Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Menikah kontrak?!


__ADS_3

"Nikah kontrak???ide gila dari mana itu??"


Kata Ayya setelah menyadari Tuannya itu sedang tidak bercanda.


"Aku bilang aku hanya ingin menjagamu dari fitnah Ayya,tidak lebih!pikirkan lah dulu!aku jamin tidak akan ada yang berubah diantara kita,jika itu keinginan mu!jelas Pangeran Fath


"Jika aku katakan aku tertarik padamu kau pasti akan menolak Ayya,kakak ku pun yang seorang putera mahkota dia tolak,apalagi aku,dia selalu menganggap kami lelucon."batin Pangeran Fath.Dia berusaha memahami pikiran Ayya yang Realistis dan unik.


"menikah bukan lah sesuatu yang bisa dipermainkan Yang Mulia,tidak semudah itu,Agama pun melarang pernikahan seperti itu,aku masih punya Ayah yang harus menjadi wali ku."


"itu hal mudah bagiku,aku tinggal menyuruh Tom mengurus segala sesuatunya,termasuk Dokumen yang membutuhkan tandatangan Ayah mu,agar dia mewakilkan untuk menikahkan mu,simple!"


"saya pusing Yang Mulia,ayolah bukan kah anda akan berangkat,mungkin dengan pergi keluar akan membuat otak kita lebih fresh.terlebih otak anda!".


"Kau selalu saja bersikap manis bila bersama kakakku,tapi saat bersamaku kau selalu galak,"ucapnya manja.


"Saya hanya bersikap sopan Yang mulia,,Ayolah apa Anda tidak jadi pergi?"


"Hemm,baiklah,ayo!!"


Mereka pun keluar menuju mobil di ikuti Tom,sambil berjalan Pangeran Fath terus saja menggoda Ayya.Ada sepasang mata yang mengawasi mereka,tangannya mengepal tanda marah,ia lupa perempuan itu hanya milik adiknya seorang.


🍀🍀🍀


Mereka pergi untuk meninjau proyek pembangunan Mall mewah milik pangeran Fath sendiri,Ayya baru mengetahui jika pangeran nya itu tidak hanya mempunyai gelar seorang pangeran saja,tapi ia seorang pengusaha handal yang mempunyai aset dimana mana.


Cuaca sangat Terik hari ini, Pangeran Fath memakai helm pengaman untuk turun langsung ke area proyek,begitu juga Ayya dan Tom.


"Kau bisa tinggal di mobil jika kepanasan,Ayya!!"kata pangeran Fath sambil melirik Ayya yang sedang memakai helm nya kesulitan.


"Bukan kan tugasku harus terus mengikuti anda kemanapun?!"jawabnya santai.


"Santai saja,ini area para pria,Cahaya,ada Tom bersamaku,kembalilah ke dalam mobil."


"Saya malas harus kembali,saya ikut saja!"


"Dasar keras kepala!"kata pangeran Fath sambil membantu Ayya memakaikan helm nya dengan benar.


Mereka berkeliling meninjau lapangan.


Saat melewati kayu kayu penyangga,tidak sengaja kaki pangeran Fath menyandung tiang penyangga itu dan,,,


"Awass!!"Ayya berteriak melihat Tuannya hampir tertimpa kayu kayu penyangga itu.


Dengan Repleks Ayya menarik tubuh Tuannya hingga merek terguling bersama saling menindih.Baju mereka kotor semua.


Kayu kayu penyangga itu pada jatuh berhamburan,untuk tidak mengenai siapa pun.


Pangeran Fath segera bangun,tubuh nya menindih badan Ayya yang kecil,


"Kau baik baik saja?"


tanya nya sambil membantu membangun kan Ayya,ia menepuk nepuk baju dan kerudung Ayya yang kotor.


"Maaf kan kecerobohan kami Yang Mulia!! Kami kurang kuat membuat tiang tiang penyangga itu."kata mandor disitu.


"Pecat orang yang membuat tiang itu,Aku tidak suka orang yang bekerja asal asalan!!itu membahayakan!!


