CINTA MU Membawaku To Jannah

CINTA MU Membawaku To Jannah
SYAFIQAH TELAH SADAR.


__ADS_3

*┈━❅❀❦ 🦋 Mutiara Hikmah 🦋❦❀❅━┈*


Segala sesuatu yang terjadi di alam ini adalah atas kehendak Allah SWT. Tidak ada sesuatupun yang terjadi di luar kehendak-Nya.


Yuk mulai sekarang belajar berhenti bilang "Kenapa harus aku ya Allah?"


Karna Apapun yang terjadi semua atas kehendak Allah, dan pasti ada hikmahnya


Allah memberikan petunjuk dan memudahkan seseorang beriman, bila orang itu mau memahami dan mengamalkan ayat-ayat yang telah disampaikan kepada para rasul-Nya.


Dan PERCAYALAH bahwa apapun yang akan di takdir kan untuk mu tak akan mungkin melewatkan mu, dan apapun yang bukan takdir mu pasti ada aja jalan untuk melewatkan mu.


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


*┈┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈┈*


Satu Minggu setelah Afnan, pergi ke Kairo, Dokter mengatakan, kalau kondisi Syafiqah, mengalami kemajuan. Bahkan sesekali ia seperti memberikan responnya, setiap kali Wijaya, membacakan surat Yasin, sesuai dengan pesan Afnan, sebelum ia pergi.


"Kek, sering-seringlah membaca surat Al-fatihah dan Yasin untuk Syafiqah ya Kek? Karena Surah Al-Fatihah merupakan surah paling agung dalam Al-Qur'an Al-Karim. Surah ini menjadi pembuka kitab suci Al-Qur'an atau disebut Ummul Qur'an terdiri dari 7 ayat mulia. Surah ini memiliki ‎139 huruf dan ‎25 kata yang selalu diulang-ulang ketika salat.


Salah satu keutamaan Surah Al-Fatihah adalah dapat menyembuhkan segala penyakit sehingga disebut Asy-Syafiyah (yang menyembuhkan) dan Asy-Syifa' (obat). Dengan membaca Surah Al-Fatihah, seseorang akan disembuhkan dari penyakit tentunya dengan seizin Allah. Itu sebabnya Al-Fatihah disebut Asy-Syifa atau penyembuh.


"Setelah Al-fatihah, bacalah Yasin. Karena surat Yasin bisa menjadi wasilah untuk menyembuhkan orang sakit. Caranya, orang yang sakit meminum air yang telah dibacakan Surat Yasin


Dalam berbagai riwayat, Surat Yasin (يس) disebutkan memiliki fadhilah dan khasiat yang luar biasa. Tak hanya untuk orang meninggal dunia, Surat Yasin juga bisa dijadikan wasilah untuk kesembuhan orang sakit.

__ADS_1


Lalu bagaimana cara membaca Surat Yasin untuk orang sakit? Dalam satu riwayat disebutkan: "Barangsiapa membaca Surat Yasin dan As-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya." (HR Abu Daud dari Al-Habr).


Ada pendapat lain mengatakan, Surat Yasin bisa menjadi wasilah (perantara) untuk menyembuhkan orang sakit. Caranya, orang yang sakit meminum air yang telah dibacakan Surat Yasin, dengan kayakinan bahwa Allah lah yang menyembuhkan sakitnya."


Itulah pesan Afnan sebelum ia pergi ke Kairo. Dan sesuai yang diamanahkan, Wijaya selalu membaca surat Al-fatihah dan Yasin tersebut, dihadapan Syafiqah dan ia juga meletakkan segelas air putih dihadapannya. Setelah ia selesai membaca surat tersebut. Wijaya pun akan menyuapi air putih tersebut dengan sendok ke kemulutnya Syafiqah dengan perlahan-lahan. Begitulah setiap harinya. Dan kini, ia mulai menuaikan hasilnya.


"Bagaimana Dok Ridwan? Apakah hari ini ada kemajuan lagi?" tanya Wijaya, pada seorang Dokter yang terlihat habis memeriksa kondisi tubuhnya Syafiqah.


"Alhamdulillah, kemajuannya sangat pesat Pak! Bahkan semua sudah kembali normal, kita tinggal menunggu dia sadar saja Pak. Dan saya perkirakan itu tidak akan lama lagi," balas Sang Dokter, yang dipanggil Ridwan tersebut. Membuat Wijaya begitu senang mendengarnya.


"Alhamdulillah..terima kasih banyak Dok," ucap Wijaya, dengan wajah yang terlihat sumringah.


