu kenapa kenapa,bukan nya kamu jangan terlalu kelelahan,itu akan sangat berbahaya bagi kesehatan mu!"Pangeran Fath mencari cari alasan.
Kemudian ia berbaring dam pura pura tidur.
Putri Liana sangat kesal,namun ia tidak dapat berbuat apa apa,ia memang sedang pura pura sakit dan ia takut ketahuan berbohong jika memaksa Fath agar melakukan penyatuan dengan nya malam ini.
Akhirnya ia pun ikut berbaring tanpa melakukan apa-apa, karena benar ia pun sangat lelah,ia pun tertidur dengan lelap.
Pangeran fath yang hanya pura pura tertidur,perlahan membuka matanya dan bergerak memastikan jika Liana benar benar sudah tertidur, kemudian ia bangun dengan hati hati,membuka pintu dengan pelan dan mengendap ngendap keluar dari kamar Liana dan kembali ke kamarnya.
Dilihat Ayya sudah tertidur,ia membetulkan rambut Ayya yang menutup wajahnya sebagia,ia menulusuri setiap inci wajah Ayya dengan jarinya lalu mengecup hangat kening nya.
Ayya pun terbangun karena sentuhan lembut seseorang.
"Heii,kenapa sudah kembali?"Tanya Ayya sambil mengucek satu matanya.
"Hmhh aku tak nyaman tidur disana,ayo tidur lah lagi!"kata Pangeran sambil masuk ke selimut yang Ayya pakai lalu mendekap tubuh Ayya dan tangan nya tak berhenti meraba raba bagian bagian tubuhnya.
"apa tangan mu bisa diam?aku ingin tidur!"kata Ayya
"Tidurlah!"kata Pangeran Fath namun ia tetap tak bisa diam.
"Bagaimana aku bisa tidur jika kamu terus menggerayangi ku!"
"Emm,satu kali lagi,oke!?"
pinta nya sambil menggelitiki daun telinga Ayya dengan lidahnya lalu turun ke leher, tangan nya tak berhenti memainkan buah da*a Ayya yang gempal.Membuat gair*h Ayya kembali naik dan selalu tak dapat menolak keinginan Suami nya itu.
Malam yang seharusnya menjadi malam pertama antara Pangeran Fath dan putri Liana,malah menjadi malam yang panjang bagi Ayya,entah berapa kali mereka mengulang nya lagi lagi,jam 3 subuh mereka baru tertidur karena benar benar sudah kelelahan.
__ADS_1
Ayya terbangun karena Suara ketukan seseorang, dilihat nya jam sudah menunjukkan jam 8 pagi,
'Ya ampun aku kesiangan, seharusnya Pangeran Fath bangun pagi untuk sarapan bersama di istana utama dengan keluarga nya dan Pangeran MaliQ.'batin Ayya.
Ia segera pergi menuju kamar mandi, sebenarnya tadi ia sudah bangun untuk mandi subuh dan melakukan kewajiban nya,namuan karena masih ngantuk ia kembali tertidur.
Ayya mengikat rambutnya dan segera memakai pakaian berwarna biru dongker lengkap dengan niqabnya.
kemudian ia membangun kan pangeran fath dan segera menyiapkan air hangat untuk ia mandi dan menyiapkan baju untuk ia pakai hari ini.
"Heii,bangun lah sayang,semua orang sudah menunggu untuk sarapan, segera lah mandi, aku akan keluar menemui Tom!"
"Hemm, baiklah!"gumamnya sambil mata nya masih terpejam.bamun ia segera bangkit karena kecupan singkat dari Ayya.
Aya segera membuka pintu dan dilihat Tom Sudah bersiap di depan pintu.
"Semua orang sudah menunggu nya Ayya!"Kata Tom
"Maaf aku kesiangan!"
"Aku kira Pangeran tidur dikamar putri Liana,tadi aku sempat kesana ,namun putri Liana bilang Pangeran menghilang saat dia tertidur!"
"Aku sudah menyuruhnya tidur disana ,namun ia malah kembali lagi.Apa Pangeran MaliQ pun sudah siap di meja sarapan?"
"Ya,dia sedang bercengkrama dengan putra mahkota dan Ibu Suri."
Tom dan Ayya di berbisik-bisik di depan kamar Pangeran Fath, kemudian muncullah putri Liana.
"Seperti nya sudah Tuan putri! mungkin ia masih dikamar mandi!"jawab Ayya.
"Panggil aku nyonya Fath!kau tidak mungkin sekamar dengan Tuanmu bukan?dimana kamar mu?"Tanya nya tiba tiba.ia curiga kalau suaminya dan pelayan nya itu selalu tidur satu kamar.
