CEO-ku, Lautan Biruku

CEO-ku, Lautan Biruku
Episode 65-Memanggil Mama


__ADS_3

Satu Minggu kemudian.


Yasmine berjalan mengendap-endap ke kamar Abi.


Sekarang sudah menunjukkan pukul 23.59


Yasmine berjalan sendiri dengan membawa kue ulang tahun sederhana yang ia buat dua jam yang lalu tanpa ada orang yang tau, termasuk Raditya.


Sebelum masuk ke kamar Abi, tidak lupa ia menancapkan lilin dengan angka 5 diatas kue dan menyalakannya. Ia tersenyum tipis saat kue itu sudah siap.


Lalu perlahan Yasmine memasuki kamar Abi yang memang tidak pernah dikunci.


Setiap langkah Yasmine berjalan ia menyanyikan lagu ulang tahun.


_Selamat ulang tahun


Selamat ulang tahun


Selamat ulang tahun Abi


Selamat ulang tahun.._


Abi yang mendengar suara seseorang menyanyi pun perlahan mengerjapkan matanya dan mulai membuka matanya. Ia bangun dari tidurnya mengucek matanya yang masih terlihat buram"Bunda?" Panggil Abi dengan suara seraknya. Ia pikir itu adalah bundanya.


Yasmine tersenyum saat Abi memanggil bunda, mungkin saja dia dikira adalah bundanya"Selamat ulang tahun Abi" Ucap Yasmine yang kini duduk ditepi kasur, ia menyodorkan kue dengan lilin yang masih menyala pada Abi.


"Tante?" Abi tidak menyangka ternyata yang masuk dalam kamarnya dengan membawa kue adalah Tante Yasmine. Orang yang pertama kali mengucapkan selamat ulang tahun diusianya yang ke 5 tahun adalah Tante Yasmine, biasanya selalu bunda yang paling utama.


Yasmine tersenyum "Tiup lilinnya?"

__ADS_1


Abi menundukkan kepalanya, kemudian segera meniup lilin dengan angka 5 itu.


Hhuuff..


"Yeyy...selamat ulang tahun Abi!" Ucap Yasmine yang kemudian meletakkan kuenya diatas kasur lalu segera memeluk Abi dengan kasih sayang.


Abi hanya diam tidak membalas sama sekali.


Yasmine kemudian melepaskan pelukannya "Kita potong kuenya ya"


Yasmine mengambil pisau yang ia letakkan dipiring kuenya dan perlahan memotongnya menjadi segitiga, lalu meletakkan nya dipiring kecil. Perlahan ia sendokkan kue tersebut dan menyuapkannya pada Abi.


Sesaat Abi belum membuka mulutnya. Ia menatap Tante Yasmine yang masih tersenyum. Lalu kemudian Abi membuka mulutnya.


Kini gantian Abi yang menguapkan satu sendok kue itu pada Yasmine.


Yasmine dengan senang hati memakannya. Namun, senyuman Yasmine tiba-tiba ekspresi wajah Abi yang murung seperti tidak bahagia.


Bukannya menjawab Abi justru menangis terisak dengan memanggil nama bundanya "Bundaa...hiks..hiks.."


Yasmine dibuat panik, ia kemudian meletakkan piring kue nya dan segera memeluk Abi sembari mengelus kepalanya"Heyy apa Abi kangen bunda?"


Abi mengangguk "Kenapa bukan bunda yang mengucapkan selamat ulang tahunku...Apa bunda lupa denganku" Ucap Abi dengan sedih.


"Shhttt...Jangan berbicara begitu. Bunda pasti juga inget kok sama ulang tahunnya Abi. Cuman mungkin lagi ada kendala sesuatu mangkanya sekarang belum bisa ngucapin selamat ulang tahun ke Abi..."Jelas Yasmine dengan lemah lembut. Dan perlu kalian tau Yasmine belajar tips berkata lemah lembut pada wanak kecil itu lewat google"Tips meluluhkan hati anak tiri".


