
"Ini adalah hadiah pernikahan untuk anda Yang Mulia,semoga kalian dapat menikmati bulan madu yang menyenangkan di pulau ini,menurut rekomendasi pulau ini sangat indah dan cocok sekali untuk berbulan madu,ajaklah sekalian Pangeran Fath dan putriku,biar mereka sekalian bisa mengenal lebih dekat."kata Tuan Tariqh sambil menyodorkan 2 tiket wisata dan dia pun menyodorkan 2 tiket yang sama kepada calon menantunya,Pangeran Fath.
"Tapi mohon maaf Tuan,saya masih sibuk mengurus beberapa proyek baru,jadi belum bisa pergi jauh dan berlama lama.lagipula Aku tidak enak jika harus mengganggu pengantin baru."tolak Pangeran Fath.
"Ayolah Pangeran,Aku dan putriku pasti akan kecewa jika anda menolak, Anggap ini adalah cuti dari pekerjaan!"
"Iya Fath,Aku akan senang jika ditemani kalian,pasti akan seru buka kita double date,iya kan sayang!?"tambah Zarra mendukung keinginan putri Liana.
Putera Mahkota hanya mengangguk saja.
"Pergilah Fath!Tuan Tariqh sengaja ingin membuat kalian bahagia,kau tak pantas menolaknya!"titah ibu Suri tak dapat lagi diganggu gugat.
Pangeran Fath yang kalah suara akhirnya hanya pasrah saja,
"kapan berangkatnya?"tanya Pangeran Fath tanpa melihat tiket itu laku memberikan nya kepada Ayya untuk disimpan.
"Hah !!Bali!!"Teriak Ayya didalam hatinya.
"Lusa sayang,,Aku gak sabar pergi ke sana,sudah lama Aku menginginkan pergi ke pulau ini!"jawab puteri Liana.
"Waww, Pulau Bali!!bukan kah pulau ini berada di negara tempat asal pelayan mu itu Pangeran Fath!?"kata puteri Zarra.
"Wahh,benarkah?!kebetulan sekali,,kita tidak perlu menyewa tour guide!"timpal puteri Liana sambil melirik ke arah Ayya yang berdiri di Belakang Tuan nya dengan jarak satu meter.
"Ajaklah juga dia Pangeran Fath,,dia pasti akan banyak berguna!"kata puteri Zarra.sepertinya di dalam otak nya sudah ada rencana untuk menyingkirkan Ayya yang sempat tertunda,ditambah sekarang ada putri Liana yang pasti sama-sama ingin melenyapkan Ayya.
"Bawa saja pelayan kalian masing masing,dia pelayan pribadi ku,dan Aku tak suka berbagi!Mohon maaf ibu Suri,Tuan Menteri,Putera Mahkota,Saya ada keperluan mendesak,saya mohon undur diri!"setelah selesai menyapa dan basa basi Pangeran Fath pun pamit.
Lalu dia membungkuk kan badan nya dan beranjak dari tempat itu,di ikuti Ayya.
Putera Mahkota hanya bisa menatap punggung Ayya yang mengekor Tuan nya di belakang,terlihat dari kejauhan mereka menghentikan langkah nya dan Ayya terlihat jongkok membetulkan tali sepatu Pangeran Fath yang hampir lepas,sungguh Putera Mahkota merasa iri melihat adegan itu!
*****
"Mana Tiket yang tadi,coba aku lihat!!"
kata Pangeran setelah berada diruang pribadi nya.
"Bali,,kau ingin pulang kampung?"
tanya nya kepada Ayya.
Mata Ayya berbinar dan mengangguk pasti.
"Tapi jarak antara Bali dan Kampung halaman ku sangat jauh,di pulau yang berbeda."ucap Ayya dengan bada sedih.
"Suruh Tom memesan tiket beberapa lagi, untuk mu dan untuk beberapa pengawal yang terlatih.kau pikir Aku orang miskin yang tak mampu memberimu ongkos,anggap ini cuti dariku!"
Ayya bersorak sambil berjingkrak jingkrak seperti anak Kecil menang lotere,
"Terima kasih Yang Mulia!"
"Hanya terima kasih??"
Ayya terpaku ,,"apa?"
__ADS_1
"Kau selalu saja berpura pura lugu,!"
