
─⊱◈◈◈⊰🦋 Kalam Hadits 🦋⊱◈◈◈⊰─
Masalah datang untuk menguji sejauh mana ketangguhan kita. Tangguh bukan berarti tak kenal kata mengeluh. Tegar bukan berarti lolos serta merta dengan penuh sabar. Semua pasti bisa kita rasakan namun yang utama kala kita mampu berhikmah dengan keadaan.
Allah ta’ala berfirman,
“Tidaklah ada sebuah musibah yang menimpa kecuali dengan izin Allah. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah (bersabar) niscaya Allah akan memberikan hidayah kepada hatinya. Allahlah yang maha mengetahui segala sesuatu.” (QS At Taghaabun: 11)
Tak ada yang luput dari rencana terbaik-Nya. Tak ada yang terlewat dari skenario terindah-Nya. Jalani, hadapi dan nikmati. Kehidupan itu banyak menghadirkan ilmu yang tak kita dapatkan di bangku sekolah. Hati yang penuh iman selayaknya pohon yang akarnya memghujam sehingga terpaan ujian tetap menguatkan.
__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__
*┈┈┈┈┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈┈┈┈┈*
Setelah membantu istrinya membersihkan dirinya, serta setelah membantunya, memakaikan bajunya. Afnan pun langsung membawa Syafiqah ke rumah sakit terdekat dari hotelnya. Dan setibanya mereka di rumah sakit Syafiqah pun langsung melakukan pemeriksaan.
"Bagaimana Dok? Apakah kandungan istri saya baik-baik saja?" tanya Afnan dalam bahasa Inggrisnya. Ketika mereka berada di dalam ruangan dokter spesialis kandungan.
"Tuan, kehamilan istri Anda saat ini sedang mengalami Kontraksi prematur," balas sang Dokter dalam bahasa Inggrisnya.
"Eh, apakah itu artinya istri akan segera melahirkan Dok? Tapi bukankah kandungan belum memasuki sembilan bulan?" tanya Afnan, terlihat begitu penasaran.
"Ya sepertinya begitu Tuan! Tapi maaf, apakah sebelumnya ini, kalian habis melakukan seksualkah?" tanya sang Dokter.
__ADS_1
"Benar Dok, kami belum lama ini melakukanya," balas Afnan berkata jujur.
"Nah itu dia! Penyebabnya istri Anda mengalami Kontraksi saat berhubungan seksual. Karena berhubungan seksual saat hamil dapat memicu kontraksi hingga meningkatkan risiko persalinan prematur. Kondisi tersebut terkadang disertai dengan gejala, seperti perdarahan, rasa sakit, Hal itu akan membuat leher rahim istri Anda melebar hingga 10 cm dan menandakan bahwa jalan lahir sudah terbuka. Dan saat ini jalan lahir istri Anda sudah memasuki enam cm, dan itu Artinya kemungkinan beliau akan melahirkan secara prematur."
Mendengar penjelasan dari sang Dokter, wajah Afnan langsung berubah pias. Ada penyesalan yang amat dalam, "*Aaah.. kenapa tadi aku sampai membiarkan bertindak semaunya sih?! Padahal biasanya setiap kami melakukan itu, sangatlah berhati-hati sekali. Tapi kenapa hari ini kami...?" batinnya, seraya ia mengusap wajahnya dengan kasar.
"Aakh.. sudahlah nasi sudah menjadi bubur! Dan mungkin ini adalah menjadi jalannya. Jadi sebaiknya aku berdoa saja, semoga Allah memberikan keselamatan untuk Fiqah dan anakku Aamiin. Dan sebaiknya aku memberikan dia kekuatan, agar Fiqah tidak merasa takut," batinnya lagi*.
"Oh iya Dok. Apakah saya boleh menemani isteri saya dalam proses persalinan?" tanya Afnan, terlihat begitu berharap.
"Baiklah Tuan! Anda boleh mengikuti proses persalinannya,"
"Alhamdulillah.. terima kasih Dok!" balas Afnan, merasa lega. Dan setelah mendapatkan izin dari Dokter, Afnan pun langsung masuk kedalam ruangan persalinan istrinya, saat ini terlihat sedang memejamkan matanya dengan wajah yang terlihat sudah dipenuhi dengan keringat jagungnya.Tampak sekali kalau saat ini ia sedang menahan sakit yang amat sangat.
"Kamu yang kuat ya Sayang? In shaa Allah kamu pasti bisa, dan yakinlah pasti akan memberikan kemudahan buat Sayang," ucap Afnan dengan lembut, seraya ia mengusap-ngusap kepalanya Syafiqah dengan kasih sayang.
