Cinta Tanpa Tapi

Cinta Tanpa Tapi
Percayalah


__ADS_3

"Wil...sebaiknya kita Akhiri saja pertunangan kita..."


"Apa maksudmu? Kau pasti bercanda.."


"Wil...Aku serius.."


"Dan aku lebih serius.."kata Willy.


Kali ini Willy tak bisa mengkontrol emosinya.


Willy yang sejak tadi hanya menjelaskan dengan kata-kata, kini ia putus asa dan memilih membungkam Elmira dengan cara lain.


Willy mencium bibir Elmira dengan kasar.


Willy yang biasanya selalu lembut kini berubah.


Ciuman yang sangat menuntut.


Meskipun Elmira sekuat tenaga mendorong dada Willy agar menjauh darinya, nyata nya ia tak mampu mengimbangi tenaga Willy yang kini mengungkungnya.


"Jangan pernah bilang seperti itu lagi, hari ini mungkin aku masih bisa mengkontrol diriku tapi entah lain waktu.."ucap Willy


Elmira terisak..


"Aku tau, Aku memang bukan laki-laki yang baik dan sempurna.


Aku tak seperti Amri..lelaki yang masih kau cintai hingga sekarang..


Aku punya masa lalu yang buruk.


perilaku yang buruk.


Namun aku ingin berubah El,,


Aku ingin hidup lepas dari masa lalu dan aku berharap aku dapat melalui semua itu...menjalani masa depanku denganmu.


Aku tau berat bagimu menerima masa laluku...tapi bisakah setidaknya kau percaya ketulusan dan kejujuranku?

__ADS_1


Bisakah kau belajar menerimaku apa adanya?"


tanya Willy.


"Clara...memang aku pernah sangat mencintainya..


Tapi nyatanya dia perempuan yang tepat untuk mendapatkan ketulusanku.


Dia bukan perempuan baik-baik.


Kau bisa tanya tentang clara ke Daddy, Daniar atau Fariz.


Bahkan Nathan terang-terangan akan memukulku jika aku tetap berhubungan dengan Wanita itu..." terang Willy


Elmira masih terisak,


"Maaf..maaf karena tak bisa melepaskanmu...


mungkin terkesan egois karena mengharap terlalu dalam sedangkan aku tak pantas..tapi...saat ini aku hanya ingin kamu..dan aku akan mempertahankanmu bagaimanapun caranya..."kata Willy lagi


"Aku takut...aku takut kau akan meninggalkanku seperti orang sebelum kamu..


"El...dengarkan aku...


lihat mataku...tatap aku..


Aku bukan Dia El...


Aku bukan Amri.


Kami berbeda..


Dia dengan segala kisah kalian di masa itu..


dan ini aku..aku dengan segala kekuranganku...


Dengan sepenuh cintaku.

__ADS_1


ku mohon percaya..percayalah padaku...


aku akan selalu memilihmu..


Aku akan selalu ada disampingmu...


Dan aku mohon padamu..


jangan pernah meragukan ketulusan dan cintaku untukmu...


karena sekarang dan seterusnya hanya ada kamu.."ucap Willy dengan menatap mata Elmira.


Willy mendekati Elmira.


Willy mencium Elmira.


Kali ini ciuman yang lembut dan penuh cinta.


Ciuman yang tanpa sadar membuat Elmira hanyut dan mengalungkan tangannya di leher Willy.


Elmira mulai membalas ciuman Willy.


Mereka berdua saling mencurahkan rasa cinta setelah hampir sehari dihinggapi rasa cemburu dan frustasi.


"Kita nikah besok ya El...


aku sudah tak bisa menahannya.."ucap Willy sambil mengatur nafas dan mengkontrol dirinya agar tak semakin kebablasan.


Ia tak ingin memperlakukan Elmira seperti wanita-wanita yang pernah ia kencani dulu..ia ingin Elmira menjadi Wanita yang istimewa.


"Kita pulang Wil...kasihan Elrumi..kasian bibi..ini sudah waktunya bibi istirahat."ajak Elmira


"Hm...tapi janji dulu.."


"Apa?"


"Berjanjilah kau tak akan lagi meragukanku..Dan juga..kau tak akan meninggalkanku..."

__ADS_1


Elmira mengangguk.


__ADS_2