
Raditya hanya menunjukkan wajah datarnya.
Yasmine yang melihat itu segera mengelus tangan suaminya, yang dimana membuat Raditya beralih menatap sang istri.
"Aku harap kamu bisa memaafkan Kelly" Ucap Yasmine dengan lembut. Ia amat sangat berharap suaminya itu mau lapang dada memaafkan mantan istrinya. Mau berdamai dengan keadaan yang ada agar benci itu tidak tumbuh mendarah daging sampai tua nanti. Kelly juga adalah ibu kandung dari Abi, orang yang telah mengandung dan melahirkan bertaruh nyawa. Ia tau bagaimana perjuangan seorang ibu untuk melahirkan anaknya, rasanya seperti ingin bertahan atau berada diujung kematian.
"Aku akan meletakkan Alvaro kekamar dulu" Ucap Raditya kemudian yang ingin mengalihkan pembicaraan. Raditya pun berjalan memasuki Mension untuk meletakkan anaknya dikamar, karena Alvaro sedang tertidur.
Yasmine menghela nafasnya. Ia tau pasti sangat berat untuk memaafkan apa yang kelly lakukan. Terlebih Raditya melihat sendiri kejadian itu didalam video rekaman.
"Aku akan menyuapkan kue pertama untuk bunda" Ucap Abi setelah puas memeluk sang bunda.
Kelly tersenyum bahagia. Kemudian mengangguk.
Abi segera kembali mengambil piring yang berisi kue tart dan mengambil sendok yang baru. Lalu segera menyuapkan kue tersebut ke bunda.
Suasana seketika menjadi riuh dengan tepuk tangan yang memenuhi area taman saat Abi menyuapkan kue pada sang bunda.
"Terimakasih" Kelly lalu mencium pipi Abi.
Lalu Abi kemudian memandang Mama Yasmine yang berdiri tidak jauh yang sedang tepuk tangan juga. Ia melihat Mama yang juga meneteskan air matanya. Perlahan Abi mendekati sang Mama, lalu mengangkat tangannya dengan genggaman sesendok kue.
"Aku akan memberikan potongan kedua untuk Mama" Ucap Abi.
Yasmine tersenyum bahagia juga. Sebelum menerima kue dari Abi, sesaat ia memandang Kelly. Meminta izin, apakah boleh? Ia takut hal tersebut akan membuat Kelly iri. Namun dugaan Yasmine salah, Kelly justru tersenyum padanya dan mengangguk seakan memberikan izin. Yasmine pun membuka mulutnya dan siap untuk memakan kue ulang tahun yang Abi berikan. Setelahnya Yasmine juga mencium pipi anak sambungnya yang sudah dianggap anak kandung itu.
"Terimakasih"
Abi mengangguk.
Tepuk tangan itu kembali riuh saat kue kedua disuapkan untuk Yasmine. Istri sah dari Raditya Agavi.
"Kak Abiyan, Alisha juga mau kue nya" Ucap Alisha yang sedari tadi sangat ingin memakan kue tart itu. Bahkan ia hampir mengeluarkan air liurnya saking ngiler pada kue milik kakaknya.
Abi tersenyum melihat sang adik yang sangat gemas. Kemudian ia kembali menyendokkan satu sendok kue dan disuapkan pada Alisha.
Alisha tersenyum senang dan bertepuk tangan "Sangat enak. Apakah kak Abiyan mengizinkan adik tersayangnya untuk mengambil kue lebih banyak lagi??" Tanya Alisha dengan antusias. Dia adalah perempuan penyuka jenis kue.
Abi mengangguk "Tentu saja boleh"
__ADS_1
Untuk beberapa waktu kini suasana nya semakin meriah dengan dihadiri oleh badut yang sedang menghibur para anak-anak menggertakkan sulap topi.
Sedangkan Abi masih saja betah dengan sang Bunda. Ia bahkan tidak ingin melepaskan tangannya yang terus melingkar di pinggang sang bunda.
Saat ini Kelly, Abi, Yasmine dan juga Guntur(Suami Kelly) Sedang duduk dimeja yang sama. Mereka kini sedang mengobrol ringan.
"Jadi kamu adalah ibu sambung Abi?" Tanya kelly dengan wajah tersenyum dan penuh kelembutan.
Yasmine mengangguk tersenyum "Iya, saya ingin minta izin pada nyonya untuk menjadi ibu sambung dari Abiyan" Walaupun Yasmine mengucapkannya telat, tapi tidak apa-apa, setidaknya dia ingin memastikan dan minta izin pada sang ibu kandung dari Abi.
"Tentu saja aku izinkan. Dan, jangan memanggilku dengan nyonya! Kau adalah istri dari seorang pengusaha kaya, aku keberadaan dipanggil nyonya. Panggil saja nama"
Yasmine pun mengangguk"Baiklah Kelly, Jadi apakah kita bisa berdamai?" Tanya Yasmine dengan menatap mantan istri suaminya itu.
Kelly menatap sang suami, lalu sesaat kemudian menganggukkan kepalanya"Tentu saja"
Dua wanita yang statusnya sama menjadi seorang ibu itupun saling bersalaman. Kemudian sama-sama tertawa.
