Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Menikah?2


__ADS_3

"Heii, Ayya,, sayang!!tunggu !!"Teriak Pangeran Fath.Ia mengejar Ayya sampai taman rumah sakit.


Ayya berbalik ke arah Pangeran Fath dan menatap nya tajam.


"Jangan panggil aku dengan panggilan seperti itu,kata kata itu hanya membuat hatiku semakin sakit."Ucap Ayya lirih,air matanya tak terasa mengalir begitu saja tanpa permisi.


"Kita jalani saja takdir kita Ayya, sampai kapan pun aku akan terus mencintai mu,aku akan baik baik saja,Ayya menikah lah dengan nya!"Kata Pangeran Fath sambil mengusap air mata yang terus mengalir di pipi Ayya.


"Tapi aku hanya mencintai mu Pangeran ku,dan Yusuf,Yusuf,ada Sarah yang ,,,!"


"Aku tahu!Tapi pasti Tuhan sudah memiliki rencana nya sendiri untuk kamu,untuk Aku,dan untuk hubungan kita, don't worry, oke?! berhenti lah menangis!"Kata Pangeran Fath begitu menenangkan, sekaligus semakin menyedihkan.


Ayya sama sekali tak menyangka bahwa takdir cinta nya harus berakhir tragis seperti ini, harapan nya untuk kembali merajut cinta yang tertunda,rindu yang tak pernah usai,kini harus benar benar dijadikan kenangan tentang bagaimana ia pernah menjalin kasih dengan seseorang yang spesial seperti Yang Mulia Pangeran dari negara seberang.


Ayya menangis tersedu dalam pelukan Pangeran Fath,tak jauh dari mereka, Yusuf memperhatikan mereka, Yusuf senang akhirnya ia akan mendapatkan wanita pujaannya, sungguh takdir yang menyenangkan,sekilas ia teringat Sarah,tapi biarlah,nanti saja ia pikirkan bagaimana cara memberitahu kan tentang pernikahan nya lusa kepada Sarah.


Akan ada hati yang terluka,tapi begitulah hidup,mudah diucapkan sulit dijalankan,tak pernah ada yang pasti,hanya Tuhan sang pemilik kepastian.


****


"Yang Mulia,apa anda tidak sebaiknya datang ke pernikahan Ayya,mudah mudahan saja ada keajaiban,Ayya tidak jadi menikah dengan pria itu."


Kata Tom,ia begitu miris dengan nasib cinta Tuan nya itu,yang ditinggal kawin oleh kekasihnya yang setelah sekian lama dia menunggu nya.


"Sebaiknya jangan Tom, sudah lah,ini sudah guratan takdir hidup ku!"Kata Pangeran Fath mencoba menghibur diri.


Hari ini adalah Hari dimana Ayya akan menikah dengan Yusuf, Pangeran Fath hanya duduk termenung sambil melihat hiruk pikuk jalanan kota metropolitan dari gedung kantor miliknya.


Ia tak berniat menghadiri acara pernikahan Ayya,itu hanya akan menjadi kekacauan nantinya,Ia tak mau membuat Ayya sedih terus.


Begitu pula Ayya,


Mereka melangsungkan pernikahan di area pesantren.


Air matanya tak berhenti mengalir di pipinya yang sudah diberi riasan ala pengantin seperti biasanya, cadarnya pun basah dan sudah berkali kali diganti.


"Nona, please! jangan menangis terus,lihat! makeup nya rusak,dan saya sudah berkali kali memperbaiki nya."Kata tukang rias,ia mengeluh karena make up nya tak kunjung usai.


"Apa pengantin perempuan nya sudah siap? pengantin pria nya sudah datang!"


Teriak kerabat Ayya dari luar kamar.


"Ya,,dia akan segera keluar!!"Teriak tukang rias itu, mewakili Ayya.


Ibu Ayya datang melihat kondisi putrinya dari balik pintu.


Ia melihat mata Ayya yang sembab,pasti karena dia tidak berhenti menangis,batin Bu Yati,sambil terus memandangi putri nya.


"Maafkan ibu nak,ibu sudah sangat egois,tapi percayalah lah,ibu yakin ini yang terbaik untuk semuanya.ibu tak ingin kamu pergi jauh jika menikah dengan pria Arab itu,ibu trauma dengan pria kaya dan tampan seperti dia,jadi tolong kamu mengertilah!"Gumam Bu Yati,ia pun menetes kan airmatanya,putri kecilnya yang sempat ia tinggal demi mencari setumpuk uang,kini sudah dewasa dan akan menikah dengan pria pilihan nya.


