Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Berjanjilah Cahaya


__ADS_3

Saat Ayya bangun ternyata Pangeran Fath sudah bangun terlebih dahulu.Sebenarnya ia tidak merasa kan sakit apa apa sih,hanya sedang ingin bermalas malasan saja,pikiran nya sedang penuh dengan Pangeran Fath dan putri Liana,apa saja yang mereka lakukan Semalam,bahkan pagi ini otak nya masih belum mau fresh.


Daripada otak nya ngelantur kesana kemari,ia pikir lebih baik cari udara segar dulu sebelum menghadapi kenyataan hari ini,perutnya memang terasa perih keroncongan karena dari semalam belum di isi apa apa.tapi nanti saja lah dia pikir setelah hati nya lebih ngadem.


Ayya pergi keluar, dilihatnya Pangeran sedang didapur bersama Tom,ia lewati saja tanpa menyapa,karena mulutnya masih malas berucap.


Ia berjalan jalan menuju Taman bunga yang sering ia kunjungi dulu,biasa nya aroma bunga sering menenangkan nya,semoga saja setelah dari sana otak,pikiran dan hatinya bisa kembali on.


Seperti biasa nya dia mengambil air dan menyiram bunga bunga,namun matahari yang mulai naik ditambah perutnya yang kosong membuat kepala nya agak sedikit berputar putar,dan,,


"brukk"


Ayya pun jatuh pingsan.


Ayya tak menyadari jika sedari tadi pangeran Rasyid sudah ada disitu dan memperhatikan nya.


Melihat Ayya jatuh pingsan Pangeran Rasyid segera menolong nya dan membawa nya segera untuk di periksa.


Tanpa diasadari seorang mata mata memotret kejadian itu.


*****


"Apa yang terjadi padanya?kenapa kau tidak menghubungiku dan malah membawa ya kesini!?"kata Pangeran Fath setelah melihat Ayya sedang diperiksa diruang pribadi milik pangeran Rasyid.


"Aku panik dan hanya berpikir untuk menolong nya segera,kau harusnya berterimakasih karena aku segera menolong nya!!kau malah marah marah seperti itu!!"


"Sebenarnya dia kenapa dok?"Tanya Pangeran Fath kepada Dokter yang sedang memeriksa Ayya.


"Tekanan darahnya rendah,dan dia dehidrasi ,,"jawab dokter


"kenapa dia sering terus dehidrasi?"kata Pangeran Fath."sebelumnya dia pernah pingsan dan dehidrasi juga!"


"Kemungkinan dia banyak pikiran dan tertekan,"jawab dokter lagi."pemeriksaan sudah selesai Yang Mulia,,saya permisi Dulu,, sebaiknya pasien banyak istirahat dan banyak di beri asupan makanan yang cukup!"kata Dokter itu membungkukan badan nya lalu pamit.


"Aku akan memindahkan nya ke kamar nya sendiri!"kata pangeran Fath sambil hendak membawa Ayya.


"Kalau kau selangkah sajapppp membawa nya pergi dari sini,kau harus berhadapan dulu denganku!"Kata Pangeran Rasyid sambil menarik tangan adiknya.


Pangeran Fath tidak mau kalah dia berbalik badan dan berhadapan dengan kakaknya.


"Dia tanggung jawabku dan Aku adalah Suami nya!!apa kau lupa putera Mahkota?!jangan bilang kau ingin mencuri istri adikmu sendiri!!"Kata Pangeran Fath sambil menarik kerah baju kakaknya,giginya gemeletuk dan matanya merah menyala.


"Aku sudah sering mengingat kan mu bukan??jika kau tak sungguh sungguh padanya,aku tak akan segan segan mengambil nya darimu,aku tak keberatan jika harus jadi musuh mu!"Pangeran Rasyid pun tak mau kalah.


"Kau pikir kau mampu hah?!kau lupa apa yang mereka lakukan saat tau kau menyukai pelayanku,?!,berkali kali dia hampir kehilangan nyawanya!"


"Aku adalah putera mahkota,calon seorang Raja,aku lebih berkuasa darimu!!!"


"Ya calon Raja Boneka yang hanya diperalat orang lain!!"


Bughh!!


Pangeran Rasyid memukul adiknya. tepat diwajah nya.

__ADS_1


"Kau pikir kau lebih baik dariku,,jika kau ingin,,aku akan memberikan tahta padamu,dan serah kan Ayya padaku!!"kata pangeran Rasyid.


Sayup sayup Ayya mendengar suara ribut ribut.ia pun mengerjap ngerjapkan matanya dan melihat sekelilingnya bukan tempat yang ia kenali.


"Dimana ini?"Tanya Ayya sambil melihat ke arah dua pangeran.


Dua Pangeran yang sedang bersitegang pun memalingkan wajahnya ke arah Ayya.


Segera Pangeran Fath menghampirinya.


"Kau tidak apa apa?maafkan aku meninggalkan mu semalam.aku sungguh khawatir padamu Ayya!"kata Pangeran Fath Sambil memeluk Ayya.


"Aku baik baik saja Yang Mulia,maaf membuat mu khawatir."jawab Ayya.


Melihat adegan itu pangeran Rasyid pun kesal.


"ehmm"


Pangeran Rasyid berdehem.


"Yang Mulia Anda juga disini??"tanya Ayya.


"Kau berada diruangan ku Ayya!"kata Pangeran Rasyid sambil mendekati Ayya.


