
Pagi hari yang cerah,,
Fariz dan Almira telah sampai di kediaman keluarga Emmery setelah sebelumnya Daddy Roland memerintahkan supir nya untuk menjemput Fariz dan Almira di bandara.
"Apa kabar mommy ku tercinta..?"tanya Fariz pada mommy ararinda sambil memeluk mommy nya.
"Baik sayang..."jawab Mommy Ararinda.
"Apa kabar nak?"tanya Daddy Roland pada Fariz dan Almira
"Baik dad.."jawab Fariz sambil melepas pelukannya dari sang mommy beralih ke Daddy sambungnya.
"Bagaimana dengan kandunganmu Al sayang?maaf mommy tidak bisa ada disampingmu saat kau hamil tapi mommy janji jika nanti kau akan melahirkan mommy akan menemanimu nak .."kata Mommy ararinda sambil memeluk Almira menantunya.
"Tak apa mom...Al ngerti kok...Al baik-baik saja..lagi pula di rumah ada kakek..ada bude..dan ada kak Fariz yang siap 24 jam siaga..mommy tak perlu mengkhawatirkan aku.."jawab Almira.
Mommy Ararinda melepaskan pelukannya.
"Bagaimana kabar cucu ku tersayang..."usap mommy Ararinda ke perut Almira.
"Baik oma..."jawab Almira sambil menirukan suara anak kecil
__ADS_1
"Hahahha...mommy tak sabar melihat cucu ku.."ucap mommy Ararinda.
"Masih cukup lama sih mom.."jawab Fariz
"Semoga selalu sehat ya sayang...jaga kesehatan...jaga cucu mommy...kamu jangan capek-capek...kalau perlu minta bantuan maid di rumah..."pesan Mommy Ararinda.
"Ya mom..."jawab Almira
"Mom...kasihan kedua anak kita...biarkan mereka masuk dan duduk dulu...ngobrol sambil berdiri kan kasihan Almira nya sayang..."kata Daddy Roland.
"Owh iya..maaf sayang..maafkan mommy..mommy sangat merindukan kalian, jadi mom lupa kalau kalian pasti lelah..ayo sayang..masuk ke ruang keluarga saja.."kata mommy Ararinda.
"Ya mom..."jawab Almira
"Dia sudah berangkat ke kantor Riz...katanya ada meeting penting di kantornya, kebetulan Daniar datang terlambat, jadi Willy yang harus segera berangkat pagi-pagi sekali untuk mempersiapkan berkas meeting nya hari ini ..."jawab Daddy Roland
"Ya ampun...calon pengantinnya masih bekerja ndak pingitan ini ceritanya.."kata Almira.
"Willy kok di pingit...bisa kesemutan itu kakinya.."celetuk mommy Ararinda.
"Kalau menurut Fariz..sepertinya Daniar tak akan ikut meeting Dad..dan aku rasa Willy pasti sudah menduganya jadi dia mempersiapkan file nya sendiri"kata Fariz
__ADS_1
"Kenapa?"tanya mommy Ararinda penasaran.
"Mommy kayak gak hafal aja..biasa..satpamnya kan dateng bareng Fariz dan Al tadi..dia pasti akan mengikat daniar di dalam rumah dan tak mengijikannya keluar rumah"jawab Fariz.
"Nathan maksudmu?"tanya mommy Ararinda
"Iya .memang siapa lagi mom."jawab Fariz.
"Ck...anak itu..tadi mommy sempet mau nanya nathan mana eeh ternyata mlipir kesana..dasar anak nakal.."kata mommy.
"maklum mom....darah muda.."kata Fariz
"Muda katamu? ck harusnya mereka itu segera menikah...Nathan itu seusia denganmu dan Willy..apa sih yang di tunggu anak itu..heran mommy.."kata Mommy Ararinda gemas.
"Elmira mana mom?"tanya Almira
"Di taman belakang...sedang menyuapi Elrumi."jawab Mommy Ararinda
"Kalau begitu, Almira ke sana dulu..al sudah sangat kangen."kata Almira.
"Biar mom yang panggilkan Elmira supaya kemari..kau pasti capek dan kau harus sarapan dulu kasian anak di dalam perutmu."kata mommy Ararinda
__ADS_1