"Uhm.. tapi ini sakiit bangeet Yank.. rasanya Fiqah nggak kuat lagi," keluh Syafiqah, yang terlihat lihat air matanya sudah mulai mengalir.
"Sssth.. jangan berkata seperti itu Sayang," kata Afnan, seraya ia meletakkan jari telunjuk ke bibirnya Syafiqah.
"Sayang, Mas tahu, ini sangat sakit. Tapi Mas yakin kamu pasti kuat kok, karena Mas juga yakin Allah pasti akan memberikan pada Kamu. Jadi Mas mohon, demi Mas dan demi Anak kita, kamu harus kuat ya Sayang?" balas Afnan, seraya ia memberikan kecupan lembut pada dahinya. Seperti sedang memberikan kekuatan pada istrinya. Lalu ia pun membisikkan doa-doa pada istrinya.
"Hasbunallahu wa ni’mal wakilu ‘alallahi tawakkalna"
__ADS_1
Artinya: "Cukuplah Allah sebagai pelindung kami, dan Dia sebaik-baik pelindung. Hanya kepada Allah kami berserah diri"
"La ilaha illallahul ‘adszimul halim. La ilaha illallahu Rabbul ‘arsyil ‘adzim. La ilaha illallahu Rabbus samawati wal ardu wa Robbul ‘arsyil ‘adzim.”
Artinya: Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung lagi Bijaksana. Tiada Tuhan selain Allah pemilik ‘Arsy yang Agung. Tiada Tuhan selain Allah pemilik langit dan bumi dan ‘Arsy"
Setelah itu Afnan melanjutkan dengan mrmbaca Ayat kursi sebanyak satu kali, Surat Al-A’raf ayat 54, Surat Al-Falaq sebanyak satu kali, Surat An-Nâs sebanyak satu kali. Setelah membisikkan doa-doa untuk memohon agar diberikan kemudahan dalam persalinan istrinya. Tiba-tiba saja ia merasakan sakit pada tangannya. Dan pada saat ia melihatnya ternyata kuku istrinya yang sebenarnya tidak panjang itu malah, sudah menancap di lengannya. Itu berarti istrinya sedang mengalami kontraksi lagi. Dan kali ini lebih kencang.
"Aaaakh..! Mas ada yang mau keluar! Ngeerk.." teriak Syafiqah, dibarengi dengan edanannya. Membuat Afnan seketika panik.
"Dokter! Istri saya sudah mau melahirkan!" teriak Afnan, pada dokter yang terlihat masih terlihat tenang, karena setahunya, jalan lahir pasiennya masih pembukaan enam, jadi kemungkinan sekitar dua jam lagi baru akan lahir.
Mendengar teriakannya Afnan sang Dokter pun langsung menghampiri Syafiqah, dan langsung memeriksanya, dan seketika Dokter langsung tersentak, setelah memperiksanya, "Maa shaa Allah.. ini keajaiban! Kepala bayi sudah terlihat! Maaf Bu saya telah salah memperkirakannya," ucapnya terlihat merasa bersalah.
"Tidak apa-apa Dok! Nge..tapi ini saya sudah..Aah.. tidak bisa..Ugh.. menahannya lagi Dok..Ngeeererk!!" balas Syafiqah, yang tampaknya ia sudah tidak bisa menahannya Lagi. Dan seperti mendapatkan kekuatan yang begitu besar pada dirinya, membuat ia berkeinginan untuk mengedannya sekuatnya dan akhirnya..
"Oek..Oek..Oek..Oek Oek" Suara tangis bayi pun langsung memecah diruang bersalin tersebut. Padahal Dokter baru ingin memberikan aba-aba, namun bayi sudah meluncur keluar, membuat ia merasa takjub melihatnya.
"Alhamdulillah..Selamat Tuan, Nyonya, bayi kalian laki-laki, walaupun bayi Anda terbilang prematur, tapi Dia sangat sehat!" ucap sang Dokter, sambil ia menunjukkan bayinya pada Afnan mau pun Syafiqah.
Afnan, yang menyaksikan langsung proses persalinan Syafiqah, yang begitu cepat itu. Langsung bersujud syukur, "Subhaanallaah wal hamdu lillaahi wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar. Terima kasih ya Allah. Terima kasih karena Engkau telah memberikan kemudahan, bagi Istri dan Anak hamba," ucap Afnan didalam sujud syukurnya.
...┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈...
__ADS_1
Terus dukung author terus ya guys dan jangan lupa tinggalkan jejaknya juga oke.