"Dia menemukan mu pingsan di Taman dan membawa mu kesini,saat itu Aku sedang mencari carimu!"kata Pangeran Fath menjelaskan.


"Maafkan saya sudah merepotkan anda Yang mulia.terimakasih sudah menolong Saya."kata Ayya kepada Pangeran Rasyid.


"Aku tidak akan membiarkan seseorang sampai jatuh sakit terus menerus!"sindir Pangeran Rasyid sambil melirik ke arah adiknya.


"Kau sudah baikan?? ayo kita makan,dari pagi Aku belum makan karena mencari mu!"kata Pangeran Fath sambil tersenyum manis kepada Ayya.


Ayya pun mengangguk dan turun dari tempat tidur.


"Apa anda ingin bergabung Yang Mulia?"tanya Ayya kepada putera Mahkota.


"Ah nanti istri nya akan mencari dia!"


Yang menjawab malah Pangeran Fath,


"Kalau begitu Saya permisi Yang Mulia,sekali lagi terimakasih!"kata Ayya sambil membungkukan badan nya.


Pangeran Fath menggandeng Ayya keluar dari ruangan pribadi putera Mahkota,dia membawa nya ke dapur untuk makan yang tertunda.


Pangeran Rasyid merasa gedek kepada adiknya,tangan nya mengepal lalu ia meninju meja yang ada di ruangan nya,kemudian ia pun pergi ke kamar mandi untuk bersiap siap melaksanakan aktivitas nya,mungkin dengan mandi otaknya akan lebih dingin.


"Kenapa kau selalu membiarkan perut mu kosong,hemm? kau sengaja ya mau cari perhatianku?"kata Pangeran Fath sambil menyuapi Ayya dengan bubur.


Ayya hanya diam saja.


"Apa kau marah padaku??kau melihat ku di sosmed ya hari ini?"


Tanya Pangeran Fath lagi.Ayya masih saja diam.

__ADS_1


"Heii,katakan sesuatu dong,jangan diam terus!katakan saja kalau kau cemburu!!"kata Pangeran Fath menggoda Ayya.


"uhukk uhukk!!"


Ayya keselek, Pangeran Fath segera memberinya Air,setelah Ayya minum Pangeran pun menyuapi lagi bubur ke mulut Ayya,tapi Ayya menolak.


"Saya sudah kenyang,Anda makan lah!!katanya Anda lapar tadi."kata Ayya sambil mendorong mangkok milik nya.


"Aku tak akan makan sebelum melihat mu tersenyum."kata Pangeran Fath merajuk .


"Apaan sih,, lebay!!"kata Ayya.


"Aku serius,,!"kata Pangeran Fath.


Ayya menatap Tuannya itu dengan Sayu.


"Cupp!!"


Ayya malah mengecup pipi Tuan nya kemudian pergi begitu saja.


"Saya mau mandi!!anda makan lah!!"


"Heii,,kau curang!!Aku ingin melihat senyum mu!!ini masih kurang!!"Seru Pangeran Fath sambil berdiri dari kursi nya,namun Ayya terus berlalu masuk ke dalam kamar nya.


Pangeran Fath kembali duduk sambil memegang pipi nya yang dicium Ayya.


Ia tersenyum senyum sendiri lalu melahap makanan nya.Energinya kembali Full.


Ayya sudah bersiap untuk kembali menemani kemana pun Tuannya pergi hari ini.


"Kau istirahat saja hari ini,biar Tom yang pergi denganku,ini hanya pertemuan biasa,Aku takut kau pingsan lagi."kata Pangeran Fath kepada Ayya.


"Anda pikir saya lemah,,?!iya sih akhir akhir ini Aku sering pingsan,kenapa ya?!"Kata Ayya kepada dirinya sendiri.


"Tekanan darah mu rendah,kau jangan telat makan, nanti lama lama lambung mu akan bermasalah!ngomong ngomong apa benar semalam kau menunggu ku yaa?!"


goda Pangeran Fath.


Pipi Ayya memerah.


"Tidak!!kenapa saya harus menunggu!?itu kan urusan anda mau pulang atau pun tidak!!"Jawab Ayya belepotan.


"Bener???gak apa apa kalau Aku gak pulang??"tanya Pangeran Fath sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Ayya.


Ayya mundur menghindar.


"Terus kenapa sampai gak makan terus pingsan kaya gitu, please Ayya,jangan seperti itu,katakan saja apa yang kau rasa kan ,katakan tidak kalau kau tak suka ,katakan lah kalau kau mencintaiku,dengan begitu kau tidak akan sampai sakit seperti itu,Aku gak mau sampai kakak ku beranggapan Aku menelantarkan mu dan berniat merebut mu dariku,,please Ayya ,,!!berjanjilah! kau tak akan pernah pergi dari sisiku Cahaya,,apa pun yang terjadi,,Aku hanya akan mencintai mu!"


kata Pangeran Fath sendu,ia memeluk erat pelayan kesayangan nya sekaligus istri nya kini.


Ayya membalas pelukan Sang Pangeran,begitu terasa hangat,matanya terpejam dan tak terasa air matanya mengalir.


Ingin rasanya selamanya seperti ini.Tapi,,

__ADS_1


'perasaan seringkali berubah yang mulia,jangan terlalu mencintaiku,jika tidak ingin salah satu diantara kita terluka'


Batin Ayya.


__ADS_2