
"Ini bukan menuju kamarku!!"Kata Ayya meracau,meski pun ia dalam kondisi mabuk tapi ia masih setengah sadar.
"Heii!!Kau mau bawa aku kemana brengsek!! tinggalkan aku disini! aku bisa cari kamarku sendiri!"Kata Ayya sambil berusaha melepaskan diri dari pria bule yang memapah nya.
Ayya terus memukul mukul pria itu dengan keras.
"Diamlah Nona!!malam ini kamu tidur saja dikamar ku,oke!!aku jamin kamu tidak akan menyesal!"Kata pria itu sambil terus menyeret Ayya agar mau dibawa masuk ke kamarnya.
Namun Ayya terus berontak meski pun demikian sempoyongan,ia berusaha tetap sadar dan mengumpulkan tenaga nya untuk terus melawan.
Pria itu mulai kesal,ia mengangkat tubuhh Ayya dibahunya dan menggendong nya seperti karung beras.
Ayya terus berteriak , kaki dan tangan nya tidak pernah diam,ia terus saja memberontak dan memukuli punggung pria itu.
Pria bule itu sedang berusaha membuka kunci pintu kamar nya.
Ia sedikit kesulitan karena Ayya tak bisa diam.
Tiba tiba tangan
pria itu ditarik dari belakang sampai ia hilang keseimbangan dan tubuhnya pun limbung,tubuh Ayya terjatuh ke lantai, lalu,
"Bhukk!! Brengsek!!kau sengaja mau mengambil kesempatan dari seorang perempuan yang sedang tidak sadar?!"
Teriak Pangeran Fath,dia memukul wajah pria itu dengan sangat keras hingga hidungnya berdarah.
"Memang kau siapanya dia ,hah?!"Teriak pria itu tak kalah garang.
"Dia adalah kekasih ku,kau faham!!kau sudah lancang karena sudah menyentuh nya!!"Balas Pangeran Fath sambil mencengkram kerah kemeja pria bule itu.
"Kekasih?!,Kau tidak salah?!kau tinggalkan dia dan kau malah berdansa dengan cewek lain,lalu disini siapa yang paling brengsek hah!?"Kata pria itu menyudut kan Pangeran Fath.
"Tutup mulut mu itu,kau tidak tahu apa apa,pergi dari sini segera,atau aku akan melaporkan mu karena sudah mencoba melakukan pelecehan kepada perempuan ini! Pergi sana,!!"Usir Pangeran Fath.
Pria itu membenahi pakaiannya yang acak-acakan, lalu mundur dan ia pun pergi sambil menatap Pangeran Fath dengan tajam.
"Apa kamu n
baik baik saja?! maafkan aku ya,aku sudah meninggal kan mu tadi!"Kata Pangeran Fath,ia memeriksa kondisi Ayya yang terlihat semakin tak sadar.
"Kepala ku pusing,aku ingin muntah!uwooo!"Ayya muntah tepat mengenai pakaian Pangeran fath dan Jilbabnya sendiri.
"Ayya!Kamu jorok sekali!! kenapa malah muntah disini!Ya ampun Ayya,ini bau sekali!"Kaya Pangeran Fath kesal
"Berapa nomor kamar mu?"
Ayya hanya menggelengkan kepalanya,dia sudah sangat kelelahan,dan seperti nya dia akan muntah lagi.
"Tahan Ayya!!jangan muntah disini,bau tahu?!kita ke kamarku dulu saja!!"Kata Pangeran Fath sambil memapah Ayya menuju kamar nya.
Pangeran Fath melepasnya jilbab Ayya yang terkena muntahan nya sendiri tadi.
"Maaf!"Kata Pangeran Fath,sambil terus membuka jilbab Ayya ,ia yakin besok pagi akan ada kehebohan dikamarnya jika Ayya Terbangun.
Pangeran Fath kemudian membaringkan Ayya di kasur miliknya,ia membuka sepatu Ayya,dan dengan telaten Pangeran Fath mengelap wajah Ayya dengan air hangat,kemudian kedua telapak tangan Ayya pun dilap nya juga lehernya.
Ia membelai rambut Ayya dengan penuh kelembutan,
'begitu berat perjuangan cinta kaita,Ayya!Ya Tuhan! persatukanlah kami dan jadikan lah kami pasangan yang bahagia dunia akhirat!'Gumam Pangeran Fath,kau ia mengecup kedua tangan Ayya yang sudah terlelap tidur itu.
******
"Aaaaaaa!!!!"Teriak Ayya saat terbangun di pagi hari.
__ADS_1
Saat bangun Ayya melihat sekitar,
'Dimana aku?"Batin Ayya
Rambut nya yang panjang tergerai begitu saja tanpa memakai kerudung, apalagi cadar.
