Cinta Tanpa Tapi

Cinta Tanpa Tapi
Nasehat Daddy Roland


__ADS_3

Willy masuk rumah dengan menggandeng tangan Elmira.


Mereka sampai rumah pukul 9 malam.


Sepulang dari apartemen Willy mengajak Elmira makan malam karena sedari tadi ia tak bisa makan dengan nikmat.


Belum lagi jalanan ibu kota yang padat merayap membuat mereka terjebak macet.


Begitu masuk rumah m


samar-samar terdengar suara tangisan bayi.


"El..."sebut Elmira dengan berlari menaiki tangga menuju kamarnya.


Willy yang juga panik langsung mengikuti dan akhirnya mereka berdua sampai di kamar El.


Nampak El sedang menangis dalam gendongan bibi dan ada dua orang maid lagi yang membantu bibi.


Sedangkan Daddy Roland nampak kebingungan.


"El....berikan pada ku Bi"kata Elmira sambil mengambil El dari gendongan Bibi.


"Dari mana saja kalian??!


Orang tua macam apa kalian berdua ini...!


Meninggalkan anak terlalu lama..kemana kalian berdua??!

__ADS_1


Kalian lupa, sekarang kalian punya Anak..!"Kata Daddy Roland dengan merahnya.


Elrumi yang tadinya menangis kini sudah nampak lebih tenang dan tertidur.


Bibi dan para maid lain telah diminta istirahat oleh Daddy Roland.


Kini tinggalah Willy, Elmira dan Daddy Roland yang masih menunggu Elrumi tertidur dengan nyenyak.


"Setelah El nyenyak, Daddy tunggu kalian di ruang baca, Daddy ingin bicara pada kalian !" ucap Daddy tegas


"Ya Dad.."jawab keduanya


Daddy keluar dari kamar dengan menekan pelipisnya dengan kedua tangan seolah ingin menetralisir rasa pusing dikepalanya akibat ulah Willy dan Elmira.


"Apa Daddy akan marah Wil?"tanya Elmira


"Tenang saja ... jangan khawatir ... El sudah nyenyak?"


"Tidurkan di box nya, kita temui daddy.."


Tak berapa lama, Willy dan Elmira telah sampai di ruang baca,


"Dari mana kalian tadi?"tanya Daddy Roland


"Apartemen Dad.."jawab Willy


"untuk apa?".

__ADS_1


"Bicara...".jawab Willy


"Apa disini kalian tak bisa bicara? Apa disini tak ada ruangan yang bisa kalian pakai berdua?"


"Maaf Dad..."ucap Elmira


"Daddy kecewa pada kalian, rumah ini ada banyak kamar, ada banyak ruang,,ada banyak lantai...kenapa harus keluar padahal kalian punya anak yang baru pulang dari rumah sakit setelah beberapa minggu di rawat.


harusnya kalian menemaninya, bukan malah mengurus urusan kalian sendiri.


Daddy tahu Clara adalah alasan utama kalian berselisih paham.


Daddy bilang pada mu sekali lagi Wil...Daddy tidak suka kau berhubungan, berbicara, bertemu, atau malah kau masih memiliki rasa pada wanita itu walau sedikit saja.


Kau sangat tau alasan utama Daddy tak menyukai wanita itu bahkan sahabat-sahabatmu juga sependapat dengan Daddy."


"Willy tak mencintainya Dad...


Sekarang dalam hati Willy cuma ada Elmira.


Dan lagi Willy sungguh tak tahu jika wanita itu ada di kota ini.."kata Willy membela diri


"Kali ini Daddy percaya padamu...tapi sekali lagi Daddy tau kau bertemu dengannya dan kau tak tegas dengan nya tunggu saja Daddy akan mematahkan tangan dan kakimu meskipun kau anak Daddy satu-satunya." Ancam Daddy Roland


"Dan El...


Daddy rasa Willy sudah bercerita siapa Clara,

__ADS_1


Tapi mungkin kau bertanya-tanya kenapa aku sangat membencinya, kau perlu tau wanita itu salah satu penyebab istriku meninggal, jadi aku harap kau tak seperti mommy nya Willy yang mudah terhasut mulut wanita itu,


Kau yang akan mendampingi Willy, kau harus mempertahankan keluarga mu, Daddy bisa melihat anak Daddy sangat mencintaimu, Daddy juga tau pengorbanan Willy untuk El..jadi untuk mu El..dan kau Wil...jika kalian punya cinta..cintailah pasanganmu tanpa kata tapi."


__ADS_2