
─⊱◈◈◈⊰🦋 Kalam Hikmah 🦋⊱◈◈◈⊰─
Dear Readers ♥️
Apapun yang menimpa kita di dalam hidup ini, persoalan apapun yang kita alami dalam hidup ini, justru akan semakin membentukmu menjadi semakin bijaksana dan tercerahkan dalam hidup ini.
Wahai Readers ♥️
Jika hati kita benar dan tulus dalam hidup ini, dan percaya didikan sang pencipta semua akan baik-baik saja. Maka tersenyumlah dengan ikhlas.
Oleh karena itu, jangan sekalipun memiliki niat tidak baik dalam menjalani hidup ini. Dan tentunya semakin hari kau bisa semakin benar menjalani hidup ini dalam perkataan dan perbuatan.
Dan semua ini perlu komitmen, perlu kesadaran, perlu latihan, kalau gagal, terus berlatih sampai bisa dan otomatis, lelah kita akan menjadi lillah.
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
*┈┈┈┈┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈┈┈┈┈*
Di sore harinya Afnan bermaksud membawa Syafiqah berjalan-jalan. Karena itu memang sesuai yang sudah ia janjikan pada Istrinya itu. Namun saat ia sudah sampai di kamarnya, ternyata istrinya itu tidak ada ditempatnya. Bahkan ia juga sudah mencarinya ke balkon kamarnya, tempat biasa Syafiqah melihat anak-anak santriwati yang sedang bermain. Namun tetap saja batang hidungnya tak terlihat disana.
"Eh, kemana Fiqah? Bukankah tadi aku lihat dia masih di balkon ya? Kok sekarang nggak ada dimana-mana?" gumam Afnan terlihat sedikit bingung, "Coba Ana tanyakan pada Umi deh," gumamannya lagi, seraya ia kembali keluar dari kamarnya. Dan langsung menuruni anak tangga dengan sedikit berlari kecil.
"Umi..! Umi..!" teriak Afnan memanggil-manggil ibunya.
"Ada apa Nak? Kok teriak-teriak begitu sih?" tanya Umi Salamah, terlihat heran.
__ADS_1
"Umi, Fiqah mana? Kok dia nggak ada dikamarnya?" tanya Afnan terlihat penasaran.
"Loh Apakah Dia tidak pamit denganmu Nak?" tanya Umi Salamah, terlihat sedikit terkejut.
"Tidak! Emangnya Fiqah kemana?" tanya Afnan terlihat semakin penasaran.
"Tadi dia dijemput seorang laki-laki, katanya sih, itu Asistennya. Lalu dia pamit sama Umi, bilangnya ada hal penting yang harus dia tanganin diperusahaannya Nak. Dan katanya kamu sudah tahu, makanya Umi pikir dia sudah pamitan sama Kamu Nak," jelas Umi Salamah. Dan seketika wajah Afnan langsung berubah.
"Ooh, gitu ya? Ya sudah kalau begitu, Afnan nyusul Fiqah ya Mi," balas Afnan, Seraya ia meraih tangan sang Ibu, lalu mengecupnya.
"Iya Nak, hati-hati ya dijalan?" balas Umi Salamah dengan lembut.
"In shaa Allah Mi, kalau begitu Afnan pamit ya, Assalamu'alaikum," ucapnya, lalu ia pun langsung bergegas pergi meninggalkan Umi Salamah, yang terlihat ada kecemasan dari raut wajahnya.
Sementara itu Afnan langsung, pergi ke kantor pengurusan pondok. Sesampainya disana tampak seorang pria terlihat sedang fokus pada layar laptopnya. Afnan pun langsung menghampiri Pria tersebut.
"Baiklah Ustadz," balas Ikhsan. Seraya ia bangkit dari duduknya. Lalu ia pun langsung mengikuti langkahnya Afnan. Sesampainya di bangsal penyimpanan kendaraan pondok, Ikhsan pun langsung mengeluarkan mobilnya Afnan dari sana. Setelah berada di luar, Afnan pun langsung menaiki mobilnya tersebut.
"Kita mau kemana Tadz?" tanya Ikhsan, ketika mereka sudah berada di dalam mobil tersebut.
