CEO-ku, Lautan Biruku

CEO-ku, Lautan Biruku
Episode 26-Menjemput


__ADS_3

Sampai depan gedung apartemen, Yasmine segera turun dari motor listrik milik Robert "Thanks ya nces" Ucap Yasmine dengan mengembangkan helm milik Robert.


Robert tersenyum senang dan mengangguk "Ya sama-sama, aku enggak di ajak mampir nih Yas..?" Harap Robert, karena sebelumnya ia memang sudah merindukan Tante Winda.


Alis Yasmine berkerut "Ngapain?"


"Mau ketemu sama tante Winda lah" Jawab Robert.


"Enggak ah, nanti kamu jadi suka sama ibu, aku gak mau punya bapak cewek" Celetuk Yasmine yang begitu jujur, karena ia takut si inces akan semakin dekat dengan ibu dan lama-kelamaan akan semakin anu dan anu.


Robert yang mendengarnya segera menyentil jidat Yasmine.


Pletek!


"Au!" pekik Yasmine yang terasa sakit jidatnya.


"Kalo ngomong dijaga! Gini-gini masih tetep jantan kok, udahlah aku pamit pulang aja, titip salam buat tante Winda ya.." Dengan segera Robert menyalakan motor listrik nya.


"Eh, padahal mau ngajak mampir" Ucap Yasmine dengan basa-basi, namun setelah melihat Robert yang akan mematikan kembali mesin motornya dengan segera Yasmine berlari memasuki gedung bertingkat itu.


"Yas! Katanya mau ngajak mampir!!!" Teriak Robert yang tidak dijawab oleh Yasmine, karena perlahan dia mulai menjauh dan tidak terlihat dimata Robert.


Pria itu hanya tersenyum tipis melihat kepergian Yasmine "Dasar!" kemudian segera meng-gas ngengg motornya pergi meninggalkan gedung apartemen itu.


.


.


.


.


Yasmine menatap dirinya dicermin, baju berwarna merah maroon yang sedikit terbuka itu membuat wah dirinya dimalam ini, dan juga make up natural ala Korean style itu semakin mempesona dan mempercantik penampilan malam hari ini."Emang Yasmine paling cantik..."Seru Yasmine sekali lagi dari sekian puluhan kata yang sebelumnya ia lontarkan.

__ADS_1


Bibirnya yang tadi tersenyum lebar kini mulai berubah menjadi lesu, lantaran ia tiba-tiba galau"Tapi sayang, gak punya pacar" lirih Yasmine.


Namun, beberapa saat kemudian galau Yasmine pun berganti menjadi kegelisahan yang sangat gelisah saat ia baru teringat sesuatu "Astagaaa!!!!!!!"


Tring!


Bunyi notifikasi diPonsel Yasmine, ia segera membuka pesan yang masuk.


"Aku sudah menunggu dibawah! Segera turun!"


Ya. Itu adalah pesan dari Raditya, pria berkharisma dan tampan sejagat kandang ayam xixi.


Raditya: Thor awas ya nanti!


Otor: Eh iya-iya, gitu aja marah.


Raditya, pria tertampan, termapan, Ter gagah, Ter ganteng, Ter tinggi SE negara Konoha.


Yasmine melototkan matanya saat menerima pesan tersebut, pasalnya ia tidak tau bahwa si arrogant itu akan menjemputnya. Dan lagi, kenapa harus dijemput sih?!


"Hih, ngeselin. Apa dia tidak pernah memikirkan perasaan istrinya sama sekali? Begitu entengnya dia menjemput perempuan cantik," Gerutu Yasmine dengan kesal.


Tapi kekesalan itu berubah seketika"Tapi, aku tidak boleh terlalu G-R dulu, siapa tahu sebenarnya dia membawa istrinya dibawah"


Dengan segera Yasmine keluar dari kamarnya, tidak lupa ia membawa tasnya.


"Bu, Yasmine pamit ya.." Izin Yasmine saat berada dikamar sang ibu.


"Kemana Yas? Kok bajunya bagus sekali?" Tanya Winda heran. Pasalnya jika Yasmine pergi kemana-mana pun tidak pernah menggunakan pakaian sebagus dan semewah itu.


"Acara Ulang tahun perusahaan Bu"


"Ya sudah, jangan malam-malam pulangnya, kalau yang lain pada minum-minuman kamu jangan ikut! Jangan kecewakan ibu!" Winda kini bernada tegas pada anaknya, ia tidak mau jika anaknya terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan terbawa oleh anak muda yang biasanya melakukan hal negatif.

__ADS_1


Yasmine mengangguk "Aman Bu"


Selesai berpamitan, dengan segera Yasmine keluar dari apartemen nya dan menuju lift untuk kelantai dasar.


Yasmine celingak-celinguk mencari mobil milik Raditya, karena didepan gedung ini banyak sekali mobil yang mewah. Dan sepertinya juga Raditya memakai mobil yang berbeda dari biasanya saat dibawa kekantor.


Tring!


Yasmine segera melihat pesan masuk.


"Cepatlah masuk! Kenapa malah terlihat tidak jelas seperti itu!"


^^^"Tuan dimana?"^^^


"Kau sekarang sedang berdiri didepan mobilku!"


Yasmine pun menengok kedepan, mobil mewah dengan merek yang sangat terkenal dan sangat mahal diseluruh penjuru dunia, dan hanya tiga didunia itu sedang berada didepannya, ia menjadi teringat sesuatu.


"Astaga, kenapa tidak sadar! Aish..aku juga tadi sempat mengupil, semoga dia tidak lihat"


Yasmine berjalan kesamping mobil dan mengetuk kaca mobil tersebut dengan pelan karena takut pecah. Karena mehong, yang pasti yo ndak mampu aku...


Tok! Tok! Tok!


Dengan segera Raditya membuka kacanya"Cepat masuk!" perintah Raditya.


Yasmine mengangguk dan bersiap untuk membuka pintu mobil belakang.


"Didepan!"


Yasmine pun hanya menurutinya saja, karena ia malas jika harus kembali bertanya kenapa didepan, nanti jawaban nya seperti di novel-novel yang pernah ia baca.


"Aku ini bukan sopirmu!"

__ADS_1


__ADS_2