
Elmira menunggu sang suami masuk ke kamarnya.
Elmira telah mengganti baju nya dengan baju tidur dan duduk sofa kamarnya.
tak berapa lama kemudian, sang suami masuk ke kamar dengan wajah yang masih menahan amarah.
"Wil..."panggil Elmira
"Wil...kau tak mendengarku?"
"Wil...."
tiga kali panggilan sang istri tak di indahkan oleh Willy dan justru ditinggalkannya sang istri masuk kamar mandi.
Sepuluh menit kemudian, Willy keluar dari kamar mandi dan hanya menggunakan lilitan handuk dibagian pinggangnya.
"Wil.....maaf..."ucap Elmira sambil memegang tangan kiri Willy..
"Hm..."
"Kenapa responmu begitu?"
"hm.."
"baiklah..jika kau tak ingin bicara denganku..lebih baik aku keluar"ucap Elmira sambil berjalan mendekt ke arah pintu.
"Tunggu sayang ...."cegah Willy sambil memeluk sang istri dari belakang.
"Kenapa dicegah?bukankah kau tak ingin bicara denganku..."
"Gampang banget ngambeknya..."
"Habisnya kamu cuma ham hem aja kayak orang gatel tenggorokannya.."
__ADS_1
"Yang gatel bukan tenggorokanku sayang..tapi junior ku..."
"kenapa yang ada di otak mu cuma itu itu saja .."
"Hahahah...kok jadi kamu yang marah ya ..harusnya aku lo yang marah karena kejadian tadi..."
"Hm..kan aku sudah minta maaf..."
"Kan aku belum maafin..."
"Belum maafin kok udah peluk-peluk..."
"Nah kan meluk-meluk kamu kan memang udah kebiasaan ku.."
"Truuuus?"
"Ya dibujuk dong...orang kamu yang salah..ya kudu bujuk aku dong..supaya suami tersayang mu ini nggak marah..."
"Orang manjanya juga sama istri sendiri..."
"Debat sama kamu memang gak ada habisnya...mau kamu apa?"
"kok gak ikhlas gitu nanya nya...."
"Mau mu apa suamiku sayang..?"
"Ikut aku dulu sini..."
Willy mengajak Elmira ke walk in closed di balik kamar keduanya.
"Kenapa ada baju-baju wanita disini?"
"Baju mu..."
__ADS_1
"Hah?aku?"
"Sayang ku...dengarkan aku...duduk sini dulu ya..aku tau aku ini bukan lelaki yang sempurna, aku dengan segala keburukan di masa laluku..tapi..sejak aku memutuskan untuk bersama mu,,aku sungguh-sungguh serius untuk itu, aku mencintaimu tanpa tapi, aku berharap jika suatu hari nanti kau mendengar keburukan ku dari orang lain..keburukan di masa laluku...atau bahkan dimasa kita bersama...ku mohon...tanyakan dulu pada ku...kumohon percayalah pada ku ..meskipun aku tau kau masih ragu padaku...tapi...aku sungguh-sungguh mencintaimu..dan tidak ada yang lebih menyakitkan dari pada diragukan oleh mu.."
"Hm...maaf..maafkan aku Wil..."
"Hmm..iya sayang....aku juga minta maaf...ini bukan salahmu.."
"Hm..lalu apa aku harus tetap melakukan sesuatu?kan kau sudah memaafkanku..."
"Kalau itu kau harus tetap melakukannya sayang....sini ku tunjukan.."
Willy mengajak Elmira berdiri,
"Yang sebelah kanan ini punyaku..yang kiri ini milik mu..semua kebutuhan fashion mu ada disini..baju,gaun,sepatu,tas,perhiasanmu ada disini..daaan...yang ujung ada koleksi lingerie milikmu"
"Ha?Apa?perasaan aku tak memiliki itu.."
"Aku yang menyiapkan terkhusus untuk mu.."
"Kau membelinya sendiri??"
"Tentu..jangan berfikir macam-macam..aku memesannya secara online.."
"Owh...lalu?"
"Aku ingin kau memilih yang paling kau sukai dan..pakailah..puaskan aku..aku tunggu di kamar.."ucap Willy sambil melepaskan genggaman tangan sang istri.
"Tapi Wil...sebentar lagi jam makan malam..mommy dan Daddy pasti menunggu kita.."
"Biar ku suruh pelayan mengantar makan malam untuk kita ke kamar. Dan untuk Daddy dan mommy, kau tak perlu khawatir..mereka tak akan menunggu kita, mereka pasti sudah paham kalau kita sedang sibuk membuat adik untuk Elrumi.
Bersiaplah..pilih yang kau suka...daan...layani suamimu ini...ku tunggu di kamar kita."
__ADS_1