
Resepsi telah usai.
Daddy Roland telah membawa sang istri tercintanya pulang ke rumah utama keluarga Emmery. Begitu juga sang cucu Elrumi yang kini telah tidur nyenyak ditemani sang bibi karena bunda dan ayah sambungnya sedang menikmati malam pertama pernikahan mereka.
Dan kini,,Disinilah Elmira dan Willy sekarang.
mereka sedang berada di sebuah kamar hotel yang telah mommy Ararinda siapkan untuk mereka.
"Wah...sepertinya mommy pengen kita di sengat lebah deh sayang..banyak banget bunga nya.."kata Willy sambil memeluk Elmira dari belakang.
"Ngaco deh..."kata Elmira.
Willy mulai mendaratkan ciumannya ke leher Elmira hingga membuat sang pemilik tak sadar mengeluarkan suara lenguhan yang menggoda.
"Ah..."
"Sayang...aku ingin kamu..."bisik Willy di telinga Elmira sambil mengusap bagian dada Elmira dari luar gaunnya.
"Ak..aku mau mandi dulu...gerah.."kata Elmira sambil menahan gairah karena sentuhan Willy.
"Aku bantu bukain gaunnya ya..."ucap Willy sambil menurunkan resleting gaun Elmira.
Willy mendaratkan ciumannya ke punggung Elmira..
__ADS_1
"Wil..a..aku mau mandi...."kata Elmira lagi
"Baiklah aku menunggu mu disini..jangan lama-lama.."kata Willy.
Elmira masuk ke kamar mandi, ia bergegas menutup pintu dan mengunci kamar mandi tersebut.
"Oh...aku harus apa ....."guman Elmira
Sejujurnya Elmira sangat bingung dengan apa yang harus ia perbuat untuk Willy yang baru saja resmi menjadi suaminya.
Elmira gugup karena ia sangat tahu bahwa suaminya sudah sangat ingin menikmati malam berdua dengan dirinya..namun Elmira takut jika Willy akan kecewa padanya karena bagaimanapun dirinya bukanlah seorang gadis lagi.
"Sayang...aku ke bawah sebentar ya.."suara Willy dari luar kamar mandi.
Mengetahui Willy akan keluar kamar, Elmira bergegas membersihkan dirinya. Kemudian ia keluar kamar mandi dengan memakai jubah mandi.
Ia segera menuju sudut kamar dan membuka koper yang tadi ia bawa.
Elmira memilih baju tidur yang biasa saja dengan model baju yang tidak memancing gairah suaminya.
Elmira segera merebahkan tubuhnya ke atas ranjang dan sesegera membentangkan selimut untuk menutup seluruh tubuhnya dan hanya memperlihatkan kepalanya saja.
Elmira segera pura-pura memejamkan matanya saat ia mendengar suara seseorang yang ia yakini pasti Willy sedang membuka pintu kamar.
Dan..benar saja..sang suami telah masuk ke kamar dengan membawa dua buah paper bag berwarna pink dan biru.
__ADS_1
"Sayang..."panggil Willy saat masuk ke kamar.
Elmira tak lagi mendengar suara Willy,
"Mungkin ia kira aku benar-benar tidur.."batin Elmira.
Tak lama terdengar suara pintu kamar mandi terbuka.
"Mungkin ia mau mandi.."batin Elmira.
Dan benar..sayup sayup terdengar gemericik air dari dalam kamar mandi.
Cukup lama Willy berada di kamar mandi, hingga Elmira benar-benar tertidur di bawah selimut tebalnya.
Willy keluar kamar mandi dengan hanya memakai handuk di pinggangnya.
Kemudian ia berjalan mendekati ranjang dan ikut masuk ke dalam selimut yang sama dengan Elmira.
Di kecupnya kening Elmira dengan lembut.
"Bisa-bisanya ia tidur dengan nyenyak sementara aku tersiksa karena tongkat sakti ku ini..."guman Willy sambil mengusap rambut Elmira.
"Baiklah..sepertinya aku harus menahan diri ku lagi malam ini...dia terlihat sangat lelah..."batin Willy.
Willy kemudian memeluk Elmira dengan erat karena hanya itu yang bisa ia lakukan sekarang.
__ADS_1