
"Tom Menepilah segera !!cari hotel terdekat!!"
perintah pangeran Fath,karena hari sudah semakin gelap dan kondisi Ayya yang semakin tak terkendali membuat Pangeran Fath kebingungan setengah mati.
Yang pasti pangeran Fath pun harus bisa Mengendalikan diri nya sendiri yang terus menerus ditempeli tubuh Ayya yang sedang dalam pengaruh obat perangsang.
Ia tak mau memanfaatkan kondisi Ayya seperti itu,jika sadar bisa bisa ia dibunuh oleh pelayan nya sendiri yang galak nya minta ampun.
Akhirnya Tom pun menepikan mobil dan masuk ke parkiran sebuah hotel.
Ayya tak berhenti merangsek ke tubuh Tuan nya.
"Ya Tuhan,apa yang harus Aku lakukan Tom?!"
Tom hanya tersenyum geli
"Akan saya pesan kan susu coklat hangat yang mulia,agar kesadaran cepat pulih."
"pesankan kamar untuk ku dulu Tom!"
"Apa kalian akan tidur sekamar??euuh maksud saya apa cahaya,,."
"kau pikir akan ku biarkan dia tidur sendiri dengan kondisi seperti itu,dan juga jaga otak mesum mu itu Tom!!"
Pangeran Fath membawa Ayya masuk ke dalam kamar hotel tersebut.
Didalam kamar Tingkah Ayya semakin menjadi,dia terus berusaha membuka jilbab nya, namun selalu ditahan oleh sang pangeran.
Takut dirinya tak bisa menahan diri Pangeran menyeret tubuh Ayya ke dalam kamar mandi dan mengangkat tubuh nya ke atas bathtub,dan menyiram tubuhnya dengan air sower berusaha membuat nya tersadar.
Ayya marah,tangan nya meronta ronta mencoba menarik pangeran Fath untuk masuk bersama ke dalam bathub, Pangeran terus mencoba menahannya,ia terus menyiram tubuh Ayya hingga tubuh Ayya menggigil kedinginan.
Sepertinya kesadaran Ayya sudah mulai kembali,ia terlihat terkulai lemas,namun masih tetap tersadar.
Melihat Ayya menggigil kedinginan, Pangeran Fath pun menghentikan aksinya.
Gejolak dalam hatinya masih membuncah,ia mulai khawatir melihat semua baju Ayya basah kuyup malam malam begini,bajunya pun ikut basah ,ia pun kedinginan.
Tak ada baju ganti,ia memandang kaca di depan wastafel,lalu mencari ponselnya kemudian menelpon Tom agar mencarikan baju ganti untuknya dan untuk Ayya.
Namun tiba tiba Ayya memeluknya dari belakang,, pangeran Fath sangat terkejut dan bingung,ia memejamkan matanya dan bingung harus berbuat apa lagi.
"Apa tawaranmu agar kita menikah masih berlaku?gak apa apa lah walau hanya menikah selama dua tahun,daripada enggak sama sekali,kamu sudah terlanjur melihat yang seharusnya tidak dilihat dan kita terlalu banyak berinteraksi padahal itu tak boleh dilakukan,iya kan ,, Pangeran ku!!"kata Ayya masih meracau.
Pangeran Fath membuka matanya dan menggenggam tangan Ayya,dan,,
"Brukk,,"tubuh Ayya jatuh ke lantai,ia pingsan!
"Dasar pelayan ini,menyusahkan saja!!"
umpat nya sambil membuang nafas kasar.
Akhirnya Tom pun datang membawa kan baju ganti,kemudian Pangeran Fath pun memanggil pelayan hotel untuk menggantikan pakaian Ayya,kemudian ia baringkan pelayan nya itu diatas tempat tidur,dan ia pun tidur di atas sofa.
"Ahh sial!!hari ini kau sangat menyebalkan pelayan gilaku!!"ucapnya sambil memandangi tubuh Ayya sambil iq berbaring, kemudian ia mengingat kembali permintaan Ayya tadi dikamar mandi.
"Apa ia bersungguh sungguh,atau hanya halusinasi nya saja dan ia akan melupakan ucapan nya besok??"gumamnya.
🏵️🏵️🏵️🏵️
__ADS_1
Ayya mengucek matanya berkali kali,ia masih menguap dan matanya masih mengantuk.
Namun otak nya tidak begitu,ia berusaha mengingat apa yang terjadi.Ia melihat sekeliling,'dimana ini'batin nya.
Otak nya langsung bekerja keras mengingat ngingat kejadian dari kemarin ia ada yang menculik nya ,lalu dia hampir di perak*sa oleh kakek kakek tua bangka dan ia dicekoki minuman yang katanya obat perangsang,ia masih ingat diseret oleh para pengawal dan datang Tom dan pangeran,,,dan,,
Ayya tersentak menutup mulut nya,ia segera bangun dari tidur nya dan masih terduduk di atas kasur,ia melihat pangeran Fath yang tidur di sofa.
Dia semakin terkejut,lalu ia melihat ke arah tubuhnya,baju nya sudah diganti!Cadarnya tak terpasang walau tetap memakai jilbab, tapi hanya jilbab tipis sebagai dalaman saja.
"Aaaaaaa!!"
