Cahaya Dari Asia

Cahaya Dari Asia
Sabotase


__ADS_3

Ayya mengoleskan salep ke sudut bibir Pangeran Fath yang sedikit sobek.


Ayya juga memijat kaki Tuannya yang telah diinjaknya dan mengompresnya dengan air hangat.


"Kau sudah merusak wajahku yang tampan Ayya!"kata Pangeran sambil meringis Kesaktian.


"Itu hanya luka sedikit yang mulia,besok pagi juga pasti akan hilang bekasnya.maaf kan Saya Yang Mulia,lagipula itu salah anda sendiri,ngintip ngintip orang ganti baju, memalukan!!"


Pangeran Fath mendelikan matanya kesal.Dan ia sekarang malah salah fokus melihat sebagian tubuh Ayya yang terbuka.Meski Ayya menutupi tubuhnya dengan Sorban miliknya,tapi itu hanya menutup sebagian,betisnya yang putih mulus masih terlihat jelas,rambut nya yang basah ia tutupi dengan handuk yang ia sanggul kan,leher nya yang jenjang membuat Pangeran Fath menelan Saliva nya.


Matanya yang sedang menggerayangi tubuh Ayya tertangkap basah,Ayya segera menutup tubuhnya yang terbuka,dan segera berdiri untuk mengganti bajunya dengan yang lebih tertutup.


Namun tangan Pangeran Fath menarik sorban Yang Ayya pakai,


"Siapa yang mengizinkan mu memakai sorban milik ku,kembalikan!!"


Ayya sangat kesal dengan tingkah Tuan nya hari ini.


Ia pun menarik sorban itu agar Tuan nya melepaskan nya.


Dan akhirnya terjadilah aksi tarik tarikan.


"Hentikan Yang mulia,kau ingin wajahmu itu tambah babak belur,,!!"Kaya Aya kesal.


Karena kain itu tak kunjung dilepaskan oleh Tuan nya, akhirnya Ayya pun membiarkan kain itu lepas,dan tubuh nya yang hanya terbalut kain tipis dibiarkan terlihat jelas oleh Tuannya.


"Anda ingin melihat ini,,?? lihatlah!! lalu apa selanjutnya nya?"


Ayya pun beringsut dan memakai baju dihadapan Tuannya.


"Saya akan tidur dikamarku yang lama!"


"Heii,kau tak akan membiarkan ku kesakitan sendirian kan!!"


"Blughh!!"


Ayya menutup pintu kamar itu dengan keras.


"Ahh siall!!dia begitu sulit ditaklukan!"


gerutu pangeran Fath.


******


"Kalau saja tujuannya bukan Bali,dan kau ingin pulang kampung,aku malas untuk pergi."gerutu Tuan Fath,saat mereka sedang bersiap siap untuk pergi ke Bali bersama Putra mahkota dan yang lainnya.


"Kalau begitu batalkan saja yang mulia,saya tidak masalah jika tidak pulang,kita bisa pergi lain waktu."


"ckk,kau tau sendiri,akhir akhir ini Ibu Suri jadi seorang pemaksa!"


"tidak apa-apa,saat saya pulang, puteri Liana akan selalu bersama anda!"sindir Ayya.


"Memang nya kau tidak masalah?"


"Dia kan tunangan Anda,lagipula dia begitu cantik,masa iya sih anda akan menolaknya."


"Wahh,kau benar juga,pasti akan menyenangkan ditemani oleh nya!"jawab Pangeran Fath,ia ingin tau reaksi Ayya.


"aww!"Ayya berteriak karena jarinya kejepit risleting koper,ia tak fokus karena kesal mendengar jawaban Tuannya tentang Puteri Liana."


"kau kenapa, coba aku lihat!kau selalu saja ceroboh,hal kecil pun kau tak becus melakukan nya!"kata Pangeran yang melihat Ayya meringis kesakitan.


."tidak apa apa hanya kejepit!"jawab Ayya sambil meneruskan beraktifitas.


pangeran Fath meraih tangan Ayya paksa.


Telunjuk nya terlihat merah dan bengkak karena tidak keluar darah sepertinya akan membiru.


"Kau selalu meremehkan hal kecil."Pangeran Fath meniupi telunjuk Ayya lalu mengoleskan salep.


"Kau cemburu?"


"tidak!"sanggah Ayya


"Kau pasti cemburu!"


"Tidak!!apa an sih!"kata Ayya sambil menepis tangan Tuannya.Pangeran malah menarik nya hingga wajah nya sangat dekat dengan wajah Ayya.

__ADS_1


"Aku akan mengikuti mu kemana pun kau pergi,kau jangan khawatir."


"Tidak perlu,jangan berlebihan!!"


"cupp!"pangeran mengecup bibir Ayya.


