
Willy membawa Elmira kesebuah hotel mewah.
"Kenapa kemari?"tanya Elmira
"Melakukan sesuatu yang seharusnya sejak lama ku lakukan.."kata Willy.
"Apa maksudmu,?"
"Kau akan tahu nanti...pegang tangaku...jangan sampai kau mencoba melepaskan tangan ini...oke..."
Elmira mengangguk pelan.
"Dan satu lagi..tersenyumlah .."
Keduanya masuk ke loby hotel dengan berpegangan tangan.
Willy membawa Elmira naik ke lantai 7 dan begitu keluar lift mereka berdua telah disambut oleh puluhan kamera.
"Wil..ini apa?"tanya Elmira lirih.
"Tersenyumlah...jangan gugup...percayalah padaku.."Bisik Willy.
Elmira mencoba tenang dan tetap tersenyum meskipun sebenarnya ia sangat gugup,
__ADS_1
Willy juga tak melepas tangan Elmira, ia sangat tau kekasihnya sedang gugup karena telapak tangan Elmira terasa dingin.
Kini Willy telah berada di depan panggung konferensi pers bersama Elmira, keduanya duduk dihadapan puluhan wartawan.
Blitz kamera tak henti-hentinya menyala dari seluruh sudut ruangan.
Membuat suasana semakin terasa menegangkan bagi Elmira. Namun Willy tak henti-hentinya memegang tangan Elmira, seolah memberi kekuatan pada kekasihnya untuk tetap tersenyum dan percaya diri.
"Selamat Sore semuanya..
terima kasih atas waktunya..
Saya William Aileen Emeery..saya Presiden Direktur William corp.
Kami berdua disini, sengaja hendak menyampaikan perihal kabar yang beredar dimana kabar ini semakin melebar dan membuat kami merasa tidak nyaman.
Pertama setiap orang pasti memiliki masa lalu, baik saya maupun Elmira memiliki masa lalu yang kurang beruntung karena bersama orang yang tidak tepat. Namun semua itu adalah jalan Tuhan agar kami dapat menjadi pribadi yang lebih baik.
Saya pernah menjalin hubungan dengan wanita yang memiliki perilaku yang kurang baik, begitupun Elmira pernah menjalin hubungan dengan seorang pria yang sekarang sudah meninggal dunia karena kecelakaan.
Kekasih saya ini memang telah memiliki seorang putra yang sangat tampan, dan sudah saya anggap sebagai anak saya sendiri.
Saya harap apapun pilihan saya tidak menjadi bahan konsumsi berita publik yang menurut saya tidak lah tepat karena kami berdua bukanlah artis..iya kan sayang?" ucap Willy panjang lebar dan sedikit berinteraksi dengan Elmira di akhir kalimat nya.
__ADS_1
"Kami berdua telah sama-sama mengetahui masa lalu kami, dan biarlah itu menjadi urusan kami. Saya menerima pasangan saya ini begitupun keluarga saya terutama ayah saya sangat menyanyangi tunangan saya seperti putrinya sendiri..bahkan Beliau juga sangat menyayangi anak kami.
Dan Elmira juga mau menerima segala kekurangan saya..masa lalu saya yang berliku dan penuh kisah kelam.
Jadi...pada kesempatan ini saya beserta kekasih saya memohon untuk tidak lagi membesar-besarkan serta mencampuri urusan kami karena saya mencintai wanita yang ada disamping saya ini tanpa kata tapi..
Saya kira cukup...terima kasih..."ucap Willy.
Namun tiba-tiba dari arah pintu muncul Clara,
"Dasar wanita kurang ajar...! Kau merebut Willy dari ku..!"teriak Clara sambil segera berlari menghampiri Elmira dan kemudian menampar pipi Elmira.
Semua orang semakin antusias merekam, mendokumentasikan kejadian yang terjadi deni berita yang mereka cari,
"Hentikan dan jauhkan tanganmu dari Elmira..!"perintah Willy dan langsung memeluk Elmira dan membawanya menjauh dari Clara.
Keduanya berjalan membelakangi Clara.
Willy berjalan di sebelah kiri Elmira.
Namun tanpa disangka dari arah belakang...
"Awaaaaaas....!!!!!"
__ADS_1