Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Who??!


__ADS_3

Cahayya!!??!!",seru Pangeran Fath dan pangeran Rasyid bersamaan.


kolam renang yang bersih berubah warna menjadi merah karena darah dari tubuh Ayya.Tom segera berlari ke kamar Ayya,sekelebat dia melihat seseorang ada disitu tadi.


Kedua Pangeran dengan reflek langsung terjun ke kolam.mereka segera menghampiri tubuh Ayya yang sudah tak sadarkan diri dan penuh dengan luka akibat pecahan kaca.


semua orang terlihat terkejut.


Pangeran Fath sampai lebih dulu dan ia langsung menarik tubuh Ayya ke tepi kolam.pangeran Rasyid pun segera membantu menariknya.


"Pelayan!!ambilkan kan aku kain penutup!!teriaknya.Devi yang terkejut segera mengambil handuk yang berukuran besar.


"ini Tuanku,,tolong selamat kan Cahayaku, Pangeran,"kata Devi sambil menangis.


hampir semua penghuni istana berkumpul disitu ingin mengetahui apa yang sudah terjadi.


Para pelayan sibuk memakaikan handuk kepada kedua Pangeran dan membuka jas mereka.


Sebisa mungkin Pangeran Fath memberi pertolongan pertama kepada Ayya, Pangeran Rasyid hanya memperhatikan adiknya,dengan sigap pengawal pribadinya yang bernama arsen segera memapah tuannya untuk duduk di kursi.


"Apa yang anda lakukan putra mahkota??anda membahayakan nyawa anda demi seorang pelayan dan dilakukan di hadapan umum,itu akan sangat berbahaya untuk anda juga pelayan itu,,anda harus bisa menahan nya yang Mulia, jika anda ingin kalian aman."bisik Arsen.


"Aku refleks begitu saja Arsen"jawab putra mahkota.


"Apa anda baik baik saja yang mulia?"tanya putri Zarra, sebenarnya ia sangat kesal kenapa tunangan nya harus menyelamatkan pelayan itu.


pangeran Rasyid hanya mengangguk.


"Anda tidak pantas melakukan hal seperti itu kepada seorang pelayan,yang mulia,,


Mari saya antar ke kamar anda untuk berganti pakaian!"kata putri Zarra


"Aku hanya melakukan nya demi kemanusiaan,"Jawab Pangeran Rasyid sambil mengelap rambutnya yang basah.sambil terus memperhatikan ke arah adiknya yang masih sibuk menolong Ayya.


Pangeran Fath masih sibuk mencoba menyelamatkan Ayya.ia memompa dada Ayya dengan telapak tangannya dan dia terlihat panik.Ia ingin memberi pernapasan buatan ,tapi ia ragu.


"Devi !!berikan dia pernapasan buatan!!"


"Tapi saya tidak bisa yang mulia,,,"


"lakukan cepat!!aku akan memegang hidungnya,kau tiupksn nafas mu lewat mulut Cahaya,segera Devi !!ini perintah!"


Devi terlihat ragu,namun ia harus melakukan nya,dia menarik nafas panjang,kemudian di tiupkann ke mulut Ayya,ia lakukan itu berulang kali, Pangeran Fath terus memompa dada Ayya dengan kedua tangan nya.dan,,


"uhuk uhuk uhuk!!"Ayya sempat sadar,Ayya hanya mengeluarkan air yang masuk ke mulutnya,lalu pingsan lagi.


"Devi, cepat bantu aku untuk membuka baju Cahaya.!!dan kau Jo,


panggil aku seorang dokter perempuan, katakan ini darurat dan suruh datang ke ruangan ku!."

__ADS_1


"baik yang mulia Pangeran!"


kata Jo sambil berlalu.


Pangeran Fath membopong tubuh Ayya menuju kamarnya,ia pun membaringkan tubuh Ayya di atas tempat tidurnya.


"Cepat kau ganti pakaian nya , Devi!! dia pasti sangat kedinginan!!"


perintah Pangeran Fath sambil keluar dari kamar nya .


"Apa yang kau dapat kan Tom?"


tanya nya kepada Tom


"Saya melihat seseorang dikamar Cahaya saat dia terjun tadi yang mulia!! namun saat aku tiba Disana,sudah tidak ada siapapun Disana".


"Brengsek!!terus cari petunjuk tentang orang itu Tom,temukan dia secepatnya!!"


kemudian datang lah Jo membawa seorang dokter perempuan,Pangeran Fath langsung menyuruh nya memeriksa kondisi Ayya.


"bagaimana kondisi nya,dok,?"


tanya Pangeran Fath setelah dokter memeriksa nya dengan begitu lama.


"luka luka nya sudah saya obati,lumayan parah tapi untungnya tidak mengenai bagian bagian vital nya, dan yang terpenting adalah psikologi nya sangat tergoncang,itu yang membuat dia terus tak sadar kan diri.sebaiknya segera dirawat di RS,yang mulia."


setelah semuanya jelas,barulah pelayan ku sendiri yang akan menjelaskan nya sendiri."


"Baik yang Mulia!!"


Pangeran Rasyid datang menemui Pangeran Fath untuk menanyakan keadaan Cahaya.


