Cinta Tanpa Tapi

Cinta Tanpa Tapi
Semakin cantik


__ADS_3

Hari semakin siang,


Elmira mulai menggeliat di atas tempat tidurnya.


Ia membuka mata dan melihat sinar matahari telah masuk ke kamar tempatnya menginap dengan sangat terang.


"Pasti ini sudah siang...."guman Elmira.


Ia mencoba turun dari ranjang namun tangan Willy masih bertengger di perut Elmira.


Dengan perlahan Elmira memindahkan tangan sang suami dari perutnya, namun..


"Kau mau kemana sayang..."kata Willy dengan suara khas orang bangun tidur.


Matanya masih terpejam, namun ia dapat merasakan yang Elmira lakukan untuk melepaskan diri dari pelukannya.


"Sudah siang...aku lapar.."


"tetap disini..biar ku pesankan makan di resto hotel.."


"Baiklah..aku ingin mandi..."


"nanti saja ya..tetaplah begini...aku masih ingin memelukmu.."


"Baiklah..tapi biarkan aku memakai bajuku dulu wil..."rengek elmira.


Karena aktifitas panas keduanya sejak dini hari mereka belum memakai baju mereka dan bahkan tak menutup tubuh mereka dengan selimut.


"Kenapa harus memakai baju..?."goda Willy sambil semakin menenggelamkan wajahnya ke leher istrinya.


"Wil...aku belum makan.."jawab Elmira gemas


"makan kan pakai mulut sayang...kenapa harus dengan memakai baju.."goda Sang suami


"Ck..dasar..lalu kau ingin aku terus telanjang begini ha?"

__ADS_1


"Waaah selain pintar, istriku ini juga sangat cerdas karena begitu memahami keinginan ku..."ucap Willy sambil mengecup leher sang istri.


"Aku ingin mandi..."ucap Elmira


"Sama-sama ya.."kata Willy bersemangat


"Ck ...aneh aneh..aku tau yang ada di pikiranmu Wil..."


"Oh ya...kamu cenayang?"


"Will...lepas..aku cuma ingin mandi..."


"Aku ikut..."


"Kalau kamu ikut, nanti siapa yg bukain kamar kalau pesanan sarapan setengah makan siang kita dateng?"


"Kan baru aja pesennya...paling setengah jam lagi baru siap...yuk mandi yuk..."


"Gak jadi ..gak usah mandi aja sekalian..."


"Aaaiiish...terserah..!"


"Hahahahah..jangan ngambek dong..."


"Bodo.."


"Sayang...ngomong-ngomong..rasanya geli deh kalau kamu manggil aku Wal Wil wal wil gitu ..aku ini kan sekarang suamimu...coba dong panggil dengan panggilan yang lebih mesra dari pada cuma nama.."


"Hm...maaf..seharusnya memang sejak awal aku mengubah panggilanku ke kamu...


hmmm...pengen dipanggil bagaimana?"


"hm...apa ya..yang lebih romantis...misal cinta..my love,beibe, honey, atau..sayang misal..."


"Lebay banget kesannya.."

__ADS_1


"ih..kok lebay sih...itu tanda sayang..aku juga biasa memanggilmu sayang..."


"Aku panggil Abang aja.."


"Hm..abang? tukang bakso atau abang becak?"goda Willy


"Ck...trs mau nya apa?"


Tok..tok..


suara pintu kamar diketuk.


Willy segera turun ranjang dan mengambil kimono yang ada di sofa samping ranjang.


Ia segera menutup tubuh sang istri dengan selimut kemudian ia beranjak membuka pintu.


Tak berapa lama ia masuk kembali dengan membawa senampan makanan.


"Kita makan sayang...."ajak Willy


"Ambilkan kimono untuk ku tolong..."


namun bukannya mengambil kimono,


Willy justru menarik selimut Elmira, di ikuti teriakan sang istri,


"Wiiiil...."


"Hari ini aku tak mengijinkan selembar baju pun menutupi tubuh indahmu sayang..."


"Aku tidak nyaman...aku malu...lihatlah tubuhku penuh hasil karya mu.."


"hahahah...dengarkan aku Elmira sayang..aku sangaaat nyamaan...jadi kau tak perlu malu,terlebih karena banyaknya tanda buatanku di tubuhmu..bagiku itu sangat sexy.."


"Kau membuatku takut..kau nampak seperti maniak sekarang..."

__ADS_1


"Hahahhaha...."


__ADS_2