Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Aku tak bisa hidup tanpa mu!


__ADS_3

"Ambilkan Aku Sop yang itu!"Kata putri Liana kepada Ayya,ia makin berani main perintah kepada Ayya jika didepan banyak orang.


Ayya mengangguk sambil berputar mengambil Sop panas untuk putri Liana.


Pangeran fath sangat tak nyaman dengan perlakuan putri Liana kepada Ayya,namun apa daya,ia tak ingin membuat keributan di depan orang banyak pagi pagi.


"Aww!!apa kau sengaja ingin melukai tanganku Ya??!!aw, panas!! ini panas sekali,, Aduhh!!"Teriak putri Liana,ia sengaja menumpahkan Sop yang panas itu hingga mengenai tangan nya sedikit, sedangkan kedua jari tangan Ayya hampir semua terkena kuah yang sangat panas itu.


kenapa kamu sangat ceroboh! seharusnya kau lebih berhati-hati!"Kata ibu Suri.


"Maaf kan Saya ! Saya tidak sengaja Yang Mulia!"


"Tangan mu terluka,Ayo segera masukkan tanganmu ke dalam air dingin!"Kata Pangeran Fath sambil berdiri menghampiri Ayya.


"Fath!!tanganku sakit!"Teriak putri Liana manja.


Pangeran fath terlihat bingung harus menolong siapa.


"Nanti kulit mu bisa melepuh,Ayo segera obati!"Pangeran MaliQ mencoba menengahi kebingungan sahabat nya,


'Kenapa semua orang selalu perhatian kepada pelayan ini, sebenarnya apa istimewanya dia? menyebalkan!'bahkan orang baru seperti Maliq pun ikut ikutan begitu perhatian pada pelayan rendah seperti nya,aneh!!'batin putri Zarra.


Padahal Pangeran MaliQ mencari kesempatan agar dapat berbicara dengan Ayya,ia menyeret Ayya menuju westafel di depan kamarnya.


Ia segera memasukan tangan Ayya ke dalam westafel,Ayya hanya diam menurut saja,


"Saya bisa sendiri!"Tolak Ayya saaat tangan Pangeran MaliQ membantu merendam tangan Ayya.


Pikiran Ayya kemana mana,kini perhatian Pangeran Fath memang harus terbagi,itu memang pasti akan terjadi,tapi hati nya sakit meskipun ia berusaha menekan nya.


"Apa kau baik baik saja,? jika merasa tertekan, berhenti lah!"


Pangeran MaliQ mengerti perasaan Ayya.


"Sok tau!"Kata Ayya ketus.


"Apa kau mengenal dia?"Tanya Pangeran MaliQ sambil memperlihatkan layar ponsel nya, terlihat disana ada foto seorang ibu ibu sedang menggendong anak laki laki berusia sekitar 5 tahunan.


Netra Ayya tertuju kepada sosok ibu ibu itu.


Wajahnya Kirut seperti tersiram air panas sampai bagian mata.


Ayya terus menelisik sosok itu,ia terus memperbesar gambar nya, mulut nya ternganga setelah benar benar yakin siapa sosok itu sebenarnya.


"Ibu?! dia ibuku?!"Katanya terkejut, sekali lagi dia memeriksa ponsel milik pangeran MaliQ itu.


"Benar dia ibu ku!Anda tau dimana ibuku?dimana dia?"Ayya memberondong Pangeran MaliQ dengan pertanyaan pertanyaan nya sambil mengguncang guncang bahu pria itu.


"Tenang dulu Ayya!!oke aku akan ceritakan semua nya.duduklah dulu!kita obati dulu tangan mu itu agar tidak melepuh!"Kata Pangeran MaliQ sambil mendudukkan Ayya di kursi tamu.

__ADS_1


Ajudannya menyodorkan lap dan sebuah salep kepada Pangeran MaliQ.Dengan telaten Pangeran MaliQ mengelap tangan Ayya agar kering dan mengoles nya dengan salep lalu meniup niup tangan Ayya yang memerah.


"Aku menemukan Bu Yati yang akan dijual di perkampungan saat aku melaksanakan ibadah umroh 4 tahun lalu,aku membawa nya ke Singapura dan menjadi pengasuh Putra ku hingga kini."


"Kenapa ibuku tak berusaha pulang ke Indonesia?Aku selalu menunggu nya pulang,dan satu satunya alasan ku masih disini adalah karena ingin menemukan ibuku!"kata Ayya lirih.ia mulai terisak.


"Aku sering menawarkannya untuk pulang,tapi dia selalu saja menolak!dia biang tak berani pulang dengan kondisinya yang seperti itu,dulu dia sempat dinodai dan disiksa,dia takut suaminya dan kamu tak ingin lagi menerima nya lagi."


Tangis Ayya pecah seketika.


"Bugh!"


"Apa yang kau lakukan padanya?!jauhkan tanganmu darinya!"


Pangeran fath yang cemas dengan kondisi Ayya ingin segera menyusul Ayya dan Pangeran MaliQ, namun selalu ditahan putri Liana.


Saat Pangeran Fath bisa melepaskan diri dari putri Liana,ia melihat tangan Pangeran MaliQ sedang memegang bahu Ayya.Dia yang sudah terbakar emosi menyangka kalau mereka sedang bermesraan, dengan kalap ia memukul Pangeran MaliQ.


"Dasar murahan!Kau sengaja merayu setiap Pangeran?!kau merasa dirimu hebat karena selalu disukai setiap Pangeran?!"Teriak Pangeran fath sambil menarik Ayya agar berdiri.Ia menjambak jilbab Ayya hingga wajah Ayya terdongak menatap ke arahnya.