"Apakah dia anakmu?" Tanya Yasmine yang melihat seorang anak perempuan yang sedang digendong oleh Guntur.
Guntur dan Kelly mengangguk.
"Wah, hanya berbeda 1 tahun dengan Alisha dan Alvino. Lihatlah Alisha dengan Tante nya, dia cukup aktif bermain. Aku akan memanggil Alisha untuk mengajak anakmu bermain dengannya" Ucap Yasmine dengan senang.
Kelly menggelengkan kepalanya "Tidak, putriku tidak mudah bergaul dengan siapapun. Dia hanya ingin bermain denganku atau dengan mas Guntur saja"
Yasmine mengangguk mengerti.
"Mama, ayah kemana?" Tanya Abi yang kebingungan mencari ayahnya sedari tadi. Karena saat setelah bertemu bunda Abi tidak melihat sang Ayah.
"Dia ada dikamar, tadi bilang ingin menaruh Alvino dikamar, tapi sampai sekarang belum kembali juga" Jawab Yasmine.
Kelly terdiam memikirkan sesuatu. Kemudian matanya menatap wajah istri Raditya itu. "Apa dia marah dengan aku dan mas Guntur? Dia belum bisa memaafkan ku?" Tanya Kelly dengan wajah sedihnya. Ia tau betul apa yang dirinya lakukan dimasa lalu sangat salah, ia juga malu dengan semuanya. "Kalau begitu, aku dan mas Guntur izin pamit pulang saja ya.." Ucap Kelly dan akan berdiri.
Abi melepas pelukannya dan menatap bunda "Bunda ingin meninggalkan aku lagi..?" Tanya Abi yang kembali sedih, matanya sudah kembali berkaca-kaca. Padahal baru bertemu dengan bunda sebentar.
"Bunda pulang sayang. Kita akan bertemu lain waktu. Bunda sayang padamu" Kelly segera mengucup kening sang anak yang tingginya hampir sama dengan dirinya.
Abi kembali menangis tanpa bersuara saat bundanya berpamitan dengannya.
__ADS_1
"Mas ayo pulang..." Ucap Kelly pada suaminya.
Guntur dengan menggendong sang putri pun segera mengangguk. Ia kemudian berdiri "Ayo. Abi, jadilah anak yang kuat dan pintar ya" Ucap Guntur pada anak sambungnya itu.
Walaupun berat, namun Abi tetap membiarkan Bundanya itu pergi. "Iya Paman, aku akan jadi anak yang kuat dan pintar. Tolong jaga bundaku ya,"
"Yas, aku pamit ya. Tolong jaga anakku"
Yasmine berdiri dengan wajah sedihnya. Ia kemudian mengangguk kan kepalanya "Pasti, pasti aku akan menjaga Abi"p
Kelly dan suaminya serta anaknya itupun sudah berjalan beberapa langkah untuk pergi meninggalkan istana Agavi.
Namun, langkah mereka terhenti saat satu suara yang paling dikenal itu muncul.
"Tunggu"
Kelly dan Guntur berhenti berjalan. Kemudian mereka berbalik badan. "Mas Raditya" Batin Kelly. Ia tidak menyangka mas Raditya akan mencegahnya pergi.
"Kalian ingin kemana?" Tanya Raditya dengan wajah yang sudah tenang dan suara yang biasa. Raditya sedari tadi merenung didalam kamarnya, menyegarkan dan juga memikirkan apa yang terbaik untuk semuanya. Dan, Raditya memilih jalan damai agar masalah selesai.
Kelly saling bertatap pada suaminya. Seakan tak percaya Raditya berbicara seperti itu.
Begitupun dengan Yasmine yang juga bertatapan dengan Abi, seakan sama-sama tidak percaya bahwa Raditya bertanya seperti itu.
"Tetaplah berada dipesta ini untuk ulang tahun Abi. Seringlah main kesini jika rindu pada Abi"
Kelly semakin tidak percaya dengan ucapan mustahil mantan suaminya. Dengan wajah yang gemetar dan dipenuhi air mata, dia pun bertanya "M-mas, ka-kau memaafkan ku?"
" Kupikir, damai adalah jalan terbaik" Jawab Raditya.
Semua yang mendengarnya pun seketika tersenyum. termasuk Kelly, Guntur, Abi dan juga Yasmine.
Yasmine sangat merasa bahagia saat suaminya itu berlapang dada untuk memilih jalan damai.
Guntur juga sama, ia amat sangat bersyukur saat mantan suami dari istrinya itu mau memaafkan dirinya dan juga Kelly.
Dan akhirnya acara pesta ulang tahun itu semakin meriah saat semuanya sudah berdamai dengan keadaan. Raditya pun sudah mulai mengobrol ringan dengan Guntur.
Yasmine dan Kelly pun sama. Mereka seperti satu frekwensi yang nyambung ketika mengobrol. Membicarakan lika liku menjadi seorang ibu yang amat sangat melelahkan namun juga menyenangkan. Tidak hentinya mereka tertawa jika mengingat momen-momen tersebut.
__ADS_1
...*Tamat*...