
─⊱◈◈◈⊰🦋 Kalam Hadits 🦋⊱◈◈◈⊰─
CINTAILAH PASANGAN HIDUPMU…
Sudah selayaknya disadar, Cinta adalah anugerah Allah. Allah yang menjadikan adanya cinta dan kasih sayang antara suami dan istri di dalam hati mereka.
Karena cinta adalah magnet yang merekatkan antara suami dan istri. Membuat keduanya seolah jiwa dan raga yang satu, bahkan hati yang satu.
Dengannya, engkau mendapatkan kebahagiaan yang tidak akan bisa engkau dapatkan tanpa menikahinya. Dengannya, engkau melewati kehidupan bersama, berbagi suka dan duka, merenda impian dan harapan, menghadapi segala masalah dan rintangan.
Janganlah letih untuk mencintainya. Janganlah menyimpan dendam dan kemarahan kepadanya, maafkan kekurangannya, pahami relung jiwanya dan selami dasar hatinya.
Karena cinta sejati bukanlah sehidup semati.
Tetapi sehidup se-Surga, cinta karena Allah.
Ya Allah, jadikanlah cinta kami sehidup dan se-Surga yang kekal abadi selamanya.
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
*┈┈┈┈┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈┈┈┈┈*
"Apakah kamu sudah siap Sayang?" tanya Afnan, dengan suara yang terdengar berbisik di telinga istrinya. Membuat wajah Syafiqah terlihat memerah menahan malu. Apalagi saat ini jantungnya sedang berdegup kencang. Membuat ia menjadi serba salah untuk mengatur sikapnya.
"Kok diam Sayang? Jawablah apakah kamu benar-benar sudah siap? Kalau kamu memang belum siap juga, Mas nggak akan maksa kok Sayang. In syaa Allah, Mas akan sabar menanti, sampai kamu benar-benar siap kok," lanjut Afnan, seraya ia membelai kepala Syafiqah yang masih tertutup dengan mukenanya itu dengan penuh kasih sayang.
"Nggak kok Yank, In shaa Allah Fiqah sudah siap kok," balas Syafiqah lirih, sambil ia menunduk wajahnya.
"Alhamdulillah.. kalau begitu, yuk kita ketempat tidur," kata Afnan, seraya ia bangkit dari sejadahnya, yang tadi ia duduki. Lalu tanpa memberi aba-aba ia pun langsung menggendong tubuh istrinya membuat Syafiqah sedikit terkejut.
"Aakh..! Ayank! Fiqah bisa sendiri kok," kata Syafiqah yang tadi sempat terpekik karena terkejut.
__ADS_1
"Sssth.. tidak boleh protes! Karena saat ini Mas Ingin memanjakan kamu, Sayang," balas Afnan seraya ia melangkah menuju ke tempat tidur mereka. Sesampainya di tempat tidur, dengan perlahan Afnan pun mendudukkan tubuh istrinya ditempat tidur tersebut. Setelah itu ia membantu Syafiqah membukakan mukena yang masih dipakai olehnya. Bahkan ia langsung melipatkan mukena tersebut dan menaruhnya di atas nakas.
Setelah itu ia pun ikut duduk tepat di hadapan istrinya.
"Sayang, di dalam agama kita, hubungan intim pasangan suami-istri adalah wajib. Bahkan menjadi ibadah yang memberikan pahala bagi pasangan suami istri yang melakukannya jika dilakukan dengan ikhlas. Untuk itu sebelum kita melakukannya kita berdoa dulu ya? Biar kita diberi keberkahan dari Allah, kamu maukan?" jelas Afnan, dengan penuturan yang terdengar begitu lembut.
"Uhmm..tapi Yank, Fiqah nggak bisa? Dan nggak tahu juga apa yang harus dibaca," balas Fiqah dengan jujur. Membuat Afnan langsung tersenyum lembut.
"Tenanglah Sayang, Mas akan mengajarkan kamu kok. Ya sudah yuk kita baca doa dulu, kamu ikuti Mas ya?" ucap Afnan.
"Baiklah Yank." Setelah mendapatkan jawaban dari istrinya, Afnan pun langsung menengadahkan kedua tangannya. Dan langsung diikuti oleh Syafiqah yang terlihat kini ia juga sudah menengadahkan kedua tangannya. Lalu Afnan pun mulai membaca doanya dengan perlahan-lahan agar istrinya bisa mengikutinya.
بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا
"Allahumma janibnasyaithana wa janibnisyathanamarazaqna"
Artinya:
"Aamiin," ucap Syafiqah dan Afnan secara bersamaan, sambil keduanya mengusap wajah mereka. Setelah itu Afnan menatap wajah istrinya dengan lembut.
"Kita mulai sekarang ya sayang?" ucap Afnan lagi, dan Syafiqah pun membalasnya dengan anggukan kepala saja.