"Hentikan Fath!kau sudah salah Faham!"Kata Pangeran MaliQ.


Keributan mereka menarik perhatian semua orang,semua penghuni istana berdatangan melihat kejadian itu, putri Liana tersenyum senang melihat kejadian itu.


"Akhirnya Ketahuan busuknya tuh pelayan!"bisik Putri Zarra sambil menyenggol lengan putri Liana.


Putera mahkota menghampiri mereka ingin menanyakan apa yang sedang terjadi.


Apa yang terjadi Pangeran MaliQ?"kata Pangeran Rasyid mencoba menengahi mereka.


Pangeran MaliQ mengelap darah yang keluar dari sudut bibirnya dengan tangan.


"Aku sedang mengobati luka Ayya dan bercerita kalau ibunya ada bersamaku,Fath malah marah dan mengira kami sedang bermesraan!"


"Apa??Ibu nya ada bersamamu?"


Tanya Pangeran Fath terkejut.


Ia melonggarkan cengkraman nya terhadap Ayya dan memandang wajahnya yang bercucuran airmata tanpa mengeluarkan kata sepatah pun.


"Saya akan ikut pergi bersama Anda Pangeran MaliQ!"Kata Ayya dingin dan berlalu menuju kamarnya.


"Apa maksudmu ibu nya ada bersamamu?dan bagaimana kau bisa yakin kalau Ayya adalah anaknya?!"Cecar Pangeran Fath,ia merasa sangat bersalah karena emosi dan sudah salah faham.


"Duduklah dulu Fath dan dengar penjelasan MaliQ!"kata kakaknya.


"Aku menemukan Ayya kemarin dipernikahmu di balkon belakang istana ini,ia sedang menangis,entah! aku tak tau apa yang sedang ia tangisi karena aku belum tau apa posisi dia sebenarnya di istana ini.Aku tertarik padanya karena aku merasa gerak geriknya mirip dengan pengasuh putra ku yang berkewarganegaraan indonesia.Aku berusaha mendekati nya karena itu Fath!


Saat Pangeran Rasyid memanggil nya dengan panggilan Nur,aku semakin yakin kalau itu dia,bahkan suara nya,sorot matanya begitu mirip dengan nya.

__ADS_1


Aku menunjukan Foto pengasuh ku dan Ayya bilang kalau dia benar ibunya.Aku hanya menenangkan nya Fath,aku tidak memeluk nya bahkan dia tidak merayuku.dia selalu menghindar dari kemarin padahal aku ingin meyakinkan kalau dia adalah orang yang kucari selama ini.Ibunya sedang terbaring dirumah sakit dan ingin sekali bertemu dengan nya,Tuhan menuntunku kesini dan bertemu dengan Ayya!"


Pangeran fath mengusap wajah nya kasar.


Ayya pasti sangat tersinggung dengan perkataan nya tadi.


Kemudian Pangeran fath beranjak mencari Ayya.


Ia mendapati Ayya sedang berkemas dikamarnya.


ia mendekati nya perlahan dan berjongkok dihadapan nya.


"Heii, maafkan aku!"kata Pangeran Fath sambil hendak memeluk Ayya.


Ayya segera berdiri dan menyodorkan dokumen kontrak kerjanya.


"Saya sudah menandatangani pemutusan hubungan kerja dengan Anda,jika anda merasa Saya harus ganti rugi, silahkan tarik kembali semua aset dan uang yang sudah anda berikan kepada saya.


"Heii,heii,tunggu dulu!! maafkan aku please,Ayya!kita temui bersama ibumu oke?!"


"Urus saja kerajaan mu ini Yang Mulia juga istri baru mu itu!tidak usah anda ikut campur urusan pelayan murahan sepertiku! minggir!! lepaskan aku!!"


Ayya beranjak pergi membawa koper berisi barang barang nya.


"Ayya,Ayya, Ayya,tunggu Ayya please!heii!!jangan tinggalkan aku Ayya!"Pangeran Fath mengejar Ayya yang terus berjalan menuju ruang tamu dimana Pangeran MaliQ berada.


"Apa kita bisa pergi sekarang Yang Mulia!"Kata Ayya kepada pangeran MaliQ.


Pangeran Maliq terlihat bingung sambil memandang Pangeran Fath.


"Euhh,,,"Pangeran MaliQ terlihat berpikir.


"Saya akan menunggu anda di hotel jika anda masih punya urusan!"kata Ayya sambil pergi dan mendorong kopernya.


"Sorry Fath!aku hubungi kamu nanti!"Kata Pangeran MaliQ.Ia bergegas menyusul Ayya.


Pangeran fath hendak menyusul mereka,namun ditahan oleh kakaknya nya.


"Biarkan Ayya menyelesaikan urusan nya Fath,beri dia waktu!"


"Aku sudah berkata kasar padanya tadi!"Kata Pangeran Fath penuh sesal.


"Bugh!"Pangeran Rasyid memukul adiknya tiba tiba.


"Itu karena kau sudah menyakitinya!Jika dia pergi kau pantas mendapatkan nya,aku sering bilang jika kau menyia nyiakan nya,aku atau orang lain akan mengambilnya!"Kata Pangeran Rasyid sungguh sungguh,ia pun berlalu meninggalkan Pangeran Fath dengan penyesalan yang begitu dalam.


Pangeran fath pun pergi dengan mobilnya,ia berniat menemui Ayya sebelum Ayya pergi menemui ibunya di rumah sakit di Singapura.


Ia akan menyesal seumur hidup jika sampai Ayya benar benar meninggalkan nya.

__ADS_1


'Aku tak akan bisa hidup tanpa mu Ayya'


__ADS_2