CEO-ku, Lautan Biruku

CEO-ku, Lautan Biruku
Episode 66-Berencana ke Mall


__ADS_3

Sementara itu, Raditya ternyata sedari tadi melihat interaksi antara keduanya. Tadinya ia berniat untuk membangunkan Yasmine agar mengucapkan selamat ulang tahun bersama-sama untuk Abi, namun saat dirinya bangun ternyata istrinya itu sudah tidak ada disampingnya.


Raditya sampai mencari kekamar mandi tapi ternyata tidak ada, akhirnya ia keluar dari kamar dan melihat pintu kamar Abi yang terbuka. Ternyata ia melihat istrinya itu sedang berbicara pada anaknya dengan Mambawa sebuah kue ulang tahun. Tentu saja Raditya senang bukan main, akhirnya istri dan anaknya bisa menerima masing-masing dalam waktu kurun 1 Minggu saja.


Ia melihat ponselnya "Sudah 1 Minggu, itu artinya dia pasti sudah selesai dengan tamunya. Lihat saja nanti, aku akan melahapmu Sky-ku.


Bruk!


"Astaga!" Ucap Fillia dan Winda secara bersamaan saat menabrak seseorang. karena lampu diluar kamar biasanya dimatikan jika sudah tengah malam jadi tidak terlihat.


Raditya berbalik saat merasakan dirinya ditabrak seseorang "Mommy? Ibu? Apa yang kalian lakukan?"


Dalam keadaan lampu yang agak gelap kedua orang tua itu saling senggol menyenggol.


Raditya menghela nafasnya, bukannya menjawab pertanyaannya justru mommy dan mertuanya itu malah tidak jelas, mereka sekarang seperti besty.


"Apa kalian juga ingin mengucapkan selamat ulang tahun?" Tanya Raditya lagi.


Hal itu sontak membuat Fillia dan juga Winda berhenti untuk saling senggol"Iya" ucapnya serempak seperti anak kembar.


"Kau sendiri sedang apa?" Tanya Fillia saat melihat anaknya yang malah berdiri didepan pintu, bukannya masuk untuk mengucapkan happy birthday justru berdiri tidak jelas didepan pintu.


Raditya mengarahkan matanya pada dalam kamar Abi.


Dan diikuti oleh Fillia dan juga Winda. Mereka kini mulai berbinar menerbitkan senyumannya, senang melihat pemandangan itu. Ibu sambung dan anak sambung begitu akrab dan enak dipandang.

__ADS_1


Fillia dan Winda alaing berpandangan, lalu bergandengan tangan dan masuk kedalam kamar sang cucu.


"Selamat ulang tahun cucuku. Ya ampun, pangsit kalian. Eh salah soswit maksutnya. Abi, apa cucu Oma sudah bisa menerima Tante Yasmine?" Tanya Fillia sembari duduk disamping cucunya.


Abi tersenyum "Bukan Tante, tapi Mama"


Kata Abi mampu membuat para nenek-nenek itu kegirangan.


"Yas, kamu kok pinter rebut hati Abi" Ujar Winda yang mencubit pipi anaknya karena gemas."Oh iya, kalau dengan nenek ini bagaimana sayang? Apa Abi juga mau memanggil nenek-nenek ini Oma bayu?" Tanya Winda kemudian pada Abi. Bayu maksutnya adalah baru ya sayangg..😜


Abi mengangguk "Iya, aku juga akan memanggil ibunya Mama adalah Oma"


"Aaa pangsit..." Ucap Fillia dan Winda bersama-sama. Hal tersebut mampu membuat seisi ruangan tertawa berjamaah termasuk Raditya yang diluar kamar namun tertawa nya paling keras.


Hal itu mampu membuat Yasmine, Abi, Fillia dan juga Winda berhenti tertawa dan menatap Raditya bersama-sama.


"Selamat ulang tahun anak ayah yang ke 5 tahun" Ucap Raditya yang kemudian mencium kening anaknya dengan sayang.


Abi tersenyum "Thank you Ayah..."


"Ingin kado apa dari ayah?"


Abi berfikir sejenak. Namun kemudian ia menggelengkan kepalanya karena tidak ada yang dia inginkan. Jika dulu Abi selalu meminta agar ayah dan bundanya berbaikan, maka tidak untuk sekarang. Karena itu tidak mungkin terjadi.


"Jangan menggeleng dong. Kan ayah mu orang kaya, minta beli kapal pesiar Bi!" Ucap Yasmine yang menghasut anak sambungnya agar memeras harta milik suaminya.

__ADS_1


"Kenapa bukan Mama saja yang meminta. Kan Mama istrinya" Jawab Abi.


"Iya juga" Gumam Yasmine, kemudian pandangannya pada Raditya"Labi, aku minta Odeon Tower Penthouse, Monako yang ada di Eropa" Pinta Yasmine yang benar-benar diluar nalar. Ia ingin melihat apakah suaminya itu benar-benar kaya saja atau kaya banget.


Menara Odeon adalah salah satu bangunan tempat tinggal tertinggi di Eropa dan gedung pencakar langit pertama yang dibangun di Monako sejak tahun 80-an. Penthouse ini memiliki ruang tamu seluas 33.500 kaki persegi yang tersebar di lima lantai, dengan fitur-fitur seperti gym, sauna, bioskop, perpustakaan, bar wiski, dan ruang biliar.


Tak hanya itu, terdapat pula kolam renang tanpa batas dengan seluncuran air, di mana pemiliknya dapat menikmati pemandangan terbaik di seluruh Monako. Dana yang harus dikeluarkan untuk memiliki satu kamar penthouse ini berkisar US$ 440 juta atau setara dengan Rp 6,3 triliun.


Gimana?ada yang tertarik manteman?


"Oke, aku akan menyuruh pengawal untuk segera membelikan mu itu" Jawab Raditya dengan entangnya. Kemudian ia merongoh kantongnya untuk mengambil ponselnya.


Yasmine kaget saat Raditya dengan langsung meng-iya kan permintaannya"Ehh tidak usah Labi. Aku hanya bercanda saja" Ujar Yasmine yang malah jadi takut. Apalagi ada ibu mertua, ia takut di cap jadi perempuan yang hanya memanfaatkan suatu harta. Padahal memang iya haha..


"Bagaimana kalau kita jalan-jalan ke Mall saja pagi ini? Kita nikmati waktu seharian untuk bersenang-senang dan bermain di Mall" Ide Yasmine dengan tiba-tiba. Mengalihkan permintaannya yang hanya iseng-iseng saja.


Abi dan yang lain mengangguk setuju.


"Oma setuju. Nikmatilah waktu kalian oke.." Ucap Fillia yang diangguki oleh Winda.


"Loh, Mommy dan Ibu juga ikut-"


"Enggak usah Yas. Kita berdua dirumah saja, besok ibu mau ikut mertuamu GYM diatas. Ibu mau mengencangkan perut ibu yang melebar Yas" Potong Winda kemudian.


Yasmine pun melihat Raditya.

__ADS_1


"Aku setuju, nanti pagi kita ke Mall" Ucap Raditya kemudian.


__ADS_2