Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Happy Ending


__ADS_3

"Aku tidak yakin kalau mereka akan menukar ku dengan pemimpin kalian!"' Kata Pangeran Fath kepada orang orang yang menyekapnya


"jadi menurut ku usaha kalian akan sia sia."Celoteh Pangeran Fath


"Kenapa?!apa kau Pangeran yang tidak diinginkan?? bukankah kau adalah adik dari sang Raja?!"


"Aku rela mengorbankan nyawa untuk negara ku,jadi dari pada melepaskan gembong te*or*s seperti kalian yang membahayakan seluruh dunia,lebih baik aku mati disini ditangan kalian!"kata Pangeran Fath enteng.


"oohhh, benar kah??benar benar patriotik rupanya!Haha!kita lihat saja nanti!"


Sedangkan sang dokter bedah diperintahkan untuk membedah darurat salah satu pemimpin mereka yang lainnya yang terkena entah penyakit apa.


Ayya dan kedua rekan nya dari Tim Delta akhirnya menemukan persembunyian baru mereka,dari kejauhan mereka mengendap ngendap memperhatikan situasi sekitar.


Terlihat Pangeran Fath di ikat di sebuah pohon, seperti nya dia tertidur atau kah pingsan,entahlah.


Jumlah mereka ada sekitar 30 orang yang masing masing dilengkapi senjata canggih dan terlihat sangat waspada.


Ayya dan rekan nya sedang memikirkan cara untuk menyelamatkan Pangeran Fath.


Ayya mencoba melemparkan kerikil me arah Pangeran Fath.


Para penjaga terlihat agak lengah karena sudah pada ngantuk.


Pangeran Fath terbangun karena merasa ada sesuatu yang melemparnya.


Ia melihat sekitar dan menangkap sekelebat bayangan hitam,ia yakin itu Ayya,dan ia tahu apa yang harus ia lakukan.


"Aku ingin buang air besar,apa aku harus lakukan disini?!"Pangeran Fath mencari alasan untuk lepas dari ikatan nya.


"Lakukan saja disitu,susah amat!"Teriak penjaganya.


"Kalian yakin?!aku belum buang besar dari kemarin!"


"Ahh! menyusahkan saja!coba akau antar dia!daripada dia buang air disini,bisa hilang selera makan kita nanti dan penyakit akan mudah menyebar!"


Kata salah satu penjaga.


"Baiklah!!"


Mereka pun melepaskan ikatan Pangeran Fath dan menggiring nya ke sungai yang tak jauh dari tempat mereka mendirikan camp.


Mereka tetap mengikat kedua tangan Pangeran Fath dengan tali dan mereka memegang talinya dari jarak agak jauh dan membiarkan Pangeran Fath buang air besar dengan tenang.


Namun tanpa mereka sadari mereka sudah ada yang mengintai.


Dengan lembut Ayya dan kedua rekannya menghabisi 3 orang pemberontak yang menjaga Pangeran Fath hanya menggunakan pisau yang mereka bawa.


Dengan segera mereka menghampiri Pangeran Fath dan merebut senjata dari 3 orang penjaga tadi, dengan sangat hati hati mereka pun membawa Pangeran Fath pergi dari situ.


Namun Pangeran Fath menghentikan langkahnya dan menahan tangan Ayya.


"Sayang!kita tidak bisa meninggal kan dokter itu sendiri disini!"


Ayya dan kedua rekannya pun berhenti, mereka baru sadar kalau masih ada satu orang ya g harus diselamatkan,dokter bedah itu.


"Kamu betul sayang!kita harus kembali untuk menyelamatkan nya!"Kata Ayya setuju.


"Tapi itu sangat berbahaya! kita tak mungkin bisa selamat melawan mereka yang sebanyak itu!"Kata salah satu Tim Delta yang menemani Ayya.


"Tapi Pangeran Fath benar!kita tak mungkin meninggalkan Nya."Timpal Ayya.


"Oke,kita atur strategi!Aku yakin mereka akan segera tersadar kalau Pangeran Fath sudah kabur dan mereka akan segera mencari kita.Sebaiknya kalian mengecoh mereka dengan terus saja berlari,aku dan dia akan kembali kesana untuk menyelamatkan dokter itu,jika berhasil masing masing dari kita menunggu dititik penjemputan helikopter sampai fajar,jika lama tidak muncul berarti salah satu dari kita gagal dalam Missi dan sebaiknya segera tinggalkan tempat ini tanpa harus mencari.oke?!"kata rekan Ayya.


"Baiklah, kalau begitu kalian ber hati hatilah!"Jawab Pangeran Fath.


Mereka pun mengangguk dan kemudian berpencar.


"Itu mereka?!Ayo kejar dan tangkap mereka hidup hidup!"Para pemberontak itu menemukan Pangeran Fath dan Ayya yang balas menembaki mereka sambil terus berlari.


Sedangkan 2 rekan Ayya berusaha menyelamatkan sang dokter bedah dan berusaha menyelamatkan diri dari kejaran para pemberontak itu.


**


Dengan susah payah Ayya membawa Pangeran Fath ke titik penjemputan.


