
"Apa yang anda rasakan sekarang nona?"
tanya dokter.
"pusing,perih,,"jawab Ayya sambil memperhatikan sekeliling,ia bingung ada dimana ia sekarang.dilihatnya Devi yang baru datang bersama Tuannya,ia pun akan segera bangun untuk duduk untuk memberi hormat,tapi rasanya tubuhnya masih sangat lemah.
"Jangan memaksakan diri,berbaringlah !!kau tak perlu bangun!!"
kata Pangeran Fath.
"Devi,kenapa aku ada disini,,"tanya Ayya setelah ia sadar ia berada di kamar sang pangeran.
"kau jangan terlalu banyak berpikir,kau harus segera pulih sayang!!"
kata Devi
"apa kau lapar??aku akan membawakan mu makanan!"
Ayya mengangguk.
Devi dan Dokter pun meninggalkan Pangeran dan Ayya berdua di kamar itu.
"Maaf,,,"
kata Ayya,
"kenapa,,"tanya Pangeran sambil mengerutkan dahi.
"Aku sudah tidur di tempat tidur Anda,,!"
"hemm,tidak apa apa aku sudah mengizinkan mu.apa kau nyaman?"
"Tidak,,rasanya sangat aneh,,"
"jangan lakukan lagi hal bodoh seperti itu lagi oke?!,kau sudah membuatku sport jantung,pelayan kecil!!"
"lalu apa yang harus saya lakukan,membiarkan kehormatan ku direnggut??lebih baik saya mati!!"
"kalau kau mati, siapa yang akan mengurusku, bodoh?!!"
kau ingat apa yang terjadi padamu sebelum kau jatuh?siapa yang sudah mendorong mu?"
"saya jatuh sendiri yang mulia!"
"kau jatuh sendiri?kenapa bisa begitu Ayya?!"
Ayya terdiam mengingat kejadian yang menimpanya.
"kau tidak perlu takut mengatakan nya aku akan menjamin keselamatan mu mulai saat ini."
"Rasa nya aku belum pernah melihat pria itu,tapi sepertinya dia sama dengan anda pangeran ,dari cara berpakaian nya pria itu juga seorang Bangsawan,,,dia,,dia,,"
Ayya mulai terlihat ketakutan ,airmata nya mengalir,tangan nya menggenggam ujung selimut yang ia pakai dengan erat,rupanya ia masih trauma mengingat apa yang nyaris terjadi pada dirinya..
"Baiklah jangan kau paksakan mengingat kejadian itu pulihkan saja dulu kondisi mu oke,,"
Ayya menelungkup kan wajahnya diantara kedua lututnya yang terduduk,ia menangis mengingat kejadian yang hampir merenggut kehormatan nya.
Pangeran bergeser mendekati Ayya,ia ingin mencoba menenangkan kan nya.
"maaf ,,maafkan aku yang selalu membuatmu dalam posisi berbahaya,"
katanya sambil meraih kepala Ayya Dan meletakan nya dibahunya,
Ayya pun bersandar dibahu pangeran Fath sambil saling membelakangi wajah.
Tok tok
__ADS_1
Devi masuk membawa makanan untuk Cahaya.
"Kau pasti lapar setelah tidur hampir 2 hari,ayo makan lah yang banyak Cayya!"
"Sini Dev,aku akan menyuapinya!"
"tidak usah yang mulia,aku bisa sendiri !!"
"kau yakin dengan kondisi tangan mu yang penuh luka gitu??ayolah ,akan rugi jika kau menolak tawaranku".goda Pangeran Fath.
*******
"kau gila Will ,kenapa kau menyuruh Ramond untuk mengerjai pelayan itu,kau tau kan dia itu ceroboh banget,gimana kalo sampai Rasyid tau kalau aku terlibat, dia akan semakin menjauhiku, Will!!"
putri Zarra panik bukan main.
"Tenang lah Zarra,semua itu tak akan terjadi,kau juga sih selalu saja terburu buru,jadi semua nya berantakan,aku juga gak nyangka pelayan itu akan berbuat nekad!"
"iya ,,kenapa gak mati saja sekalian sih tuh pelayan!!aku kan sudah bilang lenyapkan saja,malah pake acara dikerjain kayak gitu!"
"kali ini aku harus tangani sendiri,,dasar si Ramond sialan malah kabur dia ke luar negeri,tapi itu bagus sih untuk menghilangkan jejak!"gumam Pangeran William.
trrtt ttrrt trtrt.
suara ponsel Pangeran William berbunyi..
"Hallo,kenapa putra mahkota memanggilku?hemm baiklah aku akan segera menghadapnya,,,!!
Tut Tut Tut
"Siapa Will,Rasyid memanggil mu?"
"iya,,kau tenang saja, kalau kau panik begitu orang akan curiga Zarra!aku pergi dulu oke!?"
******
bughh!!
sampai dikediamannya.
"apa yang kau lakukan Rasyid!!"
"kau jangan pura pura William!!Aku sudah tau aksi bejadmu bersama Ramond kepada pelayan adikku.bikin malu!!!apa begitu kelakuan seorang bangsawan.?!"
"sial si Ramond !!dia gak bisa jaga rahasia rupanya!"batin pangeran William.