Ayya pun keluar dari kamarnya, terlihat Sarah ikut menyaksikan pernikahan pria yang sangat ia cintai selama ini.


Semua mata tertuju padanya, tapi


tatapan Ayya tidak begitu jelas arahnya,hanya tatapan kosong.


Yusuf duduk di depan di penghulu.


Bapak nya Ayya pun yang baru keluar dari Rutan dia hadir dan bertindak sebagai wali untuk Ayya.

__ADS_1


Terlihat kesedihan Dimata Sarah,namun ia berusaha terlihat bahagia dan ia pun benar-benar harus merelakan Yusuf untuk pergi dari kehidupan nya.


Setelah semuanya dirasa siap, acara ijab kabul pun segera dimulai.


Terdengar sayup sayup suara penghulu yang mengajarkan Yusuf kata kata ijab kabul, kemudian terlihat tangan Bapaknya berjabat tangan dengan tangan Yusuf.


Saat Yusuf hendak berucap,


Namun tiba tiba terlihat tubuh Sarah terkulai lemas,tubuhnya tersungkur tepat dihadapan Yusuf.


Yusuf terlihat panik dan segera menangkap tubuh Sarah dan memindahkan ke pangkuan nya,ia terdengar memanggil manggil nama Sarah kemudian berdiri dan membawa lari tubuh Sarah segera ke rumah sakit terdekat.


Semua tamu undangan terpaku,saling bertanya siapa sebenarnya Sarah.


"Apakah pernikahan nya akan dilanjutkan atau bagaimana ini?!"Tanya Pak penghulu kepada Bapaknya Ayya.


"Tunggu pak sebentar lagi,mempelai pria nya pasti segera kembali!"Jawab Ibu Ayya,ia tak mau menanggung malu jika pernikahan putrinya harus gagal.


"Tidak pak!! pernikahan nya batal!Maaf Bu,apa ibu tidak bisa melihat? Perempuan itu lebih berhak menikah dengan Yusuf,tolong ibu jangan paksa Ayya lagi untuk menikah dengan pria yang tidak Ayya cintai.


Sarah sangat mencintai Yusuf, Umi, sedang kan Ayya tidak mencintai Yusuf sama sekali!Ayya mohon batalkan pernikahan ini sekarang juga!!"Teriak Ayya ,membuat semua orang disana terkejut dan terdiam,luka Ayya begitu dalam,teriakan Ayya terasa menyayat hati.


Ibu Ayya hanya terdiam sambil terduduk,ia memijat mijat keningnya karena bingung harus bagaimana mana.


"Baik,semuanya bubar!bubar!putri saya batal menikah hari ini! silahkan semua nya bubar!!"Teriak Bapak nya Ayya mengusir semua tamu undangan.


Ayya pun terlihat berjalan dengan gontai keluar ruangan menuju taman yang menghadap ke tebing dengan masih menggunakan pakaian pernikahan yang lengkap.


Lega rasanya,ingin ia bersorak sambil berjingkrak jingkrak karena sudah keluar dari Zona yang membuat nya hampir kehilangan akal.


Ayya tersenyum senyum sendiri,ia memejamkan matanya sambil menghirup udara sebanyak banyaknya,ia bisa kembali bernafas,setelah dadanya terasa begitu sesak tadi.


kemudian ia memandang ke arah langit,ucapan Alhamdulillah keluar dari mulutnya terdengar begitu senyap,namun begitu penuh arti mengungkapkan perasaan syukur yang mendalam.


Akhirnya Yusuf mengucapkan ijab kabul di rumah sakit dan ia pun menikah dengan Sarah,satu Minggu kemudian Ayya pun mendapatkan undangan resepsi pernikahan mereka yang akan diadakan di area pesantren.


Satu bulan berlalu,ibunya Ayya yang sakit sakitan akhirnya meninggal dunia,Ayya begitu terpukul dan merasa bersalah karena belum bisa membuat ibunya bahagia.


Ayya pun berusaha bangkit,


Ia masih berharap Pangeran Fath akan datang padanya untuk melamar nya,namun sampai detik ini waktu itu tak kunjung datang.


Ayya pun segera pergi ke ibukota,selain ia memulai lagi pekerjaan nya sebagai pelatih menembak di beberapa markas militer dan beberapa petinggi negara yang sengaja mengundangnya untuk sekedar melatih Putra Putri mereka.


Ayya masih belum menemukan jejak sang Pangeran.