Bajunya sudah diganti,dan kini ia memakai kemeja pria berwarna putih.
Sontak Ayya terkejut dan menjerit sekencang kencangnya.
Pangeran Fath yang masih tertidur di sofa langsung terbangun karena mendengar teriakan Ayya yang sangat keras.
"Ada apa?apa kamu baik baik saja?",Tanya Pangeran Fath sambil menghampiri Ayya dan meraih tangan Ayya.
"Kenapa kamu bisa ada di kamar ku?!"Ayya balik bertanya.
"Ini kamarku!"Kata Pangeran Fath.
"Apa?bagaimana bisa?"Ayya keheranan dan seperti nya dia tidak ingat kejadian semalam.
"Kamu tidak ingat?!"
Ayya terlihat berpikir, kepala masih sedikit pusing.
"Minumlah ini!agar kamu merasa lebih baik!Pangeran Fath menyodorkan segelas coklat hangat.
"Dimana jilbab ku?cadarku?"Tanya Ayya tanpa menghiraukan coklat panas yang sudah dibuat Pangeran Fath.
"Semalam kamu mabuk dan muntah mengenai jilbabmu juga kemeja ku,bau sekali!"Kata Pangeran sambil meminum kan coklat hangat itu ke mulut Ayya.
Ayya pun menghabiskan coklat hangat itu,dan benar saja, itu membuat nya lebih baik,ia tidak merasa mual lagi.
Ingatan nya mulai ada yang melintas di otaknya,ia ingat semalam ia melihat Pangeran Fath berdansa dengan Bella,saat itu ia sedang duduk di meja Bartender dan ia meminum segelas wine milik seorang Pria Bule,hanya sampai disitu, kemudian dia lupa bagian yang lainnya.
"Apa kamu mulai ingat?!"Tanya Pangeran Fath,ia melihat Ayya berpikir keras mengingat segalanya.
"Tidak,,saat dia akan membawa mu masuk ke kamarnya,aku datang menyelamatkan mu, bahkan aku memukulinya sampai babak belur."
"Lalu,apa terjadi sesuatu diantara kita semalam?"tanya Ayya terlihat ragu ragu menanyakan nya.
"Entahlah!"Jawab Pangeran Fath menggoda Ayya.
"Akhhh!!Kamu jahat!!"Teriak Ayya sambil melempari Pangeran Fath dengan bantal.
"Tidak,Ayya!kamu tidak percaya padaku?! meskipun aku sangat menginginkan mu,aku tak mungkin melakukan sesuatu saat kau tidak sadar Ayya!"Kata Pangeran Fath sambil menangkis lemparan bantal dari Ayya.
"Lalu siapa yang mengganti pakaian ku?!"
"Maaf,,,!"Kata Pangeran Fath sambil tertunduk.
"Aku tak ada pilihan lain Ayya, pakaian kamu sangat kotor dan bau,jadi aku terpaksa menggantinya,tapi aku tidak melihat apapun,sumpah!!"Kata Pangeran Fath sambil mengacungkan kedua jarinya.
"Ahh!!Kamu lancang sekali!!kamu seharusnya tidak melakukan itu,dan aku lebih baik mati daripada tubuhku dilihat dan disentuh oleh pria yang bukan muhrimku!"Teriak Ayya,ia sangat menyesal, kenapa ia bisa lengah malam tadi.
"Maafkan aku Ayya, sungguh Aku minta maaf,aku akan bertanggung jawab!kita menikah segera!"
Ayya malah menangis meraung raung.
"Suttt,Ayya diamlah?orang akan mendengar dan berpikir aku berbuat macam macam!"
"Aku ingin jilbabku,aku ingin pakaian ku!"Teriak Ayya.
"Oke oke!aku akan mengambilkannya untukmu, berapa nomor kamarmu,mana kuncinya!"
__ADS_1
"355,kartunya ada disaku bajuku!"jawab Ayya mulai agak tenang,ia menutupi kepalanya dengan selimbut.
"Oke,kamu tunggu disini dan aku akan ke kamarmu dan mengambil kan baju dan jilbab mu,aku tak akan lama!"Kata Pangeran sambil beranjak keluar menuju kamar milik Ayya.
"Fath,apa kamu masih tidur?!"Teriak seorang perempuan dari luar kamar Pangeran Fath.
Lalu Bella menerobos masuk ke kamar Pangeran Fath karena ternyata Pangeran Fath lupa tidak menguncinya saat ia keluar barusan.
Ayya bersembunyi dibalik selimut,ia bibgun harus berbuat apa.
"Fath Ayo bangun! Tuan rumah mengundang kita untuk sarapan bersama!Fath,Ayolah, jangan malas!"Kata Bella,sambil menggoyangkan goyang kan tubuh Ayya yang Bella kira itu adalah Pangeran Fath.
