
Willy sampai di Mall,
Ia mencari Elmira,
"Kemana dia..ponselnya tidak di angkat.."guman Willy.
Willy mencari ke lantai dua, dan..itu dia..
Willy menghampiri Elmira yang sedang duduk dan bicara dengan Bibi..
"Dia sangat cantik bi..Mungkinkah Willy masih menyimpan rasa padanya?"
Willy samar samar mendengar pembicaraan Elmira dan bibi,
"Padanya siapa?"tanya Willy menyela
Elmira terdiam saat Willy tiba-tiba datang, begitu pula bibi, ia tak berani mengatakan apapun, termasuk kejadian bertemu dengan Clara barusan.
"Kenapa kalian diam..? Baiklah...El pesankan makan siang untuk ku dong...
bi..nanti setelah makan siang bibi pulang duluan..supir sudah menunggu bibi..Willy bantu bawa belanjaan ke bawah..bibi pulang..minta tolong ke yang lain untuk mencuci baju-baju ini..
Aku dan Elmira mau ke rumah sakit menjemput anak kami.."
"Baik den.."
🚑🚑🚑🚑🚑🚑🚑🚑🚑🚑
Hari masih menunjukan pukul 1 siang, Willy dan Elmira menuju ke rumah sakit..
Sepanjang perjalanan Elmira hanya diam..pikirannya entah kemana..suasana hatinya kurang begitu baik..karena lebih tepatnya ia cemburu namun ia malu mengakui, ia begitu tak sepadan dengan wanita dimasa lalu calon suaminya itu.
"Ada apa dengan mu?"tanya Willy
Elmira masih terdiam.
__ADS_1
"El..."panggil Willy lagi
"Apa?"
"Kau ini kenapa?"
"Aku tidak kenapa napa."
"Jangan berbohong..."
"Aku hanya lelah.."
"Aku mengenalmu El..pasti terjadi sesuatu yang tidak ku tahu.."batin Willy
"Tadi kau beli apa saja?"tanya Willy
"Baju El.."
"Kau tak beli sesuatu untukmu?"
"Fix..pasti ada sesuatu..jawabannya singkat banget."batin Willy lagi.
Willy memilih diam, ia tak lagi mengajak Elmira bicara, ia yakin pasti ada sesuatu yang Elmira simpan.
"Nanti aku tanyakan bibi saja.."batin Willy.
Tak berapa lama, mereka berdua telah sampai di Rumah sakit.
Willy menggandeng Elmira menuju ruang perawatan Elrumi.
Seorang Dokter kebetulan sedang melakukan pemeriksaan akhir sebelum Elrumi dibawa pulang,,
"Bagaimana Dok?"tanya Willy
"Anak ini sehat..semoga saja selalu sehat.."jawab Dokter.
__ADS_1
"Apa Elrumi sudah boleh dibawa pulang Dokter?"tanya Elmira
"Seperti yang disampaikan tadi pagi, bayi anda sudah diperbolehkan pulang,,"kata Dokter
"Syukurlah..."ucap Elmira.
"Ini bayi anda..."Kata Dokter sambil menyerahkan Elrumi pada Elmira untuk digendong.
"Anak Bunda .... akhirnya Bunda bisa menggendong dan memeluk kamu nak..."ucap Elmira saat menggendong Elrumi, Ia tak kuasa menahan air matanya.
"Hai anak Ayah...kita pulang ya...Kakek tak jadi kesini..kakek menunggu di rumah..kita pulang ya sayang.."ucap Willy sambil mengusap pipi mulus Elrumi.
"Dok..terima kasih bantuannya..terima kasih sudah menjaga dan membantu anak saya di masa-masa perawatannya..."ucap Elmira
"Sama-sama ibu..sudah jadi kewajiban saya..."ucap Dokter itu.
Kini Elmira menggendong Elrumi, sedangkan Willy membawa tas berisi pakaian Elrumi.
"Nyamannya anak Ayah bobok di gendong Bunda nya...Ayah jadi pengen juga nih bobok disitu..."ucap Willy menggoda.
Namun Elmira tak merespon. Ia hanya diam mendengar ucapan Willy.
"Tuhanku....ini ada apa lagi...
Jangan buat hubungan kami seperti rasa buah jeruk...aseeem.."batin Willy.
🏰🏰🏰🏰🏰🏰🏰🏰🏰🏰🏰
Setengah jam kemudian, mereka telah sampai di rumah utama Emeery.
Elmira menggendong Elrumi memasuki rumah.
Sedangkan Willy berjalan di belakang Elmira.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum...Dad...kami pulang..."ucap Willy saat masuk rumah.