
Pagi harinya seperti biasa, ini bukanlah hari libur lagi. Jadi, sudah pasti Yasmine akan bekerja dikantornya.
Seperti biasa ia akan menggunakan pakaian kerja kantor yang rapih dan bersih, kali ini ia menggunakan kemeja putih panjang dan rok span berwarna merah. Penampilan nya sedikit dirapikan kembali karena pagi ini akan ada jadwal meeting penting di salah satu resto terkenal diNegara ini.
"Aku kok lucu ya?" Gumam Yasmine saat dirinya bercermin dikaca yang besar."Tapi sayang belum ada yang deket-"
Drttt! Drttt!
Yasmine segera melihat siapa yang menelponnya pagi-pagi begini, yang ternyata itu adalah panggilan dari Robert teman kerjanya dikantor yang menurutnya gayanya seperti perempuan.
"Ck, si ences ngapain nelpon" Batin Yasmine, ia kemudian menghiraukan panggilan telepon dari Robert, si lelaki yang gayanya seperti perempuan itu.
Jujur jika Yasmine mengangkat telepon itu, sudah dipastikan telinganya akan tuli akibat suaranya yang cempreng. Memang tampan, namun meleyot.
Ia segera memakai heels nya dan berangkat ke kantor. Seperti biasa, Yasmine akan menggunakan transportasi umum yaitu bus untuk berangkat ke gedung PT.AGv.
.
.
.
.
"Apa agendaku pagi ini?" Tanya Raditya di seberang sembari terus berfokus pada laptopnya.
"Apa tuan lupa, jam 9 pagi ini akan ada pertemuan dengan PT.Popi di restoran xxxx" Jawab Yasmine dengan melihat IPad nya.
Raditya segera menutup laptopnya dan menegakkan badannya "Sekarang pukul berapa?"
__ADS_1
"Pukul delapan lewat lima puluh menit tuan" Jawab Yasmine setelah melihat jam nya di IPad.
"Bodoh"
"Siapa?"
"Tentu saja dirimu, sekarang cepat kau suruh sopir untuk menyiapkan mobil dibawah" Raditya segera berdiri dan berjalan keluar dari ruangannya dengan terburu-buru, sungguh ini adalah kali pertamanya ia akan terlambat menemani kliennya.
Yasmine terbengong sesaat"Kenapa aku dibilang bodoh olehnya?" gumam Yasmine.
Kemudian dengan segera Yasmine berdiri mengikuti Raditya sembari menelpon sopir"Hallo, segera siapkan mobil. Tuan Raditya dan diriku akan pergi meeting"
Raditya memasuki mobilnya dengan wajah kekesalannya karena kecerobohan dari sekretaris pribadi nya yaitu Yasmine.
Ceklek..
"Duduk didepan!" Perintah Raditya saat melihat Yasmine yang akan duduk disampingnya.
Sopir segera menjalankan mobilnya menuju restoran yang sudah dikirimkan oleh Yasmine sebelumnya.
Dimobil hanya ada kesunyian. Satupun tidak ada yang berani memulai pembicaraannya.
Yasmine menatap kaca yang terlihat wajah Raditya sedang memandangi lalu lintas.
"Kenapa aku dibilang bodoh?" Pertanyaan itu kembali menghantui pikiran Yasmine, ia masih tidak mengerti kenapa dirinya dibilang bodoh, sudah jelas-jelas jika Raditya yang bilang bahwa dia tau.
*Flashback on dihari sabtu
"Tuan, saya hanya ingin meningkatkan, dihari Senin nanti akan ada meeting penting dengan klien dari negara K" Ucap Yasmine saat melihat Raditya akan pulang.
__ADS_1
"Aku tau," Jawab Raditya singkat.
Yasmine memonyongkan bibirnya mendengar jawaban dari Raditya "Mantan sialan! Aku hanya mengingatkan, siapa tau lupa! Dasar arrogant!" Maki Yasmine.
Flashback off*.
Sesampainya di restoran, Raditya segera turun dari mobilnya dengan terburu-buru, begitupun dengan Yasmine yang terus mengikuti Raditya dari belakang sembari membawa beberapa berkas penting dan IPad nya.
"Mr. Jim maaf menunggu lama" Ucap Raditya yang tidak enak hati pada kliennya yang dari negara K itu.
Mr. Jim, pria paruh baya yang berusia sekitar 50 tahun namun masih berwibawa itu tersenyum dengan kedatangan Raditya"No problem Mr. Raditya. Hanya telat lima menit saja"
"Tetap saja, walau hanya lima menit itu artinnya saya menyia-nyiakan waktu berharga"
"Silahkan duduk" Ajak Mr. Jim pada Raditya.
Raditya mengangguk, ia segera duduk. Disusul oleh Yasmine yang juga duduk disamping Raditya.
Yasmine tersenyum pada kliennya kemudian berjabat tangan.
"What's your name ?" Tanya Mr. Jim
"I'm is Yasmine, sekretaris pribadi dari Mr. Raditya" Jawab Yasmine.
"Oh, beautiful"
Yasmine tersenyum malu mendengar perkataan dari Mr. Jim.
"Ehem, apa sekarang bisa mulai saja bahas tentang proyek kita Mr. Jim?" Tanya Raditya sebelum klien didepannya memberikan pertanyaan kemana-mana pada Yasmine.
__ADS_1
Mr. Jim mengangguk"Ya, tentu saja"