"Heyy,,itu kan kecelakaan,kenapa main pecat saja?!"


"kau tidak apa apa?"tanya pangeran Fath tidak mengindahkan perkataan Ayya.


"Aku tidak apa apa,tapi tolong jangan pecat mereka."


"Kau jangan ikut campur,kau tidak tau apa apa,,ayo kita cari baju ganti,baju kita kotor sekali,"


Ayya mengangguk


"Awww!!"Teriak nya!ia merasa kan pergelangan kaki nya sakit saat dipakai berjalan.


"Kau baik baik saja,apa kaki mu terkilir!"

__ADS_1


"Entahlah!!"


jawab Ayya sambil meringis.


"Coba Aku Lihat!!"


Ayya ragu,namun pangeran Fath dengan cepat memegang kaki Ayya dan melihat nya,


"Seperti nya kaki mu terkilir,dan ada luka luka dilutut dan tangan mu,sebaiknya kita ke rumah sakit,Ayolah Aku bantu kau berjalan.atau mau ku gendong,?"pangeran Fath setengah menggoda,ia yakin Ayya akan menolaknya.


Mata Ayya melotot, pangeran Yakin bibir nya sedang mengerucut ke arahnya,Ayya mencoba berdiri dibantu oleh Tuannya dan ia pun memapah Ayya menuju mobil.


Tom membukakan pintu,


"Maaf Yang Mulia,seharusnya saya yang melindungi Anda"kata Tom sambil membungkukkan badan nya agak lama.


"Kita ke Rumah sakit Tim,Ayya terluka."


Tom mengangguk dan segera masuk ke mobil bagian supir dan melajukan mobilnya dengan cepat.


Didalam Mobil Ayya memeriksa luka luka yang tersebar di beberapa bagian tubuhnya.lutut,telapak tangan dan bahunya terasa perih.


"Kenapa kau harus melindungiku Cahaya,aku selalu merasa bersalah padamu!"


"Tidak usah dipikirkan yang mulia,itu sudah tugasku,saya takut jika anda mati saya pun harus dipaksa meminum racun agar ikut mati bersama anda."


"Haha ,peraturan dari mana itu Cahaya?tapi bukan kah itu bagus kita jadi sehidup semati!"Kata pangeran Fath sambil tak berhenti tertawa lepas.


"Apa tidak begitu Yang Mulia?"


"Apa itu peraturan di drama kolosal yang kau tonton?"


Ayya hanya nyengir,meski tak terlihat karena ditutupi cadar, Pangeran Fath sudah tau raut wajah pelayan nya yang seperti itu.


"Makanya kurangi nonton yang seperti itu,nanti kejadian pada dirimu sendiri baru tau rasa!"kata pangeran sambil menggetok kepala Ayya pelan.


"Yang Mulia apa sebaiknya kita mampir dulu ke toko baju,baju kalian kotor sekali!"


tanya Tom.


Tom pun masuk ke parkiran sebuah Mall besar,tertulis disana nama pangeran nya ,berarti ini adalah mall milik Tuannya itu.AL FATH.


"Saya tidak mungkin berkeliling mencari baju Yang Mulia,kaki sakit sekali rasanya,'


kata Ayya memohon.


"Baiklah Tom,,carikan baju yang pas untuk kami,Aku pun tak mungkin masuk kesana dengan kondisi seperti ini."


"Baik yang Mulia!!"


Tom pun segera keluar dan masuk kedalam Mall.


"Kau sudah memikirkan tentang tawaran ku di tadi??"tanya pangeran tiba tiba.


Ayya menoleh ke arah nya.


"Entahlah,,"


jawab Ayya pendek.


"Apa yang kau takutkan?"


"Banyak!!Saya tidak ingin salah mengambil keputusan,itu bukan hal yang sederhana."


"Tidak ada salah nya mencoba ,kita bisa mengakhirinya jika dirasa tidak nyaman.percaya padaku Cahaya,ini demi kebaikan mu!"