Saat akan melancarkan aksinya lagi tiba tiba pintu ruangan nya terbuka


"Fath ,apa kau sudah siap??ayo kita berangkat sekarang,semuanya sudah menunggu!"Putri Liana masuk tanpa mengetuk pintu.


Ayya segera melepaskan diri,kemudian membungkuk ke arah keduanya , lalu keluar membawa koper.


"Apa yang kau lakukan dengan nya Fath?kau terlihat sangat dekat dengan nya!"


Pangeran Fath menaikan kedua bahunya


"lain kali kalau masuk ketuk pintu dulu,dan jangan pernah campuri urusan ku apapun itu."kata Pangeran Fath tak menghiraukan pertanyaan Liana.dia pun keluar dari ruangan nya menyusul Ayya .


Akhirnya mereka menuju bandara dan ternyata mereka semua naik pesawat terbang pribadi milik kerajaan.


Putra Mahkota bersama Putri Zarra dan beberapa assisten serta pengawalnya,Putri Liana pun membawa satu asisten tanpa pengawal nya karena Pangeran Fath membawa beberapa pengawal untuk nya,Tom dana Ayya pun ikut mengawal Tuan nya.


"Kau senang akan pulang?"Tanya putera Mahkota kepada Ayya saat mereka berpapasan,


Ayya membungkuk badannya memberi hormat,"Tentu Yang Mulia,Terima kasih sudah mengizinkan saya ikut !"


Puteri Liana segera mengambil tempat duduk disamping Pangeran Fath.Ayya duduk disamping Tom,namun Pangeran Fath memberi isyarat kepada Tom untuk duduk ditempat lain dan akhirnya Ayya duduk sendiri bersebrangan dengan Tuannya.


Pesawat mewah itu pun akhirnya terbang menuju pulau Dewata,Bali.


Sepanjang perjalanan Putri Liana terus saja bergelendot manja kepada Pangeran Fath, Pangeran Fath terlihat kaku diam saja sambil membaca majalah.


Begitu pula putri Zarra,ia terlihat cari perhatian terus pada suami nya, pangeran Rasyid dingin dingin saja menghadapinya.


Ayya yang berada ditengah tengah mereka hanya pura pura tidak melihat adegan mereka yang tidak romantis.


Seorang Pramugari datang menawarkan makan dan minum.


"Sayang kamu mau pesan apa?"Putri Zarra bertanya kepada Suaminya.


"Steak dan air putih saja!"jawab Pangeran Rasyid.


"Baik Yang Mulia,apakah anda tidak akan mencoba wine andalan kami?"


"No!kita sedang terbang, sebaiknya jangan ada yang minum wine!"perintah Putri Zarra


"Baik Yang Mulia!"


"Aku pesan wine satu, French fries,dan Chicken wings!"seru Pangeran Fath.


"Sayang makanan itu kan kurang sehat!"kata puteri Liana "bagaimana kalau kamu sakit saat liburan."


"Kau pesan saja makanan mu sendiri!"kata pangeran Fath datar.


"Aku minta salad buah saja ,ya!"kata nya pada Pramugari itu.


Pramugari itu pun pergi ke bagian dapur untuk mengambil makanan pesanan para putri dan Pangeran,sedangkan para assistan dan pengawal biasa nya akan makan setelah nya.


Akhirnya Tom dan Ayya makan bergantian begitu juga pengawal dan Asisten yang lain nya.


Ayya membungkuk kan badan ke arah Tuan nya tanda di meminta izin untuk ke belakang,ia berniat untuk makan karena Tom sudah selesai.


"Apa kau bisa menyimpan kan ini untuk ku?"kata putri di Liana kepada Ayya.


Ayya pun mengangguk tanda setuju dan mengambil mangkok dan nampan dari tangan putri Liana,namun dengan sengaja puteri Liana menjatuhkan nampan itu hingga jatuh berserakan,dan nodanya mengenai jilbab Ayya.


"Prangngg!!


"Ups,,!!Sorry tangan ku licin,bereskan lah segera!"kata puteri Liana sengaja ingin mengerjai Ayya.


"Kau sengaja menjatuhkan nya Liana ,kau bereskan lah sendiri, asisten ku akan pergi makan!"Pangeran Fath mencoba membela Ayya.


"Apa kau serius Fath!!kau menyuruhku dan membela pelayan itu?!"putri Liana naik pitam


"kalau kau tak mau,panggilah pramugari,kenapa kau malah menyuruh nyuruh asisten ku,bukankah kau punya asisten sendiri?Pergilah ke belakang sekarang Cahaya!!"


"Baik Yang Mulia!!"

__ADS_1


Kemudian datanglah pramugari dan membereskan semuanya, Putri Liana terlihat berjongkok mengambil sesuatu padahal ia membisikan sesuatu kepada pramugari itu "Jangan beri makanan sedikit pun kepada wanita bercadar barusan,Aku akan memberi mu bonus atau kau akan dipecat!ini perintah langsung dari pangeran,pelayan itu sedang dihukum!"bisik nya.


