
Putri Liana sangat terkejutnya dengan apa yang ia lihat.
Tunangan nya yang akan menikahinya satu Minggu lagi sedang asyik bermesraan dengan pelayan rendahan yang selama ini ia benci.
Bukan nya pergi karena tak tahan melihat Pangeran Fath dan Ayya yang sedang bergumul, putri Liana malah mendekati mereka,ia berdiri di ujung kolam,menonton dua insan yang berbeda kasta yang sedang dimabuk asmara.
Tak lama kemudian,Ayya menyadari kehadiran seseorang diantara mereka.
Ayya menghentikan aktifitas nya, Pangeran Fath yang keheranan melihat Ayya yang tiba tiba menjadi pendiam,masih tak bergeming memeluk mesra pelayan kesayangan nya itu.
Ayya memberi isyarat dengan matanya, Pangeran Fath pun tersadar bahwa Putri Liana ada disitu memperhatikan mereka, perlahan Pelukan sang pangeran melonggar,dengan santai Ayya naik dari air lalu memakai handuknya dan mengambil handuk milik Tuannya laku memakaikan kepada Sang Pangeran.
Pangeran fath terlihat santai duduk di kursi yang ada disitu.
"Pllakkk!!"
Satu tamparan keras mendarat di pipi Ayya.
"Pelayan rendah sepertimu berani beraninya menyentuh tubuh Tunangan ku yang seorang pangeran!!"Teriak putri Liana dengan amarahnya yang memuncak.
Tangan Putri Liana sudah siap kembali mendarat di pipi Ayya yang satunya lagi,namun Pangeran Fath menangkap tangan tunangan nya itu lalu menghempaskan nya.
"Jangan coba coba menyentuh wanita ku Liana!atau kau akan tau akibatnya!"kata Pangeran Fath dengan tatapan tajamnya.
"Fath,,!!!kau keterlaluan!! pernikahan kita sudah didepan mata,kau malah main gila dengan nya,seorang pelayan lagi,kau sungguh keterlaluan Fath!Aku kira kau pria baik yang akan mendampingi ku seumur hidupku,ternyata kau sama sama murahan nya dengan pelayan rendah itu!!"
Teriak putri Liana.
Ayya segera pergi menghindari perdebatan mereka,ia menuju kamar mandi ingin membersihkan kembali tubuh nya dengan sempurna.
"Aku sudah bilang batalkan saja pernikahan konyol kita, Liana!!"Kata Pangeran Fath sambil mengeringkan rambut dengan handuk.ia terlihat biasa saja sedangkan amarah putri Liana begitu menggebu.
"Pernikahan konyol katamu?? Pernikahan kita demi kebaikan kerajaan dan bisnis kita Fath,dan aku sangat mencintaimu!Dulu kau juga sangat tergila gila padaku Fath, namun setelah kau memiliki pelayan rendahan itu,kau barubah!"
"Berhenti menyebutnya pelayan rendahan Liana!!dia segalanya bagiku!!"potong Pangeran Fath.
"Apa?! apa aku tidak salah dengar!"putri Liana benar benar shock mendengar ucapan tunangan nya itu.
"Batalkan saja pernikahan nya jika kau tak suka Liana,aku tak peduli dengan apapun ,Ayya akan selalu disisiku apapun yang terjadi!!"
Putri Liana terpaku, lalu ia melucuti pakaian nya sehingga tak tersisa sehelai pun.
"Lakukan juga padaku Fath,seperti waktu itu,kau pun sangat menikmati nya!aku lebih akan memuaskan kan mu!Maka aku pun tak akan peduli jika kau pun ingin tidur dengan wanita mana pun!"Kata putri Liana sambil mendekati pangeran fath,berusaha memeluknya dan mencium bibir Sang Pangeran.
Pangeran fath menahan tubuh Liana agar tak bersentuhan dengan tubuhnya.
"Pakai kembali baju mu! pernikahan kita tetap akan ku batalkan,aku akan segera menemui Ibu Suri!"kata pangeran fath sambil pergi meninggalkan putri Liana begitu saja.
"Fath!!Kau sungguh keterlaluan!kau sudah menghinaku Fath, Fath , Fath,?!hwa,,hwa,hwa!!teriak putri Liana dan tangisnya pun pecah.
Ia segera memakai bajunya kembali dan mengejar Pangeran Fath.
Di kamar nya Pangeran fath sedang memakai baju dibantu Ayya.