Kata pangeran Fath sambil menarik Ayya dan menjatuhkan nya diatas tempat tidur nya.
"Saya harus mandi!!"seru Ayya sambil loncat dari ranjang lalu dikejar
Sang pangeran,Ayya segera masuk kamar mandi dan menguncinya dari dalam..
"Awass kau Cahaya,Aku akan membatalkan cuti untuk mu!! Teriak Pangeran Fath kesal.'dia masih saja menolak ku'guman nya.
"Terserah!!!"Teriak kamar Ayya dari mandi.
Sudah hampir 30 menit Ayya tak kunjung keluar dari kamar mandi.
"Ayya sedang apa kau didalam,kau lama sekali,apa kau tidur?"Teriak Pangeran Fath sambil memainkan ponselnya.
Tak terdengar jawaban.
Pangeran Fath khawatir kemudian ia menggedor gedor pintu kamar mandi nya.
"Ayya,, apa kau baik baik saja!?Aku akan mendobrak pintu ini sekarang juga!"
"Sa saya tidak membawa baju ganti Yang Mulia!"jawab Ayya terdengar malu malu.
Pangeran Fath tersenyum menyeringai,,'bukan salah ku kalau Aku macam macam!'gumam nya.
"Baju ganti yang mana,dimana kau meletak kan nya?!"
"Mohon maaf saya sudah lancang Yang Mulia!Baju saya disimpan di koper dekat lemari baju Anda!tolong ambilkan yang mana saja dulu!"
"kenapa dia tak menata baju nya dilemari saja,sungguh merepotkan!"gumam nya sambil mengacak ngacak pakaian Ayya yang hampir semua bajunya berwarna hitam.Tak lama bibir nya kembali mengulas senyum nakal,ia menemukan baju tidur aya yang lumayan minim dan sedikit menerawang berwarna pink panta,ia berniat mengerjai pelayan kesayangan nya itu.
kemudian ia pun menuju pintu kamar mandi lagi,
"Kau sangat merepotkanku Cahaya,Aku ambil saja baju mu sedapat nya!!ini,, buka pintu nya!"Teriak Pangeran Fath dari luar pintu kamar mandi.
Dengan perlahan Ayya membuka pintu nya sedikit dan mengulurkan tangan nya,
"Mana baju nya Yang Mulia?"
Pangeran malah menggoda nya dengan menarik narik tangan Ayya.
Ayya yang kesal dengan tingkah Tuan nya malah balik menarik tangan sang pangeran, lalu menutup pintu nya,ia sengaja menjepit pergelangan tangan Pangeran dengan daun pintu.
"Aww awww aww!!sakit Cahaya,kau sungguh keterlaluan!!buku pintu nya dan lepaskan tanganku,,kau dilatih bukan untuk terus menyakitiku Cahaya,kau akan dihukum mati karena mencoba membunuh seorang pangeran!"katanya lebay.
"Kemarikan dulu baju nya ,baru saya lepaskan tangan anda!"Bukan Ayya yang terlatih namanya,kalau dia tak mampu menghadapi tingkah Tuannya yang semakin liar.
"iya iya ,,ini!!kata Pangeran sambil menyodorkan baju Ayya yang sudah ia pilih tadi dengan tangan yang satunya.
Ayya pun mengambil baju gantinya,laku membuka pintu nya sedikit dan mendorong keluar tangan Tuannya yang terjepit dipintu.Kemudian ia menutup kembali pintu nya."Blughh!!"
Tak lama kemudian terdengar Teriak an kembali dari kamar mandi.
"Yang Muliaaa!!!!!baju apa ini???bahkan Saya belum berani memakainya selama ini!!!"Teriak Ayya.ia ingat baju itu adalah pemberian dari kawannya di pelatihan dulu.
__ADS_1
"Terserah,kau cari lah bajumu sendiri!!keluar saja pakai baju itu atau tanpa baju sama sekali!!"balas Pangeran Fath berteriak,ia terkekeh sendiri,, membayangkan melihat Ayya keluar menggunakan pakaian tidur yang transparan.
Ayya mulai hilang kesabaran.
"Baiklah,,Tolong anda keluar lah lebih dulu!"
Teriak Ayya lagi.