Melihat tubuh dibalik selimut itu tak kunjung bangun,Bella mulai gusar.
"Fath Ayolah!!dan kenapa semalam kamu meninggalkan ku begitu saja,Fath,Ayo bangun!"Kata Bella,lalu ia menyibak kan selimut itu dengan paksa,dan ia sangat terkejut melihat siapa yang beada dibalik selimut itu.
Bella yang belum pernah melihat wajah Ayya,sangat marah mendapati di seorang perempuan berada didalam kamar gebetan nya.
"Siapa kamu?!apa yang kau lakukan dikamar ini,dimana Fath?!"Teriak Bella,ia menjambak rambut Ayya dan memaksa nya untuk berdiri dan melepaskan selimut yang membalut tubuhnya.
Amarah Bella semakin memuncak, setelah melihat perempuan ini memakai kemeja milik Pangeran Fath.
Bella menarik rambut Ayya yang panjang,dia memukul wajah Ayya berkali kali dan menendang perut Ayya dengan brutal.
Ayya tidak dapat melawan nya karena terlanjur malu kedapatan berada didalam kamar pria.
"Bella!! hentikan!! Apa apaan kau ini hah!!kau menyakiti Ayya!! lepaskan dia!!" Untungnya Tiba tiba Pangeran Fath segera datang melerai Bella.
Pangeran Fath menarik tangan Bella lalu menghempaskan nya untuk menjauh dari Ayya, kemudian ia merengkuh tubuh Ayya dan memeluknya, sudut bibirnya terlihat berdarah akibat dipukul berkali kali,ia menyibak kan rambut Ayya yang acak-acakan,lalu mengusap darah yang keluar di mulut nya dengan lembut.
"Kamu tidak apa apa?!"Tanya Pangeran Fath sambil mendudukkan Ayya di pinggir ranjang.
Ayya hanya terdiam,lalu mengambil pakaian yang dibawakan Pangeran Fath dari kamarnya, kemudian ia berjalan menuju kamar mandi,ia ingin mandi dan mengganti pakaian nya.
Bella sangat kesal karena Pangeran Fath mendorongnya dan malah memvela perempuan itu.
"Siapa dia?Apa dia seorang wanita penghibur yang kamu sewa? Selera mu rendah sekali,aku berkali kaki lebih cantik dan seksi daripada dia,jika kamu membutuhkan nya kenapa kamu tidak mengajak ku saja,aku akan memberimu kepuasan lebih baik daripada Pelac*r itu."Kata Bella merendahkan Ayya.
"Plakk!"
Pangeran Fath menampar wajah Bella hingga memerah.
"Tutup mulut kotorku itu!dan jangan pernah merendahkan Ayya seperti itu,dia adalah calon istriku,dan dia bukan pelacur,kau faham!"Kata Pangeran Fath sambil menatap Bella dengan tatapan menyeramkan.
Ayya keluar dari kamar mandi dan sudah berpakaian lengkap,lengkap dengan memakai cadarnya.
Bella terlihat berpikir siapa Ayya sebenarnya.
"Dia Cahaya,Bella!orang yang pernah melatih mu menembak waktu itu."Kata Pangeran Fath seperti tahu apa yg dipikirkan oleh Bella.
"Calon istri?!Apa aku tidak salah dengar?!"
"Kami sudah saling mengenal sejak lama,dan tujuan utama ku datang ke negaramu adalah dia!"Jawab Pangeran Fath.
"kalau begitu kalian sudah menipuku!di tempat berlatih kemarin kalian seolah-olah tidak saling mengenal,apa maksud semua itu, kau sudah mempermainkan ku Fath!"
"Aku tidak mempermainkan mu,waktu itu aku pikir Ayya sudah menikah,jadi kami saling menjaga jarak!"
Ayya yang dari melihat pertengkaran mereka pun akhirnya keluar dari kamar Pangeran Fath.
"Ingat , Pangeran Fath!!aku tidak bisa menerima kekalahan,dan akan ku pastikan perempuan murahan itu akan menerima akibatnya karena sudah berani merebut milik ku,dan akan ku buat kau bertekuk lutut dibawah kakiku!" Tegas Bella penuh amarah,ia pun keluar dari kamar pangeran Fath,dan ia melihat Ayya sedang bercengkrama dengan Pangeran MaliQ, mereka terlihat sangat akrab.
"Dasar wanita murahan,dia selalu mencari mangsa para pria yang kaya."gumam Bella, lalu ia memanggil assisten nya.
__ADS_1
"Cari kelemahan wanita itu,lalu hancurkan dia!!"
"Baik, segeralah Nona!!" jawab assisten nya