"Saya tidak mudah percaya dengan kata kata seseorang yang mulia,mohon maaf, bukan saya meragukan Anda,namun,,"


"Kau terlalu berhati hati Cahaya"


potong sang pangeran.

__ADS_1


"Apa kau memikirkan seseorang,kakak ku?atau pria dari negaramu itu?"


"Jangan pernah menanyakan tentang perasaanku yang Mulia,tolong,kita sudah sepakat!"kata Ayya


Pangeran menatap Cahaya seperti ingin menerkam nya saja,Ayya jadi salah tingkah.


Tak lama Tom kembali dengan membawa beberapa Tas berisik baju untuk Cahaya dan tuan nya.


"Mohon maaf yang mulia,jika saya memilih baju tidak sesuai denga selera Anda."


kata Tom sambil menyodorkan tas baju tersebut.


"Ayolah kita ke toilet,kita bisa gantian mengganti baju."


Ia pun memapah Ayya.


dengan terpincang pincang Ayya pun menuju toilet mall tersebut.


"Baiklah kau masuklah duluan,Aku akan menjagamu disini !"perintah pangeran Fath kepada Ayya,


Ayya mengangguk dan berjalan masuk ke toilet sambil berpegangan pada tembok.


ia pun membuka tas dari Tom dan mulai mengganti bajunya dengan perlahan ,karena tangan dan kakinya perih perih akibat insiden tadi,ia pun mencoba melihat bahunya yang terasa sakit,dan memang ada luka memar disana.


Ternyata Tom memilih baju warna Coklat susu untuk dirinya,ukuran nya pas sekali.


Setelah selesai ia pun segera keluar dengan berjalan perlahan.


Pangeran Fath yang sedang menunggu nya dekat pintu segera menghampirinya.


karena mungkin tidak ada cermin Ayya kurang pas memakai jilbab dan niqabnya.


Tangan pangeran Fath pun repleks ingin membetulkan letak jilbab Ayya yang kurang pas...


Ayya ingin menghindari namun pangeran menahan nya.


"Diamlah,kau ingin ditertawakan orang karena jilbab mu yang acak acak an?!"


Ayya hanya menurut saja.


"Sudah rapi,,Baiklah Aku ganti baju dulu,kau ingin kembali ke mobil sekarang?"


"Saya duduk dulu disini saja,"kata Ayya sambil duduk di tembok yang memang disediakan untuk menunggu.


"Baiklah Aku takan lama,"


pangeran pun masuk ke toilet untuk berganti pakaian.


Tom melihat mereka dari dalam mobil sambil memakan sesuatu.


ketika Ayya sedang bersantai menunggu Tuannya,tiba tiba muncul 2 orang tak dikenal bertubuh kekar dan memakai topeng menyergap Cahaya.Cahaya di bekam dengan obat bius dan langsung terkulai lemas,dengan cepat mereka memasukan tubuh Ayya ke dalam mobil van berwarna biru dongker.


Tom yang sedang asyik makan sesuatu terperanjat melihat Ayya sudah tidak ada ditempat nya,dan ia melihat 2 orang pria yang memasukan tubuh Ayya ke dalam mobil lain.


Tom segera berhambur mengejar para pria itu dan memanggil Tuan nya.


"Yang Mulia,,cepatlah,Cahaya diculik!!"


"Hah di culik ?!dimana dia sekarang!"tanya pangeran yang segera keluar dari toilet karena memang sudah selesai.


"Ayo segera naik mobil ,kita harus segera mengejar mereka!"


kata Tom.


Tom dan pangeran Fath pun segera Mengejar mobil van biru yang menculik Cahaya.


"Sial siapa lagi mereka?"umpat pangeran Fath.


" Begitu banyak yang menginginkan Cahaya!apakah itu Ramond atau anak buahnya Tom!?"


"Saya belum pernah melihat mereka Yang Mulia,lagipula mereka menggunakan topeng,jadi sulit untuk mengenal mereka

__ADS_1


"Sial!!


.


__ADS_2