Pramugari itu hanya mengangguk perlahan kemudian segera pergi ke dapur untuk memberitahu bagian dapur.


Ayya masih di toilet membersihkan jilbab nya yang terkena noda.


Kemudian ia menuju bagian pantry dan hendak memesan makanan.disana juga terlihat ada beberapa pengawal yang sedang makan.


"Saya ingin memesan makanan!"


kata Ayya.


"Mohon maaf nona anda datang terlambat, kita kehabisan stock makanan, chef kami kurang enak badan."jawab salah seorang pramugari.


Ayya mengerutkan dahinya,'apa apa an ini!'batin Ayya.mana perutnya kroncongan lagi,8 jam perjalanan membuatnya sangat lapar.


"Saya bisa makan apa saja,sepotong roti pun tak apa apa!"kata Ayya memohon.


"Maaf nona ,kami tidak ada apapun."


'Ya Tuhan'batin Ayya lagi'ini sabotase'


Tapi ia tak ingin cari ribut,jika Pangeran nya tau,akan terjadi kekacauan parah,semua awak kapal bisa dipecat oleh nya.


"Air putih pun tak ada?"tanya Ayya.


Pramugari itu pun menyodorkan sebotol air mineral.


Ayya kembali ke tempat duduknya tanpa makan apapun kecuali sebotol air mineral.


'ah tak apalah,lagipula sebentar lagi pesawat akan mendarat ,Aku tak akan mati kelaparan,Aku cari makan sendiri saja nanti'batin Ayya.


Pangeran Fath sepertinya sedang tertidur,begitu pula Putri Liana.Pangeran Rasyid yang pura pura tertidur diam diam memperhatikan Ayya,dia curiga dengan tingkah Ayya yang terus terusan meminum air mineral,'kenapa dia'batin nya.Ayya pun terlihat agak lemas.


Pangeran Rasyid pergi ke belakang,


"Aku akan ke toilet"katanya kepada putri Zarra yang hendak mengikutinya.


puteri Zarra pun mengangguk dan kembali tidur.


Dibelakang:


"Apa wanita yang bercadar tadi sudah memesan makanan?"tanya Pangeran Rasyid kepada petugas pantry.


"Dia hanya memesan sebotol air mineral Yang Mulia,dia bilang sedang diet,"


yang menjawab pramugari yang disuruh putri Liana.


"Benarkah?"batin nya.


Dia pun segera kembali ke tempat duduknya dan melihat ke arah Ayya sekilas.sepertinya dia sedang mengerjakan Sholat.


Setelah penerbangan hampir 9 jam akhirnya pesawat pribadi kerajaan pun mendarat dengan selamat di bandara internasional Denpasar Bali pada waktu malam hari waktu setempat.


Dibandara pun sudah ada beberapa mobil mewah yang sudah disewa pihak kerajaan.Mereka pun diantar menuju Hotel bintang Tujuh yang paling mewah dan terkenal di pusat kota pulau Bali.


Ayya berjalan lambat dan sedikit terseok seok,ia sedikit agak lemas karena belum makan apapun hampir seharian.ia mengantarkan Pangeran nya ke kamar suite yang dipesan untuk nya dan putri Liana.Sedangkan Tom membawakan kopernya.


"Tring"


sebuah pesan masuk ke ponsel Pangeran Fath.


Pangeran Rasyid yang khawatir melihat kondisi Ayya segera memberi pesan kepada adiknya.


"apa pelayan mu sedang diet? pramugari bilang dia tak memesan makanan apapun selama dipesawat."


Pangeran Fath melihat ke arah Ayya dan ia melihat kondisi pelayan kesayangan nya itu memang tak seperti biasanya,dia terlihat sangat kelelahan dan kurang bersemangat.


"Kau baik baik saja?"Tanya Pangeran


"mungkin dia mabuk pesawat terbang sayang!"timpal puteri Liana.


"Saya izin ke kamar dulu sebentar yang mulia!"kata Ayya


"istirahat lah!"ucap Pangeran Fath yang tak leluasa memberi perhatian kepada Ayya dihadapan puteri Liana.


Belum ada 10 menit,Tom memberi tahukan bahwa Ayya pingsan dikamar nya.

__ADS_1


pangeran yang sudah curiga segera bergegas melihat pelayan kesayangannya itu sambil menelpon putera Mahkota.


"Segera pecat para awak pesawat terbang milik mu,atau Aku akan membuat perhitungan dengan mereka!mereka sudah bersekongkol mencelakai seseorang,dan melaksanakan perintah selain dari perintah mu!lalu kita akan pulang terpisah.!"


__ADS_2