"ohh rupanya kau sudah tau?!hanya karena seorang pelayan kau berani memukul saudara mu sendiri?!"
"bukan masalah pelayan nya William!!tapi ini masalah perbuatan mu yang tak bermoral.kau tau Cahaya itu TKW yang dilindungi,jika sampai pihak negara nya tau mereka bisa menuntut kita dan parah nya itu dilakukan seorang pangeran yang terhormat seperti kamu!kau mengerti!!"
Teriak pangeran Rasyid sambil mencengkram kerah di baju pangeran William.
"itu tak akan terjadi jika kita tutup mulut,kau tau para menteri banyak yang mendukung ku termasuk menteri penasehat,kau tau apa yang akan mereka lakukan untuk membela ku?!menghilang kan barang bukti!!kau tinggal pilih putera mahkota,,jika kau ingin melaporkan ku ke dewan tertinggi,maka kalian akan kehilangan pelayan kesayangan kalian itu namun jika kau menutup kasus ini,ada kemungkinan nyawa pelayan itu akan selamat.kau tau cara main nya bukan,,putera mahkota?!"
"kau pikir kau kebal hukum hahh!!"
"memang kenyataan nya seperti itu bukan,,kau jangan pura pura bodoh!penasehat kerajaan tak mungkin membiarkan Aku dalam masalah,"
"apa maksud mu??"
"kau tanya kan saja sama tunangan mu,,pelayan itu sudah membuat nya gila!!"
kata pangeran William sambil pergi meninggal kan pangeran Rasyid.
pangeran Rasyid terdiam mencerna perkataan William.
"sudah ku duga kau Zarra!!!
__ADS_1
Teriak nya sambil membanting barang yang ada diatas mejanya,ia bingung harus bagaimana.
"Akkkhh!!Teriaknya lagi,, frustasi.
*****
"Kenapa kau berisik sekali malam malam??apa kau sudah baik baik saja?"
tanya pangeran Fath yang mendapati Ayya sedang sibuk di dapur padahal ini sudah hampir jam 10 malam dan ia baru saja pulih.
",maaf kalo saya mengganggu istirahat anda tuanku,,tadi saya lapar dan saya kangen masakan negara Saya,maaf kalo saya lancang!
apa ada yang anda inginkan pangeran?"
"Aku mendengar berisik di dapur Aku pikir ada Maling,,dan Aku juga lapar,kau buat makanan apa?!wanginya lumayan enak."
"dinegara saya biasa nya di sebut baso tuanku,,"
"buatkan untuk ku satu!"
"Baiklah,,mudah mudahan anda suka,tapi saya masih belum selesai Tuanku,apa kah tidak apa?mungkin sekitar 30 menit lagi.atau mau saya buat kan makanan yang lain?"
"aku ingin mencoba masakan mu,aku penasaran dengan rasanya,kalau tidak enak aku hukum kau!"
Ayya hanya tersenyum
"galaknya mulai muncul"gumamnya dengan menggunakan bahasa Indonesia.
"apa katamu?"
"tidak ada tuanku!"
"aku melihat tadi pagi Zarr berbicara dengan mu,apa ada masalah?"
" putri Zarra hanya menanyakan kondisi saya,tuanku."Ayya berbohong,padahal tadi putri Zarra sengaja berbicara dengan Ayya untuk membujuknya agar melupakan kejadian yang menimpanya,jika tidak putri Zarra bilang itu akan membahayakan kedua negara jika terungkap ke publik dan akan mengancam kedudukan putra mahkota dan yang akan paling disalahkan adalah Pangeran Fath,publik akan berasumsi bahwa pangeran Fath lah pelaku kejahatan yang sebenarnya.
"benarkah??jika kau ingin aman kau jangan menyembunyikan sesuatu dariku.Dan satu lagi,,kau benar benar tidak ingat siapa orang yang ingin mencelakaimu waktu itu,,?agar aku bisa menghentikan nya,katakan lah padaku".kata pangeran Fath tak mempercayai jawaban Ayya.
Ayya tidak menjawab,dia malah menyodorkan satu mangkok baso buatan nya,,
"silahkan di coba yang mulai!"
"makanan apaan ini?"
kata pangeran Fath sambil mengaduk ngaduk mangkok miliknya sambil meniup nya kemudian mulai menyuap dan menghabiskan nya.
"apa anda mau tambah lagi??"
Tanya Ayya yang masih sibuk mengunyah.
pangeran Fath hanya mengangguk,kemudian Ayya mengambil mangkok baru untuk pangeran dan menyodorkan nya kembali.
"apa itu enak?"
tanya Ayya yang melihat pangeran makan dengan lahap.
"lumayan,dan aku sedang lapar."
Setelah mereka selesai makan , Pangeran masih menunggu Ayya yang mencuci bekas masak dan makan nya barusan.
"apa anda belum mengantuk?mau saya buat kan kopi?"
"hemm,,"jawabnya pendek ia masih memperhatikan Ayya dari belakang.
"ada yang ingin aku bicarakan dengan mu ."
"apakah itu yang mulia,, katakanlah!"
__ADS_1
"Aku ingin melepas kontrak kerja kita!
kau boleh pulang ke negaramu atau lakukan lah apa yang ingin kau lakukan ,aku membebaskan mu,, Cahaya!!"