
Sejak pulang dari kantor polisi Elmira lebih banyak diam.
Begitu sampai rumah ia langsung masuk ke kamar nya dan memeluk baby El yang telah tertidur nyenyak di atas tempat tidur.
Elmira mulai mengingat kisah hidupnya, saat ia kecil ia sering melihat kedua orang tuanya bertengkar, hingga mereka memutuskan untuk bercerai dan meninggalkan Elmira.
Elmira yang sebelumnya tak pernah tahu alasan utama orang tuanya bercerai kini setelah ia tahu semuanya, ia tak tahu harus bagaimana.
"Ayah....."guman Elmira
Sebenarnya Elmira sangat menyayangi ayahnya, bahkan ia sangat merindukan kasih sayang ayahnya yang selama ini tak pernah ia dapatkan. Namun setelah apa yang ayah nya lakukan pada keluarga Willy, ada rasa malu, sedih, dan kecewa yang luar biasa pada ayahnya karena bagaimanapun Willy dan Daddy Roland sudah banyak membantunya dan telah memberikan segalanya untuk dirinya dan untuk Elrumi.
"Menukarkan restu dengan kebebasan...
sungguh Ayah sangat keterlaluan...
Tidak....Jika ayah bebas, belum tentu ia akan memberikan restunya...justru aku takut Ayah akan berusaha melukai Willy dan daddy Roland lagi...."guman Elmira
"Aku harus melakukan sesuatu.....
untuk Daddy dan Willy...
aku tak ingin terjadi sesuatu yang buruk pada mereka...terlebih jika ayah adalah pelakunya..."
Elmira segera mengemasi beberapa barang yang penting, ia memasukannya kedalam sebuah tas jinjing.
__ADS_1
Ia berencana pergi dari rumah utama keluarga Emeery setelah Willy dan Daddy Roland berangkat bekerja.
Elmira mulai menulis sepucuk surat yang rencana nya akan ia tinggalkan di kamarnya beserta cincin pertunangannya.
🏰🏰🏰🏰🏰🏰🏰
Pagi hari, keluarga Emeery telah bersiap untuk beraktifitas seperti biasanya.
Setelah sarapan, Willy dan Daddy Roland bergegas untuk berangkat bekerja.
Setelah Tuannya berangkat bekerja, suasana rumah kembali lengang...para pelayang sedang sarapan di ruang makan khusus pelayan yang letaknya di samping dapur,
Elmira segera menggendong Elrumi yang kebetulan sedang tertidur, Elmira juga segera mengambil tas jinjing yang telah ia siapkan semalam.
"nyonya muda mau kemana?"tanya penjaga pagar yang tiba-tiba keluar dari pos penjagaan
"Oh..diantar pak supir nyonya?"tanya penjaga lagi
"Ah..tidak...aku sudah pesan taksi tadi.."jawab Elmira.
"oh baiklah..."
"Tolong bukakan pintunya ya pak.."
"ya nyonya..."
__ADS_1
Penjaga membuka pintu pagar tanpa curiga.
Elmira segera masuk ke dalam taksi yang sudah menunggu nya di depan rumah keluarga Emeery.
Taksi melaju dengan cepat menuju stasiun terdekat.
"Selamat tinggal Wil....
maafkan aku...
Aku rasa ini yang terbaik untuk kita..." batin Elmira.
🏙️🏙️🏙️🏙️🏙️🏙️🏙️🏙️
Sementara itu di William Corp,
"Kenapa aku merasa gelisah gini ya...."guman Willy.
Ponsel Willy berbunyi, sebuah panggilan masuk di ponselnya.
"Ya Dad..." ucap Willy saat mengangkat panggilan dari Daddy Roland.
"Kau sudah sampai kantor Wil?"
"Baru saja Dad...kenapa..?"
__ADS_1
"Wil, bagaimana menurutmu tentang permintaan Wijaya padamu kemarin? Daddy sengaja tak membicarakan hal ini saat di rumah karena menjaga perasaan Elmira.."
"Aku belum memutuskan Dad..lagi pula Elmira pasti tak setuju jika kita melepaskan om Wijaya setelah apa yang ia lakukan...tapi nanti malam coba Willy bicara dengan Elmira apa dan bagaimana yang ia inginkan..."ucap Willy.