CINTA DIBAYAR TUNAI

CINTA DIBAYAR TUNAI
SAWANG SINAWANG


__ADS_3

"Tolong bantu aku sebentar ya kei," ucap Evelyn, tampak nya Ia sedang sibuk dengan pengunjung cafe nya yang tak henti-hentinya berdatangan.


"Maaf Bu disana ada sepasang kekasih mau menyewa Cafe ini buat acara reunian keluarga. Coba Ibu temui mereka. Sejak tadi mereka menunggu Ibu," jelas Keisha yang hanya dijawab anggukan.


Mendengar perkataan karyawan nya. Wanita itu berjalan menemui dua sepasang kekasih yang sejak tadi sudah menunggu diri nya. Ia tidak mengenali siapa dua orang yang berada di depan nya. Saat dua orang itu melihat Evelyn dari arah dapur, mereka berdiri dan menyambut nya.


"Sudah sudah kalian duduk saja. Saya minta maaf karna sudah membuat kalian menunggu lama. Kalian mau pesen apa biar di buatkan. Saya kasih gratis deh sebagai ganti karna telah menunggu lama," ucap Evelyn ramah kepada customer nya. Mereka memesan sesuai tawaran.


Tidak lama kemudian pesanan mereka datang. Mereka menikmati makanan yang sudah di hidangkan sembari berbincang-bincang tentang perjanjian kontrak untuk menyewa Garden_cafe buat acara reunian dan arisan keluarga satu bulan sekali. Selain itu, mereka juga meminta usaha Catering Evelyn untuk bekerja sama dengan perusahaan keluarga mereka. Mereka ingin agar setiap hari para staf kantor menerima menu makanan yang berbeda dari Catering_Evelyn.


Setelah menu dan list harga dijelaskan dengan detail dan mereka cocok dengan yang di tawarkan Evelyn. Mereka sepakat bekerja sama dengan Catering_Evelyn dan juga Garden_Cafe. Saat mereka akan berpamitan pulang tiba-tiba saja mereka di kejutkan dengan kedatangan Miko yang kelihatannya Ia kenal dengan sepasang kekasih ini.


"Loh kamu disini? Sudah lama tidak jumpa ya. Apa kabar kalian? " ucap Miko sembari bersalaman dengan Bima dan Salsa customer baru Evelyn.


"Kabar kami baik Miko. Oh ya kamu berdua kesini mau bekerja sama untuk ambil kontrak buat catering dan sewa cafe ini tiap satu bulan sekali kepada Nona Evelyn," jelas Bima yang memperkenalkan Evelyn kepada Miko. Mereka berdua hanya nyengir kuda dan menggaruk kepala yang tidak gatal.

__ADS_1


Miko mengatakan kepada Bima dan Salsa kalau Evelyn adalah calon istrinya. Yang sebentar lagi akan segera menikah. Mereka berdua senyum-senyum menahan malu karna tidak tahu. Memang sudah lama mereka tidak berjumpa. Terakhir ketemu pada saat Zaman sekolah menengah atas. Mereka berempat melanjutkan perbincangan nya saling berkenalan dan bersenda gurau.


"Oh dunia memang kecil ya Ver. Orang kaya bertemu orang kaya. Coba lihat mereka sangat bahagia dengan kehidupan sempurna nya. Sementara aku di sini banting tulang melakukan pekerjaan seorang pelayan. Ingin rasanya merasakan kehidupan sempurna seperti mereka," celetuk Keisha saat melihat bu bos nya tertawa riang dan terlihat damai bersama teman lama Miko.


"Hmmmm, " gumam Verdy yang merupakan asisten koki di dapur.


"Ham hem mulu jawab nya. Sudah lah ngomong sama kamu gak ada guna nya. sana sana balik lagi tuh ke dapur. Ngobrol sana sama sayur-sayuran. Heran aku, dari dulu kalau diajak ngobrol mesti tidak ada respon yang sekiranya bikin hati plong gitu. hehhhhh dasar cowok dimana aja memang begitu. Mau nya di dengerin tapi gak mau ngedengerin. Huhhhhh.... "


