
─⊱◈◈◈⊰🦋 Kalam Hikmah 🦋⊱◈◈◈⊰─
Jika ada yang menasehati kita, bukan berarti dia orang yang terbaik di antara kita, bukan pula orang yang paling sholih di antara kita.
“Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasihati supaya menetapi kesabaran.”
(QS. Al Ashr : 3 - 4)
Andaikata seorang muslim tidak memberi nasihat kepada saudaranya kecuali setelah dirinya menjadi orang yang sempurna, niscaya tidak akan ada para pemberi nasihat.
...__sᴛᴏʀɪᴇs ᴏғ ᴛʜᴇ ᴅᴀʏ__...
*┈┈┈┈┈┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈┈┈┈┈┈*
Di Mesjid Nurul Hidayah, yang letaknya berada ditengah-tengah pondok pesantren Nurul Hidayah, kini sedikit riuh suara para santriwati. Itu berawal karena kedatangan Syafiqah, yang untuk pertama kalinya dimesjid tersebut. Walaupun suara mereka terdengar berbisik. Namun tetap saja Syafiqah mendengarnya. Akan tetapi ia tak memperdulikan hal itu. Karena memang ia sudah bertekad ingin belajar.
Setelah selesai melaksanakan shalat subuh berjamaah. Salah satu Ustadz disana, pasti akan memberikan siraman rohaninya untuk para santri dan santriwati. Dan kali giliran Ustadz Faisal yang memberikan suraman rohaninya. Entah hanya kebetulan saja, atau memang ia sengaja, karena melihat Syafiqah atau tidak. Tapi Anehnya tema ceramahnya itu tentang, Wajibnya menutup Aurat.
__ADS_1
Namun para Santriwati malah curiga kalau Ustadz mereka itu memang sengaja. Memberikan tema tersebut, karena lirik sang Ustadz, selalu mengarah ke Syafiqah. Umi Salamah yang merasakan hal itu pun langsung mengajak Syafiqah pulang. Karena entah mengapa ia tak menyukai cara penyampaiannya ustadz Faisal, yang terdengar seperti sedikit mengintimidasi Syafiqah.
"Nak, ayo kita pulang. Karena kita harus secepatnya kerumah sakit. Siapa tahu saja suami kamu sudah sadar," ajak Umi Salamah. Seraya ia bangkit dari duduknya, lalu ia pun menarik tangan Syafiqah.
"Aah.. baiklah Umi," Syafiqah pun akhirnya bangkit juga dari duduknya. Lalu ia pun mengikuti Ibu mertuanya, meninggalkan mesjid tersebut.
Sesampainya di rumah mereka, Syafiqah yang ternyata yang belum memahami perkataan Ustadz Faisal, membuatnya jadi penasaran. Dan akhirnya ia menanyakan hal tersebut pada Ibu mertuanya itu, "Umi, sebenarnya apa yang dimaksud oleh Ustadz Faisal itu Umi? Dan apa itu menutup Aurat? Mengapa Ustadz itu sepertinya..." tanyanya. Namun langsung dipotong oleh Umi Salamah.
"Nak, nanti saja ya kamu tanyakan pada suami kamu. Untuk sekarang kita harus secepatnya ke rumah sakit. Kasian Abi kamu, pasti Beliau sudah lelah menungguin Suami kamu," potong Umi Salamah, seraya ia mengelus kepala Syafiqah yang terlihat masih tertutup dengan mukenanya.
"Aah, iya! Maaf Umi Fiqah lupa," katanya merasa bersalah, "Ya sudah Fiqah siap-siap dulu ya Umi," lanjutnya lagi.
Setelah mendapatkan jawaban dari Ibu mertuanya, Syafiqah pun bergegas menuju kamarnya yang berada di lantai Dua. Setibanya dikamar ia langsung membuka mukenanya dan lain melipatnya. Setelah itu ia bermaksud mengembalikan mukena tersebut kedalam lemarinya Afnan. Dan disaat ia hendak memasukkan kembali mukena tersebut. Tiba-tiba matanya melihat sebuah paper bag berwarna pink muda.