"Alhamdulillah.. Bismillah, Assalamu'alaikum Istriku?" ucap Afnan sebelum ia memulai ritualnya.
"Wa'alaikumus salam Suamiku," balas Syafiqah lirih, sambil menundukkan wajahnya. Afnan pun tersenyum lembut melihatnya.
"Alhamdulillah," ucap Afnan. Seraya ia memulai ritual selanjutnya yang diawali dengan memberikan kecupan lembut pada dahinya Syafiqah. Lalu ia juga mengecup kedua kelopak matanya Syafiqah, lalu turun menuju ke kedua pipinya, dan tak lupa juga ia mengecup lembut pucuk hidungnya Syafiqah. Setelah itu ia kembali menatap wajah istrinya dengan tatapan yang lembut, membuat Syafiqah tertunduk malu. Namun Afnan langsung mengangkat dagunya, sehingga mata mereka pun saling bertemu.
Untuk sejenak mereka saling bertatapan, hingga akhirnya, bibir Afnan meraih bibir ranumnya Syafiqah. Cukup lama Afnan bermain di sana, sampai Syafiqah ikut terhanyut didalamnya, sehingga tanpa sadar tangannya sudah melingkar di lehernya Afnan. Sedangkan Afnan yang mendapatkan respon dari istrinya langsung meniduri Syafiqah dengan perlahan. Setelah itu tangannya pun mulai bergerak membuka satu persatu kain yang melekat ditubuh istrinya.
Hingga tak terasa kini tubuh Syafiqah dibagian atas telah polos, membuat Afnan Ingin segera menelusurinya. Namun sebelum itu ia juga membuka pakaiannya terlebih dahulu. Barulah ia memulai perpetualangannya. Dan ia pun mulai menelusuri lehernya Syafiqah, dan tak lupa juga ia memberikan tanda kepemilikannya. Sambil tangannya mulai memberi remasan lembut pada kedua bukit kembarnya.
__ADS_1
Sehingga membuat mulut Syafiqah mulai mengeluarkan suara yang begitu indah bagi Afnan. Apalagi tatkala ia menyebutkan namanya Afnan, membuat hasrat Afnan semakin terpicu.
"Ah..uhm..Afnan..hah..hah..ada..ah..Afnan..ada sesuatu yang mau keluar...uhmm..." ucap Syafiqah dibarengi dengan suara lenguhannya.
Mendengar perkataan istrinya membuat Afnan tersenyum, dan ia melirik wajah istrinya yang sepertinya sedang menahan sesuatu, "Aah.. lepaskanlah Sayang..hum..biar kamu merasakan kenikmatannya, ah..ha.." balas Afnan seraya ia membuka penutup bagian bawah tubuh istrinya dan tak berapa lama, Syafiqah pun mengerang tanda ia telah melakukan pelepasan pertamanya.
"Aaakh..!! ah..ah.." erang Syafiqah, dengan wajah yang terlihat sedang merasakan nikmat kepuncakkannya. Di saat seperti itu Afnan pun memulai memasukkan rudalnya ke rawa-rawa miliknya Syafiqah dengan sangat berhati-hati dan dengan lembut sekali. Namun tetap saja yang namanya pertama kalinya, akan menimbulkan rasa sakit yang amat sangat. Itulah yang dirasakan oleh Syafiqah. Sehingga tanpa sadar Syafiqah pun menjerit kesakitan.
"Aaakh!! Sakit! Aakh.. Afnan! Sakit lepaskan!Uhmm...!" teriak Syafiqah. Namun dengan sigap bibirnya Afnan sudah meraih bibirnya Syafiqah, teriakkan Syafiqah akhirnya terhenti. Dan Afnan pun tak mau menyia-nyiakan hal itu, ia pun terus menyorong rudalnya hingga akhirnya
"Aaaakh!!!" Syafiqah langsung terpekik hingga air matanya mengalir begitu saja. Sedangkan Afnan langsung memanjatkan doa ketika ia mencapai puncaknya.
"Allahummaj'alnuthfatanaa dzurriyyatan thayyibah."
Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah nutfah (air mani) kami ini menjadi keturunan yang baik (saleh)."
Dan disambung dengan Doa ketika selesai berhubungan intim, pasangan suami dan istri pun harus membaca doa di bawah ini:
Alhamdulillaahi ladzi khalaqa minal maa i basyaraa.
Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan)".
...┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈...
Jangan lupa dukung author terus ya guys, 🙏😉
Oh iya selagi menunggu Author update yuk mampir ke karyanya Author ♥️ Santi Suki♥️ Insya Allah ceritanya keren loh. Cus Akh kepoin yuk, dan jangan lupa berikan dukungannya juga ya guys 🙏
__ADS_1
Syukron 🙏😉