"Fath tolong jangan batalkan pernikahan kita ,aku tidak masalah dengan urusan pribadimu apapun itu!Fath, please!aku mohon Fath!"Kata putri Liana sambil bersimpuh memegangi kaki Pangeran Fath.
__ADS_1
"Maafkan aku Li,Aku tidak ingin menyakiti siapapun,aku tak bisa hidup dengan orang yang tak kucintai,aku tak ingin terus terusan bersandiwara seperti kakak ku!
minggir lah,aku harus segera pergi menemui klien,aku aka bicara nanti kepada ibu Suri!"Kata Pangeran Fath sambil menghempaskan kakinya yang terus dipegangi Putri Liana.
Pangeran fath pun segera pergi diikuti Ayya dan Tom.
"Fatth!! Fath!!tunggu!!"Teriak putri Liana meraung raung.
""Aku tak akan melepaskan mu begitu saja Fath,kita lihat saja nanti!Aku akan bicara kepada Ibu Suri sebelum Fath menemuinya!"gumam putri Liana,ia pun pergi menemui ibu Suri di istana Hareem.
"Bagaimana Persiapan pernikahan nya Putri Liana?katakan saja jika ada yang kurang,kamu tidak usah sungkan sayang!"
Kata Ibu Suri begitu mendapat kunjungan dari Putri Liana.
Namun putri Liana malah menangis tersedu,
"Loh,,kenapa Calon pengantin kok malah nangis! apa fath menyakiti mu?"ibu suri heran melihat putri Liana yang datang malah menangis.
"Pangeran fath ingin membatalkan pernikahan kami Yang Mulia! hiks hiks hiks!"putri Liana terus menangis
"Aku akan berbicara dengan ayah ku!"
katanya lagi.
"Jangan tergesa-gesa,kamu tau kan Fath itu orangnya spontan,jika emosi nya sudah reda,nanti juga ia akan berubah pikiran lagi,untuk saat ini jangan buat dia emosi dulu, bersabarlah putri Liana."
Kata ibu suri mencoba menenangkan nya.
"kali ini dia serius Yang Mulia!"teriaknya histeris.
kemudian putri Liana menceritakan semuanya,apa yang dia lihat dan apa yang dia dengar.
Ibu suri menghela nafas panjang setelah mendengarkan cerita putri Liana.
"Memang sulit untuk menghentikan orang yang sedang jatuh cinta Liana!kita tak dapat memungkiri hukum alam,naluri seorang raja atau para pangeran,mungkin kau sering mendengar rumor seorang Raja atau Pangeran memiliki hak penuh atas pelayan nya, itulah yang sering terjadi Putri Liana!"
"Jadi selama ini Yang Mulia tau?dan Yang Mulia membiarkan nya begitu saja?!"
"Apa yang harus aku lakukan Liana?,bukan sekali dua kali aku sudah berusaha melenyapkan, tapi berkali kali dia lolos."
Putri Liana terdiam,ia sedang memutar otak nya bagaimana cara nya untuk memisahkan Pangeran Fath dari pelayan nya itu.
"Saranku kau sebaiknya temui pelayan itu,buat dia agar meyakinkan Fath agar melanjutkan pernikahan nya dengan mu,saat ini fath hanya akan mendengar kan pelayan nya itu saja,aku pikir hanya itu yang bisa kau lakukan jika kau ingin Fath menjadi milik mu!"kata ibu Suri sambil mondar mandir kesana kemari,ia pun kebingungan,Ayah putri Liana termasuk orang terkaya dan berpengaruh di negara nya,sayang jika sampai Pangeran Fath tidak jadi menikah dengan Liana.
Putri Liana menggeleng geleng kan kepalanya dengan cepat,
"Tidak,tidak!!,itu tak mungkin saya lakukan,saya tak ingin memohon dan memelas belas kasian dari orang rendah seperti dia Yang Mulia,itu tidak akan pernah terjadi!"
"Lalu??kau ada ide lain? kalau begitu kau minta saja bantuan Ayahmu untuk melenyapkan nya,,dia mungkin lebih dari mampu!"Kata Ibu Suri.
Putri Liana bangkit,ia seperti sudah menemukan ide.
"Liana mohon undur diri Yang Mulia!"
"Baiklah kalau begitu!"Jawab Ibu Suri tersenyum.
__ADS_1
'kita lihat apa yang akan terjadi!'Batin nya.