"Apa itu? Apakah itu punya Afnan?" gumamnya, seraya ia meletakkan mukena yang ia pakai tadi, "Sepertinya iya deh. Tapi kok kayaknya itu sebuah hadiah deh? Aah tau, dah! Bukan urusanku! Sebaiknya aku segera ganti baju saja deh," gumam Syafiqah, sambil ia mengambil baju yang hendak ia pakai.
Namun mata Syafiqah masih saja melirik kearah paper bag tersebut. Dan entah mengapa rasa penasarannya semakin menyeruak. Hingga akhirnya saking penasarannya tangannya pun langsung meraih paper bag tersebut. Dan ketika paper bag telah, ditangannya matanya langsung tertuju pada sebuah tulisan yang tertera di paper bag bagian depannya. "For my wife Syafiqah "
__ADS_1
"Untukku? Berarti nggak papa dong kalau aku melihat isi dalamnya?" gumam Syafiqah. Lalu ia pun membuka kaitan pita yang tersimpul dibagian atasnya. Dan kemudian ia pun membuka lebar bagian atas tersebut. Sehingga terlihat sebuah lipatan kain berwarna biru muda dan Syafiqah mengambilnya. Dan membuka lipatan tersebut, ternyata itu adalah sebuah baju gamis, berserta sebuah hijab liris-liris yang berwarna lebih tua dari bajunya.
"Apakah Afnan, menginginkan aku memakai ini?" gumamnya lagi, seraya ia melangkah ke meja riasnya yang disana terdapat sebuah kaca. Lalu ia pun menempelkan baju gamis tersebut ketubuhnya, seraya matanya melihat ke cerminnya.
"Tidak buruk kok. Baiklah aku akan memakainya, untuk menyenangkannya. Dan semoga saja hari ini Dia sudah sadar kembali," gumamannya lagi. Lalu ia pun mulai memakai baju gamis tersebut. Dan waktunya memakai hijabnya ia tampak bingung, "Bagaimana cara memakai jilbab ini ya?" katanya seraya ia memutar-mutarkan kain yang bersegi empat itu.
"Aah, iya kenapa tidak minta petunjuk dari YouTube aja ya?" Syafiqah pun langsung bergegas mengambil benda pipihnya. Lalu ia pun langsung membuka aplikasi Youtubenya. Dan bahkan ia langsung mengetik bagaimana cara memakai jilbab. Dan tak berapa lama muncullah konten, cara memakai jilbab. Kemudian ia pun mengikuti apa yang ditunjukkan didalam konten tersebut.
"Alhamdulillah, jadi juga.. nggak buruan?" kata Syafiqah, seraya ia menatap wajahnya didalam cermin yang kini telah memakai hijabnya. Di saat ia masih memandang dirinya yang kini terlihat berbeda, tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dibarengi dengan suara panggilan dari luar kamarnya.
"Fiqah! Kamu sudah siap Nak?" seru Umi Salamah dari luar.
"Eh, Umi..? Sudah Umi! Sebentar!" balas Syafiqah dengan nada suara yang sedikit meninggi agar, sang Ibu mertuanya, mendengar sahutannya. Sambil ia bergegas mengambil tas sandangnya. Setelah itu ia pun bergegas membuka pintu kamarnya. Betapa terkejutnya Umi Salamah, saat melihat anaknya mantunya yang baru saja membuka pintu kamarnya, seraya tersenyum manis pada pada dirinya.
"Maa shaa Allah... cantiknya Anak Umi! Kamu benar-benar cantik banget Nak. Umi sangat senang melihat kamu seperti ini Sayang," ucap Umi Salamah. Ia terlihat begitu senang karena melihat Syafiqah berhijab.
__ADS_1
...┈━━◎❅❀❦ 🦋 ❦❀❅◎━━┈...
Terus dukung author ya guys dan jangan lupa berikan 👉 ⭐ ⭐⭐⭐⭐ + 👍 serta komentarnya oke 😉 Syukron 🙏🥰