"Kita ke, perusahaan Harapan gurp!" balas Afnan terdengar datar, dan dengan wajah yang terlihat tidak bersahabat. Membuat Ikhsan seperti paham, dengan tabiat Bosnya, yang saat ini seperti sedang tidak senang.
"Oke Bos!" balas Ikhsan dengan singkat. Ia juga tak berani bertanya lagi, saat suasana Afnan sedang tidak bersahabat itu. Dan ia pun lebih memilih untuk Diam saja, sambil memfokuskan dirinya pada mengemudinya. Selama dalam perjalanan suasana mobil begitu hening. Karena sepertinya Afnan sedang terhanyut dalam pemikirannya,
"Mengapa sih Fiqah pergi tanpa pamit? Apa sebenarnya Dia tidak pernah menganggapku sebagai suaminya? Apakah Ana yang terlalu berharap? Padahal Ana tahu kalau Dia memang tidak pernah menyukai Ana! Tapi kenapa Ana begitu kecewa ya? Aah.. Astaghfirullah.. Ya Allah berikanlah kesabaran yang lebih untuk Ana. Dan lindungi istri Ana dimanapun dia berada," batin Afnan. Tampak jelas ada kekecewaan diraut wajahnya, tatkala ia teringat pada Istrinya, yang pergi tanpa berpamitan dengannya. Dan saat bersamaan.
__ADS_1
"Kita sudah Sampai Tadz!" ujar Ikhsan, menyadari Afnan dari lamunannya.
"Aah, Syukurlah! Kalau begitu ayo kita masuk!" balas Afnan, seraya ia membuka pintu mobilnya. Lalu ia pun bergegas turun.
"Baiklah Tadz!" balas Ikhsan singkat, lalu ia pun ikut turun dari mobilnya Afnan. Bahkan ia juga mengikuti langkah Afnan dari belakang, menuju pintu lobiy kantornya Syafiqah. Sesampainya di depan pintu lobby, tiba-tiba dua orang scurity menghadang langkah mereka.
"Maaf Pak! Anda mau kemana?" tanya salah satu Scurity tersebut.
"Saya mau masuk! Apakah kalian Scurity baru?" tanya Afnan terlihat heran melihat kedua scurity, yang tampaknya baru ia lihat.
"Benar Pak! Kami Scurity baru!" ujar Scurity itu lagi.
"Ooh pantasan kalian tidak mengenal saya! Kalau begitu saya akan memperkenalkan diri. Saya Afnan Asistennya Bu Syafiqah!" ujar Afnan. Dan seketika kedua Scurity tersebut, langsung saling pandang.
"Apakah Anda tidak salah Pak? Setahu saya, Asisten Presdir di perusahaan ini adalah Pak Toni! Dan Beliau memperintahkan Saya, untuk melarang orang asing masuk ke perusahaan ini!" balas Security itu lagi. Tampa ingin berdebat, Afnan pun langsung mengeluarkan sebuah kartu sebagai bukti kalau ia adalah Karyawan di perusahaan tersebut. Lalu ia pun langsung menyerahkan kartu tersebut pada salah satu Scurity tersebut.
"Eh, Maaf pak Kalau begitu silakan masuk Pak," ujar Security, setelah ia membaca kartu indentitasnya sebagai karyawan miliknya Afnan.
"Terima kasih!" kata Afnan yang akhirnya ia pun langsung masuk ke perusahaan tersebut. Bahkan ia langsung menuju ke pintu lift. Karena memang ruanganya Syafiqah berada di lantai delapan.
Sesampainya mereka di lantai atas Afnan dan Ikhsan langsung bergegas menuju ke ruangannya Syafiqah. Dan disaat ia hendak meraih handle pintu, tiba-tiba ia mendengar teriakan seorang Wanita dari dalam.
"Dasar biadab Lo Teddy! Walaupun gue mati! Gue pastikan Lo tidak akan pernah mendapatkan apa yang Lo mau! Camkan itu!"
...┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈...
__ADS_1
Jangan lupa Dukung author ya 😉 Berikan VOTE, LIKE, HADIAH, & KOMNTAR. Biar Author semangat UP Oke😉