
"Dia terlihat mirip dengan seseorang yang ku kenal, meskipun dia adalah persi mudanya!"Batin Pangeran MaliQ,penuh selidik.
"Ternyata betul Yang Mulia,dia adalah selir Pangeran Fath dan dia berasal dari Indonesia!"Kata ajudannya.
"Apa kau tidak merasa dia mirip dengan pengasuh putra ku?"kata Pangeran MaliQ.
"kenapa anda berpikir begitu?wajah dia bahkan tidak terlihat."jawab ajudannya
"Gerak geriknya juga fostur tubuh nya,bahkan suaranya begitu mirip,bahkan katamu dia berasal dari Indonesia,bukan kah ibu asuh putraku juga berasal dari sana?"
Ajudannya hanya terdiam sambil memperhatikan Ayya.
Memang 4 tahun lalu saat ia dan Tuan nya yang sedang melakukan ibadah umrah ditanah Suci,ia sempat menyelamatkan nyawa seorang ibu ibu berasal dari Indonesia yang akan dijual oleh seorang Kaum Asli negara itu di perkampungan kumuh,saat itu Tuannya sedang melewati jalan itu dan melihat seorang ibu ibu sedang diikat tangan nya dalam keadaan tak berdaya.
Karena merasa iba, Pangeran MaliQ menawarnya dengan harga tinggi dan membawa ke Singapura tempat ia tinggal saat itu,karena Ibu Pangeran MaliQ berasal dari Singapore dan ayahnya adalah seorang Raja Brunei.
Ia menjadikan ibu ibu itu sebagai pengasuh putra angkat nya,dan sekarang mereka tinggal di Brunei.
Pangeran fath dan Pangeran MaliQ adalah teman semasa kuliah dulu, mereka berdua sama sama Pangeran pembuat onar.
"heii,Maliq siapa yang mengundang mu kemari,aku bahkan tak ingat punya teman seperti mu!"Sapa Pangeran Fath sambil meninju Pangeran MaliQ.
"Sialan kau Fath, hormat lah sekarang kepada ku,aku adalah putera mahkota seperti kakak mu!"Timpal Pangeran MaliQ.
"wouww!!sombong nya si pembuat onar!"
"Hahaha"
Mereka berdua tergelak dan akhirnya saling berpelukan melepas kerinduan!
"Pangeran MaliQ sedang melakukan perjalanan bisnis Fath,aku berinisiatif mengundang nya,aku yakin kau akan senang dengan kejutan dariku!"Kata Pangeran Rasyid.
"Terima kasih kak,ini hadiah terindah,apa kau akan lama disini Maliq?eh Yang Mulia Putera Mahkota Maliq?"goda Pangeran Fath.
"Dasar kau!!"Kata Pangeran MaliQ sambil memukul bahu Pangeran Fath.
"Yaa aku ada proyek disini, kemungkinan Minggu depan baru selesai.!"
"Baiklah aku siap kan kamar untukmu di istanaku, Jangan menolak,aku ingin mengenang masa lalu dengan mu!"kata Pangeran Fath sedikit memaksa.
"Oke oke!!kau masih seperti dulu Fath,dasar pemaksa! jangan jangan ,,Tuan putri yang cantik ini dipaksa agar mau menikahi dengan mu Ya!"
Glek'
semua terdiam, karena fakta nya adalah Pangeran Fath yang dipaksa menikah dengan putri Liana.
"Oke Maliq, nikmatilah pesta nya ,aku harus menyapa tamu tamu yang lain nya dulu.Ayya !! siap kan beberapa kamar untuk tamuku ini!dan buatlah dia senyaman mungkin!"kata Pangeran mengalihkan perhatian.
"Baik Yang Mulia!"Jawab Ayya sambil beranjak dari pesta untuk memberitahu pelayan lain untuk menyiapkan kamar.
"Anda butuh berapa kamar Yang Mulia!"Tanya Ayya Kepada Pangeran MaliQ.
Ayya sedikit terkejut ternyata pria yang memberi nya saputangan tadi adalah seorang putra mahkota.Dan ia agak sedikit malu karena sikapnya agak kasar tadi.