Di kantor Kedubes pun ia tak pernah menemukan nya,Ayya mendengar kabar hari ini Pangeran sedang menghadiri undangan dari petinggi Negara di rumahnya.


Katanya dia akan dikenalkan dengan seorang Putri Menteri


Ayya pun berhenti berharap,ia fokus dengan pekerjaan nya saja saat ini, biarlah jika Tuhan berkehendak pasti ia akan dipertemukan kembali Dengan jodoh yang sebenarnya.


Hari ini Ayya ada jadwal melatih seorang Puteri Menteri,yang katanya seorang Artis terkenal tanah air.


Ia pun segera meluncur ke rumahnya yang super mewah.


Ayya pun segera diantarkan ke tempat latihan oleh asisten nya.


"Nona!! personal trainer yang Ayah anda kirim sudah datang!",Kata Assisten nya itu.

__ADS_1


"Suruh dia masuk!"Jawabnya dari dalam ruangan.


Ayya pun segera masuk ke dalam,dan ternyata sebuah lapangan yang lumayan luas.


Terlihat seorang perempuan cantik, tinggi semampai, berkulit putih bersih dan Ayya pun sering melihat nya wara wiri di televisi,sedang memegang senjata laras pendek,ia pun lengkap menggunakan kacamata pelindung dan earphone untuk melindungi pendengaran nya.


Dia bersama pria yang Ayya kenal,


'Kenapa Pangeran fath bisa berada disini bersama wanita itu?!'


batin Ayya.


Ia terlihat memakai kostum latihan yang sama dengan perempuan itu.


Pangeran Juga memegang sebuah senjata, seperti nya mereka sedang latihan menembak bersama.


"Haii,kamu Cahaya kan?Aku Bella,Ayah ku bilang kamu adalah seorang penembak jitu?!"Sapa Bella tanpa mengulurkan tangannya.


"Kira kira seperti itu!"Jawab Ayya sambil membungkuk kan badan nya memberi hormat.


Pangeran Fath pun terlihat terkejut melihat kedatangan Ayya.


"Oh iya,kenalkan dia adalah teman ku, Pangeran Fath,dia cukup handal juga lho menembak nya!"Kata Bella memperkenalkan Pangeran Fath kepada Ayya.


"Hallo!!"Kata Ayya pura pura tidak mengenalnya.


Mata Ayya berkeliling mencari Tom,tapi sepertinya Tom tidak ada disitu,tumben, pikir Ayya.


Pangeran Fath terlihat memperhatikan Ayya,namun ketika Ayya melihat nya,buru buru ia mengalihkan pandangannya,


"Dia sudah menjadi milik orang lain,sadarlah Fath!"Batin Pangeran Fath.


"Ayo kita berlatih bersama, tunjukan kemampuanmu, Nona!"Kata Ayya mengalihkan pikiran nya yang semrawut.


"Apakah Bella pacar Pangeran Fath sekarang?!"batin Ayya.


Terlihat Ayya memberi arahan cara menembak agar tepat sasaran.


Pangeran Fath mencari kesempatan agar bisa dekat dengan Ayya,ia berpura pura tidak bisa memegang senjata yang benar.


Berkali kali Ayya mempraktekkan caranya,dan memegang tangan Pangeran Fath.


Sebenarnya Ayya sangat kesal dengan kelakuan Pangeran Fath yang sengaja ingin mengerjainya, atau ia cemburu?


Ayya terlihat Acuh kepada Pangeran Fath, karena Ayya mengira Bella adalah pacar Pangeran Fath dan ia tak ingin menjadi pengganggu.


Bella terlihat cari perhatian kepada Pangeran Fath,berkali kali mereka terlihat akrab bersama, Ayya merasa menjadi nyamuk diantara mereka berdua.


Diam diam Pangeran Fath sering curi curi pandang ke arah Ayya,Ayya terlihat kepanasan dan kelelahan,ingin rasanya ia memberikan minuman miliknya.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


maaf ya membuat kalian kesal menunggu bersatunya Pangeran Fath dengan Ayya,,πŸ˜‚


Tenangg,di episode selanjutnya,semoga Author mempersatukan mereka Yaaa,,😘


***Ujian Cinta Fath Ayya,belum berakhir guys!!


Terus dukung aku ya,,

__ADS_1


Terimakasih atas semua perhatian dan dukungan kalian selama ini, author selalu menunggu komen komen kalian yang membahana😘


Love you AllπŸ’–***


__ADS_2