"Sama-sama Pak! Ini semua juga berkat kegigihan Pak Wijaya. Dan saya sifatnya hanya membantu, dan Allah lah yang memberikan kesembuhan untuknya Pak," ujar Sang Dokter, seakan ia mengingatkan akan kebesaran Sang pemilik kesembuhan.


"Ah, iya benar yang Anda bilang Dok, semuanya hanya atas kehendak-Nya. Padahal sebelum kita bertemu dengan Nak Afnan. Kita sudah melakukan berbagai cara untuk kesembuhan cucu saya. Bahkan kita juga sudah memanggil Dokter ahli dari luar negeri, tapi hasilnya nihil. Bahkan mereka mengatakan tidak ada harapan lagi untuk hidup. Membuat saya hampir putus asa Dok," tutur Wijaya, teringat masa ia belum bertemu dengan Afnan.


"Allah kuasa makhluk tak kuasa Dok. Itulah yang sering dikatakan Afnan. Aah Saya jadi kangen, dengan pencerahan-pencerahannya Dok. Padahal baru satu minggu, tapi kenapa saya sudah kangen ya?"


Dokter Ridwan, langsung tersenyum sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, saat mendengar perkataan Wijaya. Setelah itu pandangannya pun beralih ke pembaringannya Syafiqah. Dan seketika ia langsung terperanjat saat melihat kearah wajah Syafiqah.


"Maa shaa Allah! Nona Syafiqah, sudah sadar?!" sentak Ridwan, dan ia pun langsung menghampiri Syafiqah. Begitu juga dengan Wijaya, spontan berdiri ketika mendengar perkataan Ridwan, dan ia pun ikut mendekati ranjangnya Syafiqah.


"Al-ḥamdu lillāhi rabbil-'ālamīn


Artinya: "Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam," ucap Wijaya penuh rasa syukur. Dan ia langsung mencium dahi Syafiqah dengan rasa kasih sayang. Saking senangnya melihat Syafiqah telah sadar, Wijaya pun langsung bersujud syukur menghadap ke arah kiblat.

__ADS_1


"Subhaanallohi walhamdulillaah walaa ilaaha illallahu wallahu Akbar, walaa haula walaa quwwata illaa billaahil'aliyyil'azhiim."


Artinya: "Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, tiada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah Yang Maha Tinggi, Maha Agung."


Setelah melakukan sujud syukur, ia kembali mendekati Syafiqah, dengan wajah yang terlihat sudah dibasahi dengan air matanya, "Alhamdulilah, akhirnya kamu sadar juga Nak," ujar Wijaya, seraya ia mengelus rambutnya Syafiqah.


"Sadar? Emangnya Fiqah kenapa Kek?" tanya Syafiqah, dengan wajah polosnya, yang seperti orang baru bangun tidur. Mendengar pertanyaan sang cucu, seketika Wijaya langsung, memandang Ridwan.


"Maaf Nona, apakah Anda tidak ingat tentang kecelakaan yang menimpa Anda?" tanya Ridwan ingin memastikan sesuatu.


"Kecelakaan? Kapan saya kecelakaan? Anda jangan ngada-ngada deh Dok! Sebenarnya ada apa sih Kek?" tanya Syafiqah yang terlihat ia nampak Bingung. Namun matanya tanpa sengaja melihat jam.


"Aakh, Sial! Fiqah terlambat kekantor nih!" lanjutnya, dan ia pun langsung bangkit dari tidurnya dan hendak turun namun terhenti karena saat melihat sekeliling kamarnya, ia merasa asing dengan kamar tersebut, "Eh, ini kamar siapa Kek?" tanyanya kembali terlihat bingung. Namun tetap saja, ia turun dan langsung melangkah ke kamar mandi. Sedangkan Wijaya hanya terperangah melihat tingkah cucunya yang seperti tak mengalami apapun


"Sebenarnya apa yang terjadi Dok? Mengapa Cucuku seperti itu?" tanya Wijaya, yang kini pandangannya beralih pada Ridwan.


"Sepertinya Cucu Anda terkena Amnesia Lakunar


Pengidap amnesia ini akan mengalami hilangnya ingatan mengenai suatu peristiwa secara acak. Amnesia jenis ini tidak akan merusak ingatan di masa lalu atau yang baru saja terjadi," jelas Ridwan. Membuat Wijaya terkejut mendengarnya.


"Apaa? Amnesia?!"


...┈━━◎❅❀❦ 🍃🍃 ❦❀❅◎━━┈...


Terus dukung author ya guys 🙏🥰

__ADS_1


Karena ada hadiah yang menanti bagi yang bersemangat memberikan dukungan pada Novel ini 😉 So ayo semangat 💪


__ADS_2