
"Kemana mereka..?"tanya Daddy Roland
"Entah Dad..."jawab Willy menggeleng
"Kau sudah menghubungi ponsel Elmira?"
"Hm...sudah..aku rasa ia sengaja mematikan ponselnya.."
"Mungkinkah ia pulang ke kota asalnya?"
"Entah...sepertinya El takut jika karena dirinya, kita membebaskan om Wijaya Dad..."
"Sepertinya begitu...."
"Aku harus segera menemukan El Dad...dia tak punya siapa-siapa, dan sekarang ada Elrumi..dia bahkan meninggalkan semua barang berharga yang ku beri..."kata Willy.
"Coba telp Fariz..minta bantuan dia..mungkin saja Elmira pulang ke kotanya.."
Tiba-tiba sebuah panggilan masuk ke ponsel Daddy Roland.
"Ya..selamat malam..."ucap Daddy Roland
"Selamat malam Bapak Roland..saya ingin mengabarkan bahwa baru saja Bapak Wijaya Kusuma dilarikan ke rumah sakit.."
"Apa?? kenapa?"
"bapak Wijaya terlibat perkelahian dengan beberapa Napi dalam satu selnya.."
"Astaga...baik Pak...saya akan segera ke rumah sakit..terima kasih infonya Pak.."
"Siapa Dad?"
"Wijaya masuk rumah sakit.."
"Hah?Kenapa?"
__ADS_1
"Dia berkelahi dengan sesama Napi.."
"Ck..ada-ada saja...belum urusan El selesai, om Wijaya tiba-tiba merepotkan."
"Kau cari Elmira,,biar Daddy yang mengatasi masalah Wijaya."
"Baik Dad.."
🚑🚑🚑🚑🚑🚑🚑🚑
"Bagaimana kondisi nya Dokter?"tanya Daddy Roland pada Dokter
"Maaf Pak, sepertinya keadaan pasien cukup memprihatinkan dan memerlukan penaganan khusus..Pasien mengalami benturan di kepala,"
🚙🚙🚙🚙🚙🚙🚙🚙🚙
Di tempat lain,,
Willy sedang mengelilingi ibu kota, ia berharap bisa melihat Elmira dan anaknya.
Sebelumnya Willy telah memeriksa cctv rumah, ia sedikit terkejut ketika Elmira dengan cepat mengambil tas dan membawa El keluar dan masuk ke dalam taksi.
"Dia pasti sudah mempersiapkan semuanya sebelumnya..."guman Willy
Willy mengambil ponselnya, ia menghubungi Nathan.
"kenapa?"tanya Nathan to the point
"Nath....aku ingin minta tolong..."
"Ck...selalu saja mengganggu ku dengan masalahmu...kenapa?"
"Elmira pergi dari rumahku dengan membawa Elrumi.."
"Ha??lalu??Bukankah mereka memang ibu dan anak?"
__ADS_1
"Nath...seriuslah sedikit...aku benar-benar panik..."
"Iya...iya...apa yang bisa ku bantu?"
"Bisakah kau mencari Elmira ke rumah nya?Mungkin saja dia akan pulang ke rumah itu...Elmira tak membawa apa-apa selain kebutuhan Elrumi.."
"Kalau kau sudah tau kemungkinan ia kembali ke kota ini, kenapa tak kau sendiri yang kemari?"
"aaiis..Nathaaan...Aku tak tau harus memulainya dari mana..yang jelas sementara aku belum bisa pergi ke luar kota,,setidaknya dalam satu minggu ini..aku tak mungkin meninggalkan Daddy sendiri.."
"Daddy kenapa?"
"Daddy bertemu sahabatnya, kebetulan sahabatnya adalah mantan kekasih mommy ku... dan ternyata mereka bertiga memiliki kisah yang sangat rumit...dan yang lebih rumit lagi...sahabat ayahku itu yang berupaya mencelakai ku..dan...dia adalah ayah Elmira.."
"What????? Jangan bercanda Wil.."
"Untuk apa aku bercanda.."
"Benar-benar rumit...."
"Tolong ya Nath..."
"Baiklah..aku akan melihat apakah Elmira ada di rumah nya...kalau dia kembali kesini naik pesawat mungkin dia sudah sampai..kalau dia kembali dengan naik kereta mungkin besok pagi dia baru sampai.."
"Dia pergi dari rumah sejak tadi pagi...."
"Kenapa kau baru menelponku sekarang?"
"Karena aku baru tahu dia pergi saat aku dan Daddy makan malam..."
"Astaga Wil....ngakunya cinta tapi gak peka...
Baiklah...serahkan padaku...aku bantu cari Elmira disini.."
"Thanks ya Nath..."
__ADS_1