CINTA MU Membawaku To Jannah

CINTA MU Membawaku To Jannah
KESEDIHAN SYAFIQAH.


__ADS_3

─⊱◈◈◈⊰🦋 Kalam Hikmah 🦋⊱◈◈◈⊰─


Dengan semakin kokoh ‘aqidah dan keimanan seseorang, seharusnya semakin baik pula akhlaknya. Dengan bertambahnya ilmu, aqidah, dan imannya, bertambah luhur pula akhlaknya.


أَكْمَلُ المُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا


“Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya.” (HR. Tirmidzi no. 1162)


Jika ada di antara kita yang semakin bertambah ilmu agama dan imannya, namun akhlaknya tidak semakin baik, maka waspadalah, mungkin ada yang salah dalam diri kita dalam belajar agama dan mengamalkannya.


__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__


*┈┈┈┈┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈┈┈┈┈*


"Hah? Apa! Kok nyalahin Fiqah?" protes Syafiqah, yang terlihat ia tak suka disalahkan. Afnan langsung tersenyum karena melihat bibir mungil istrinya langsung maju kedepan, tanda ia kesal karena telah disalahkan. Dan itu artinya, rasa tegang dan rasa ketakutannya yang tadi dirasakan istrinya telah hilang. Dan itu artinya juga ia telah berhasil mencairkan suasananya.


"Kan emang benar Yee..! Buktinya hari ini kamu marahkan sama saya? Karena dibawa ke sini. Iyakan?" balas Afnan, sambil meletakkan dagunya di pundak Uminya dengan manja.


"Eh, nggak kok, nggak! Itu tidak benar Bu, Afnan bohong," balas Syafiqah, terlihat salah tingkah, membuat Afnan maupun Umi Salamah tersenyum lucu, melihat tingkah Syafiqah yang terlihat serba salah.


"Benar deng Umi, Anankan nggak pernah bohong, iyakan Umi?" kata Afnan lagi, membuat Syafiqah menjadi kesal melihat Afnan. Ia pun memelototi Afnan, karena sudah geram pada suaminya itu.


"Umi, lihat tuh, Fiqah memelototi Anan Umi," adu Afnan, bak seorang anak kecil yang sedang mengadu pada ibunya.

__ADS_1


"Iiikh..Afnan!" bentak Syafiqah kesal.


"Eeeeh..sudah sudah sudah, kok jadi kayak anak kecil sih kalian? Kamu lagi Afnan, jangan membuat istri kamu kesal tauu!" tegur Umi Salamah sambil menjewer telinganya Afnan.


"AW AW AW.. sakit Umi!" teriak Afnan, terlihat kesakitan, membuat Syafiqah yang melihatnya tersenyum penuh kemenangan.


"Rasain kamu! Makanya jangan godain Istri kamu dong! Sudah tahu ini hari pertamanya, bertemu dengan Umi, eeh kamu malah bertingkah seperti anak kecil begitu!" balas Umi Salamah, seraya ia menghampiri Syafiqah.


"Selamat datang Nak," katanya lagi, pada Syafiqah, sambil ia memberikan kecupan lembut pada dahinya Syafiqah, lalu ia juga memeluk tubuh anak menantunya itu dengan penuh kasih sayang.


Syafiqah yang mendapatkan pelukan dari Umi Salamah, hatinya pun terenyuh. Apalagi sedari kecil ia sudah ditinggalkan oleh ibunya yang telah meninggal dunia. Sehingga ketika mendapatkan kasih sayang dari Salamah, membuat ia jadi teringat pada ibunya yang amat ia rindukan. Hingga tanpa sadar air matanya mengalir begitu saja. Membuat Salamah yang merasakan sesuatu hangat dipundaknya langsung melihat kewajahnya Syafiqah.


"Loh Nak? Kamu kok menangis? Ada apa Nak? Bilang sama Umi, Sayang," tanya Umi Salamah dengan lembut.