"Dua kamar aku rasa cukup,aku tidak membawa terlalu banyak personil keamanan, perempuan cengeng!"kata Pangeran MaliQ Setengah berbisik.
Ayya tidak menggubris nya setelah membungkuk ia pun pergi untuk menyiapkan dua kamar tamu.
*****
Setelah acara selesai Pangeran Fath Malah pergi menuju kamar pribadinya dan tidak masuk ke kamar pengantin yang sudah disediakan untuk putri Liana.
__ADS_1
Sedangkan Ayya mengantar Pangeran MaliQ untuk beristirahat dikamar tamu yang sudah disediakan.
"Silahkan Yang Mulia!Jika anda butuh sesuatu silahkan panggil saja pelayan yang ada disini,tidak usah sungkan.Pangeran Fath akan menemui anda besok pagi saat sarapan!"Kata Ayya sambil mempersilakan tamu Tuannya itu untuk beristirahat.
"Heii,tunggu dulu!aku belum tau nama mu!"Teriak nya saat Ayya akan keluar begitu saja setelah mengantar nya ke kamar itu.
"Cahaya!"kata Ayya,
"panggil saja Ayya,saya adalah pelayan pribadi Pangeran Fath,jika anda butuh sesuatu yang lain,silahkan katakan pada saya, saya akan mengirim pelayan untuk melayani kebutuhan anda."
jawab Ayya menegaskan bahwa Ayya hanya akan mengikuti perintah Tuannya saja.
"Kau barasal dari Indonesia?aksen Melayu mu masih terdengar kental!"tanya Pangeran MaliQ berusaha menyelidiki Ayya.
"Betul Yang Mulia,!"jawab Ayya seperlunya nya saja.
"Wouw,berarti kita tetanggaan dong!Aku berasal dari Brunei!"kata Pangeran MaliQ, padahal Ayya sudah tau kalau dia adalah Pangeran dari Brunei, bukan kah tadi saat bercakap cakap dengan Tuan nya Ayya juga ada disitu.
"Saya salah mengira Yang Mulia,karena wajah anda seperti orang Asia timur tapi cara berbicara anda seperti orang Melayu!"Kata Ayya mengutarakan pendapat nya.
"Kau pikir aku orang mana?aku memang Peranakan Melayu Tionghoa."
"oh pantas saja!"gumam Ayya.
"Sudah berapa lama kau bekerja dengan Fath?"tanya Pangeran itu semakin kepo.Dan Ayya tidak seperti biasanya,dia terlihat nyaman nyaman saja dengan Pangeran MaliQ,mungkin karena mereka berasal dari rumpun yang sama,jadi Ayya merasa bertemu teman sekampung,hanya saja beda kasta.
"2 bulan lagi dua tahun Yang Mulia!"
"Kau berniat memperpanjang kontrak dengannya?"
"Entah lah, Saya belum memikirkan kan nya!"
"Saya permisi Yang Mulia!"jawab Ayya pula.Sepertinya dia sudah salah mengira.
Padahal Pangeran MaliQ ingin menunjukkan foto sesorang yang dia anggap mirip dengan Ayya.
Terutama matanya itu yang meneduhkan,mereka sama sama memilikinya.
Namun Ayya masih terlihat menjaga jarak dengan nya.
"Kamar anda disebelah Tuan, silahkan kalian beristirahat lah dengan nyaman!"
Kata Ayya kepada para pengawal Pangeran MaliQ,lalu ia membungkuk dan pergi.
***
"Kau lama sekali Ayya?!apa dia menggodamu?!"Kata Pangeran Fath dengan nada marah.
"Anda pikir Saya sehebat itu?sehingga semua Pangeran menyukaiku!Saya hanya menyiapkan keperluan nya saja!"
"Kan bisa menyuruh yang lain Ayya!kakak ku saja menyukai mu apalagi MaliQ,bisa saja dia juga menyukaimu!aku tau sifat dia yang playboy!"
"Tidak akan Yang Mulia!sudah lah segera mandi dan cepatlah temui istri baru mu itu!kau ingin dia pingsan karena menunggu mu!"
"Aku ingin disini bersama mu!"kata Pangeran sambil bergelayut manja dileher Ayya.
