
"Bersiaplah jika kau memang ingin pulang bersamaku..nanti sore kita berangkat..tapi..jika kau masih ingin disini..silahkan.. aku tak memaksamu."ucap Willy sambil melepaskan pelukan Elmira dan berangjak menuju kamar mandi yang berada di samping dapur.
Beberapa menit kemudian,,
Willy sudah terlihat lebih segar.
Ia mengambil kunci mobilnya,
"mau kemana?"tanya Elmira
"Ke tempat Fariz."jawab Willy
"Aku sudah masak, sarapan dulu.."
"Kamu saja..aku sedang tidak ingin makan.."
"Tapi Wil...."
"Aku pergi dulu.."
Willy segera keluar dari rumah,ia masuk ke dalam mobil dan segera berangkat menuju rumah Fariz.
🚘🚘🚘🚘🚘🚘🚘🚘
"Assalamu'alaikum..."ucap Willy begitu masuk rumah Fariz
"Waalaikumsalam..."ucap keluarga Fariz secara bersamaan.
Kebetulan keluarga Fariz sedang sarapan pagi.
__ADS_1
"Astaga Willy......"ucap Mommy Ararinda sambil memeluk Willy.
"Kau pasti belum makan..ayo ikut sarapan.."kata Almira
"Waah kakak ipar hebat...tau aja kalau aku belum sarapan.."ucap Willy
"Sini biar mommy ambilkan..."kata mommy Ararinda.
"Terima kasih mom..."jawab Willy
"Mom...setelah ini bolehkah aku bicara sesuatu yang penting dengan mom?"tanya Willy
"Tentu.."jawab Mommy Ararinda
"Kau tak ingin bicara dengan ku Wil?"tanya Fariz
khusus kau via grup aja..hehehe..lagi pula kau sudah tau apa yang aku bicarakan dengan nom.."jawab Willy sambil mengunyah makanannya
"Owh yang kemarin itu,,ngomong-ngomong jam berapa pesawatmu berangkat?"tanya Fariz
"Tiga sore ...."
"Oke..biar nanti supir yang mengantar ke Bandara."
"Thanks...kau memang sahabat rasa saudara.."ucap Willy
Setelah selesai sarapan, Mommy mengajak Willy melanjutkan obrolannya di taman belakang rumah.
"Apa yang ingin kau bicarakan Wil?"tanya Mommy Ararinda
__ADS_1
"Mom..Willy kesini mau minta tolong ke mommy.."
"Tolong?apa yang bisa mommy tolong?persiapan pernikahanmu?.."
"Bukan...ini soal Daddy."
"Kenapa dengan Roland?"
"Mom...saat ini aku sudah tau semua yang terjadi antara Daddy ku dan mommy ku dulu..aku mendengar sendiri dari Om Wijaya saat aku dan Ayah mengunjunginya di rumah sakit..
Saat ini Daddy ku pasti sangat sedih karena kembali teringat masa lalu..masa dimana mommy ku tak mencintainya, berselingkuh darinya, dan ingin lari darinya..dan yang lebih parah, saat ini Om Wijaya sedang berada di rumah sakit dan Daddylah yang mengurus semua keperluan Om Wijaya..Willy tau saat ini Daddy pasti sangat kacau namun ia menyembunyikannya dari ku...
Mom...bisakah mom ikut denganku..?
Hanya mom yang bisa menghibur Daddy, hanya mom yang bisa menghilangkan rasa sakit yang Daddy rasakan..."ungkap Willy
"Wil...Mom ingin saja membantu..tapi mom tidak yakin jika kedatangan mom bisa membantu.."
"Mom...dengan mom datang dan duduk disamping Daddy itu sudah sangat membantu..Willy tau, Dad masih sangat mencintai mom..dan aku yakin sebenarnya mom juga tau itu namun kalian mencoba menutupinya..kumohon ikutlah denganku sebentar saja mom..Aku sudah bicara dengan Fariz..kami sangat ingin mom dan dad bersatu lagi..."
"Willy..kami sudah terlalu tua untuk membicarakan perasaan kami..."
"Tidak mom...mom dan Dad berhak bahagia...kami tau kalian masih memiliki rasa yang sama...
mom...kau akan membantuku kan..?mom akan ikut denganku kan?"
"Baiklah...aku akan ikut denganmu..tapi mom tak bisa lama disana..kakak ipar mu sedang hamil..bude juga kasihan jika mengurus kakek dan semua penghuni rumah ini jika mom pergi terlalu lama..."
"Aaah...terima kasih mom...mom memang yang terbaik.."ucap Willy sambil memeluk Mommy ararinda
__ADS_1