"Kamar saya yang itu Nyonya Fath!"
jawab Ayya sambil menunjukan kamar yang bersebelahan dengan kamar Tuannya dan Tom.
"Ay,,Ayya!!apa kau disitu?! pakaian aku dasi!"Teriak Pangeran fath dari dalam kamar nya!"
"Kau diamlah? sekarang itu adalah tugas ku!"kata putri Liana menghentikan langkah Ayya yang hendak masuk.
Ayya mundur kembali dan mempersilahkan Putri untuk masuk.
"Pagi Sayang?apa tidur mu nyenyak?kau pasti belum terbiasa tidur di kamar lain kan, tidak apa apa!!kalau kamu izinkan aku yang akan pindah ke kamarmu ini!kamu mau pakai dasi yang mana,sini biar aku yang pakaikan!"Kata putri Liana semanis mungkin.ia mengikuti saran Ayah nya agar jangan emosian dan jangan terlalu mengekang Suami nya itu,buat dia senyam mungkin ketika bersamamu, itulah nasihat ayahnya.
Pangeran fath hanya diam dan pura pura memainkan ponselnya.Kemudian ia keluar dari kamar nya tanpa sepatah katapun,ia pun menuju istana utama untuk segera bergabung dengan anggota istana yang lainnya.
"Maaf atas keterlambatanku!"
Kata Pangeran Fath.
__ADS_1
"Pengantin baru sampai terlambat bangun ,sampai berapa ronde semalam?!gempa nya sampai terasa ke kamar ku!"goda Pangeran MaliQ.
Semua orang tertawa mendengar lelucon Pangeran MaliQ.
Pangeran Fath menendang kaki pangeran
MaliQ sampai meringis karena kesakitan.
"Apa kalian sudah mulai tanpa ku?"Tanya Pangeran Fath.
"Tentu saja belum! kita semua sudah kelaparan karena menunggu pengantin baru!"Timpal Ibu Suri.
"Maaf!!Aku benar benar kelelahan semalam!"
"Baiklah ayo kita mulai sarapan nya, segeralah hidangkan makanan utamanya pelayan!"perintah Ibu Suri.
Semua pelayan sibuk menghidangkan makanan diatas meja makan, Ayya pun mengambil kan makanan untuk Pangeran Fath.Ia hilir mudik melewati Pangeran MaliQ.
Pangeran MaliQ memperhatikan gerak gerik Ayya,ia semakin merasa Ayya mirip dengan pengasuh putra nya.
Pangeran MaliQ pun memperhatikan penampilan Ayya, pakaian nya terlihat serasi dengan pakaian Pangeran Fath,bahkan saat melewati nya parfum Pangeran Fath tercium menempel dipakaian pelayan nya itu.Ia tersenyum sendiri sambil geleng geleng kepala.Bahkan semalam ia mendengar putri Liana menggedor gedor pintu kamar Pangeran Fath,dan tak lama kemudian ia melihat Pangeran fath kembali lagi ke kamarnya.
"Bukk!!"
Pangeran fath memukul punggung Pangeran MaliQ.
"Jauhkan otak detektif mu itu!kau berada di wilayah ku sekarang !"Bisik Pangeran Fath kepada Pangeran MaliQ.Ia tau sifat sahabat nya itu yang pintar memprediksi keadaan seperti seorang detektif.
Pangeran Maliq pun terkekeh.
"Nur!Bisa kau ambilkan aku makanan itu?"Kata Pangeran Rasyid sambil menunjuk makanan yang berada di dekat Ayya.
"Nur?dia bilang namanya Cahaya!"Kata Pangeran MaliQ heran.
"Cahaya dalam bahasa arabnya kan Nur,jadi sama saja!mau panggil Nur atau Cahaya artinya masih itu kok!iya kan Nur?!"Kata Pangeran Rasyid,mereka malah membahas Cahaya,membuat putri Liana dan putri Zarra hilang selera ***** makan.
"Degg!"
Pangeran Maliq terhenyak mendengar jawaban Pangeran Rasyid.Ia ingat Kata itu pernah ia dengar dari pengasuh putra nya.
'Saya punya seorang Putri Yang Mulia!Namanya berarti Nur dalam bahasa Arab.'
Kata itu yang ia ingat.
Pangeran Maliq memandang Ayya semakin intens,ia sangat ingin melihat wajah pelayan pribadi sahabat nya itu,apa wajahnya juga mirip?
Ia pun ingin menunjukkan Foto pengasuh nya kepada Ayya, apakah di mengenal nya?
Pengasuh nya yang sedang terbaring sakit ingin sekali bertemu dengan putri nya.
__ADS_1
Pangeran MaliQ sedang mencarinya hingga kini,ia sudah mencari nya ke Indonesia,namun belum ada jejak nya sampai kini.
"Mungkinkah itu dia?"