
Elmira masih diam saat di dalam mobil.
Ia terus melihat ke arah luar melalui kaca mobil.
Ia memang terlihat sangat kesal pada miss melinda yang selalu menggoda Willy.
Terlebih sesekali memegang tangan, pundak maupun perit Willy saat berbicara.
"Kok kusut gitu sih sayang...kenapa sih?..."ucap Willy saat melihat wajah Elmira sembari mengendarai mobil.
"Bodo..."jawab Elmira kesal
"jangan marah dong...apa karena Melinda? masak cuma karena Melinda aja kamu marah sih sayang..."
"Kalau aku gak boleh marah, trus aku bolehnya marah kalau kamu di godain siapa?Cewek seksi?Cewek bahenol gitu???"
"Waaaah...ini ceritanya cemburu nya bersambung ya...wah bahagianya aku..."
"Owh..jadi kami seneng kalau aku marah-marah?"
"Bukan gitu sayang...bukan aku seneng saat kamu marah...tapi bahagia kalau kamu cemburuin aku kayak gini..."
"Siapa juga yang cemburu..."
"Nah kalau bukan cemburu apa??"
"Boda ah...diam...males..!!"
Willy memberhentikan mobilnya.
Ia melepas sabuk pengamannya dan mendekatkan wajahnya ke wajah Elmira.
Cup...
Willy mencium sekilas bibir Elmira.
"Jangan marah lagi ya sayang...."
"Siapa yang menyuruhmu mencium ku?"
"Siapa suruh bibir mu monyong-monyong gitu..."
"Siapa suruh kamu kegenitan.."
__ADS_1
Cup...
Kali ini Willy mencium Elmira lagi..
Ciuman yang lebih dari sebelumnya.
Ciuman yang lebih membuat Elmira panas dingin.
"Jangan marah lagi....kalau kamu marah lagi, sekarang juga ku bawa kamu ke hotel dan ku makan kamu.."
"Ck..sukanya main ancam.."
"Ancamanku bisa saja jadi kenyataan lo sayang...tak perlu nunggu dua minggu lagi.."
"Sudah jalankan mobilnya...bisa di grebek warga tau nggak!!"
"Janji jangan marah lagi...percaya cuma kamu yang bisa membuatku tergoda...lainnya lewat..."
"Gombal...sudah ah..jalan..!"
Willy melajukan mobilnya lagi,
"Kita sekalian mampir ke om Hengki ya...lihat cincin pernikahan kita" ajak Willy
"Jawab yang bener atau aku cium lagi ha?"
"Ck...iya sayangku....kita lihat cincin....
Puasss??"
"Haha....cantiknya nyonya William.."
❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
"Hai Om..."Sapa Willy
"Hai Wil..mau lihat cincin?"
"Iya Om...mumpung jadwal rada longgar...takutnya besok-besok nggak sempet mampir lihat.."
"Mari masuk...cincin kalian ada di dalam"
__ADS_1
"Waaah..."ungkapan kekaguman Elmira
"Kau suka sayang?"tanya Willy
"Iya...."
"Ini yang satunya..."kata Om Hengky
"Yang satunya?"tanya Elmira bingung
"iya..."jawab Willy
"Maksudnya kau menikahi wanita lain juga??"
"Astaga...kenapa hari ini kau terus berfikir aku ini lelaki gampang tergoda ya..."
"Lalu ini?"
"Buat mu juga sayang.....cincin yang kedua ini kado pernikahan untuk mu...hanya untukmu.."
"Wil..tapi ini terlalu mewah dan mahal pastinya..."
"Bagimu...semua akan ku berikan...okey...jadi terima..dan pakai...okeh sayangku..."
"Hm...terima kasih..."Ucap Elmira sambil memeluk Willy
"Udah ya cemburu- cemburuannya...sedih tau kamu mantun dan marah mulu kayak gini..."
"Iya...maafkan aku Wil..."kata Elmira
"Oke om..cincinnya aku bawa sekalian ya...untuk biayanya sudah lunas atau ada kekurangan om?"
"Sudah Wil...semua sudah lunas tempo hari saat kau memesannya..."
"Oke..terima kasih Om..."
"Terima kasih kembali Wil..semoga bahagia dengan pernikahan kalian...semoga segera di beri anugerah momongan ya Wil..."doa om Hengky
"Aamiiiin...terima kasih doanya om..kami permisi..."kata Willy
"ya..hati-hati.."
__ADS_1