"Abi tenang saja, bagaimana pun posisi Tante disini, Tante tidak akan merebut posisi bunda dihati Abi. Tante tidak akan memaksa apapun padamu, cuman satu yang harus Abi tau, Tante akan berusaha untuk mencintai kamu sama seperti bunda mencintai dan menyayangi kamu, walaupun kasih sayang bunda tidak akan bisa terkalahkan" Pinta Yasmine panjang lebar pada Abi. Ia tau betul posisinya sekarang, dia akan belajar lebih dewasa dalam menyikapi banyak hal. Termasuk mengesampingkan ego dan mementingkan perasaan orang lain. Yasmine juga akan belajar untuk mengenal lebih dalam bagaimana perasaan Abi, ia tau pasti jika ada diposisi Abi yang masih berusia 5 tahun sangat sulit menerima kenyataan yang ada.


"Aku harus memanggil Tante apa?" Tanya Abi secara tiba-tiba yang kini masih dalam pelukan Yasmine.

__ADS_1


Yasmine mengerutkan dahinya, tidak konek dengan pertanyaan Abi "Maksutnya bagaimana?"


"Ibu, Mama, Mommy, Mami, atau Eoma, atau Mimi?"


Yasmine tercengang mendengar perkataan Abi. Ia tidak menyangka Abi akan menerimanya menjadi ibu sambung. Astaga, boleh tidak sih dia pingsan sekarang???


"Kalau Tante tidak menjawab nya, aku akan berubah pikiran sek-"


Yasmine segera memotong perkataan nya"Eh, jangan dong. Sebentar biar Tante pikirkan dulu..." Ucap Yasmine. Kemudian ia pun berfikir panggilan apa yang cocok untuknya. Kalau ibu nanti sama panggilnya seperti dia memanggil ibunya, kalau Mommy kesannya seperti kurang enak didengar, kalau Eomma tidak cocok karna bukan orang Korea nanti takutnya orang dengan Abi memanggilnya Oma, kesannya seperti dia neneknya. Mimi? Astaga sangat tidak cocok dipanggil Mimi, nanti kalau suatu saat ke Indonesia dia akan diejek Mimi peri.


Yasmine tersenyum, dia tau Abi harus memanggil apa"Panggil Mama bagaimana?" Ucap Yasmine pada Abi, dia kemudian melepas pelukannya dan menatap wajah Abi. Alasannya dia memilik Mama adalah karena panggilan Mama kesannya lebih manja, dia ingin Abi selalu manja padanya. Entah kenapa sekarang Yasmine suka pada anak kecil, tapi mungkin hanya Abi saja anak kecil yang dia sukai.


Abi berfikir sejenak. Kemudian ia menganggukkan kepalanya "Tidak masalah Mama"


Yasmine menahan senyumannya, tapi sekuat apapun dia menahannya sangat sulit untuk tidak dilakukan. Akhirnya Yasmine pun tersenyum lebar, memegangi pipinya yang tiba-tiba saja panas, ahh sepertinya dia sedang salah tingkah saat Abi memanggilnya Mama.


"Mama kenapa? Seperti orang gila" Ucap Abi saat melihat Yasmine yang senyum-senyum sembari tangannya memegangi pipi.


Yasmine seketika menghilangkan senyuman, ia kembali menatap Abi. Sesaat kemudian ia menepuk pundak Abi dengan lumayan keras"Ah Abi, jangan berbicara begitu dong...Tapi memang benar mama sepertinya sudah gila sekarang" Yasmine kembali tersenyum tanpa memperhatikan ekspresi Abi yang baru saja ditepuk. Ternyata Yasmine masih belum bisa menghilangkan sikap bar-bar nya jika bersama anak kecil.


Abi memegangi pundaknya yang terasa sedikit sakit, ia terbengong dengan apa yang baru saja terjadi"Ternyata Mama baru masih sama saja seperti pertama kali bertemu!" Batin Abi dengan kesal.


😉: Auh Mama baru ya Bi? Mama muda lagi. Ada tuh lagunya.


Aku pilih Mama muda


Biar janda ti-


Abi:Mama baruku bukan janda ya Min😡 tapi bunda yang janda sekarang.

__ADS_1


😉: Kualat kamu Bi ngatain bundamu


janda😳


__ADS_2