Suci menjerit histeris.Ia melompat dari tempat tidur dan mencari jilbab panjang dan Cadarnya.
pangeran Fath terbangun dan terkejut mendengar jeritan Suci.
"Astaga,kenapa sih berisik banget!!"
Suci menyembunyikan wajah nya dengan tak berbalik ke arah sang pangeran.
"Mana jilbab dan cadarku!"
"Ya ampun lebay banget sih, bahkan Aku sudah melihat wajahmu dengan seksama dari semalam,kenapa kau ribut sekali sih!Aku masih ngantuk!!"
kata Pangeran sambil melemparkan jilbab dan Cadar Ayya.
Dengan segera Ayya memakainya lalu berdiri dan langsung menyambar Pangeran Fath.
"Siapa yang mengganti baju ku semalam!?"tanya Ayya tanpa rasa hormat yang ia biasa lakukan pada Tuan nya .
"Masa kau tidak ingat,kau ingat ingatlah kembali."jawab Pangeran Fath sengaja ingin mengerjai nya.
Ayya kembali berpikir keras,namun nihil!
"kenapa Aku harus dibawah ke hotel,kau tidak melakukan apa apa kan saat Aku pingsan!"
"Lalu Aku harus membawa mu kemana?!membiarkan mu menggoda ku didalam mobil dan berusaha melucuti pakaian mu Disana lalu Tom dapat melihat mu?! begitu?!"
"Tapi kau pun tak boleh melihat nya!!" teriak Ayya,dia terlihat Frustasi.Dia terduduk di sisi ranjang sambil menelungkupkan wajahnya dengan kedua tangan nya.
"Aku hanya melihat wajah mu saja,pakaian mu di ganti oleh pelayan hotel perempuan,,kau yang menggodaku dan aku berusaha menahan mu dengan mengguyur tubuh mu di bawah shower,harusnya kau berterimakasih padaku karena aku tidak melakukan apa apa bahkan menyelamatkan mu dari tua Bangka itu,kau malah marah marah padaku!!" tegas pangeran Fath.
Perlahan ia mengangkat wajah nya dan melihat ke arah Pangeran.
"Benarkah??"
"Terserah kau percaya atau tidak!"
kata pangeran sambil pergi menuju kamar mandi.
tok tok tok
pintu hotel diketuk dari luar.
Tuan ini layanan hotel mengantarkan sarapan Anda.
Ayya mempersilahkan nya masuk, seorang pelayan perempuan datang membawa sarapan untuk mereka,
"Nona,ini pakaian anda semalam,sudah kami bersihkan dan sudah kering!"katanya sambil menyodorkan baju nya dan baju Pangeran Fath yang dipakai kemarin.
__ADS_1
"Terimakasih,apa anda yang mengganti pakaian ku?"tanya Ayyai ingin memastikan.
"Betul Nona,,Silahkan !!selamat menikmati sarapan nya Nona!"
"Terimakasih!"jawab Ayya
pelayan itu pun kembali keluar.
Ayya menunggu Pangeran Fath keluar dari kamar mandi.
"Ini sarapan Anda Yang Mulia,dan ini baju anda yang kemarin,"Kata Ayya kembali sopan.
"Saya mohon maaf atas tindakan Saya tadi dan saya berterima kasih karena Anda sudah menyelamatkan Saya."
katanya lagi sambil menunduk dan membungkuk kan badan nya.
Pangeran Fath mencebikan bibir nya.
"Sudah ingat rupanya,makan lah bagian mu,kita harus segera berangkat lagi!"
Ayya hanya mengangguk dan menurut.
"tumben dia tidak menolak makan dengan ku!"batin Pangeran.
Setelah selesai sarapan dan bersiap siap,akhirnya mereka pun melanjutkan perjalanan pulang.
"Apa kau sudah siap akan semuanya Tom?!"kata pangeran setelah di dalam mobil.
"Tentu yang mulia!"
Ayya tak tau maksud mereka,dan ia tak terlalu peduli.
Setelah sampai di Kota Tom menepikan mobil nya di sebuah gedung.
"Untuk apa anda kesini?"tanya Ayya.
"Turun dan ikuti Aku,kau juga Tom!!"
"baik Mang Mulia!!"Jawab Tom,sedangkan Ayya masih bingung.
Mereka pun masuk ke dalam gedung tersebut dan masuk ke dalam ruangan yang cukup luas ,diasan sudah ada 3 orang yang menunggu.
"Silah kan duduk!"
kata salah satu diantara mereka
"Mana yang akan menikah?"
"Menikah??"tanya Ayya
"Siapa yang akan menikah Yang Mulia?"
"Kita,,bukan kah semalam kau ingin kita menikah,hanya untuk dua tahun!?" bisik pangeran Fath kepada Ayya.
"Benarkah,,ah!!kacau!!"
gumam Ayya merutuk dirinya sendiri.
"Tapi ini yang terbaik menurut ku,Aku terlanjur melihatmu terlalu banyak,"goda sang pangeran.
__ADS_1
Lalu ia maju ke depan dan menyodorkan surat kuasa dari wali Ayya yang ditanda tangang Bapak Ayya sendiri.
"Kok bisa?"batin Ayya sambil masih melongo,tak percaya par yang sedang terjadi pada hidup nya kaki ini!