Cinta Tanpa Tapi

Cinta Tanpa Tapi
Butik


__ADS_3

"Selamat siang ... dimana Melinda?"tanya Willy pada penjaga butik.


"Siang tuan...Miss Melinda sudah menunggu Tuan muda dan Nona di atas..."


"Baiklah..kami ke atas kalau begitu..terima kasih.."ucap Elmira


Elmira naik ke lantai atas sambil memegang tangan Willy.


"Jangan melepaskan genggamanku..aku tak mau Melinda memegang tanganmu.."kata Elmira


Willy tertawa mendengar kalimat yang keluar dari mulut kekasihnya itu.


Melinda adalah seorang lelaki yang setiap harinya berdandan layaknya seorang perempuan.


Kulitnya putih, rambutnya panjang dan wajahnya yang sangat cantik membuat Elmira merasa kurang percaya diri saat bertemu dengan Melinda.


"Kau cemburu sayang?"goda Willy


"Nggak..siapa juga yang cemburu..."


"Ah..masak...jangan bohong..."


"Diam..


awas saja kau sampai mau di pegang-pegang sama Melinda..."


"Dia kan desainer sayang..pasti dia megang aku kan.."


"Bodo amat...awas aja kamu mencari kesempatan dalam kesempitan.."


"Hahahahhahaha....iya kali calon suami mu ini konslet..masak aku mau sama dia...padahal jelas - jelas wanita ku jauh lebih menggoda kayak gini.."


"Heleh..gombal..."


Kini Willy dan Elmira sudah di lantai atas.


"Hai pangeran ku...."sapa Melinda pada Willy


"Hai...."jawab Willy

__ADS_1


"Awas kau.."bisik Elmira ditelinga Willy


"Sini deh...bajunya sudah jadi..kalian coba ya...hm...pangeranku...apa mau aku pakaikan..?"tanya Melinda pada Willy.


"Dasar ganjen"guman Elmira yang masih bisa di dengar Willy.


Willy tersenyum mendengar gumanan Elmira.


"Biar aku cobain sendiri saja Mel..."kata Willy


"Okey sayang .."ucap Melinda


"Sayang-sayang kepalamu peyang..."guman Elmira




"Yang putih ini untuk pagi hari nya...nah yang satunya buat sore harinya..."kata Melinda pada Elmira


"Hm..."jawab Elmira singkat


"Hm..." jawab Elmira lagi


Sementara itu,,


Di ruangan lain, Willy nampak mencoba jas yang ia pakai saat acara pernikahannya.


Ia memang tidak menemani Elmira di ruang gaun untuk mempelai perempuan agar di hari pernikahannya lebih dipenui rasa kagum pada pasangannya.




"Waaah kau pasti sangat keren saat resepsi nanti...mau dooong jadi mempelai perempuannya..."goda Melinda pada Willy


"Hahaha...sudah jangan menggangguku Mel...bisa-bisa terjadi perang dunia kau tau ha...?!"kata Willy.


"Ups...kelepasan...

__ADS_1


habisnya kau hansome bingit lo pangeranku..."


kata Melinda


"Hust .jangan keras-keras..."kata Willy


"iya ..iya ... aku tau cinderella nya suka marah..barusan keliatan dia ketus banget padaku..."kata Melinda


"Hahahah...rasakan...!


Siapa suruh kau kecentilan padaku..!"kata Willy


"Iiiiiiih William...centil itu adalah naluriku..kau tau kan..."Kata Melinda kesal


"Maaf mengganggu..."kata Elmira saat masuk ruangan jas


"Owh kau sudah selesai sayang..?"tanya Willy


"Hm.."jawab Elmira singkat


"Waaah...alamat...ngambek akut."batin Willy


"Kita pulang sekarang?"tanya Willy


"Terserah..."jawab Elmira


"Mel...kami pulang ya .terima kasih...jangan lupa kau harus mempersiapkan semuanya dengan baik..kalau tidak aku pastikan ku cukur habis rambutmu biar botak kayak dulu...!"kata Willy


"Idddihhh sadis nya ..


Iya..serahkan padaku pangeranku..."kata Melinda


"Pangeran kodok kali.."celetuk Elmira


"Waah...cantik...masak William pangeran kodok sih...mau dong jadi kolamnya...biar bisa di kung kong kung kongin tiap hari..."kata Melinda


"Tuh sayang, diajakin Miss melinda.."kata Elmira dengan ketus.


"Udah - udah...kita pulang .jangan dengerin Melinda..obat dia habis kayaknya.."Kata William

__ADS_1


__ADS_2