"Apa sih iya iya maaf. Bukan nya gak mau jawab obrolan kamu. Namun kalau di jawab pasti ngegibahin orang berlanjut dan semakin memperpanjang gibah. Iyah kan bener kan?. Sudah lah Kei kamu jangan terus-menerus melihat dari sudut pandang kamu sendiri. Setiap orang memiliki jalan kehidupan nya masing-masing. Belum tentu yang di lihat kamu itu 100% kehidupan orang itu bahagia terus dan enak terus. Daaaann satu lagi bu bos itu memang sih Ia dilahirkan dari keluarga yang serba mewah. Akan tetapi Bu bos tidak berleha-leha untuk menghabiskan uang yang di berikan orang tuan nya. Melainkan menggunakan uang itu untuk usaha dari nol. Merintis dari bawah. Membagikan brosur ke pinggir jalan dan menawarkan kepada setiap pengendara di jalan raya. Sudah lah jangan menilai seseorang dari luarnya saja. Yang terpenting kita sebagai bawahan nya kita diperlakukan dengan adil dan gaji nya sesuai kerja kita. Apalagi Bu bos selalu memberikan bonus kepada kita semua jika penjualan melebihi target. Iya apa nggak. Sudah lah ayo kembali bekerja, " potong Verdy yang dijawab dengan mulut Keisha yang berbentuk huruf O.


...----------------...


Nyonya Kirana berusaha meyakinkan dirinya agar bisa mulai membicarakan perjodohan putra nya dengan anak dari tuan Eric. Ia mencoba menghubungi tuan Rain berkali-kali. Namun sayangnya tidak ada jawaban sama sekali. Tuan Rain tidak bisa mengangkat telepon dari Ibu nya sebab Ia kini sedang rapat dengan partner yang berasal dari luar negeri.


Nampak sangat serius wajah tuan Rain, Sellyn dan juga beberapa staf kantor. Rapat diadakan selama 4 jam lama nya. Tidak biasanya lama seperti ini. Partner dari Eropa ini benar-benar sangat detail dengan semua rangkuman sekretaris Aditya. Setelah rapat berakhir tuan Rain berpamitan pergi untuk menelepon ibu nya. Lima belas panggilan tidak terjawab dari Ibu nya. Lekas tuan Rain menghubungi kembali Nyonya Kirana.

__ADS_1


Namun Ibunya sama sekali tidak merespon panggilan nya. Ia mencoba menelpon semua orang di rumah. Mereka tidak tahu keberadaan Nyonya Kirana. Sellyn yang melihat tuan Rain terburu-buru pun langsung memanggil nya dan segera bertanya tentang apa yang sebenarnya terjadi.


"Aku ikut ya tuan Rain. Kebetulan aku juga sudah ada janji mau bertemu Bu Kirana. Lagi pula hari ini seperti nya tidak ada jadwal. Eh tapi sebentar.."


"Sekretaris Aditya apa hari ini ada jadwal meeting bersama klien?" sellyn berlari menuju sekretaris Aditya yang sedang menata berkas sehabis meeting barusan.


"Ada sih, Bu bos harusnya habis jam makan siang ada meeting dengan Nona Evelyn. Bukan nya Bu bos ingin membicarakan perihal kontrak makanan dari menu Catering_Evelyn?" jelas sekretaris Aditya.


"Hanya itu saja kan tidak ada yang lain? Itu nanti biar dijadwalkan ulang oleh Evelyn. Aku mau ikut tuan Rain dulu sebentar. Ada sesuatu yang harus diselesaikan. Nanti kalau papa atau siapapun nanya jawab saja. Kalau aku sedang ada rapat di luar. Oke daaaahh, " teriak Sellyn sambil berjalan cepat menuju tuan Rain.


"Eeehhhh emang dasar kalau sudah kecelup botol daging susah mau dilepas. Pakek alasan nya rapat lagi!! Dasar jahara Bu bos meninggalkan daku seorang diri di singgah sana yang penuh kertas ini. Oh Tuhan kutuk lah aku menjadi seorang yang tampan dan gagah biar wanita sana sini nyangkut ya Tuhan" geram Sekretaris Aditya karna ditinggal pacaran oleh Bu bos nya sendiri di kantor.


"Ah sudah lah,mumpung Bu bos sedang keluar. Aku mau menggoda berondong- berondong di sini. Siapa tau ada yang mengajak eikeh kencan. Lumayan uang jajan tidak berkurang kalau eikeh diajak nya ke bar atau ke club gitu. Gapapa lah walaupun ujung ujung nya eikeh juga hang bayar. Sudah lah yang penting hri ini eikeh mau bersenang-senang ciiinnn. Yuhuuuu berondong-berondong kekerrrr Iam cooming... " dengan jalan berlenggak lenggok Sekretaris Aditya beneran menemui staf kantor yang notabene ny cowok semua.


Ia menjadi pusat perhatian disana. Karena semua tau jika sekretaris Aditya baik dan royal. Jadi mereka memanfaatkan kesempatan yang tidak datang dia kali. Para staf kantor satu per satu sengaja menggoda sekretaris Aditya. Sekretaris Aditya memberikan uang kepada siapapun yang berhasil membuat dirinya terkagum-kagum.

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2