Sudah hampir Fajar,Ayya dan Suaminya bersembuyi sambil menunggu kedua rekannya datang membawa sang dokter.


Helikopter sudah siap menjemput namun kedua rekan Ayya masih belum datang.

__ADS_1


Matahari sudah menyingsing , mereka masih belum kembali.


Akhirnya Pangeran Fath memutus kan untuk pulang berdua, ada kemungkinan mereka tidak selamat.


Ayya masih ingin menunggu mereka, tapi helikopter sudah datang dan mereka harus segera pergi.


Dengan berat hati Ayya pun terpaksa naik sambil terus melihat ke arah hutan berharap kedua rekannya datang.


Dan benar saja mereka berteriak-teriak sambil berlari,,


Namun ternyata mereka masih dikejar para pemberontak sambil terus menembakinya.


"Ayo cepat larii!!naik!! ayoo!! cepat!!"Ayya terus berteriak sambil membantu menembaki para pemberontak dibelakangnya rekan nya.


""Dorr!"


Sayang sekali satu rekan Ayya tertembak dan langsung meninggal di tempat,Sang Dokter berhasil naik bersama satu rekan lain nya.


Pesawat segera terbang meskipun dari bawah para pemberontak terus menembak.


Dan akhirnya Ayya berhasil membawa Pangeran Fath dan Sang dokter bedah keluar dari hutan itu yang menjadi sandera para pemberontak.


Mereka langsung dibawa ke markas Tim delta untuk dirawat disana, sedangkan sang dokter langsung diantar ke tempat asalnya.


Mereka semua sepakat untuk merahasiakan keselamatan mereka kepada pihak kerajaan.


Ayya langsung menghubungi Tom untuk menanyakan kabar ke 4 buah hatinya.


"Undaa!!unda temana aja?!ciah tanen tau!!"Seru Asiah yang baru berumur 3 tahun.


"Haii Asiah!! apa kabar sayang?!Kakak sama adek mana?!"Sapa Ayya sambil matanya berkaca-kaca,ia sempat takut tidak bisa bertemu lagi dengan mereka.


"Kak atuh cekolah,Kak El cekolah kalo de Imah lagi bobo, unda!!


unda, unda ! Apah mana?!ciah pengen liat Apah!"


"Assalamu'alaikum princessnya Papah yang cantik!"


"Apah!Apah!Apah cama unda apan Puyang ya cihh!!huaa huaa!Ciah mau unda sana Apah!Hua Hua!!"


Ayya langsung tak bisa menahan air matanya,ia begitu rindu anak anaknya.


Pangeran Fath masih sibuk menenangkan Asiah yang terus merengek.


"Benelan yaa!Apah janan boong !!awas kalo boong,ciah gak mau ketemu agi ama Apah!!"


"Iyaa Sayang!!Apah gak boong kok!!sekarang Ciah nya bobo siang dulu yaa,jangan nakal nakal nanti om Tom marah!"


"Nggak kok Ciah gak nakal!!"


"Anak pintar!!Dadah Ciah!!"


Assalamu'alaikum!!"


"Ntum lam!!Adah Apah!muachh!!"


Mereka pun mengakhiri Video call mereka.


"Pokoknya hari ini juga Aku mau langsung pulang ke indo!"Kata Ayya merajuk.


"Tapi kondisi Pangeran belum stabil,luka lukanya cukup dalam dan masih butuh perawatan!"Kata tim medis yang merawat mereka.


"Aku kuat kok,aku mengkhawatirkan anak anak ku disana!"Kata Pangeran Fath.


"Baiklah kami mengerti!Kami sarankan kalian pindah tempat tinggal dan gunakan identitas baru,ini sudah kami siapkan pasport baru, identitas baru dan kalian juga harus menyamar dengan penampilan baru!"


"Tom sudah mengurus semuanya disana, Ajukan segera pengunduran diriku sebagai Pangeran dan segera kirim ke istana,hapus semua jejak ku dan terus awasi gerak gerik di istana,aku akan selamanya pergi dari sini!apa kalian mengerti!!"


"Mengerti Yang Mulia!!akan kami laksanakan!! jangan khawatir Yang Mulia, semua akan kami urus!!"


"Bagus!!Aku percayakan semuanya kepada kalian,buat pihak istana percaya kalau aku dan keluargaku sudah benar benar hilang!!kirim mata mata untuk di tempat kan di istana dan jangan pernah lengah! laporkan segala nya padaku!!"


"Siap Yang Mulia!!"


**


Akhirnya Ayya dan Pangeran Fath segera pulang ke Indonesia hari itu juga, mereka menyamar menggunakan identitas baru.


Ayya yang biasanya selalu berpakaian serba hitam yang elegan,kini ia bergaya ala ala pelancong,memakai high heels agar tubuhnya terlihat agak tinggi, memakai baju agak besar agar terlihat agak gemuk, berkacamata hitam dan memakai topi pantai yang bundar,bajunya warnai terlihat meriah dan ia terlihat seperti orang baru dengan nama Haliza ,warga negara Malaysia yang sedang berkeliling dunia untuk berlibur.