"Pangeran!Tolong jangan begini!"
"Sudah lah aku capek,biarkan aku disini memeluk mu,aku ingin istirahat dengan nyaman,oke?!"
"Terserah!paling juga nanti putri putri itu akan menyusul mu kemari!kata Ayya.
__ADS_1
"Haha putri putri,,,, Liana Ayya namanya Liana!"
",Bodo amat!"
"Wauw! seperti nya ada yang sedang cemburu!kemarilah pelayan kecilku!"
"Sana ah mandi lah!"kata Ayya sambil mendorong tubuh Pangeran Fath.
"Aku sudah mandi Ayya apa kau tidak melihat rambut ku yang basah dan wangi?!"
"kalau begitu pergilah tidur!katanya tadi capek!?"Kata Ayya lagi,dia terlihat uring-uringan tak jelas.
Pangeran malah menghampiri Ayya yang sedang duduk di kursi meja rias,ia mengambil sisir dan menyisir rambut Ayya denga perlahan.
"Aku menikah dengan Liana karena kamu yang memaksa,meskipun aku tak yakin kalau dia benar benar sakit atau tidak!Tom sedang menyelidiki nya,tapi apapun hasil nya aku tak perduli,bagiku kau lah segalanya,dan Liana,aku hanya melakukan karena desakan ibu suri dan kau ikut ikutan memaksaku."kata Pangeran Fath sambil memutar kursi yang Ayya duduki agar wajah Ayya menghadapnya.
"Aku tau,,Jadi kamu gak usah tak enak hati jika harus menunaikan kewa,,,,"
"suttt,,!jangan dibahas terus,kepala ku pusing karena aku menginginkan mu malam ini!"Pangeran Fath meletakan Telunjuknya dibibir Ayya,dan,
"Cup!"
Pangeran fath membungkam mulut Ayya dengan mulut nya dan mereka pun akhirnya saling terhanyut dalam buaian kerinduan mereka yang sering tertahan.
Saat sedang asyik di puncak kenikmatan,tiba tiba ada yang menggedor gedor pintu kamar Pangeran Fath.
"Sayang ada yang datang,"bisik Ayya.
"Biar saja!"
Namun seseorang tetap menggedor pintu semakin keras,
"Fath!!!apa kamu sudah tidur!!Fath!?"
Ternyata itu adalah suara putri Liana.
"Sayang!!itu Puteri Liana!"bisik Ayya sambil menahan dada Pangeran Fath agar menghentikan aksinya.
"Sebentar lagi sayang!"Kata Pangeran Fath tak peduli,ia menjambak rambut Ayya sambil terus melancarkan aksinya karena ia hampir mendapatkan ******* dan,,,
"Ahhh, sudah selesai,,cup cup cup!"ia menciumi Ayya dan beringsut bangun.
"Kenakan lagi pakaian mu dan jangan bersuara oke?!aku akan segera kembali!"
Kata Pangeran Fath sambil memakai jubah tidur dan menuju pintu untuk membuka pintu yang dari tadi mengganggu kesenangan nya.
Ayya pun ikut bangun dan segera memakai jubah tidurku nya ia beranjak dari tempat tidur dan bersembunyi di balik gorden,ia takut putri Liana masuk dan melihatnya,Ayya yakin Puteri Liana akan mengamuk karena ia sudah mencuri malam pertamanya.
***
Mohon maaf jika ada kesamaan tempat kota,Negara,tokoh dsb.
Author tidak pernah berniat menyinggung atau melibatkan suatu hal yang sifatnya sensitif,atau terbawa dalam kehidupan nyata.
Ini hanya halu nya Author saja,Mohon maaf atas segala khilaf dan kekurangan Author yang hanya mempunyai kemampuan yang terbatas 🙏🙏
Terimakasih untuk semua para readers atas semua dukungan nya,Author semangat sekali nulis jika banyak yang like,vote dan comen 😘😘tkyu so much😄
Maaf jika terkadang aku telat up yah,soalnya dengan segala keribetan ku,jadi waktu aku nulis nya pun sangat terbatas 😭
sabar menunggu,terus dukung aku dan Jan pada kabur yaaa🤣
__ADS_1