****
Sementara itu Ayya sedang mendampingi Tuannya untuk bertemu seseorang yang katanya ingin menjalin kerjasama dengan Pangeran Fath dalam proyek senjata canggih dan keluaran terbaru yang sangat mutakhir.
Mereka telah sampai dititik pertemuan yang dijanjikan,sebuah kastil tua yang terletak di tepi jurang yang curam,jauh dari keramaian dan sangat rahasia.
Di setiap pintu gerbang dipasang sensor pengaman yang canggih.Untuk sampai di pintu masuk pun pengawalan nya begitu ketat.Setiap pintu terbuat dari baja dan dipasang kode rahasia, setiap pengawal nya memakai kostum seperti robot anti peluru yang apabila di tembak mereka tidak mudah tumbang.
"Mengapa anda tertarik untuk datang kesini Yang Mulia? seperti nya ini sangat berbahaya."kata Tom berbisik kepada Tuannya.
"Aku butuh senjata mutakhir untuk melengkapi proyek pengawalanku,dan jika dijual untungnya akan sangat besar ,Tom,ini adalah senjata masa depan!"Kata Pangeran Fath terlihat bersemangat.
"Apa ini Legal?"Tanya Ayya.
Pangeran fath mengangkat kedua bahunya ke atas.
"Kau tak perlu khawatir,semunya akan baik baik saja!"
Akhirnya Tom dan Ayya hanya terdiam dan mengikuti terus langkah Tuan mereka.
Senjata mereka yang disembunyikan di balik baju pun dilucuti semua sebelumnya mereka masuk ke ruang utama tempat Bos Mafia itu berada.
Terbukalah satu pintu terakhir,, yang didalam telah menunggu seorang pria Rusia dan para pengawal pribadinya yang berdiri dibelakangnya.
"Selamat datang di istana ku Pangeran Fath Yang Mulia!"Sapanya dengan menggunakan bahasa Inggris dengan akses Rusianya yang kental.
Perawakannya tinggi besar,rambut bagian depannya botak,berkumis tipis,dan bermata biru.Dia terlihat menyeramkan dengan sorot mata yang tajam.
Matanya beralih ke arah Ayya dan tak henti hentinya memandang nya,membuat Ayya risih dan Pangeran Fath pun sadar akan hal itu.
"Bagaimana prorek nya Tuan Josh?"Tanya Pangeran Fath mengalihkan perhatian pria itu dari Ayya.ingin rasanya ia mencongkel mata nya yang terus menelusuri Ayya.
"Senjata apa yang kau inginkan Pangeran?!"
"Tentu saja senjata yang paling canggih yang kau miliki!"
"hahaaha,,kau butuh senjata untuk apa Pangeran??apa kau ingin melakukan kudeta?"kata pria itu sambil berdiri dari duduknya dan menghampiri Pangeran Fath.
"Sejak bisnis ku berkembang pesat, aku jadi banyak musuh yang ingin melenyapkan ku,aku ingin para pengawal ku dilengkapi senjata yang paling mutakhir agar dapat melindungi ku dengan benar!!"
"Oh aku pikir kau datang karena ingin turut bergabung dalam proyek terbaruku,apa kau tidak penasaran? Senjata ini dapat membunuh target lewat udara!"kata pria itu bersemangat.
"Rudal??"Selidik Pangeran Fath.
"Tapi tidak meledak Pangeran,kita hanya perlu menembakan virus mematikan ke tempat yang kita inginkan dan,,wushh! semua orang akan terpapar virus dan kita tinggal buat penawarnya, lalu kita akan kaya raya Yang Mulia.hahaha,,!!!semua orang akan berebut menginginkan penawar,dan ini bisnis yang paling menjanjikan!!"Kata pria itu sambil terus tergelak.
"Maaf aku hanya ingin membeli senjata tembak jarak jauh yang mudah dibawa ke mana mana!"Kata Pangeran Fath,ia merasa menyesal sudah datang menemui pria itu.
"Baiklah jika kau tidak tertarik,aku tetap akan melanjutkan proyek ini dengan investor lain,,aku akan memberikan senjata yang kau butuhkan dengan harga murah namun dengan satu syarat!"Kata pria itu sambil menghisap cerutunya.
"Syarat apa,aku datang bukan ingin perang!"kata Pangeran mendinginkan suasana.
"Haha,kau sangat pintar dan terlalu berhati hati,juga sangat cepat tanggap!!
__ADS_1
Aku tak akan membiarkan kalian keluar hidup hidup setelah mengetahui proyek ku!!"