
"Dimana Daddy mu Wil? Mommy ingin segera memukulnya.."ucap Mommy Ararinda sesaat setelah masuk rumah.
"Mau mukul apa mau nyium Mom?"Goda Willy.
Seketika Mommy Ararinda memukul lengan Willy.
"Ampun mom..."
Nampak Daddy Roland duduk membaca koran di ruang keluarga.
Willy tahu Daddy nya sedang mencoba biasa saja padahal Willy yakin Daddy nya pasti sangat gugup melihat mommy Ararinda datang.
"Malam Dad.."sapa Willy
"Kalian sudah datang? Selamat datang Rin.."sapa Daddy
"Aku kesini mau marah sama kamu...bisa-bisanya kau memaksa Willy bertunangan dengan wanita pilihanmu..."
"Duduk dulu..kau masih sama seperti dulu..terlalu percaya pada anak tengil ini.."
"Maksudmu apa?"tanya Mommy ararinda bingung
"Elmira ini calon tunangan Willy..mungkin kau sudah mengenalnya..dan dia perempuan yang dipilih Willy..itu cuma bualan Willy agar kau mau kemari.." terang Daddy Roland
"Astagaaaaa anak nakal...."kata Mommy ararinda sambil menjewer telinga Willy
__ADS_1
"Auuuu ampun mom..."kata Willy kesakitan
"Potong saja telinganya sekalian..biar bocah kesayanganmu itu tau rasa..."kata daddy Roland.
acara penyambutan yang diawali dengan jewer menjewer telah usai..kini keempat orang itu berada di meja makan menikmati makan malam.
"Bagaimana kabar Fariz dan istrinya Rin..?"tanya Daddy Roland
"Baik.."
"Maaf aku tak bisa hadir saat pernikahan Fariz..."
"Tak apa..aku tau kau sangat sibuk..Willy sudah cerita..
Oiya Wil...kapan rencana pertunangan kalian?"
"Owh...sudah dekat berarti ya..."
"Makannya itu, Willy minta bantuan mommy kesini..Willy tidak tau apa saja yang disiapkan..Elmira juga belum berpengalaman untuk acara seperti ini..apalagi Daddy..makannya Willy minta mommy disini temenin Willy mempersiapkan semuanya..
toh Fariz dan kakek sudah ada Almira dan Budhe yang mengurusi disana....ya mom..."bujuk Willy
"Baiklah...Mommy akan disini sampai acara pertunangan kalian.."kata Mommy Ararinda
"Terima kasih Mom..."ucap Willy
__ADS_1
"Sama-sama sayang..."ucap mommy Ararinda.
"Oiya...orang tua kamu bagaimana Nak?"tanya Mommy Ararinda pada Elmira.
"Orang tua El tidak mungkin datang nyonya..mereka sudah lama tidak tinggal dengan El..mereka sudah menikah lagi dan selama ini El tinggal sendirian.."
"Owh..maaf...mommy tak bermaksud melukai perasaanmu nak...hm..panggil mommy saja seperti Willy memanggilku.."
"Baik mom...terima kasih.."
"Kenapa kau diam saja..?"tanya Mommy Ararinda pada Daddy Roland.
"Aku sedang makan..makan tak boleh sambil berbicara kan..."jawab Daddy Roland.
Mommy Ararinda memasang wajah sebal karena jawaban Daddy Roland.
"Mom..apa sebaiknya besok kita mulai menyiapakan keperluan untuk pertunangan?"
tanya Willy pada mommy Ararinda
"Begitu juga lebih baik Wil..lebih cepat lebih baik..waktunya sudah dekat...besok kita cari gaun..perias untuk Elmira...dan...rencananya kau ingin acara seperti apa?kau ingin mengundang berapa orang?"
"Dad....bagaimana?acara pertunangan ku cukup keluarga saja atau mengundang banyak orang?"tanya Willy pada Daddy nya
"Kita undang keluarga dan teman dekat saja Wil..nanti pernikahan kalian baru mengundang banya orang.."jawab Daddy Roland
__ADS_1
"Kalau begitu tentukan berapa orangnya..nanti biar bagian dapur bisa memperkirakan berapa porsi hidangan yang harus dipersiapkan.."ucap Mommy Ararinda
"Setelah ini kita bicarakan lagi...sebaiknya kita makan dulu.."ucap Daddy Roland