Cinta Tanpa Tapi

Cinta Tanpa Tapi
Kemarahan Nathan


__ADS_3

Hari semakin malam,


Daniar masih belum membuka matanya.


Hingga Nathan sampai di rumah sakit pun Daniar belum juga menunjukan respon apapun.


"Katakan bagaimana bisa Daniar keracunan Wil?"tanya Nathan panik melihat kekasihnya masih tergeletak lemah di tempat tidur rumah sakit.


"Aku tidak tau, semuanya terjadi begitu cepat, Seorang office boy masuk ruanganku, dia mengantarkan makanan untuk ku, disitu tertulis dari calon istriku, Daniar yang kebetulan masuk ruanganku tiba-tiba mengambil makanan itu dan memakannya...dan seketika ia merasa sesak nafas.." terang Willy


"Bagaimana bisa kantor besar sekelas William corp kecolongan Will!! Aku akan membunuhmu jika Daniar tak selamat..!"ancam Nathan


"Tenanglah..Daniar pasti akan selamat..mungkin sebentar lagi ia akan siuman..tenanglah..Daddy tau kau sangat khawatir.."ucap Daddy sambil mengusap punggung Nathan yang saat ini sedang duduk di depan ruang perawatan Daniar.


"Daddy sudah menyuruh anak buah Daddy menyelidiki ini...untuk sementara setelah Daniar sembuh dia akan tinggal di rumah utama Emeery dulu..."kata Daddy Roland


"Andai saja Aku bisa segera menikahinya Dad..ini semua salahku...aku tak bisa menjaganya.."kata Nathan sedih


"Sebentar lagi...tunggulah nak...penantian kalian akan terwujud...bersabarlah..."ucap Daddy


"Daddy pulang dulu, kalian disini jaga Daniar" kata Daddy.


Sepeninggal Daddy Roland, Daniar mulai tersadar, ia membuka matanya.

__ADS_1


Willy dan Nathan yang dapat melihat itu dari luar segera masuk ruang perawatan.


"Sayang .... apa yang kau rasakan?"tanya Nathan pada Daniar.


"Apa kau baik-baik saja Dan..?"tanya Willy.


Daniar tersenyum melihat dua orang laki-laki di depannya.


"Aku merasa lemas...jadi kalian berdua jangan merepotkanku..ini bukan jam kerja kan..."ucap Daniar dengan lemah.


"Bisa-bisanya kau bercanda...kami disini panik dan khawatir.."Kata Nathan pada kekasihnya


"Kapan kau sampai?Willy yang memberi tahu mu aku di rawat?"


"Iya..aku memberi tahu Nathan.."kata Willy


"Ck..tunggu saja jika aku sudah punya tenaga ku pukul kau Wi ..."kata Daniar pada Willy.


"Justru jika Willy tak memberi tahu ku akan ku pukul dia..."kata Nathan.


"Dasar pasangan anarkis.."kata Willy


"Bagaimana keadaanmu?kau baik-baik saja kan?"tanya Nathan

__ADS_1


"Aku baik-baik saja....tenanglah Nath..kau membuatku tak nyaman.."kata Daniar


"Pulanglah Wil...kasian Elmira dan Elrumi,,aku baik-baik saja...meskipun begini aku masih kuat memukul Clara jika dia kesini."kata Daniar.


"Tunggu ..siapa tadi? Clara???"tanya Nathan penasaran


"iya Nath..Clara...dia kembali.."kata Willy


"Apa????Sudah ku bilang aku akan membunuhmu jika kau masih bersama wanita itu...atau jangan-jangan yang terjadi pada Daniar ini ulah nya??"tanya Nathan dengan marah.


"Berhentilah marah...aku merasa kau terlalu khawatir Nath..aku baik-baik saja..


jangan memarahi Willy tentang Clara,,dia sudah menolak wanita gila itu..jika kau melihatnya tadi kau pasti akan mengacungkan jempolmu untuk Willy


dan lagi jangan menuduh Clara jika kau tak punya bukti .." kata Daniar pada Nathan.


"Kau selalu membela Willy,,


Aku jadi sangsi..sebenarnya kekasihmu itu aku atau Willy..."kata Nathan kesal


"Mulai..."kata Daniar jengah.


"Maafkan Aku Dan..aku sungguh tak tau jika semua akan seperti ini..akan aku cari siapa pelakunya yang tega berbuat seperti ini.."kata willy.

__ADS_1


__ADS_2