"Hiks.. nggak papa kok Bu, hiks..hiks.. Fiqah cuma hiks..cuma teringat sama Mama.. hiks.. hiks... Fiqah hanya kangen hiks..hiks..sama Mama, Bu..hiks.. hiks.." balas Syafiqah sambil kesegukan. Melihat kesedihan Syafiqah membuat Umi Salamah langsung bisa menebaknya. Dan ia pun kembali memeluk Syafiqah dengan kasih sayangnya. Namun matanya mengarah ke Afnan, seperti mencari kebenaran dari putranya itu.


"Innalilahi wa innailaihi Raji'un, kamu yang sabar ya Nak? Dan doakanlah kedua orang tua kamu disana, agar mereka tenang disisi-Nya. Ingatlah doa anak yang Sholeh akan diijabah oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Jadi kamu jangan pernah putus untuk mendoakan keduanya ya Nak," tutur Umi Salamah dengan penuturan yang terdengar begitu lembut.


"Iya Bu, hmm..hiks..tapi Fiqah, nggak tahu cara mendoakan Bu," balas Syafiqah terdengar lirih. Umi Salamah pun tersenyum.


"Kan ada suami kamu Nak, nanti Dia yang akan mengajarkan caranya berdoa, yaa?" kata Umi Salamah, seraya ia membelai rambut ikalnya Syafiqah, dengan penuh kasih sayang.


"Afnan?"

__ADS_1


"Iya Afnan, Suami kamukan? Tapi ngomong-ngomong umur kamu berapa Nak?" tanya Umi Salamah, sedikit penasaran, karena sepertinya ia merasa risih setiap Syafiqah menyebut nama Afnan.


"Umur Fiqah dua puluh dua tahun Bu," balas Syafiqah, apa adanya.


"Ya Allah, kamu teh masih muda banget Nak. Sementara umur Suami kamu sudah tiga puluh tahun. Kenapa panggil nama aja sih? Seharusnya itu, panggil A'a atau akang, Mas pun bisa atau Kakak juga boleh. Yang penting jangan panggil nama aja atuh Neng," tegur Umi Salamah. Membuat Syafiqah menjadi merasa tidak enak.


"Eh, Iya Umi, Maaf Fiqah nggak tahu," balas Syafiqah, merasa malu mendapatkan teguran dari Ibu mertuanya.


"Yee Umi, itu rahasia kami dong, nanti kami sepakati dulu mau manggil apa, masa panggil akang sih nggak mau akh," protes Afnan, mencairkan suasana yang mulai canggung lagi.


"Iya iya deh, terserah kalian saja. ya sudah sana bawa istri kamu kekamar kamu. Pasti dia sudah kelelahan, bukankah kata kamu dia kurang sehat?" balas Umi Salamah, yang sepertinya paham maksud anaknya itu.


"Aah, iya Anan lupa. Ya sudah kalau begitu Anan bawa Fiqah istirahat dulu Mi," kata Afnan lagi


"Pergilah Nak."


Setelah mendapatkan jawaban dari Umi Salamah, Afnan pun langsung mengajak Syafiqah, ke kamarnya yang berada di lantai dua. Sesampainya di depan kamar, Syafiqah tampak kembali canggung ketika hendak memasuki kamarnya Afnan.


"Masuklah Sayang, kenapa malah berdiri saja didepan pintu begitu?" tanya Afnan, ketika melihat istrinya yang tak langsung masuk saat Afnan sudah membuka pintu kamarnya.


"Eh, Anu..apa nggak papa aku.." kata Syafiqah yang entah mengapa ia jadi teringat waktu Afnan marah-marah pada Sarah ketika ia masuk ke kamar itu. Afnan yang langsung paham, ia pun langsung menarik tangan istrinya itu. Dan langsung membawanya ke tempat tidurnya.


"Sayang, kita sudah Suami, Istri, jadi sudah seharusnya kita berada di kamar yang sama, kamu paham hm?"

__ADS_1


...┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈...


Jangan lupa Dukung author ya 😉 Berikan VOTE, LIKE, HADIAH, & KOMNTAR. Biar Author semangat UP Oke😉


__ADS_2