__ADS_1


Begitu pula Pangeran Fath,


Ia memakai wig agar rambut nya agak panjang sebahu,ia bergaya seperti turis dari Turki,ia berganti nama menjadi FaruQ warga negara Turki.


Pangeran Fath dinyatakan gugur dalam misi perdamaian, Ayya pun dianggap menghilang karena menyusul suaminya.


Anak anak nya pun menghilang dibawa oleh para pengawal pribadi Pangeran Fath,mereka tidak terdaftar di sekolah manapun dan tidak tercatat di wilayah manapun.


***


Pangeran Fath dan Ayya beserta buah hati mereka sebenarnya tidak berusaha menutup diri dari pihak manapun.


Mereka hanya menutup akses dari Istana dan berusaha menjalani kehidupan yang tenang tanpa ada perebutan Tahta atau pun konflik politik yang selalu menguras energi,emosi bahkan hubungan persaudaraan pun hancur karena nya.


Pangeran Fath hanya ingin hidup tenang dan bahagia, meskipun harus dicoret nama nya dari deretan bangsawan tapi ia kini telah memiliki keluarga yang sangat ia cintai, memiliki Ayya sudah lebih dari segalanya.


Ia menjual semua Aset di negara nya dan di pindahkan dengan membeli aset di tanah kelahirannya istrinya.


Ia memulai usaha dari nol, menjadi Tuan tanah, memiliki kebun berhektar-hektar, memiliki saham di beberapa perusahaan besar dengan nama disamarkan,membangun sekolah sendiri, fasilitas kesehatan membangun berbagai pabrik,dan ia hanya menikmati hasilnya saja.


***


Sore ini ia sedang menatap Istrinya yang sedang menyiram berbagai tanaman mahal yang kini sudah menjadi bagian bisnisnya juga.


Baginya Ayya selalu terlihat awet muda dan menggemaskan.


Tiba tiba perutnya terasa mual dan ingin muntah saat Tom lewat dihadapan nya.


"owee,Tom!! parfum apa yang kau gunakan!! menyengat sekali!!"


"Aku memakai parfum yang biasa Bos!"panggilan nya kepada Pangeran Fath kini berubah.


"Ganti segera parfum mu dan mandi sana!Aku mual mencium nya!"


"Ya ampun boss!! berhentilah membuat anak,aku sudah repot mengurus 4 anak mu juga!!katanya Fatimah anak bungsu,tapi malah bikin lagi,bikin lagi!"Gerutu Tom.


"Aku tidak pernah menyuruhmu tinggal! kembali sana ke negara mu!aku tak peduli!"Pangeran Fath sangat sensitif akhir akhir ini.


Tom meninggalkan Tuannya dengan perasaan kesal.


Ayya sedang mengandung anak ke lima mereka,dan kali ini Pangeran Fath yang ngidam.


"Sayang!Kamu jangan terlalu lelah, ayo kita masuk ke dalam!?Aku ingin menghirup aroma mu!"Kata Pangeran Fath sambil memeluk tubuh Ayya dari belakang dia begitu manja melebihi putri bungsunya.


"Ini masih sore Sayang! Sebentar ya !Aku selesai kan ini dulu!"


"Biar kan para pekerja yang mengerjakan sayang! Aku ingin kamu!"


"Dorr!! Kalian ketahuan ya!!Papah pacaraaan mulu sama Bunda!Ciah dicuekin aja, Fatimah nangis tuh Bun, dia di gangguin sama kak El!!"Kata Asiah yang sudah berumur 5 tahun,Fatimah 3 tahun,El 7 tahun dan Fatih 9 tahun.


Asiah memang yang paling manja kepada papahnya,ia selalu cemburu jika papahnya dekat dengan saudara nya yang lain, bahkan saat dengan Bundanya.


Papahnya hanya boleh dekat dengan nya saja,dia cantik, lucu dan menggemaskan.


"El,jangan ganggu Adikmu! Fatimah sini sama Bunda!kenapa Sayang,hemm?!cup cup!!"


El malah ketawa ketawa sambil mengejar Fatimah.


Sedangkan Fatih sedang Asyik berlatih menembak.


Ia seperti ibunya,hobi melakukan sesuatu yang ekstrim.


***


Begitulah kini kehidupan Ayya dan keluarga besarnya.


"Tetap menjadi Cahaya untuk ku,Cahayaku!"


Gumam Pangeran Fath sambil memperhatikan istrinya yang selalu terlihat cantik yang kini telah menjadi ibu dari anak-anaknya yang istimewa.


...End...


***


***Terimakasih kepada semua readers ku yang sudah berkenan membaca karya pertamaku ini❤️


Mohon maaf apabila masih banyak kesalahan atau ceritanya boring,,


semoga saya masih bisa terus berkarya dan mengembangkan lagi ide ide cerita yang lainnya.

__ADS_1


Selanjutnya nya kemungkinan saya akan meneruskan novel "HAFIDZ CILIK YANG TERBUANG"


Atau saya akan membuka cerita baru lagi,mohon terus dukungan nya yaa💋💖***


__ADS_2