"Enak saja!!kau mengusirku dari kamarku sendiri!!"balas Pangeran Fath.
"Kalau begitu Saya akan tidur saja disini!!" Ayya tak mau kalah.
"Dasar keras kepala,,Baiklah Aku keluar."katanya sambil pura pura membuka pintu kamar kemudian menutupnya lagi kasar,padahal ia bersembunyi didalam lemari pakaian nya sendiri.otak mesum nya masih belum tersalurkan rupanya.ia masih penasaran kepada pelayan nya itu
Ayya membuka pintu kamar mandi perlahan.ia sedikit menyembulkan kepadanya keluar,lalu celingak celinguk ke seluruh penjuru kamar,setelah dirasa aman,pangeran nya sudah tak ada didalam ruangan itu,ia pun keluar dengan menggunakan baju tidur tadi dan menutup bagian bahunya dengan handuk.
Ayya pun segera mencari koper miliknya yang ia simpan di dekat lemari Tuannya,ia memang belum sempat menata baju nya di lemari karena belum mendapatkan kamar pribadi untuknya, mengingat dua baru pulang dari pelatihan dan langsung menuju acara pernikahan putera mahkota tadi pagi.
"Apa ini,,dia bilang tak ada baju lain,ini baju ku banyak bagini,,rupanya ia sengaja ingin mengerjaiku,dasar pangeran mesum!"kata Ayya sambil masih terus memilih baju yang akan ia kenakan.
Pangeran mengintip Ayya dari dalam lemari bajunya yang pintu nya memang tidak ditutup rapat.
Terlihat Ayya sedang mencocokkan baju bajunya sambil menghadap ke kaca lemari itu.
Pangeran tersenyum senyum sendiri melihat Ayya mengenakan baju seksi yang ia pilih tadi.Sungguh pemandangan yang luar biasa,karena selama ini ia hanya melihat tubuh Ayya yang terbungkus rapat,ia sungguh menikmati pemandangan langka ini.
Karena insting nya sudah terlatih,Ayya pun merasa ada yang mengintai dirinya.
Ia belum sempat mengganti pakaian nya,lalu ia menyambar Sorban lebar milik Tuan nya dan membungkus tubuhnya dengan itu saja dulu.
Ayya terlihat waspada,ia melirik ke arah pintu lemari yang terbuka sedikit,
Ayya membuka cepat pintu lemari itu hingga terbuka lebar, lalu menarik tangan seseorang yang bersembunyi didalam nya.Dan,,
"Bughh,,,!!!"
Ayya meninju keras wajah orang itu,pria itu sempoyongan kehilangan keseimbangan karena mendapat serangan Tiba tiba,ia terjatuh menelungkup, wajahnya mencium lantai.
Ayya yang kesal merasa pria mesum itu sudah mengintipnya,belum puas begitu saja,Ayya menginjak pergelangan kaki pria itu lalu menjambak rambut nya dan ingin membalikan tubuh pria itu,tinju nya sudah siap mendarat lagi di wajahnya,Ayya masih belum sadar kalau dia adalah Tuan nya!
"Aww aww,,Ayya ini Aku,,aduh ampun Cahaya,hentikan!!"Teriak Pangeran Fath,Ayya menyerang nya bertubi tubi,sepertinya ia masih belum sadar kalau Ayya sekarang sudah jago bela diri.
"Yang Mulia!!Ya ampun!!iini anda??kenapa Anda bersembunyi didalam lemari?bukan salah saya kalau Saya langsung menyerang Anda!!"
Ayya merasa terkejut dan salah tingkah,sudah menyerang Tuannya habis habisan.
Pangeran terlihat meringis Kesaktian,sambil memegang bibir nya yang berdarah.
"Ah sialll!!Pukulan mu sangat kuat Cahaya!kau sengaja ya hendak mencoba kekuatan mu kepadaku!!"
"Maaf Yang Mulia,salah anda sendiri kenapa anda sembunyi dibalik lemari!!"
Jawab Ayya sambil memapah Tuannya itu ke atas tempat tidur,kemudian ia mengambil kotak p3k dan mengobati luka Pangeran Fath akibat pukulan nya tadi.
Ayya tak sadar ia masih belum mengganti pakaian nya.
__ADS_1
*****