"Bagaimana kondisi nya sekarang Fath?"


"Dia masih tak sadarkan diri,dan aku sudah mendatangkan dokter khusus untuknya,Tom pun sedang menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi,jadi aku mohon kakak,sampai semua jelas jangan sampai berita ini menyebar dulu."


"Tentu Fath itu akan menimbulkan konflik bagi negara kita,aku sudah menyuruh Arsen agar memberi tau semua yang mengetahui kejadian ini untuk tutup mulut untuk sementara."


"Kau juga jangan terlalu memperlihatkan kepedulian mu kepada pelayanku di hadapan umum apalagi didepan Zarra kakak,itu akan membuat mu kesulitan."


pangeran Rasyid hanya terdiam sejenak.


"kau juga terlihat berlebihan memperlakukan pelayan mu Fath!kau bisa ditegur ibu suri."


"Ya,,ibu suri sudah menegurku, bahkan semua Hareem mengeroyok ku kemarin gara gara tunanganmu yang gila".


"Benarkah?apa yang dilakukan Zarra?"


"Bahkan dia memaksa Cahaya untuk memperlihatkan wajahnya dihadapan ku,makanya berhentilah kau mengharapkan pelayan ku kakak,itu akan membahayakan nyawanya!"

__ADS_1


"apa maksudmu Fath?!"


"Entah lah ,aku tak ingin menuduh tanpa bukti tapi kau tau sendiri putri penasehat kerajaan itu terkenal nekad."


"Tapi dia ada bersama kita saat Cahaya jatuh Fath!".


"Kau pikir dia akan mengotori tangan nya sendiri?tapi kita tidak boleh berasumsi dulu sebelum ada fakta."


"kau benar Fath,aku akan berusaha mengorek informasi dari Zarra"


Pangeran Fath mengangguk dan Pangeran Rasyid pun meninggalkan kamar adiknya setelah melihat Ayya yang masih pingsan dengan tubuhnya yang terpasang berbagai alat medis.


Tom masih terus berusaha mencari petunjuk di kamar Ayya,ia mencari ke setiap sudut ruangan mungkin saja ada yang bisa dijadikan barang bukti.


dan,,,," tring!!"


suara sesuatu jatuh saat Tom mengubrak ngabrik setiap sudut.


Tom pun berjongkok mencoba mencari sesuatu yang jatuh itu,dan ia menemukan sebuah kancing berwarna kuning emas.Tom membulak balik kan kancing itu dan berpikir keras.


"Kancing emas bermotif kepala serigala??" Gumamnya "hanya para bangsawan yang menggunakan kancing emas bermotif dan yang ku tahu pangeran Fath menggunakan motif naga, putra mahkota motif singa,lalu siapa yang menggunakan motif serigala??pangeran William,pangeran Salim,pangeran Ramond dan pangeran Khalid aku tidak mengetahui motif yang mereka pakai."


dia pun memasukan kancing tersebut kedalam sebuah plastik kecil dan menyimpannya.


Sudah dua hari Ayya terbaring di tempat tidur Pangeran Fath dengan penjagaan ketat,karena Pangeran tau Ayya pasti akan diincar oleh pelaku yang membuat nya terjatuh kemarin.Belum ada titik terang tentang penyebab Ayya jatuh dari lantai 3,hanya menunggu sampai Ayya terbangun,karena hanya dia sendiri yang mengetahui kejadian sebenarnya.


"yang mulia,ada yang harus saya sampai kan!!"kata Tom kepada pangeran Fath yang sedang sibuk mengurus masalah Ayya,


"Apa kau menemukan sesuatu?"


"Hanya ini tuanku!ini saya temukan di kamar Cahaya,saya yakin itu milik seseorang yang bukan dia kenal!"


pangeran Fath pun mengambil kantong plastik yang berisi kancing emas yang Tom temukan.


"kancing emas kepala serigala!?!?ini milik keluarga Ramond,Tom!!Brengsekk!! apa yang sudah kau lakukan Ramond!!"


Teriak Pangeran Fath sambil ia beranjak dari kursinya ,ia bermaksud menemui pangeran Ramond.namun ditahan oleh Tom


"Tunggu Tuanku,Anda tidak boleh bertindak gegabah,anda tau siapa keluarga Ramond bukan,mereka adalah keluarga dekat kerajaan pendukung penasehat kerajaan,jika kita menuduh nya begitu saja demi seorang pelayan, walaupun kenyataan nya benar Pangeran Ramond pelakunya,anda tau apa yang akan terjadi,Nyawa Cahaya akan melayang Tuanku."


Pangeran Fath pun menghentikan langkah nya,


dia mengambil nafas dalam dan menghembuskan nya kasar.


"apa yang harus aku lakukan Tom,bicara baik baik pun tak akan membuat nya mengaku,aku tau sifat Ramond yang bajingan,dia lebih liar dariku. lagipula bukti ini masih belum cukup untuk menuduhnya"katanya lesu.


"Yang Mulia,,Cayyaku sudah bangun!!"Teriak Devi histeris.


"Benarkah?!"

__ADS_1


__ADS_2